Senin, 24 Oktober 2011

Soal sejarah MId
Thursday, October 20, 2011 4:41 AM
1. Dasar Hukum lahirnya pemerintahan Orde baru adalah
a. Pancasila d. keppres RI
b. UUD1945 e. Dukungan rakyat
c. Supersemar
2. Munculnya orde baru sebagai akibat dari….
a. Terjadinya gerakan 30 september 1965/PKI
b. Kekacauan bidang Politiik
c. Kekacauan bidang ekonomi
d. Penyimpangan dalam pemerintahan
e. Keinginan dalam menegakkan kembali pancasila dan UUD 1945
3. Penyerahan Supersemar dari Presiden Soekarno kepada jendral Soeharto mengandungmaksud….
a. Pemberian kekuasaan

b. Pemberian Mandat sebagai presiden
c. Untuk memulihkan keamanan dan ketertiban
d. Penyerahan kekuasaan
e. Untuk melindungi keamanan Presiden soekarno dan keluarga
4. Demokrasi yang dianut oleh pemerintahan Orde baru adalah….
a. Demokrasi parlementere e. demokrasi liberal
b. Demokrasi pancasila d. demokrasi rakyat
c. Demokrasi sosialis
5. Pada era orde Baru (1966-1998) walaupun secara formal memakai pancasila tapi padakenyataannya / pada hakikatnya pada saat itu pemerintah memakai …..
a. System Ekonomi sosialisme liberal
b. System ekonomi kapitalisme kuno
c. System ekonomi sosialisme demokrasi
d. System ekonomi komunisme kuno
e. System ekonomi Ali Baba
6. Berkaitan dengan politik luar negeri, Indonesia kembali menjadi anggota PBB pada tanggal….
a. 7 januari 1966 d. 28 september 1966
b. 15 januari 1966 e. 28 oktober 1966
c. 17 agustus 1966
7. Berkembangnya industry pertanian disebabkan oleh
a. Berkembangnya system kelompok tani
b. Adanya upaya untuk menggunakan pestisida secara intensif
c. Adanya upaya untuk meningkatkan produksi pertanian
d. Adanya upaya untuk menggunakan pupuk kimia
e. Adanya upaya untuk meningkatkan atau mempercepat proses pengolahan tanah
8. Susunan tatanan perikehidupan rakyat, bangsa dan Negara berdasarkan pelaksanaan pancasila dan UUD 1945 secara Murni dan konsekuen merupakan pengertian….
a. Orde pembangunan d. demokrasi pancasila
b. Orde baru e. orde reformasi
c. Demokrasi terpimpin
9. Angkatan 66 tumbuh atas dukungan dari…..
a. ABRI dann Rakyat d. ABRI saja
b. Presiden dan wakil Presiden e. kesatuan aksi pembela pancasila
c. Para pemuda, pelajar dan mahasiswa
10. Pada sidang umum II MPRS 1966 menghasilkan keputusan, salah satunya Tap MPRS No XXV/MPRS/1966 yang mengatur tentang ....
a.pembubaran PKI dan ormas-ormasnya e.pengesahan dan pengukuhan Supersemar
b.tata perundang-undangan RI
c.pembentukan Kabinet Ampera
d.politik luar negeri yang bebas aktif
11. Latar belakang lahirnya Orde Baru sebagai akibat ....
a.adanya usaha subversif dari PKI
b.instabilitas bidang politik
c.instabilitas bidang ekonomi
d.keinginan kembali pada Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen
e.banyaknya penyimpangan terhadap UUD
12. Orde Baru mempunyai tekad ....
a.membangun masyarakat Indonesia
b.mewujudkan masyarakat yang adil makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945
c.membangun masyarakat Indonesia seutuhnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya
d.melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen
e.memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme
13. .Langkah pertama yang ditempuh oleh pengemban Supersemar pada tanggal 12 Maret
1966 adalah ....
a.membubarkan PKI
b.mengamankan 15 menteri yang terlibat G 30 S/PKI
c.meluruskan kedudukan MPR dan DPR
d.mengadakan penyegaran DPRGR
e.meluruskan lembaga legislatif dan eksekutif
14. Tanggal 12 Maret 1966 PKI dan ormas-ormasnya dibubarkan dengan alasan ....
a.PKI tidak mempunyai anggota lagi
b.PKI terbukti telah mengadakan pemberontakan
c.paham komunis tidak sesuai dengan ideologi Pancasila
d.PKI telah melakukan aksi fitnah terhadap ABRI
e.PKI selalu meresahkan masyarakat
15. Kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah dalam bidang ekonomi pada awal orde baru

adalah
a. nasionalisasi perusahaan asing
b. industrialisasi
c. deregulasi kebijakan ekonomi
d. stabilisasi nasional dan rehabilitasi ekonomi
e. swastanisasi
16. Faktor ekonomi yang mendorong lahirnya Orde Baru, yaitu ....
a.adanya KAMI dan KAPPI
b.konflik fisik antara pendukung Pancasila dan UUD 1945 dengan mendukung komunis
c. adanya demonstrasi dari mahasiswa yang dikenal Tritura
d.merosotkan ekonomi Indonesia sebagai sistem etatisme
e.pembentukan kabinet seratus menteri
17. Di bawah ini yang bukan ciri-ciri pergantian pimpinan dari Soekarno ke Soeharto
adalah ....
a.adanya paham komunis d.Supersemar
b.adanya pro dan anti PKI e.sidang istimewa MPRS
c.peristiwa Lubang Buaya1966
18. Berkembangnya Industri pertanian disebabkan oleh…..
a. adanya upaya meningkatkan hasil pertanian
b. adanya upaya untuk menggunakan pestisida
c. adanya upaya untuk mempercepat proses pengerjaan tanah
d. adanya upaya untuk menggunakan pupuk Kimia
e. berkembangnya kelompok tani
19. Berikut ini adalah factor yang menyebabkan terjadinya urbanisasi kecuali
a. untuk mendapatkan kehidupan yang layak
b. desa tidak menyediakan peluang untuk hidup
c. tergiur dengan kemewahan kehidupan di kota
d. pekerjaan untuk kehidupan di desa cukup berat
e. adanya kebiasaan untuk hidup merantau ke kota
20. Pada masa orde Baru Indonesia mulai menjalankan politik luar negeri yang bebas aktifkembali tindakan pertama untuk merealisasikan hal tersebut adalah….
a. masuk kembali ke PBB pada 28 september 1966
b. kembali menjalin kerjasama politik dengan blok barat
c.kembali aktif dalam setiap kegiatan CONEFO
d. ikut mendukung terlaksananya perdagangan bebas
e. ikut serta menjadi anggota ASEAN
Essay

1. Mengapa dalam memasuki orde baru selalu ditandai dengan pemberontakan PKI pada tahun 1965 dan Supersemar? Jelaskan pendapat anda!
2. Bagaimana penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan presiden Soeharto?
3. Bagaimana kebijakan yang diambil presiden Soeharto berkaitan dengan pembangunanNasional?
4. Jelaskan mengenai pemerintahan yang dictator yang dilakukan presiden Soeharto?
5. Jelaskan menurut pendapat anda apa yang menjadi upaya untuk menuju orde baru?
Soal Mid semester 2011-2012
Thursday, October 20, 2011 4:38 AM
1. Bendera merah putih yang dikibarkan pada tanggal 17 agustus 1945 adalah bendera yang dijahit sendiri oleh……..
a. Ibu Rahmi Hatta d. Ibu Fatmawati soekarano
b. Ibu Zaenatun singgih e. ibu Inggit Soekarno
c. Ibu Nely Adam Malik
2. Untuk pertama kali Presiden dan wakil presiden dipilih oleh …..
a. MPR d. PPKI
b. KNIP e. MA
c. DPR
3. Dibawah ini yang termasuk 8 propinsi yang ditetapkan beberapa saat setelah Indonesia Merdeka kecuali…..
a. Sunda kecil d. sulawesi
b. Irian barat e. Maluku
c. Kalimantan
4. Kantor berita Jepang yang berperan menyebarluaskan berita proklamasi kemerdekaan RI adalah….
a. Kyodo d. Antara
b. Domei e. Ika Daigaku
c. Dai Nippon
5. Tanggal 2 September 1945 Kabinet Republik Indonesia dibentuk pertama kali , cabinet inidikenal dengan Nama……
a. Cabinet koalisi d. cabinet ahli
b. Kabinet parlementer e. cabinet presidensil
c. Cabinet pembangunan nasional
6. Alas an Belanda melakukan blockade adalah….
a. Mencegah masuknya senjata dan peralatan militer ke Indonesia
b. Mencegah impor hasil perkebunan Belanda dan perusahaan asing
c. Memicu inflasi Indonesia
d. Melindungi Belanda dan bangsa lainnya di Indonesia
e. Mencegah kembalinya Jepang ke Indonesia
7. Pemimpin TKR pertama yang diangkat namun tak pernah muncul adalah
a. Latief Hendraningrat D. Moh Suro Adikusumo
b. Supriyadi e. Urip Sumoharjo
c. Sudirman
8. Salah satu isi Kasimo Plan adalah….
a. Perhebat ketahanan nasional e. Galakan pelaksanaan monokultur
b. Pencegahan penyembelihan hewan pertanian
c. Pembentukan badan pengawas makanan rakyat
d. Pengeringan rawa-rawa untuk pertanian
9. Berikut ini isi kasimo plan kecuali…..
a. Pencegahan penyembelihan hewan pertanian e. melakukan Transmigrasi
b. Memajukan pendidikan nasional
c. Penanaman kembali tanah-tanah kosong
d. Memperbanyak kebun bibit dan padi unggul
10. RI baru saja selesai menumpas pemberontakan PKI di madiun, pihak belanda melancarkan Agresi militer II yang didalangi oleh….
a. Jenderal beel d. H.J Van Mook
b. Jendral spoor e. Jendral Vleer
c. Van der Plas
11. Kibarkan merah putih di Irian Barat Tanah Air Indonesia adalah salah satu isi dari…..
a. Maklumat no X
b. Tri komando rakyat
c. Dekrit presiden
d. Resolusi PBB
e. Rencana Bunker
12. Tewasnya Jendral Mallaby membuat panglima sekutu jawa timur pada tanggal 9 november 1945 mengeluarkan ultimatum beserta instruksi supaya pemimpin pejuang menyerah , panglima sekutu mengeluarkan ultimatum yaitu….
a. Sir Philip Christison d. H.M Chambers
b. Mayjen E.C marsegh e. Jendral D.C Hawthorn
c. W.R Petterson
13. Sri Sultan Hamengkubuwono IX menyatakan daerah Yogyakarta menjadi bagian NegaraRepublik Indonesia dengan status….
a. Daerah otonomi d. daerah perwakilan
b. Daerah khusus e. daerah pusat kekuasaan
c. Daerah istimewa
14. Badan yang berfungsi sebagai dewan perwakilan rakyat sebelum pemilu I berlangsungadalah
a. MA d. PNI
b. BKR e. DPR
c. KNI
15. Republic Indonesia di bagi 8propinsi dan setiap propinsi dipimpin oleh seorang gubernur hal ini berdasarkan….
a. Musyawarah para pendiri Negara RI
b. Kesepakatan antara presiden dan DPR
c. Keputusan Sidang PPKI tanggal 19 agustus 1945
d. Sidang Istimewa MPR
e. Keputusan sidang PPKI tanggal 18 agustus 1945
16. Naskah proklamasi yang otentik berbentuk…..
a. Naskah tulis yang di tandatangani soekarno dan hatta
b. Naskah ketikan yang ditanda tangani Soekarno
c. Naskah asli tulisan tangan Soekarno
d. Naskah ketikan yang ditandatangani Soekarno-hatta
e. Naskah yang telah diketik oleh sayuti melik
17. Untuk menembus blockade Belanda pemerintah RI mengadakan Hubungan denganpengusaha di Amerika. Hubungan ini dirintis oleh badan perdagangan semipemerintahanyaitu….
a. Trading cooperation d. banking and trading cooperation
b. Banking cooperation e. banking and economic cooperation
c. Economic cooperation
18. Keputusan PPKI dalam sidang 18 agustus 1945 adalah..sebagai berikut kecuali...
a. Menetapkan GBHN
b. Mengesahkan UUD 1945
c. Membentuk Komite Nasional
d. Memilih dan mengangkat presiden
e. Memilih dan mengangkat wakil presiden
19. Perdana menteri pertama Indonesia ketika system presidensial diubah menjadi Parlementer adalah
a. Sutan Syahrir d. Ali Sastroamijoyo
b. Amir syarifudin e. sukiman

c. Burhanuddin harahap
20. Dalam Pidatonya tanggal 23 agustus 1945, presiden Soekarno membentuk 3 badan baruyaitu
a. PNI, KNPI,BKR d. KNI, TKR, PNI
b. KNI, PNI, BKR e. PNI, TKR, KNPI
c. TKR,PNI, BKR
21. Istilah perang puputan adalah…..
a. Puputan margarana d. pertempuaran Ambarawa
b. Bandung lautan api e. peristiwa 10 november
c. Medan area

22. Perumusan teks proklamasi kemerdekaan di lakukan di Rumah……
a. Drs Moh Hatta d. Ahmad Subarjo
b. Laksamana Maeda e. Dr leimena
c. Ir Soekarno
23. Keadaan ekonomi pada masa awal kemerdekaan masih kacau disebabkan karena ……
a. Gangguan dari pihak luar
b. Belum memiliki pemimpin Negara
c. Kesulitan masalah keuangan negara
d. Korupsi yang dilakukan oleh para pejabat pemerintah
e. Pengaturan kegiatan ekonomi dipengaruhi sistem buatan Belanda
24. Alasan Belanda melakukan blokade ekonomi terhadap Indonesia adalah ……
a. Takut tersaingi Indonesia
b. Menarik simpati rakyat Indonesia
c. Menambah pemasukan bagi Indonesia
d. Mengurangi pemasukan Belanda di Indonesia
e. Timbulnya kekacauan perekonomian di Indonesia
25. Pemerintah Indonesia pada bulan Oktober 1946 memberlakukan mata uang ORIdisebabkan karena
a. Diberlakukannya mata uang NICA oleh Sekutu
b. Ditariknya mata uang Jepang oleh Sekutu
c. Ditariknya mata uang De Javasche Bank
d. Upaya mengatasi kekacauan ekonomi
e. Diberlakukannya mata uang Jepang
26. Alasan kalangan pemuda menuntut agar kemerdekaan Indonesia terlepas dari pengaruhJepang adalah … .
a. Kemerdekaan Indonesia harus lahir dari sikap yang radikal
b. Rakyat Indonesia sudah begitu lama merindukan kemerdekaan
c. Kemerdekaan Indonesia merupakan hak bangsa Indonesia sendiri
d. PPKI harus diikutsertakan dalam pelaksanaan proklamasi kemerdekaan
e. Kemerdekaan Indonesia merupakan peristiwa yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia
27. Pada awal Indonesia merdeka, daerah propvinsi dibagi menjadi beberapa….
a. Karesidenan dan kabupaten d. kabupaten dan kecamatan
b. Karesidenan dan kawedanaan e. karesidenan dan kecamatan
c. Kabupaten dan kotamadya
28. Keputusan PPKI dalam sidang 19 agustus 1945 adalah..sebagai berikut kecuali...
a. Menetapkan GBHN
b. Mengesahkan UUD 1945
c. Membentuk Komite Nasional
d. Memilih dan mengangkat presiden
e. Memilih dan mengangkat wakil presiden
29. Kabinet RI yang pertama dibentuk pada tanggal.....
a. 19 Agustus 1945 d. 16 oktober 1945
b. 22 Agustus 1945 e. 3 november 1948
c. 2 September 1945
30. . Agresi militer Belanda II dimulai kapan.....
a. 19 Desember 1948
b. 17 Agustus 1945
c. 30 September 1965
d. 12 Mei 1998
e. 28 Oktober 1928
Essay
1. Jelaskan penyebab pada awal kemerdekaan keadaaan dalam negeri Indonesia belum stabil?jelaskan pendapat anda
2. Bagaimana kehidupan ekonomi masyarakat masa kemerdekaan?
3. Tulislkan usaha pemerintah dalam memperjuangakan masalah Irian Barat!
4. bagaimana kehidupan sosial masyarakat masa kemerdekaan?
5. Mengapa pada masa kemerdekaan terjadi perjuangan kemerdekaan serta adanya perjanjian dengan Belanda?
soal latihan
Saturday, August 06, 2011 5:50 PM
Soal bagian A
B. Isilah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang tepat
1. Arti dari Food gathering adalah…………………
2. Jenis manusia purba yang dianggap paling tua di Indonesia adalah………….
3. Penemu Pithecantropus Erectus adalah………..
4. Ilmu yang mempelajari lapisan tanah disebut…………..
5. Zaman praaksara disebut juga dengan jaman………
6. Ilmu yang mempelajari tentang fosil disebut ………………
7. Arti dari nomaden adalah…………………..
8. Manusia purba pendukung masa bercocok tanam adalah………………
9. Suku bangsa yang merupakan keturunan dari Melayu Tua adalah………..
10. Penemu Megantrophus Palaeojavanicus adalah………………
11. Hasil kebudayaan bangsa Proto Melayu dikenal dengan kebudayaan …………….
12. Arti dari Food gathering adalah…………………
13. KKjomondinger adalah………………
14. Penyebaran Suku Proto melayu diperkirakan pada tahun…………..SM
15. Arti Pithecantropus Erectus adalah………
16. Penemu Homo sapiens adalah………….
17. Seorang Tokoh Yunani yang membuat buku kode etik kedokteran adalah…….
18. Di daerah YUNANI terdapat dua polis yaitu…………..dan …………….
19. Hasil kebudayaan Neolithikum atau masa Perundagian adalah………..
20. Semboyan bangsa Barat yang berlayar ke dunia timur adalah……………
21. Gubernur Belanda yang mengubah Nama Jayakarta menjadi Batavia adalah……
22. Dalam kongres pemuda II lagu Indonesia diperdengarkan dan siapa pencipta lagu Indonesia adalah………..
23. Seorang Tokoh Indonesia yang membantu Indonesia dalam pembentukan PDRI di Daerah Sumatra dalam melakukan mempertahankan Kemerdekaan adalah…..
24. Alasan apa yang membuat Belanda melanggar perjanjian Renville sehingga Belanda melakukan Agresi militer II pada tahun 1948 di Yogyakarta adalah………
25. Hasil kebudayaan Masyarakat Mesir adalah………,……….. dan …………..
26. Hasil kebudayaan masyarakat Lembah Sungai Indus adalah……..
27. Pendirian tembok besar Cina dilakukan pada masa pemerintahan………
28. Bangunan megalithic yang berfungsi sebagai meletakan sesaji adalah…..
29. Pada masa berburu meramu tingkat lanjut cirri masyarakatnya menetap di gua karang, nama lain menetap di gua karang adalah……
30. Tukang Undagi adalah…………
31. Zaman prasejarah yang berdasarkan lapisan tanah adalah……,…….,……dan………
32. Zaman prasejarah yang berdasarkan lapisan batuan yaitu……….
33. Tokoh yang termasuk dalam Tiga Serangkai yang berada di dalam pergerakan nasional Indische partai adalah……
34. Semboyan Negara Jepang ketika datang ke Indonesia pada tahun 1942 yaitu………
35. Semboyan Julius Caesar pada masa pemerintahannya yaitu…….
36. Tokoh yang termasuk dalam PUTERA pada masa pendudukan Jepang di Indonesia adalah……
37. Tokoh perempuan yang menerbitkan Buku tentang Habis Gelap Terbitlah Terang serta yang membuka sekolah bagi kaum wanita yaitu……
38. Semboyan masyarakat perancis pada masa revolusi perancis adalah…….
39. Pada masa demokrasi Liberal terdapat masalah disintegrasi sebutkan salahsatu masalah disintegrasi pada masa demokrasi liberal adalah……
40. Politik yang dipakai bangsa Belanda untuk memecah belah bangsa Indonesia yaitu…….
41. Pendiri kerajaan Kutai adalah……
42. Salah satu peninggalan kerajaan Kutai adalah……
43. Salah satu kasta yang terdiri dari kaum bangsawan dan ksatria yaitu……
44. Salah satu prasasti yang terdapat jejak kaki raja Purnawarman adalah……
45. Salah satu upacara yang diselenggarakan kerajaan Kutai untuk menyembah dewa siwa adalah……
46. Salah satu walisongo yang menyebarkan agama islam melalui pertunjukan wayang adalah…..
47. Gubernur jendral Belanda yang melaksanakan system tanam paksa dan land rent adalah…….dan……..
48. Ras Mongoloid banyak tersebar di wilayah…………
49. Pada masa kerajaan Majapahit(pemerintahan Sri Jayanegara)terdapat 4 pemberontakan, sebutkan salah satu pemberontakan yang ingin menghancurkan pemerintahan Sri jayanegara yaitu……….dan juga siapa yang menumpasnya sehingga dia diangkat sebagai mahapatih pada masa pemerintahan Hayam Wuruk dengan sumpahnya yaitu Sumpah palapa yaitu………..
50. Nama lain dari BPUPKI yaitu………..dan siapa ketua BPUPKI yaitu………serta ketua PPKI adalah….

Soal Bagian B
1. Arti dari food producing adalah………
2. Penemu Homo soloensis adalah………….
3. Cara mempelajari peninggalan sejarah berdasarkan lapisan Tanah dalam benda disebut teknik………
4. Sepuluh unsure kebudayaan asli bangsa Indonesia dikemukakan oleh……
5. Ahli sejarah yang mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia berasal dari CINA tengah adalah…….
6. Bangunan megalithic yang berfungsi sebagai penguburan mayat yang berbentuk Kubus adalah….
7. Pada masa Islam adanya saluran atau Proses masuknya Islam, sebutkan salah satu proses masuknya Islam di Indonesia yaitu…….
8. Pada masa kerajaan Mataram lama ada dua dinasti yaitu………… dan ………….
9. Pada masa dinasti Sanjaya kerajaan Mataram lama , muncul konflik pada masa pemerintahan Rakai Pikatan terhadap dinasti Syailendra pada masa pemerintahan Balaputradewa dalam hal apa…......
10. Alasan apa yang membuat kerajaan Sriwijaya menjadi Pusat perdagangan didaerah Sumatra yaitu……..
11. Hasil kebudayaan lembah sungai NIL(Mesir) adalah……….
12. Tujuan Utama gubernur jendral Daendels di Indonesia adalah…….
13. Pemimpin peperangan Demak dengan portugis di malaka adalah………
14. Perang Paregeg penyebab jatuhnya kerajaan……..
15. Sebutkan salah satu isi perjanjian Bongaya yaitu……
16. Pergerakan Nasional yang muncul pertama kali pada tahun 1908 adalah……..
17. Semboyan Tut Wuri handayani Ing ngarsa sung Tulodo ing madya mangun karsa merupakan semboyan dari tokoh pendidikan yang mendirikan sekolah taman siswa yaitu…….
18. Cabinet RI pertama kali dibentuk pada tanggal……. Bulan ……… tahun…….
19. Kerja Rodi pada masa pendudukan jepang disebut………
20. Pendiri politik etis di Indonesia adalah…….
cara membuat laporan PPL Plus
Wednesday, April 27, 2011 1:01 PM
BAB I
PENDAHULUAN

Universitas Sanata Dharma Yogyakarta adalah sebuah perguruan tinggi yang mempunyai beberapa fakultas didalamnya. Fakultas-fakultas itu antara lain: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Sastra, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teologi, Fakultas Farmasi, Fakultas Psikologi dan Fakultas Tehnik. Antara fakultas satu dengan fakultas yang lainya mempunyai visi dan misi yang berbeda. Dalam FKIP misalnya, bahwa misinya adalah menyiapkan tenaga-tenaga pengajar yang profesional, mampu menguasai kecakapan guru secara lengkap dan terintegrasi. Dari sana, maka untuk mencapai tujuan tersebut, mahasiswa FKIP diharuskan untuk melakukan praktek mengajar yang mana ini dinamakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL).
Program Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan suatu kegiatan yang ditujukan untuk melatih para calon guru, agar mendapat menjadi tenaga pendidik yang berkompetensi dan profesional serta menguasai kecakapan keguruan secara lengkap dan terintegrasi. Program ini meliputi latihan pembelajaran dan pelatihan melaksanakan tugas-tugas pendidikan selain pembelajaran. Namun disamping itu, dalam pelaksanaan PPL ini praktikan tidak hanya melakukan latihan pembelajaran dan tugas-tugas pendidikan tetapi juga melakukan kegiatan pengabdian yang sesuai dengan bekal para mahasiswa FKIP sebagai pengganti KKN, sehingga program ini disebut PPL Plus (PPL Reguler = 2 sks, dan KKN = 2 sks). FKIP khusunya PIPS (Program Ilmu Pengetahuan Sosial). Sudah beberapa tahun ini merintis KKN reguler dipadukan dengan PPL II yang diselenggarakan di sekolah-sekolah. Pertimbangannya antara lain:
1) Lebih praktis pengurusannya,
2) Lebih murah biayanya,
3) Lebih relevan dengan bidang studi mahasiswa FKIP dan
4) memberi konstribusipositif untuk sekolah ber-KKN.
Sekolah tempat mahasiswa ber-PPL Plus adalah Sekolah Menegah Atas (SMA) baik swasta maupun negeri. Dalam melaksanakan PPL Plus ini selain melakukan praktek mengajar agar menambah bekal dalam mengajar dan mengetahui tugas-tugas sebagai guru, dan beberapa tugas yang juga dapat ditangani mahasiswa selama ber PPL Plus, antara lain:
1) Membenahi/membuat sarana prasarana (seperti: membenahi perpustakaan, membenahi alat peraga, membenahi plakat kelas, membenahi administrasi TU),
2) dalam hal kesiswaan (seperti ikut terlibat dalam MOS,TONTI, Pengadaan/pembuatan majalah dinding/mading, olah raga, kesenian, OSIS, penyelenggaraan Study Tour, dan HUT RI),
3) dalam hal lingkungan misalnya pengecatan, ikut membuat kolam sekolah, tamanisasi.
A. Hakikat, Tujuan Dan Status Kegiatan PPL Plus.
1. Hakikat Program Pengalaman Lapangan
PPL Plus merupakan gabungan PPL Reguler dan KKN yang disederhanakan di masyarakat pendidikan atau sekolah tanpa menghilangkan esensi KKN Reguler. KKN yang bersamaan dengan praktek mengajar di sekolah ini sebagai pengganti KKN reguler yang dilaksanakan oleh Perguruan Tinggi (termasuk Universitas Sanata Dharma) di masyarakat umum.
Program Pengalaman Lapangan Plus merupakan suatu kegiatan yang ditujukan untuk melatih para calon guru dengan harapan dapat menjadi tenaga pendidik yang berkompetensi dan profesional serta menguasai kecakapan keguruan secara lengkap dan terintegrasi. Program ini meliputi latihan pembelajaran dan pelatihan pelaksanaan tugas-tugas kependidikan di luar mengajar (latihan non mengajar).
PPL merupakan muara dari seluruh program pendidikan prajabatan guru. Karena itu pelaksanaan PPL secara terjadwal dilakukan sesudah mahsiswa mendapat bekal yang memadai dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan tugasnya sebagai guru, seperti pengusaan landasan kependidikan,penguasaan bidang studi dan pengelolaan proses pembelajaran. Kemampuan atau kecakapan keguruan mempunyai banyak aspek yang saling berkaitan. Karena itu dilatihkan secara bertahap dan terintegrasi mulai dari pembentukan berbagai kemampuan akademik, penghayatan sikap dan nilai. Keseluruhan kecakapan keguruan diatas mulai perlu dilandasi dengan nilai serta sikap keguruan yang positif.
2. Tujuan Program Pengalaman Lapangan Plus
PPL Plus bertujuan agar praktikan memiliki kompetensi berikut:
1) Mengenal lingkungan sosial sekolah secara cermat dan menyeluruh, meliputi aspek fisik, tata administratif, serta tata kurikuler dan kegiatan kependidikan.
2) Menerapkan berbagai kecakapan keguruan secara menyeluruh dan terintegrasi dalam situasi nyata di bawah bimbingan Guru Pembimbing dan Dosen Pembimbing PPL.
3) Mengambil manfaat dari pengalaman ber-PPl agar semakin menguasai kecakapan keguruan secara profesional.
4) Mengembangkan kepekaan sosial calon guru terhadap kehidupan masyarakat yang konkret, serta berkemampuan untuk melakukan refleksi sosial atas pengalaman tersebut.
3. Status Kegiatan
1). PPL Reguler merupakan mata kuliah wajib lulus dengan bobot 2 SKS dan nilai final minimal C.
2). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai pengganti KKN dengan bobot 1 SKS.
B. Tempat, Personalia, dan Waktu Pelaksanaan
1. Tempat
Program Pengalaman Lapangan dapat dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas, baik sekolah negeri maupun swasta. Tempat yang dilakukan praktikan untuk melaksanakan PPL dilakukan di SMA N I Ngemplak, di Desa Bimomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Provisnsi D.I. Yogyakarta.
2. Personalia
a. Dosen Pembimbing: Drs A.K. Wiharyanto M.M
b. Guru Pamong bidang studi Sejarah adalah Bapak Sigit Susila S.Pd.
c. Koordinator Program Pengabdiaan Masyarakat adalah Bapak Sigit Susila S.Pd.
d. Koordinator Program Pengalaman Lapangan adalah Bapak Sigit Susila S.Pd.
3. Waktu kegiatan
a. Kegiatan ini dilaksanakan pada semester gasal tahun ajaran 2006/2007.
b. Secara Umum waktu pelaksanaan PPL Plus adalah sekitar tiga Bulan yaitu mulai bulan Juli sampai bulan Agustus.
C. Persiapaan Program Kegiatan
1. Di kampus
Sebelum melaksanakan Program Pengalaman Lapangan di sekolah. Pratikan mendapat pembekalan yang diselenggarakan oleh program studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Adapun pembekalan yang dilaksanakan pada :
a. Tanggal 21-22 Juni 2006, pembekalan dari PRODI yang dilaksanakan di ruangan II/K.16 Kampus I Universitas Sanata Dharma(hari prtama dan I/K.2 pada hari kedua), selain itu paktikan juga mendapat pembekalan PPL-Plus dari Fakultas FKIP pada tanggal 26 Juni 2006. Adapun pembekalan dilaksanakan agar mahasiswa mendapat bekal untuk:
 Dapat melakukan analisis sosial yaitu suatu usaha untuk mempelajari struktur sosial yang ada, mendalami institusi-intitusi secara khusus pendidikan sehingga mahasiswa mampu melihat sesuatu masalah sosial yang ada dalam konteks yang lebih luas, kemudian yang diharapkan menentukan tindakan atau aksi yang lebih tepat untuk memecahkan masalah-masalah itu. Dalam melaksanakan analisis sosial mahasiswa sosial diharapkan mampu membuat refleksi sosial. Dalam refleksi ini mahasiswa harus mampu menjelaskan:
 Asumsi – asumsi metodologis yang mendasari refleksi.
 Dalam hubungan apa refleksi tersebut menunjang keberhasilan analisis
 Implikasi – implikasi apa saja dari proses tersebut yang menunjuk jawaban-jawaban yang tepat.
 Dapat memahami pedoman kegiatan program pengalaman lapangan secara khusus mengenai kegiatan pembelajaran di kelas .
 Memahami cara mengkatalogisasikan buku-buku yang ada di perpustakan sekolah.
 Memperoleh informasi yang berkaitan dengan kemungkinan-kemungkinan permasalahan yang akan dihadapi oleh pratikan.
 Mendapat kesempatan untuk berkonsultasi dengan Dosen Pembimbing dan kepala Sekolah atau yang mewakili rancangan kegiatan program kegiatan lapangan yang akan dilaksanakan oleh Mahasiswa.
Rincian kegiatan pembekalan adalah sebagai berikut:
 Pembekalan I tanggal 21 Juni 2006
Pada tanggal 21 juni 2006, pratikan mendapatkan pembekalan dari Bapak Y.R. Subakti, M.Pd. setelah itu praktikan mendapat materi refleksi sosial PPL-Plus dari Bapak Sutardjo Adisusilo, J.R. S.Th. Setelah itu praktikan mendapatkan pula penjelasan mengenai bagaimana membuat proposal PPL-Plus oleh koordinator PPL-Plus Ibu Dra. Th. Sumini, M.Pd.
 Pembekalan II tanggal 22 Juni 2006
Pada pembekalan hari kedua pembekalan PPL-Plus Program Studi Pendidikan Sejarah mengadakan pertemuan dengan kepala Sekolah atau yang mewakili tempat pratikan ber PPL-Plus. Pembekalan disampaikan oleh ketua Program Studi Pendidikan Sejarah: Bpk Drs. Sutardjo Adisusilo JR, Koordinator PPL Ibu Dra Th. Sumini, M.Pd, namun sebelum itu praktikan diberi pembekalan mengenai sistem pembelajaran dengan menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi oleh guru bidang studi sejarah SMA N 11 (sebelas) Ibu Dra. Murwaningsih.
 Pembekalan III tanggal 26 Juni 2006 (pembekalan umum FKIP)
Pembekalan ini diberikan kepada praktikan agar praktikan bisa mengetahui seluk-beluk mengenai PPL terutama mengenai bagaimana seorang guru bersikap baik di luar maupun di dalam sekolah. Praktkan juga diberi contoh mengenai bagaimana cara berpenampilan sebagai seorang guru.
2. Disekolah
a) Penyerahan PPL
Sebelum melaksanakan tugas praktik mengajar di kelas, praktik diserahkan oleh Dosen pembimbing Bapak Drs. A.K. Wiharyanto, M.M. kepada seluruh warga SMA N I Ngemplak yang diwakili oleh Bapak Kepala Sekolah, Bapak Drs. Maskur, pada tanggal 28 Juni 2006.
b) Observasi
Kegiatan awal setelah penyerahan di sekolah yaitu praktikan melakukan observasi sekolah. Kegiatan observasi ini dilakukan pada tanggal 17 Mei 2006. Adapun aspek-aspek yang diperhatikan dalam kegiatan observasi sekolah adalah:
1. Kondisi Gedung dan Lingkungan
i. Kondisi bangunan
ii. Halaman sekolah
iii. Kamar kecil
iv. Kantin
v. Lapangan Olahraga
2. Ruang kelas, Kantor, dan sumber belajar meliputi:
 Ruang Kelas
 Keadaan fasilitas belajar
 Kantor (tata usaha, ruang BP dan ruang guru)
 Alat penunjang pendidikan
 Sumber belajar
Dalam observasi ini ada beberapa hal yang dibicarakan dengan Bapak Kepala Sekolah yaitu:
a. Kondisi sekolah, karena ini penting untuk melihat apa saja yang perlu dibenahi dan dilakukan oleh mahasiswa dalam rangka menyusun program KKN-nya (Plus).
b. Pembagian tugas mengajar.
c. Membicarakan ketentuan berpakaian. Kepala sekolah membri kebebasan kepada praktikan tetapi dengan syarat rapi dan berpenampilan layaknya seorang guru.

































BAB II
PELAKSANAAN PROGRAM KEGIATAN
PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)


A. Mengenal Sekolah Tempat Melaksanakan PPL
1. Sejarah SMA Negeri I Ngemplak Sleman

SMA Negeri I Ngemplak berdiri sejak tahun 1996, namun baru mendapatkan surat kelembagaan dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada bulan Mei tahun 1998. Hal tersebut menyebabkan sekolah ini belum mempunyai DIK, sehingga segala pembiayaan kegiatan sekolah bergantung dari iuran BP-3.
Awal berdirinya sekolah ini, diampu atau berdomisili sementara di SMA Negeri 2 Ngaglik, selanjutnya pindah domisili tetap pada tahun 1997/1998 di desa Bimomartani, Ngemplak Sleman Yogyakarta. SMA Negeri I Ngemplak ini menempati tanah seluas 8000 meter persegi. Dengan rincian dari 4000 meter persegi bersertifikat hak pakai, dan 4000 meter persegi dengan hak sewa milik pemerintah Desa Bimomartani. Pada tanggal 1 Agustus 1998 telah ditugaskan kepala sekolah secara definitif, yaitu Bapak Sukrisno, S.Pd. menggantikan TNT kepala sekolah sebelumnya, yakni kepala sekolah SMA Negeri 2 Ngaglik yaitu Bapak Drs. Moh. Bardi.
2. Arti dan Makna Logo Bharata Jaya Pada SMA Negeri I Ngemplak Sleman

SMA Negeri I Ngemplak memiliki logo BHARATA JAYA. Ditinjau dari segi etimologi Bharata Jaya berasal dari Bahasa Jawa, pada tingkatan Kromo Hinggil. Bharata berarti wangsa/kerabat/trah, Jaya berarti kemenangan, keunggulan, keberhasilan yang memuaskan. Bharata Jaya secara harafiah diartikan sebagai kerabat yang sukses.
Ditinjau dari seni pewayangan yang merupakan budaya adiluhung dan banyak mengandung filsafat pendidikan, Bharata Jaya adalah nama lain dari Dewi Sembrodo, Istri dari Pangeran Joko/Harjuno. Diharapkan kelak dapat menghasilkan para pemimpin bangsa yang dapat menolong diri sendiri, orang lain serta mempunyai sifat-sifat terpuji. Dari logo Bharata Jaya ini terdapat condro sengkolo “Hestining Tyas Hambuko Budi” artinya niat hati yang suci untuk membuka daya nalar dan daya pikir yang baik demi peningkatan kwalitas diri guna mengemban tugas maupun dalam hubungan dengan sesama. Condro sengkolo ini jika dilihat dari hitungan Jawa :
Hestining : 8
Tyas : 1
Hambuko : 9
Budi : 1
Adapun mnurut cara atau aturan yang berlaku condro sengkolo memmbacanya dari belakang jadi angkanya 1918, tahun skala selisihnya kalau dengan tahun masehi adalah 78 tahun jadi tahun1918 dengan tahun 1996 masehi, adapun tahun tersebut merupakan berdirinya SMA Negeri 1 Ngemplak
3. Personalia
a. Kepala Sekolah
Sejak berdiri tahun 1996 dan mendapat surat izin kelembagaan tahun 1998, SMU Negeri I Ngemplak telah empat kali mengalami pergantian kepala sekolah. Kepala sekolah yang pernah menjabat Kepala SMA Negeri I Ngemplak adalah sebagai berikut :
 Bapak Mohammad Bardi : periode 1996-1998
 Bapak Sukisno, S.Pd : Periode 1998-2000
 Bapak Drs. Mawardi : periode 2000-2005
 Bapak Drs. Maskur : periode 2005-2008

b. Wakil Kepala Sekolah
Dalam melaksanakan tugasnya, kepala sekolah dinbantu oleh tiga orang wakil kepala sekolah :
1. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum : Suparwanto S.Pd
2. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan : Handaka Dwi W. , S.Pd.
3. Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas : Drs Suharyono
4. Wakil Kepala Sekolah Bidang Prasarana : Rita Windarti S.Pd
Selain dibantu oleh wakil kepala sekolah, kepala sekolah juga dibantu oleh guru-guru dan karyawan.
c. Guru
SMU Negeri I Ngemplak memiliki guru yang digolongkan sebagai berikut :

No
Gelar dan Nama Guru Bidang Studi Keterangan
Jabatan/Gol Status
1. Drs. Maskur BP/BK Kepsek/ Guru Tetap
2. Drs. Yunus Matematika Guru Guru Tetap
3. Drs. Suharto TIK Lab komp Guru Tetap
4. R.A. Suhartadi, S.Pd. Bahasa Ind guru Guru Tetap
5. Rita Windarti, S.Pd. matematika guru Guru Tetap
6. Suparwanto, S.Pd. BahasaInd guru Guru Tetap
7. Handaka Dwi W., S.Pd. penjaskes guru Guru Tetap
8. Jarot Supangat, S.Pd. Seni rupa guru Guru Tetap
9. Yasmin, S.Pd. Fisika guru Guru Tetap
10. Muhadi, S.Pd. PPKN guru Guru Tetap
11. Siti Nurul M. S.Pd. Geografi guru Guru Tetap
12. Nurhidayat, S.Pd. Ekonomi guru Guru Tetap
13. Drs. Suharyono BP/BK guru Guru Tetap
14. Dra. Astutiningsih BP/BK guru Guru Tetap
15. Drs. Purwanto BU. jerman(klasX) guru Guru Tetap
16. Sarjana Suta, S.Pd. Fisika (XIIA) guru Guru Tetap
17. Maryani, S.Pd. Inggris guru Guru Tetap
18. Sigit Susila, S.Pd. Sejarah guru Guru Tetap
19. Utami Nurhidayah, S.Pd. Kimia guru Guru Tetap
20. Drs. Supriyanto Biologi guru Guru Tetap
21. Supartono, S.Pd. Matematika guru Guru Tetap
22. Sabdo Rahadi S.Ag. Agama islam guru Guru Tetap
23. Sri Wahyuni, S.Pd. Akutansi guru Guru Tetap
24. Edi Murni S., S.PAK. Agamakristen guru GTT
25. Fenty ihsanty Bahasa jawa guru GTT
26. Sutanto S.P.d sosiologi guru Guru tetap
27. Sri hartati Pkn guru GTT
28. W.Siswanto S.Pd AgamaKatolik guru GTT
29. Zuyyinatun M,S.Pd.I Agama islam guru

4. Siswa dan Kegiatan
A. Tugas dan Kewajiban
1. Kegiatan Intra Sekolah
a. Setelah bel tanda masuk dibunyikan, setiap siswa harus masuk ke kelas masing-masing dan siap meerima pelajaran dengan tertib, tenang dan bertanggung jawab di tempat duduk masing-masing.
b. Pelajaran baru dimulai setelah suasana berlangsung tertib, tenang dan diawali dengan berdoa.
c. Selama pelajaran berlangsung para siswa harus :
 Berada di dalam kelas masing-masing dengan tertib, tenang dan tidak gaduh agar tidak mengganggu suasana belajar siswa lainnya.
 Berusaha tidak meninggalkan kegiatan belajar-mengajar tanpa alasan yang jelas dan dapat dipertanggung jawabkan serta mendapat ijin dari guru kelas.
 Tidak terlambat masuk kelas, dan bila terlambat masuk kelas lebih dari lima belas menit, siswa dilarang masuk kelas dan wajib menunggu diruang BP.
 Mengikuti kegiatan proses belajar mengajar dengan penuh perhatian dan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan dalam jadwal, dan baru keluar setelah mendapatkan izin dari guru kelasnya.
d. Pada saat pergantian jam pelajaran atau saat menunggu kehadiran guru yang akan mengajar pelajaran berikutnya, para siswa tetap berada di dalam kelas dengan tertib dan tetap menjaga ketenangan atau tidak mengganggu kelas lain.
e. Tidak diperbolehkan pengajuan jam pelajaran, oleh karena itu ketua kelas wajib berusaha mendapatkan tugas dari guru juga
f. Pada saat istirahat para siswa diharapkan dapat beristirahat dengan tertib di luar kelas, namun tetap berada di lingkungan sekolah dan melaksanakan 8 K.
g. Pada saat berakhirnya pelajaran sesuai dengan jadwal, diakhiri dengan doa dan keluar dari kelas dengan tertib setelah didahului menutup semua jendela dan pintu.
h. Waktu tidak ada pelajaran siswa harus :
 Bila dalam lima (5) menit dari bel tanda masuk dibunyikan, ternyata belum ada guru yang mengajar, maka ketua kelas segra melapor pada guru piket.
 Apabila ternyata terpaksa pada saat pelajaran tertentu terjadi kekosongan, maka siswa diharapkan belajar sendiri dengan tertib dan tenang.
2. Kegiatan Ekstrakurikuler
a. Setiap siswa wajib mengikuti atau mengambil bagian dalam kegiatan OSIS Bharata Jaya.
b. Setiap siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikulr yang diselenggarakan oleh pihak sekolah sesuai dengan minat atau bakat yang dimiliki oleh siswa. Kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia adalah sebagai berikut :
 Basket
 Rohani Islam
 Pleton Inti (Tonti)
 Sepak Bola
 Bola Voli
3. Ketertiban
a. Pakaian dan Tata Rias
 Pakaian sekolah ditetapkan seragam, hal ini dimaksudkan untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, kekeluargaan dan kebersamaan.
 Dilarang menggunakan palaian yang tidak sesuai dengan ketentuan seragam.
 Dilarang menggunakan perhiasan mahal, bersolek yang berlebihan.
 Setiap siswa senatiasa berpakaian rapi, bersih, sederhana, sopan dan pantas.
 Pakaian olahraga harus sesuai dengan tujuannya.
 Tata rambut harus rapi, tertata dan bersih dari segala macam cat rambut. Untuk siswa putera rambut pendek, tidak sampai menutupi mata dan telinga serta bagian belakang minimal 2 (dua) jari dari kerah baju.
b. Upacara Bendera
 Setiap siswa wajib mengikuti Upacara Bendera dengan tertib dan khidmat sesuai dengan waktu dan tempat yang ditentukan.
 Setiap siswa yang ditugasi, harus dapat melaksanakan tugas dengan bertanggung jawab.
c. Pengurus Kelas
 Setiap kelas harus memiliki pengurus kelas yang dipilih oleh siswa di kelastersebut dan disahkan oleh wali kelas masing-masing.
 Ketua kelas dengan persetujuan wali kelas menunjuk Regu Kerja untuk setiap hari jam kerja. Tugas Regu Kerja antara ain : Menjaga kebersihan kelas, menyiapkan perlengkapan pelajaran, mengambil dan menyimpan (menyerahkan ke guru jaga) daftar hadir, (presensi siswa) diisi oleh penulis regu kerja dan buku kemajuan kelas.
 Mengingatkan guru untuk mengisi buku kemajuan kelas.
d. Kendaraan, Pemeliharaan Gedung Sekolah dan Alat-Alat Sekolah.
 Siswa yang mempunyai motor harus memiliki SIM dan STNK
 Setiap siswa harus bertanggung jawab agar gedung sekolah, alat-alat milik sekolah, tanaman dan lingkungan tetap baik, terjaga dan terpelihara.
 Dilarang membuat kotor, membuat noda pada gedung sekolah/ alat-alat sekolah dengan coretan, tulisan gambar apalagi dengan coretan/gambar yang tidak patut, misalnya dipapan tulis, di meja/kursi, di dinding, kamar mandi/WC dan lain-lain.
 Siswa harus menjaga, menyimpan dan memelihara baik-baik atas alat/perlengkapan buku-buku yang dipinjam dari sekolah. Kehilangan/kerusakan atas alat-alat tersebut siswa wajib untuk menggantinya.
5. Kondisi Fisik
a. Kondisi Fisik dan Lingkungan
o Gedung SMA Negeri I Ngemplak bersifat permanen, kampus terpadu dibangun berdasarkan rencana induk pembangunan.
o Halaman sekolah ada tiga tempat yaitu halaman luar yang berfungsi sebagai halaman parkir, halaman memiliki dua fungsi sebagai lapangan upacara bendera dan lapangan basket, dan halaman belakang berfungsi sebagai lapangan bola volley, lompat jauh dan sepak bola.
o Pagar sekolah dikelilingi pagar tembok yang diatasnya diberi pagar besi dengan pintu gerbang utama berbentuk gapura permanen.
o Kamar kecil : berada di bagian belakang gedung sekolah terdiri dari kamar kecil Guru dan beberapa kamar kecil siswa dengan air cukup dan kondisi yang bersih.
o Kantin: berada di belakang sekolah, kondisi bersih dan teratur serta mnyediakan barang kebutuhan siswa bahkan kebutuhan umum sebagai salah satu kegiatan siswa.
b. Kondisi Ruangan Kelas dan Sumber Belajar
1. Ruang Kelas
 Ruang kelas ada 9 ruangan( kelas X, XI, XII masing-masing 3 kelas).
 Ukuran ruangan kelas minimal 7x8 m dengan ventilasi dan cahaya yang cukup dan juga kondisi ruangan yang bersih dan rapi. Di dalam kelas cukup banyak hiasan dinding hasil kreatifitas siswa, misal: jadwal piket, jam dinding bahkan ada yang mempunyai mading mini di dalam kelas.
 Keadaan fasilitas belajar
Kondisi fasilitas belajar cukup memadai. Masing –masing kelas terdapat papan white board. Meja dan kursi juga cukup mamadai namun sudah cukup tua sehingga ada sebagian kurang nyaman untuk belajar.
2. Macam Ruangan
 Kantor Kepala Sekolah
 Ruang Guru
 Ruang BP/BK
 Ruang Tata Usaha
 Ruang UKS
 Ruang OSIS
 Ruang Perpustakaan
 Ruang Lab IPA
 Ruang komputer
 Ruang dapur
 Ruang gudang Olah raga
 WC siswa (2 buah)
 WC guru (2 buah)
 Masjid
 Kantin sekolah.
3. Sumber Belajar
 Kurikulum
 Perpustakaan kondisi perpustakaan belum memadai karena adanya keterbatasab fasilitas terutama rak untuk menyimpan buku. Di samping itu belum ada karyawan perpustakaan yang profesional.
 Laboratorium terdiri dari Lab IPA Fisika, Kimia, dan Biologi selain itu masih ada Lab Komputer.
 Buku pegangan belum sempurna
 Media pengajaran cukup memadai sedangkan mading belum nampak( kondisi sebelum praktikan berada ditempat PPL)
4. Alat Penunjang Pendidikan
 Ada papan presensi di tiap kelas
 Peta
 Jadwal pelajaran
 Kalender akademik
 Denah siswa
 Jadwal piket
 1 buah OHP
6. Keuangan
Program kerja tahunan dalam bidang keuangan di SMA Negeri I Ngemplak periode 2006/2007 adalah sebagai berikut:
o Pembuatan Daftar gaji
o Pengolahan Uang DPD
o Pengolahan Dana Dpt
o Pembuatan atau penyetoran SPL
o Laporan Triwulan
7. Hubungan Sekolah dengan Masyarakat
Hubungan sekolah dan masyarakat di SMA Negeri I Ngemplak meliputi:
a. Hubungan pengurus BP3 atau penyusunan RAPBS.
b. Rapat Pleno
c. Rapat pengurus
d. Konsultasi dengan Instasi
Disamping hal-hal diatas, sekolah juga mempunyai beberapa yang berkaitan dengan urusan hubungan masyarakat antara lain:
a. Menyebarluaskan kegiatan atau melalui media massa dan mengembangkan arus informasi. Program ini bertujuan agar masyarakat mengetahui keberadaan atau eksistensis sekolah.
b. Untuk menciptakan adanya komunikasi yang baik antara orangtua siswa, pihak sekolah melakukan pertemuan antara orang tua siswa dengan sekolahdalam forum musyawarah BP3. tujuan adalah untuk menggiatkan partisipasi orangtua siswa.
c. Hubungan timbal balik antar komponen secara harmonis yaitu hubungan timbal balik antara sekolah, masyarakat dan instansi lain untuk menciptakan hubungan yang harmonis.
8. Prestasi Sekolah
SMA Negeri I Ngemplak telah memiliki prestasi yang cukup membanggakan dalam berbagai bidang, dalam bidang non akademik misalnya olahraga, kesenian, agama dan lain-lain maupun bidang akademik. Buktinya terdapat puluhan piagam penghargaan yang tertata rapi di ruang kepala sekolah. Berikut ini prestasi yang telah dicapai oleh siswa/siswi SMA Negeri I Ngemplak:
o Musabaqoh Tilawatil Quran Siswa sekolah Umum Kabupaten Sleman 2004. juara I MTQ Tingkat SMA/K Putra
o Juara III M. Adzan tingkat SMA/K Kabupaten Sleman 2000
o Juara III Tennis Meja HUT RI ke 56 2001
o Juara II Karya Tulis Putri tingkat SMA/K Kabupaten Sleman 2001
o Trophy Walikota, MIO SPORTY Competition. Juara III Putri Competition 3 on 3 Basket Ball Yogyakarta.
o Juara I MKTK Putri tingkat SMA/K Tuti Timur 2001
o Juara I MTTQ Putra Tingkat SMA/K Dinas Wilayah I Sleman 2004
o Juara IV Putri Piala HEXOS Extravaganza Sleman
o Juara I MTQ tingkat SMU/SMK Putra Kabupaten Sleman1998
o Juara II MTQ Tingkat SMA/K Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 1998.
o Juara II Gerak Jalan Tingkat SLTA(umum), hari jadi Kabupaten Sleman ke 81 tahun 2000, kecamatan Ngemplak
o Trophy tetap Pengda Kelatnas DIY, Perisai Diri DIY. Juara II Putri kelompok SMU/K klas D. Kejurda kelatnas Indonesia. Perisai Diri UPN Veteran Yogyakarta 2003
o Juara I MTQ SMU/K Putra wilayah Tuti Sleman Timur 1998
o Juara III Putri Liga basket pelajar. Hexos Cup Kabupaten Sleman 2003
o Juara II lomba baris berbaris Hardiknas Kabupaten Sleman Tingkat SLTA Putri 2004
o Piala bergilir, Lomba Wawasan Wiyata Mandala SMA Negeri I Ngemplak
o Juara I Sepak Bola, HUT RI ke 58, kecamatan Ngemplak
o Juara III lomba Wawasan Wiyata Mandala Tingkat SMU Kabupaten Sleman 2000
o Juara II Putri kelas A Pencak Silat POPDA KANWIL DEPDIKNAS Propinsi DIY 2000
o Juara I lari 8000 meter Putra Tingkat SMU dalam rangka peringatan Hardiknas XVII Kabupaten Sleman 2000.
o Juara II Lomba Baris Berbaris Hardiknas Kabupaten Sleman Danton Tingkat SLTA Putri 2001.
o Juara III Putra, Peserta Apel Bendera Peringatan hari Pramuka ke 39, 14 Agustus 2000 Kwartir Cabang Sleman
B. Observasi Proses Belajar Mengajar
1. Observasi terhadap guru pamong
Selain melakukan observasi lingkungan sekolah, pratikan juga melakukan observasi terhadap guru pamong yang dilakukan sebelum pratikan melakukan praktek mengajar. Observasi terhadap guru pamong dilakukan dengan tujuan agar praktikan dapat mengetahui dan mengamati aktivitas kegiatan belajar mengajar yang berlangsung di dalam kelas dan menambah pengalaman praktikan dalam melakukan praktek mengajar nantinya.
Berdasarkan observasi tersbut praktikan akan lebih mudah mengetahui situasi atau kondisi pembelajaran di dalam kelas, yang nantinya hal tersebut dapat membantu praktikan dalam menyusun atau membuat skenario pembelajaran. Observasi ini dilakukan di satu kelas yaitu mata pelajaran Sejarah.
Hasil observasi praktikan terhadap proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru pamong adalah:
a. Keadaan Kelas
SMA Negeri I Ngemplak memiliki 3 kelas untuk kelas XII yaitu: XII IPA, XII IPS 1 dan XII IPS 2 dimana praktikan hanya mengajar di XII IPS 2 kemudian dipindah XII IPS 1 sebab praktikan mengajar mata pelajran Sejarah yang hanya terdapat di dalam Kurikulum untuk Smua kelas dimana kelas XII IPS 1 dan XII IPS 2 sama-sama memiliki jumlah siswa 37 orang.
b. Situasi Belajar
Pada bel berbunyi ada beberapa siswa yang tidak langsung masuk ke kelas dikarenakan menunggu sampai gurunya masuk ke kelas, setelah guru masuk kemudian guru mengucapkan salam pembuka dalam cara islam sebab mayoritas siswanya beragama islam, kemudian dilanjutkan dengan doa pagi yang dipimpin oleh ketua kelas.
Setelah menyampaikan salam pembuka dan doa guru melakukan presensi kelas untuk mengetahui siswa yang hadir atau siswa yang tidak hadir. Sebab ini merupakan awal pelajaran sebelum memulai pelajaran pelajaran guru memberikan informasi mengenai acuan / sumber buku yang dipakai dalam mempelajari materi selama 2 semester kedepan. Guru tidak mewajibkan membeli buku tersebut tapi guru menganjurkan siswa untuk mempunyai buku tersebut baik dengan cara fotocopy buku atau meminjam di perpustakaan jika ada karena akan membantu siswa dalam mempelajari materi pelajaran yang akan disampaikan oleh guru. Untuk membantu siswa memperoleh buku paket maka guru bersedia membelikan buku itu dengan cara siswa memesan dan membayar buku itu melalui bendahara kelas yang nantinya akan diberikan ke guru. Selain buku paket siswa juga diwajibkan untuk memiliki lembar kerja siswa(LKS) dimana LKS berisikan uraian singkat materi pelajaran disertai dengan latihan-latihan yang harus dikerjakan oleh siswa, sehingga LKS ini membantu siswa dalam memahami materi dan melatih siswa untuk mengetahui kemampuannya dalam menangkap pelajaran tersebut, sedangkan untuk guru, membantu guru untuk mengetahui tingkat keberhasilan guru dalam menyampaikan materi kepada siswa.
Dalam membuka pelajaran, hal pertama yang harus dilakukan oleh guru adalah menyampaikan kompetensi dasar yang akan dijelaskan dan menjelaskan kepada siswa tentang indikator-indikator yang harus dicapai oleh siswa, kemudian dilanjutkan dengan memberikan apersepsi yang berupa mengajukan pertanyaan- pertanyaan untuk mengingatkan siswa tentang materi pada pertemuan sebelumnya. Setelah itu guru menyampaikan atau menjelaskan materi sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah dibuat.
Untuk menjelaskan materi, guru memakai beberapa metode misalnya metode ceramah, tanya jawab dan diskusi. Dan juga dalam mengajar guru menggunakan media OHP yang mana sangat mambantu guru dalam menjelaskan materi.
c. Motivasi, Penekanan dan Reinforcment(penguatan)
Untuk memotivasi siswa supaya aktif di dalam kelas guru memberi pertanyaan dan mendorong siswa untuk bertanya. Siswa aktif di dalam kelas baik itu bertanya maupun menjawab akan dicatat dan diberi point yang akan dimasukkan dalam penilaian dan ini sangat membantu nilai siswa jika nilainya kurang. Dengan memberi nilai plus(poin), siswa akan termotivasi untuk mengikuti pelajaran sebab tidak hanya guru yang terlibat dalam pembelajaran tapi siswa juga (komunikasi 2 arah) dan ini sesuai dengan KBK.
Untuk siswa yang belum mampu menjawab pertanyaan, guru membarikan pnguatan. Penguatan berupa penguatan verbal maupun non verbal.
d. Evaluasi
Dalam kegiatan belajar mengajar, guru melakukan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan oleh guru, pelaksanan evaluasi bisa dilakukan pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung baik berupa pretest atau pos test.
Pretest biasa dilakukan pada saat membuka pelajaran sedangkan pos test diberikan setelah pratikan menyampaikan materi. Kegiatan evaluasi dapat bersifat langsung dan tidak langsung. Evaluasi yang tidak bersifat langsung diberikan pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, sedangkan evaluasi yang bersifat langsung biasanya berupa ulangan harian, diberikan setelah guru menyelesaikan satu atau beberapa kompetensi dasar.
e. Interaksi Guru dengan Siswa
Selama proses belajar mengajar berlangsung, praktikan juga melakukan pengamatan bahwa guru tidak berperan aktif tapi berusaha untuk melakukan interaksi dengan siswa atau berusaha melibatkan siswa dalam kegiatan belajar mengajar.
2. Observasi terhadap praktikan lain
Selain melakukan observasi terhadap guru pamong. Praktikan juga melakukan observasi terhadap sesama praktikan untuk menambah pengalaman praktikan mengenai praktek mengajar. Melalui observasi ini, sesama praktikan akan lebih mudah melihat kekurangan dan kelebihan masing-masing serta saling memberi masukan dengan harapan agar setiap praktikan bisa mempersiapkan diri dan bisa menjalankan kegiatan belajar mengajar dengan baik ke depannya nantinya.
Adapun hasil pengamatan praktikan terhadap proses belajar mengajar yang dilakukan praktikan lain adalah sebagai berikut:
o Kegiatan pembukaan
Untuk mengawali pelajaran, praktikan mengucapkan salam, mengajak siswa berdoa dan mengisi daftar hadir atau presensi. Kemudian praktikan memberikan apersepsi slama kurang lebih lima menit, memberi informasi tentang buku atau sumber yang bisa dipakai oleh siswa yang berkaitan dengan mata pelajaran dilanjutkan dengan penyampaian materi pokok yang akan dibahas kepada siswa mengenai materi yang telah dijelaskan kemarin untuk mengingatkan siswa.
 Kegiatan Inti
Dalam menyampaikan materi pelajaran, praktikan memotivasi siswa dengan mengajukan pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa atau memotivasi siswa agar mau bertanya dan mengembangkan pola interaksi siswa yang multi arah: praktikan-siswa, praktikan – kelompok siswa, siswa-siswa, siswa-kelompok siswa dengan cara diskusi maupun bermain kartu. Berbagai metode (metode diskusi bervariasi)yang dilakukan praktikan dalam menjelaskan materi seperti metode ceramah-diskusi, ceramah-TTS, ceramah-drama, ceramah- permainan kartu. Yang kesemuanya itu dilakukan siswa agar siswa tidak cepat jemu/bosan, sehingga membuat siswa menjadi senang terhadap materi dan siswa menjadi lebih mudah dalam memahami materi tersebut.
 Penutup
Untuk mengakhiri pelajaran, praktikan membuat kesimpulan dari materi yang sudah dibahas dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dimengerti serta mengadakan evaluasi secara lisan untuk mengetahui pemahaman siswa tentang materi yang sudah disampaikan.
3. Observasi terhadap Aktivitas Siswa Di Dalam dan Di Luar Kelas.
Aktivitas siswa di kelas dalam melaksanakan interaksi belajar-mengajar berlangsung cukup baik. Pada umumnya siswa siap mngikuti proses pembelajaran tetapi tidak semua siwa memprhatikan penjelasan guru/praktikan. Ketertarikan terhadap mata pelajaran tertentu juga mempengaruhi aktivitas siswa di dalam kelas. Berdasarkan observasi praktikan, siswa jarang menanggapi pembahasan pelajaran yang diberikan oleh guru kecuali di motivasi dahulu.
Selain itu aktivitas siswa di dalam kelas, praktikan juga melakukan pengamatan terhadap aktivitas siswa di luar kelas. Aktivitas siswa di luar kelas (pada saat istirahat) sangat bervariatif. Kebanyakan siswa berada di kantin sekolah. Sebagian lagi berada di sekitar lingkungan Masjid, sedangkan yang lainnya mengunjungi perpustakaan hanya beberapa siswa.
C. Perencanaan Kegiatan Mengajar
1. Penyusunan Silabus dan RPP
Sebelum melakukan praktek mengajar, praktikan wajib membuat persiapan tertulis yaitu membuat silabus dan rencana pembelajaran atau RP. Silabus merupakan penjabaran lebih lanjut dari standar kompetensi yang ingin dicapai, dan pokok materi serta uraian materi yang dipelajari siswa dalam rangka mencapai standar kompetensi dan kompetensi dasar. Silabus digunakan untuk beberapa kali dalam pertemuan (merupakan gabungan dari beberapa standar kompetensi). Sedangkan rencana pembelajaran adalah rancangan kegiatan pembelajaran yang dipersiapkan oleh guru (praktikan) dalam proses belajar mengajar. Rencana pembelajaran atau RP digunakan dalam setiap pertemuan.
Dalam menyusun silabus dan rencana pmbelajaran, praktikan melakukan konsutasi dengan guru pembimbing mengenai format penyusunan silabus dan rencana pembelajaran. Silabus dan rencana pembelajran yang disusun oleh praktikan ini akan dapat dipakai oleh praktikan untuk mengajar klas XII IPS 1, mata pelajaran Sejarah. Guru pembimbing menjelaskan bagaimana menyusun silabus dan rencana pembelajran yang kemudian memberikan kpercayaan kepada praktikan untuk mnyusun silabus dan rencana pembelajaran agar praktikan mempunyai bekal tentang cara menyusun silabus dan rencana pembelajaran yang mana harus dimiliki oleh praktikan agar dapat menjadi guru. Disamping itu guru pembimbing juga memberikan contoh format silabus dan skenario pembelajaran(rencana pembelajran)kepada praktikan untuk dipakai sebagai acuan bagi praktikan dalam membuat silabus dan rencana pembelajaran.
2. Persiapan Mengajar
sebelum melakukan praktek mengajar praktikan membuat persiapan mengajar. Persiapan mengajar adalah persiapan yang dilakukan untuk menyiapkan segala ssuatu yang dibutuhkan berkaitan dengan proses belajar mengajar. Salah satu persiapan adalah membuat rangkuman materi pelajaran selain silabus dan rencana pembelajaran.
D. Kegiatan Praktik Mengajar
kegiatan praktek mengajar yang dilakukan Praktikan di SMA Negeri 1 Ngemplak, sebanyak 16(enam belas) kali pertemuan. Oleh kepala sekolah, praktikan mendapat tugas untuk mngajar mata pelajaran Sejarah kelas XII IPS 2 kemudian dipindah di kelas XII IPS 1. kegiatan pembelajaran yang dilakukan praktikan dalam praktek mengajar adalah:
1. Membuka Pelajaran
Tujuan membuka pelajaran adalah untuk menciptakan situasi pembelajaran yang dapat menimbulkan motivasi siswa terhadap topik yang akan disampaikan/dipelajari. Hal pertama yang dilakukan oleh praktikan dalam mengawali kegiatan pembelajaran adalah membangkitkan perhatian dan minat siswa. Untuk menarik perhatian dan motivasi siswa, praktikanbersemangat dalam menyampaikan materi dan memberikan crita yang faktual/ lucu yang relevan dengan topik dan tujuan pembelajaran.
Dalam membuka pelajaran, praktikan membangkitkan rasa ingin tahu siswa dengan memanfaatkan hal-hal yang menjadi perhatian siswa selanjutnya praktikan menyampaikan tujuan pembelajaran dan jenis tugas untuk mencapai tujuan pemblajaran
2. Kegiatan Inti
Metode Pengajaran
Praktikan mengawali kegiatan inti dengan menjelaskan materi, menggunakan metode ceramah dan metode tanya jawab. Dalam menjelaskan suatu materi, praktikan memberitahukan orientasi, dalam orientasi tersebut praktikan memberitahukan indikator dan hasil belajar yang harus dicapai oleh siswa kemudian mengantar siswa pada pokok persoalan yang akan di bahas.
Agar siswa memperoleh pemahaman yang optimal, praktikan memberikan beberapa ilustrasi atau contoh yang mencukupi, konkrit dan sesuai dengan topik yang dipelajari dan menjelaskan materi pelajaran atau konsep dengan cara sistematis.
Penggunaan Media.
Agar lebih membantu pemahaman siswa tentang materi yang akan diasmpaikan, praktikan menggunakan media tapi karena keterbatasan sarana, praktikan hanya menggunakan OHP, beberapa permainan berupa kartu, menggunakan gambar-gambar yang relevan dengan materi supaya siswa tidak merasa jenuh dan termotivasi untuk mengikuti pelajaran.
Mengelola Kelas.
Agar proses kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan lancar maka praktikan berusaha untuk mampu mengelola kelas. Ketika praktikan sedang menjelaskan materi dan suasana ramai maka praktikan brusaha mengatasinya dengan jalan menegur siswa-siswa yang membuat ribut atau mengalihkan dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan. Pertanyaan yang diberikan praktikan, biasanya tidak bisa dijawab oleh siswa-siswi. Hal ini menunjukkan bahwa mereka belum memperhatikan penjelasan praktikan. Oleh karena itu praktikan bertindak tegas dan berusaha menjaga ketenangan dalam kegiatan pembelajaran
3. Menutup Pelajaran
Tujuan menutup pelajaran adalah meninjau kmbali sejauh mana siswa telah mencapai tujuan pmbelajran dan memperoleh gambaran yang menyeluruh tentang apa yang telah dipelajari. Mengetahui keberhasilan dalam menyerap pelajaran dan menentukan titik pangkal untuk pelajaran tersebut.
4. Mendiagnosis Kesulitan Kegiatan Belajar
Berdasarkan observasi dan pengalaman praktikan dalam kegiatan belajar mengajar, kelas yang mengalami kesulitan blajar adalah kelas XII IPS 1 selama praktikan mengajar di kelas XII IPS1 kurang begitu antusias dalam mengikuti pelajaran sejarah tidak di seperti dikelas XC yang kelihatan sungguh-sungguh dalam mengikuti pelajaran. Hal ini dapat dilihat dari tanya jawab antara guru dengan dengan siswa, dikarenakan kelas XII IPS1 kurang berani menjawab pertanyaan dari guru, mereka lebih banyak bicara sendiri atau mengganggu ketenangan proses belajar mengajar dan menunggu jawaban dari guru walaupun tidak berlaku bagi semua anak. Tidak seperti dikelas XC hampir semua siswa menjawab pertanyaan dari guru.
5. Membuat Peta Kerawanan Kelas
Berdasarkan observasi praktikan dari kelas XC dan kelas XII IPS1 yang perlu mendapat perhatian adalah XII IPS 1 sebab anak-anak dikelas XII IPS kurang antusias ada anak yang masih tidur, berbicara sendiri dan ada yang mencoba mengganggu proses belajar mengajar. Untuk mengatasi hal itu biasanya praktikan memberi pertanyaan kepada siswa yang bermasalah dan berusaha memberi pengertian bahwa belajar sejarah itu penting serta siswa tidak dapat menjawab pertanyaan maka guru menegur dengan halus supaya perbuatannya tidak diulangi lagi.
E. Evaluasi Pembelajaran
Evaluasi adalah salah satu aspek yang penting dalam rangkaian kegiatan belajar mengajar. Evaluasi harus disesuaikan dengan kemampuan dasar yang harus dicapai, mencakup proses belajar mengajar (seluruh pemahaman yang dilakukan oleh siswa)dan hasil belajar adalah ketercapaian setiap kemampuan dasar baik kognitif, afektif dan psikomotorik. Selama praktikan mengajar, praktikan telah melakukan beberapa kali evaluasi baik tanya jawab, pemberian tugas maupun ulangan harian yang kesemuanya dalam bentuk evaluasi dan diberi nilai.
Ulangan harian yang dibrikan praktikan dilakukan satu kali dengan bentuk soal essay sebanyak 5 soal dengan mengadakan evaluasi, praktikan akan mudah mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan dan juga memberikan indikasi berhasil tidaknya pengajaran yang dilakukan praktikan dalam menyampaikan materi.
F. Kegiatan Lain
Selain melakukan praktek mengajar yang meliputi latihan pembelajaran dan tugas kependidikan di SMA Negeri 1 Ngemplak, praktikan juga melakukan kegiatan lain karena kegiatan PPL disertai KKN (PPL Plus), kegiatan tersebut antara lain:
o Mengikuti upacara tiap hari senin.
o Pelatihan tonti
o Mengadakan pertemuan dengan dosen pembimbing
o Mengadakan pertemun dengan guru pamong
o Menjaga piket dan mengawasi kelas bila diberi tugas oleh guru bidang studi yang berhalangan.
soal sejarah SMA
Monday, April 04, 2011 8:04 AM
Motivasi kedatangan bangsa eropa ke dunia timur dapat diungkapkan melalui slogan berikut ini ....
a. vini, vidi, vici
b. liberte, egalitee franternite
c. gold, gospel, glory
d. kolonialisme, impcrialisme, monopolisme
e. devide et impera, pak mcdorlandica
2. Van den bosch yang diangkat menjadi gubernur jendral atas wilayah indonesia oleh pemerintahan belanda, diberi tugas khusus yaitu……
a. memeras rakyat indonesia
b. mengolah kekayaan alam indonesia untuk memenuhi kas negeri belanda yang kosong
c. meningkatkan kesejahteraan rakyat indonesia
d. mempertahankan wilayah indonesia dari serangan inggris
e. melatih rakyat indonesia menjadi tentara
3. Budi Utomo disebut sebagai organisasi pelopor Pergerakan Nasional, karena ….
a. Corak perjuangannya terorganisir dan sistematis
b. Kesadaran nasional tokoh-tokohnya sangat tinggi
c. Bersifat kompromi dengan kaum penjajah
d. Organisasinya didirikan oleh kaum terpelajar
e. Jasanya besar terhadap kemajuan politik Indonesia
4. Perhatikan informasi berikut !
1) Kemenangan Jepang atas Rusia
2) Lahirnya cerdik cendekiawan
3) Gerakan Turki Muda
4) Adanya penderitaan akibat penjajahan
Berdasarkan informasi di atas yang termasuk pengaruh internal bangkitnya nasionalisme Indonesia adalah nomor ….
a. 1 dan 2
b. 2 dan 4
c. 3 dan 4
d. 1, 2, dan 3
e. 1, 2, 3 dan 4

5. Di bawah ini yang bukan merupakan organisasi pergerakan di bidang politik yang menggunakan strategi perjuangan radikal non kooperatif adalah ….
a. Partai Nasional Indonesia
b. Partai Komunis Indonesia
c. Perhimpunan Indonesia
d. Partai Indonesia Raya
e. Indische Partij
6. Pada perkembangan berikutnya, Budi Utomo kurang diminati oleh golongan muda, hal ini disebabkan oleh beberapa factor dibawah ini, kecuali ….
a. Budi Utomo lebih mementingkan golongan priyayi
b. Budi Utomo lebih mengutamakan reaksi Belanda daripada reaksi rakyat Indonesia
c. Budi Utomo tidak berpolitik
d. Budi Utomo termasuk dalam wadah PPPKI
e. Budi Utomo lebih mementingkan pemakaian bahasa Belanda daripada bahasa Indonesia
7. Dari Pernyataan di bawah ini di antaranya merupakan tokoh “Tiga Serangkai” yang mendirikan Indische Partij’
1. Sutomo
2. Dowes Dekker
3. Dr. Wahidin Sudirihusodo
4. Ki Hajar Dewantara
5. Dr. Cipto Mangunkusumo
Nama tokoh tiga serangkai tersebut adalah ….
a. 1, 2, 3
b. 1, 2, 4
c. 1, 3, 5
d. 2, 3, 5
e. 3, 5, 5

8. Struktur sosial masyarakat Indonesia setelah merdeka dengan masa pemerintahan Kolonial Belanda dapatdigambarkan seperti berikut ...
A. pada masa kolonial tak ada diskriminasi
B. setelah merdeka, masyarakat berkedudukan sama
C. tak ada perbedaan pada masa kolonial dengan setelah merdeka
D. pada masa kolonial status pcnjajah dan yang dijajah sama
E. diskriminasi sosial masih berlangsung pada masa setelah merdeka
9. PNI, Indische Partij, dan Sarekat Islam bersikap "Nonkoperatif' terhadap pemerintah kolonial, artinya ...
a. menolak kerja sama dengan organisasi berbeda paham
b. tidak memiliki badan usaha koperasi
c.menentang imperialisme dan kolonialisme
d.menolak bekerja sama dengan pemerintah Belanda
e.tidak bersedia duduk dalam pemerintahan Belanda
10. Pecahnya Sarekat Islam menjadi dua yaitu SI putih dan SI merah karena ….
a. Sarekat Islam berorientasi ke bidang politik
b. Sarekat Islam dinilai tidak nasionalis oleh sebagian anggotanya
c. Karena sebagian anggotanya terpengaruh oleh ajaran ISDV
d. Tidak adanya kerjasama yang baik antara golongan tua dan muda
e. Kegiatan Sarekat Islam selalu di awasi oleh pemerintah kolonialis
11. lahirnya Sarekat Dagang Islam dilatar belakangi oleh ….
a. Memajukan pedagang pribumi agar dapat bersaing dengan pegagang dari arab
b. Semangat persatuan pedagang Islam untuk menghadapi kegiatan ekonomi orang Cina
c. Memonopoli perdagangan yang dilakukan oleh pedagang Eropa di pulau Jawa
d. Pedagang Cina dan Eropa bersatu mematikan industri rumah tangga masyarakat
e. Kehidupan para pedagang Islam yang semakin menjauh dari ajaran murni agama Islam

12. Sarekat Islam yang berdiri pada tahun 1912 dalam waktu relative singkat berkembang pesat dan memiliki anggota yang sangat banyak. Hal ini disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut, kecuali ….
a. Sarekat islam berpolitik dan membela rakyat kecil
b. Sarekat Islam dipimpin oleh tokoh-tokoh kharismatik
c. Mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam
d. Keanggotaan Sarekat Islam bersifat terbuka dan merakyat
e. Sarekat Islam mendapat restu dan perlindungan dari pemerintah Belanda
13. Pada tahun 1913 nama Indische Partij diubah namanya menjadi Insulinde. Perubahan nama ini dimaksudkan agar ….
a. Diperkenankan duduk dalam Volksraad
b. Tujuan mencapai kemerdekaan menjadi lebih tegas
c. Pemerintah Belanda memperlunak sikapnya terhadap Indische Partij
d. Pemerintah Belanda mendukung perjuangan Indische Partij
e. Mengubah sikap kooperatif menjadi non kooperatif
14. Perhatikan data berikut!
1. dr. Wahidin Sudirohusodo
2. dr. Sutomo
3. R.M.Tirtokusumo
4. Dowes Dekker
5. Suwardi Suryaningrat
6. dr. Cipto Mangunkusumo
Dari data di atas, Indische Partij dibentuk pada tahun 1912 di Bandung oleh tiga serangkai yang ditunjukkan oleh nomor ….
a. 1, 2, dan 3
b. 1, 3, dan 4
c. 2, 3, dan 5
d. 2, 4, dan 5
e. 4, 5, dan 6
15. Kata “Indonesia” dipergunakan pertama kali sebagai nama organisasi pergerakan oleh ….
a. Partai Nasional Indonesia
b. Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia
c. Partai Indonesia Raya
d. Partai Indonesia
e. Perhimpunan Indonesia
16. Tujuan utama GAPI adalah ….
a. Indonesia berparlemen
b. Indonesia merdeka penuh
c. Indonesia berpemerintahan sendiri
d. Indonesia berstatus dominion
e. Indonesia diperintah bersama Indonesia dan Belanda
17. Akibat kegagalan petisi Sotardjo, Parindra memprakarsai berdirinya pembentukan konsentrasi politik baru, yaitu ….
a. GAPI
b. PPPKI
c. Gerindo
d. Partindo
e. Fraksi Nasional
18. Perhatikan data di bawah ini!
1. Self Help
2. Nonkooperatif
3. bersifat Marhaenisme
4. Kooperatif
5. Radikal
Dari data di atas yang merupakan asas PNI ditunjukkan oleh nomor ….
a. 1, 2, dan 3
b. 1,2, dan 4
c. 2, 3, dan 4
d. 2, 4, dan 5
e. 3, 4, dan 5
19. Pembubaran PNI oleh Mr. Sartono tanpa mayoritas suara pada tahun 1931 dilatar belakangi oleh ….
a. Adanya krisis ekonomi (malaise) sejak tahun 1929
b. Adanya penangkapan terhadap tokoh-tokoh PNI
c. Adanya pemberontakan di kapal De Zeven Provincien
d. Pembentukan vandelandse Club yang sangat anti terhadap kaum pergerakan nasional
e. Sikap keras Gubernur Jenderal de Jonge dengan mengeluarkan Wilden Scholen ordonantie
20. Tokoh pendiri organisasi Partai Nasional Indonesia (PNI) adalah ….
a. Dowes Dekker
b. Soetomo
c. Soekarno
d. Ki Hajar Dewantara
e. Abdul Muis
21. Soekarno sebagai salah seorang pemimpin pergerakan nasional bangsa Indonesia diajukan oleh pemerintah Hindia Belanda ke depan pengadilan di Bandung pada tahun 1930. Dalam pengadilan tersebut, Soekarno menyampaikan pembelaannnya yang berjudul ….
a. Berdikari
b. Indonesia Vrij
c. Indonesia Merdeka
d. Indonesia Menggugat
e. Di bawah Bendera Revolusi
22. Dewan Rakyat yang dibentuk di Indonesia pada masa pemerintahan Hindia Belanda adalah ….
a. Komintern
b. Volksraad
c. Burgermeester
d. Tweed Kamer
e. Eerste Kamer
23. Semula Pergerakan Nasional Indonesia bersifat moderat, kemudian menjadi lebih radikal. Hal ini disebabkan oleh ….
a. Berkembangnya sosialisme di Indonesia
b. Sikap pemerintah Hindia Belanda sangat keras
c. Pemuda Indonesia berhasil menghimpun kekuatan
d. Bangsawan memberi dukungan kepada pergerakan nasional
e. Larangan pemerintah Hindia Belanda untuk membentuk partai
24. organisasi pergerakan nasional di Indonesia yang anggotanya terbuka untuk orang Indo bukan hanya pribumi adalah ….
a. Budi Utomo
b. Indische Partij
c. PNI
d. Taman Siswa
e. Perhimpunan Indonesia
25. Gabungan organisasi pergerakan PBI dan Budi Utomo, adalah ….
a. Parindra
b. GAPI
c. Gerindo
d. Partai Nasional Indonesia
e. PNI-Baru
26. Organisasi kebangsaan yang mengembangkan kebudayaan suku bangsa jawa melalui kegiatan pendidikan adalah
a. PNI
b. Budi Utomo
c. Taman Siswa
d. Sarekat Islam
e. Indische Partij
27. Organisasi pergerakan nasional yang menganjurkan swadesi dalam bidang ekonomi dan mendirikan Bank Nasional Indonesia untuk pertama kalinya adalah ….
a. Partindo
b. Gerindo
c. Parindra
d. PNI-Baru
e. Budi Utomo

28. Paham liberalisme dicetuskan oleh golongan borjuis yang menghendaki ….
a. Kebebasan dalam bersaing, berdagang, dan berusaha
b. Campur tangan pemerintah dalam mengatur perdagangan
c. Pemerintahan yang stabil dan kuat
d. Pemerintahan dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat
e. Perekonomian Negara cukup diatur oleh para pemilik modal
29. Dibawah ini adalah inti ajaran sosialisme, kecuali ….
a. Semua system ekonomi, pemanfaatan untuk semua, dan bukan untuk perorangan
b. Hak milik individu adalah pencurian
c. Hak milik harus dibagi-bagikan secara sukarela antar individu
d. Perlu adanya kerjasama yang harmonis antara pemilik modal dan kaum buruh
e. Golongan kapitalis adalah musuh kaum proletar
30. Orang yang pertama kali menyebarkan paham sosialisme di Indonesia adalah ….
a. Untung
b. Muso
c. Sneevliet
d. Semaun
e. Van Burink
31. Organisasi yang menyelenggarakan Kongres Pemuda II tahun 1928 adalah ….
a. Volksraad
b. Kepanduan Indonesia
c. Persatuan Bangsa Indonesia
d. Perhimpunan Pelajar Indonesia
e. Pemuda Indonesia yang berada di Bandung
32. Keadaan bangsa Indonesia setelah kebangkitan nasionalisme terutama dalam bidang politik adalah ….
a. Mendobrak polotik kolonial
b. Terbentuknya organisasi politik
c. Tidak bekerja sama dengan kolonial
d. Bekerja sama dengan pemerintah kolonial
e. Berusaha menumbangkan politik kolonial
33. Ajaran Mahatma Gandhi yang menganjurkan tidak bekerja sama dengan pemerintah kolonial adalah ...
a. Hartal
b. Ahimsa
c. Swadeshi
d. Satyagraha
e. Purnaswaraj
34. Ajaran San Min Chu-I dari Dr. Sun Yat Sen meliputi tiga ajaran pokok, yaitu ….
a. Liberalisme, Kapitalisme, Nasionalisme
b. Demokrasi, Nasionalisme, Sosialisme
c. Komunisme, Sosialisme, Nasionalisme
d. Liberalisme, Sosialisme, Komunisme
e. Ta’oisme, Konfusianisme, Shintoi
33. Peristiwa yang mendorong perkembangan Imperialisme modern di dunia adalah ….
a. Perang Salib
b. Revolusi Industri
c. Revolusi Kebudayaan
d. Penemuan sumber alam
e. Penemuan Negara-negara baru
35. Munculnya paham Nasionalisme di beberapa negara terutama di wilayah Asia dipengaruhi oleh faktor yang terjadi di dalam negeri dan faktor yang terjadi di luar negeri. Yang termasuk faktor yang terjadi di luar negeri adalah....
a. adanya penderitaan rakyat
b.adanyapenindasan dan kesengsaraan
c. kenangan akan kejayaan masa lalu
d. munculnya golongan cendekiawan
e. terjadinya Perang Dunia Pertama
36. Tokoh yang menyatakan bahwa nasionalisme merupakan sekelompok manusia yang memiliki keinginan untuk hidup bersatu adalah ….
a. Ernest Renant d. Adam Smith
b. Lothrop Stoddart e. John Locke
c. Montesquie

37. Tokoh yang dianggap sebagai pelopor Liberalisme adalah ….
a. John Locke
b. Ernest Renant
c. Thomas Robert Malthus
d. Adam Smith
e. David Ricardo
38. Sebenarnya system tanam paksa merupakan kelanjutan dari paktik pemerasan yang pernah dilakukan oleh Daendels sebelumnya, yaitu ….
a. Kerja rodi
b. Verplichte leverantie
c. Hongi tochten
d. Preanger stelsel
e. Contingenten
39. Sistem tanam paksa yang diusulkan Van den Bosch didorong oleh hal-hal sebagai berikut, kecuali ….
a. Kas Negara yang kosong
b. Utang luar negeri yang berat
c. Perang yang memakan biaya besar
d. Pemasukan uang dari penanaman kopi tidak banyak
e. Keinginan para bupati untuk mendapatkan bonus
40. Pelaksanaan tanam paksa sangat memberatkan rakyat bila dibandingkan dengan aturannya. Hal itu disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut, kecuali ….
a. Luas tanah yang disediakan penduduk lebih dari seperlima tanah mereka
b. Kegagalan panen menjadi tanggung jawab petani
c. Pajak tanah masih dikenakan pada tanah yang digunakan untuk proyek tanam paksa
d. Kelebihan hasil panen setelah di perhitungkan dengan pajak dikembalikan kepada petani
e. Pengerjaan tanaman-tanaman ekspor seringkali jauh melebihi pengerjaan tanaman padi sehingga tanah pertanian mereka sendiri terbengkalai
41. Semboyan Belanda untuk menaklukkan seluruh wilayah Indonesia adalah....
a. Lebenschraum
b. Fraternite
c. Chauvisme
d. Divide et Impera
e. Imperialisme
42. Budi Utomo disebut sebagai organisasi pelopor Pergerakan Nasional, karena ...
a. Corak perjuangannya terorganisir dan sistematis
b. Kesadaran nasional tokoh-tokohnya sangat tinggi
c. Bersifat kompromi dengan kaum penjajah
d. Organisasinya didirikan oleh kaum terpelajar
e. Jasanya besar terhadap kemajuan politik Indonesia
43. Usaha yang ditempuh Mahatma Gandhi untuk membebaskan India dari imperialisme Inggris melalui gerakan Satyagraha adalah ... .
A. ikut bergabung dengan jalan mogok sebagai tanda protes
B. melawan musuh tanpa kekerasan fisik ataupun batin
C. tetap setia pada kebenaran dan menolak kerjasama dengan penjajah
D. menjalani kehidupan dengan usaha sendiri
E. berjuang dengan memanfaatkan kebijaksanaan pemerintah penjajah
44. Lahirnya gerakan nasionalisme yang terjadi di Asia-Afrika merupakan sebagai akibat ... .
a. keinginan untuk mencapai kebebasan
b. kemajuan pendidikan dari rakyat Asia Afrika
c. lemahnya sistem kekuasaan pemerintah penjajah
d. rasa tidak puas kemewahan kaum imperialis
e. hilangnya kepercayaan rakyat terhadap penjajah
45. Organisasi Budi Utomo merupakan “fajar baru” dalam pergerakan Indonesia karena mempunyai cita-cita berikut, kecuali ... .
a. menolak kebudayaan barat
b. merekrut golongan priyayi Jawa
c. mencapai Indonesia Merdeka
d. menghidupkan kebudayaan Jawa
e. mengumpulkan dana untuk studyfonds
46. Gagalnya perjuangan kemerdekaan pada masa sebelum pergerakan nasional disebabkan oleh ... .
a. gerak perjuangan belum merakyat
b. mengutamakan kepentingan kelompoknya
c. belum adanya semangat persatuan nasional
d. belum optimalnya potensi kekuatan bangsa
e. tidak adanya pemimpin bangsa yang tangguh
47. Usaha bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan tidak hanya lewat organisasi, tetapi melalui lembaga resmi pemerintah kolonial yaitu ... .
a. Volksraads
b. Parlemen di negeri Belanda
c. Komisi Visman
d. Dewan Perwakilan Rakyat
e. Kongsi Dagang Belanda
48. Gubernur Jendral VOC yang mengubah nama Jayakarta menjadi Batavia adalah....
a. Cornelis de Houtman
b. Jan Pieterzoon Coen
c. Pieter Both
d. Van Nese
e. H.W. Daendles
49. Tujuan didirikannya VOC oleh pemerintah kolonial Belanda adalah....
a. Menyebarkan kebudayaan baru
b. Mencari daerah baru dan kejayaan
c. Menyebarkan Agama
d. Untuk mengatasi persaingan antara pedagang Belanda dengan Eropa lainnya
e. Memperkuat daerah kekuasaan

50. Perhatikan informasi berikut ini!
1. Hak monopoli perdagangan
2. Hak membuat sarana jalan
3. Hak memiliki tentara
4. Hak membuat pelabuhan
5. Hak membuat mata uang
6. Hak untuk pelayaran bebas
Dari pernyataan diatas, yang merupakan hak Octrooi VOC adalah....
a. 1, 2 dan 3 d. 1, 3 dan 5
b. 2, 4 dan 6 e. 4, 5 dan 6
c. 3, 4 dan 5
soal Mid sejarah SMA
Monday, April 04, 2011 7:59 AM
Pilih jawaban yang benar
1. Fosil manusia dari jenis Homo Sapiens ditemukan pada tahun 1890 di daerah
(A) Trinil
(B) Ngandong
(C) Mojokerto
(D) Sangiran
(E) Wajak
2. Fosil Meganthropus Palaeojavanicus berusia sekitar 2 juta tahun, bagian fosil yang ditemukan adalah
(A) tengkorak
(B) rahang atas dan bawah
(C) tulang kering
(D) tulang belakang
(E) tulang iga dan belikat\
3. Kubur batu yang berbentuk kubus dengan tutup bentuk rumah yang banyak ditemukan di daerah Minahasa adalah…
(A) kubur sekunder
(B) waruga
(C) punden berunduk-unduk
(D) peti kubur batu
(E) mausoleum
4. gambar disebelah ini disebut……
a. Kapak perimbas
b. Kapak perunggu
c. Kapak lonjong
d. Manik-manik
e. Flakes
5. Meja batu yang digunakan oleh manusia purba untuk menyimpan sesaji disebut……
a. Menhir
b. Dolmen
c. Sarkofagus
d. Waruga
e. Punden berundak
6. Sistem perdagangan barter dikenal manusia purba sejak jaman…..
a. Masa perundagian
b. Tradisi Megalithik
c. Masa bercocok tanam
d. Berburu dan meramu
e. palaeolithikum
7. Berikut ini yang bukan atau tidak termasuk kebudayaan megalithic adalah….
a. Dolmen
b. Waruga
c. Nekara
d. Menhir
e. Kubur batu
8. Ahli sejarah yang mengemukakan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia memiliki sepuluh unsur kebudayaan asli yaitu……
a. Von koenigwalds
b. N.J Kroom
c. Brandes
d. Stuterheim
e. Hans kern

9. gambar disebelah ini merupakan kapak jenis apa……….
a. Kapak genggam
b. Kapak lonjong
c. Kapak persegi
d. Flakes
e. Nekara
10. Ciri-ciri kehidupan masyarakat zaman Paleolithikum adalah…
a. mengenal peralatan dari batu halus
b. mengenal peralatan dari tulang untuk berburu
c. mengenal moko sebagai alat pemujaan
d. alat –alat dibuat dari batu yang masih kotor
e. mengenal alat-alat perundagian
11. Perpaduan kebudayaan asli bangsa-bangsa di nusantara dan Hindu-Budha dari India pada candi menunjukan pada :
(A) kebudayaan Hindu-Budha lebih tinggi dari kebudayaan Indonesia
(B) kebudayaan Nusantara lebih tinggi dari kebudayaan Hindu-Budha
(C) kedua kebudayaan melahirkan satu kebudayaan yang harmonis
(D) kebudayaan Hindu-Budha sejajar dengan kebudayaan Indonesia
(E) kedua kebudayaan tetap berdiri sendiri secara damai
12. Pendukung utama kebudayaan Neolitikum di Indonesia adalah….
a. kebudayaan Pacitan
b. kebudayaan Dongson
c. kebudayaan Wajak
d. kebudayaan Mojokerto
e. kebudayaan Kutai
13. Sampah dapur peninggalan manusia purba disebut …
(A) abris sous roche
(B) fosil
(C) kjokkenmoddinger
(D) roche shelter
(E) bevalve
14. Pada masa berburu dan meramu tingkat awal manusia purba Indonesia hidup masih ……….
a. Food producing
b. Sederhana
c. Food traiding
d. Cocok tanam
e. megalithik
15. gambar disebelah ini adalah gambar…..
a. pebble/kapak sumatra
b. kapak lonjong
c. kapak genggam
d. kapak persegi
e. alat tulang
16. Nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah China tengah. pendapat ini dikemukakan oleh…..
a. Eugene dubois
b. Von Heine Golderen
c. Von Koenigwalds
d. N.J Kroom
e. Tear har
17. Ilmu yang mempelajari peninggalan – peninggalan sejarah dan purbakala adalah…
a. Arkeologi d. Anthropologi
b. Geologi e. Palaeontologi
c. Geografi
18. Pembabakan prasejarah yang benar menurut geologi adalah…
a. Palaeolitikum, Mesolitikum, Megalitikum, Neolitikum
b. Zaman batu, Zaman besi, Zaman perunggu
c. Arkhaikum, Palaeozoikum, Mesozoikum, Neozoikum
d. Zaman prasejarah dan zaman sejarah
e. Zaman batu dan zaman logam
19. Berikut ini yang termasuk contoh bangunan Megalitikum, kecuali…
a. Waruga d. Chopper
b. Menhir e. Sarkofagus
c. Dolmen
20. Berikut ini yang bukan ciri-ciri masyarakat nomaden pada zaman prasejarah adalah…
a. Bergantung pada alam
b. Hidup berkelompok
c. Food Gathering
d. Berburu binatang
e. Bercocok tanam
21. Kepercayaan masyarakat perundagian akan adanya kehidupan setelah kematian dapat dilihat dari peralatan perunggu yang mereka buat yaitu…
a. Nekara perunggu
b. Kapak corong
c. Bejana perunggu
d. Sarkofagus
e. Moko
22. Nenek moyang bangsa Indonesia yang berasal dari Yunan datang pertama kali kewilayah Indonesia tahun 2000 SM, bangsa ini disebut…
a. Proto Melayu d. Mongoloid
b. Deutro Melayu e. Austronesia.
c. Melanesoid
23. Pada zaman ini hidup binatang-binatang besar, seperti Dinosaurus, Brontosaurus dan Tiranosaurus. Reptil besar ini hidup pada zaman….
a. Arkaekum d. Neozoikum
b. Palaeozoikum e. Kainozoikum
c. Mesozoikum


24. Apabila seorang ahli Paleontropologi sedang meneliti sisa-sisa peralatan dan perlengkapan hidup manusia purba sebagai hasil dari kebudayaannya yang telah membatu dan terpendam didalam tanah, berarti ia sedang meneliti….
a. Prasasti d. Pebble
b. Artefak e. Harta
c. Fosil
25. Ciri proses perubahan peradaban masyarakat prasejarah adalah….
a. Sangat cepat
b. Bersifat evolusi
c. Bersifat revolusi
d. Menyebabkan kemajuan
e. Menyebabkan kemunduran
26. Ilmu yang mempelajari sisa-sisa makhluk hidupyang telah membatu atau fosil disebut….
a. Paleontropologi d. Stratigrafi
b. Antropologi e. Geografi
c. Paleontologi
27. Kebudayaan sampah kerang yang ditemukan di pesisir pantai disebut….
a. Abris sous roche
b. Kjokken Moddinger
c. Rock Shelter
d. Hands Courte
e. Primus interpares
28. Masa perundagian mempunyai ciri khas yang menonjol yaitu….
a. Masyarakat mengenal pertanian
b. Masyarakat mengenal pertukangan
c. Masyarakat mengenal uang
d. Masyarakat mengenal perdagangan
e. Masyarakat mengenal kepercayaan
29. Pusat peradaban Sungai Indus ditemukan dikota….
a. Mohenjodaro-Harappa
b. Punjab-Mohenjodaro
c. Benares-Harappa
d. Punjab-Benares
e. Harappa-New Delhi
30. Dalam system kasta golongan raja dan bangsawan termasuk dalam kasta….
a. Brahmana d. Sudra
b. Waisya e. Paria
c. Ksatria
31. Tiga dewa utama dalam Agama Hindu disebut….
a. Tridarma d. Tripitaka
b. Trinitas e. Trimurti
c. Triveda
32. Secara geografis situs peradaban Mesopotamia sekarang terletak diwilayah negara….
a. Iran d. Kuwait
b. Arab e. Qatar
c. Irak
33. Tokoh yang mengemukakan Teori Evolusi adalah adalah….
a. R.Charles Darwin
b. Karl Marx
c. E. Dubois
d. H. Spencer
e. Thucydides
34. Pada zaman logam, manusia sudah mampu mengolah dan melebur logam. Kepandaian ini diperoleh setelah adanya pendatang baru, yaitu…
a. Kaukasoid
b. Papua-Melanesia
c. Weddoid
d. Proto melayu
e. Deutro Melayu
35. Rock Shelter adalah salah satu pemukiman pada zaman Mesolithikum yang terdapat di,…
a. Goa-goa pada bukit karang di pinggir pantai
b. Goa-goa di pedalaman
c. Hutan yang banyak sumber makanan
d. Rumah panggung di hutan
e. Padang rumput
36. Menentukan umur benda peninggalan prasejarah berdasarkan letaknya di dalam lapisan tanah disebut………….
a. Teknik bivalve
b. Teknik tipologi
c. Teknik stratigrafi
d. Teknik kimiawi
e. Teknik tempa
37. Jenis fosil Sinanthrophus Pekinensis dari cina memiliki kesamaan dengan….
a. Homo Sapien
b. Homo Wajakensis
c. Meganthropus Palaeojavanicus
d. Pithecantropus Erectus
e. Pithecantrophus Mojokertensis
38. Buku berjudul The Origin of Species yang mengemukakan tentang teori evolusi ditulis oleh….
a. Eugene Dubois
b. Van Reischotten
c. Charles Darwin
d. R.P Soejono
e. Von Koenigswald
39. Bangunan yang merupakan cikal bakal dibuatnya candi adalah….
a. Menhir
b. Dolmen
c. Nekara
d. Sarkofagus
e. Punden berundak
40. Pada pola hidup nomaden, manusia prasejarah memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara….
a. Food Gathering
b. Food Producing
c. Hunting
d. Farming
e. Cutting
41. Tempat pemujaan agama buddha di Indonesia yang terkenal dan banyak di kunjungi oleh wisatawan adalah...
a. Prambanan
b. Kelompok dieng
c. Borobudur
d. Ratu boko
e. Gedong songo
42. Kota Mohenjo daro dan Harrapa telah mencerminkan sebuah kota yang sangat memikirkan masalah kesehatan dan kebersihan lingkungan hal ini ditunjukan denagan terdapatnya......... yang dibangun dibawah tanah.
a. Sungai
b. Saluran air
c. Kincir air
d. Sumbatan limbah
e. Saluran udara
43. Latar belakang kedatangan bangsa Arya ke India adalah …
(A) melakukan pendudukan India
(B) melanjutkan pengembaraan
(C) memperluas wilayahnya
(D) mencari tempat persembunyiannya
(E) mencari hubungan perdagangan
44. Ditemukannya lukisan cap tangan berwarna merah di gua leang–leang Sulawesi Selatan menandakan bahwa di sana sudah dikenal :
(A) ilmu pengetahuan
(B) pembagian kekuasaan
(C) pembagian kerja
(D) kepercayaan
(E) kesenian
45. Salah satu periodisasi masa praakasara disebut dengan zaman perundagian karena pada masa itu muncul golongan undagi yaitu golongan yang.....
a. Tidak mempunyai kelompok
b. Terisolasi dari kelompok terampil
c. Tidak memiliki keterampilan khusus
d. Tersingkir dari kelompok tertentu
e. Terampil dalam melakukan jenis usaha tertentu
46. Zaman prasejarah sebelum Mengenal tulisan disebut….
A. Zaman Nirleka d. Zaman tembaga
B. Zaman batu e. Zaman perunggu
C. Zaman logam
47. Hasil budaya masyarakat prasejarah yang erat kaitanya dengan kehidupan Religi adalah,….
a. Punden berundak
b. Chopper
c. Kapak perimbas
d. Flakes
e. Pebble
48. menentukan ketuaan suatu peninggalan sejarah berdasarkan bentuk fisik dari peninggalan tersebut disebut....
A. Sigillografi D. Tipologi
B. Topografi E. Kimiawi
C. Stratifikasi
49. Perhatikan data di bawah ini!
1. Beternak
2. Berburu dan mengumpulkan makanan
3. Bercocok tanam
4. Berladang
5. Perundagian
Dari data di atas, yang merupakan zaman prasejarah berdasarkan ciri kehidupan masyarakatnya meliputi ...
a. 1, 2, 3 d. 2, 3, 5
b. 1, 3, 4 e. 2, 4, 5
c. 1, 3, 5
50. Kebudayaan Indonesia pada masa perunggu dipengaruhi oleh kebudayaan ….
a. India d. Mesir
b. Dongson e. Bascon-Hoabinh
c. Yunani
soal Mid sejarah SMA
Monday, April 04, 2011 7:56 AM
soal latihan sejarah
Monday, March 14, 2011 11:42 AM
1. Kepercayaan nenek moyang bahwa setiap benda memiliki roh atau jiwa disebut…..
a. Animisme d. Politeisme
b. Dinamisme e. Sinkretisme
c. Monoteisme
2. Babad Tanah Jawi sebuah karya sastra sejarah yang mengisahkan tentang Kerajaan Mataram termasuk karya……
a. Tradisi lisan
b. Legenda
c. Historiografi tradisional
d. Historiografi modern
e. Historiografi nasional
3. Ciri-ciri kehidupan masyarakat zaman Paleolithikum adalah…
a. mengenal peralatan dari batu halus
b. mengenal peralatan dari tulang untuk berburu
c. mengenal moko sebagai alat pemujaan
d. alat –alat dibuat dari batu yang masih kotor
e. mengenal alat-alat perundagian
4. Kehidupan pada zaman megalithikum sudah mempunyai sistem pemerintahan dalam bentuk kerajaan. Hal ini dilihat dari adanya
(A) seseorang kepala suku yang berkuasa penuh
(B) masyarakat yang tersusun rapi
(C) tempat pemujaan dari batu-batu besar
(D) adanya tata cara pembagian tugas
(E) adanya dasar pembuatan candi seperti yang dilaksanakan pada zaman Hindu
5. Fakta sejarah adalah ... .
a. susunan bukti-bukti sejarah yang merupakan pengungkapan tentang suatu keadaan atau peristiwa yang telah terjadi
b. kehidupan dengan segala perubahan, pertumbuhan, dan perkembangannya melewati waktu
c. pengalaman dari berbagai peristiwa di masa lalu untuk menghadapi masa sekarang dan masa depan
d. peninggalan sejarah berupa fosil, peralatan hidup, perhiasan, candi, patung, nisan, dan bangunan
e. keterangan langsung dari para pelaku atau saksi dari suatu peristiwa sejarah yang masih hidup
6. Masa perundagian mempunyai ciri khas yang menonjol yaitu masyarakatnya telah mengenal adanya ….
a. uang
b. pelayaran
c. kepercayaan
d. pertukangan
e. perdagangan

7. Manusia purba pertama yang ditemukan di Indonesia oleh Van Reitschotten pada tahun 1889, kemudian diteliti oleh Eugene Dubois adalah ….
a. Homo Soloensis
b. Homo Wajakensis
c. Pithecanthropus erectus
d. Meganthropus paleojavanicus
e. Pithecanthropus mojokertensis
8. Helenisme adalah…
a. suatu gerakan yang bertujuan untuk mempelajari kebudayaan Yunani
b. berpadunya unsur-unsur kebudayaan Yunani kuno dengan daerah taklukan
c. lahirnya kembali kebudayaan Yunani pada abad XVI
d. paham keagamaan di yunani
e. gerakan kemerdekaan Yunani

9. Bangsa tertua yang menghuni wilayah Mesopotamia , yaitu …
(A) khaldea
(B) Media
(C) Persia
(D) Macedonia
(E) Sumeria
10. Hasil kebudayaan Zaman paleolitikum adalah ….
a. nekara dan moko
b. candrasa dan moko
c. pebble dan flakes
d. chopper dan flakes
e. kapak lonjong dan kapak persegi
11. Penyerahan kekuasaan di Indonesia dari Inggris ke Belanda tahun 1814 ditandai dengan ….
a. Convention of London
b. Traktat Sumatera
c. Kapitulasi Tuntang
d. Kapitulasi kalijati
e. Perjanjian Bongaya
12. pengaruh paham liberalisme di Indonesia adalah ….
a. Diterapkannya pemerintahan liberal di Indonesia
b. Diterapkannya system landrente di Indonesia
c. Diterapkannya system ekonomi liberal di Indonesia
d. Diberlakukannya system politik etis di Indonesia
e. Diberlakukannya system ekonomi merkantilisme

13. kebijakan culture stelsel terjadi pada masa pemerintahan gubernur jendral….
a. pieter both
b. van den bosch
c. antonio van diemen
d. herman willwm daendles
e. jan pieterzoon coen

14. Ciri kebijakan ekonomi pada masa pemerintahan raffles di indonesia adalah….
a. diterapkannya kerja rodi
b. adanya politik etis
c. politik ekonomi liberal
d. adanya sistem landrent
e. adanya preanger stelsel

15. Ajaran Mahatma Gandhi yang menganjurkan tidak bekerja sama dengan pemerintah kolonial adalah ...
a. Hartal
b. Ahimsa
c. Swadeshi
d. Satyagraha
e. Purnaswaraj
16. Tujuan kedatangan Tentara NICA ke Indonesia adalah.......
a. Melucuti tentara jepang
b. Menangkap para pemimpin jepang dan Indonesia
c. Kompromi kemerdekaan Indonesia
d. Membantu perjungan bangsa Indonesia dalam menghadapi Jepang
e. Menjajah kembali Indonesia

17. Keputusan PPKI dalam sidang 18 agustus 1945 adalah..sebagai berikut kecuali...
a. Menetapkan GBHN
b. Mengesahkan UUD 1945
c. Membentuk Komite Nasional
d. Memilih dan mengangkat presiden
e. Memilih dan mengangkat wakil presiden

18. Kabinet RI yang pertama dibentuk pada tanggal.....
a. 19 Agustus 1945
b. 22 Agustus 1945
c. 2 September 1945
d. 16 Oktober 1945
e. 3 November 1948
19. Perdana menteri pertama Indonesia ketika sistem presidensial diubah menjadi parlementer adalah.....
a. Amir syarifuddin
b. Sutan Syahrir
c. Sukiman
d. Burhanuddin harahap
e. Ali Sastroamijoyo
20. Pada masa demokrasi liberal pemerintahan RI menganut sistem......
a. Serikat
b. Parlementer
c. Presidensial
d. Republik
e. Campuran
21. Kebijaksanaan ekonomi untuk meningkatkan pengusaha Pribumi dan tionghoa disebut.....
a. Sistem sosialis
b. Gunting syarifudding
c. Sistem Ali Baba
d. Sistem ekonomi kapitalis
e. Sistem Monopoli
22. Pemerintahan terpaksa melakukan gerakan Operasi Militer terhadap RMS hal ini karena......
a. Medan pertempuran yang sangat sulit
b. RMS menolak jalan damai
c. Pemerintahan ingin menegakkan wibawanya
d. Dapat menyelesaiikan masalah secara cepat
e. RMS menentang pemerintahan

23. Berikut ini peristiwa pemberontakan pada periode tahun 1949-1950 kecuali
a. RMS
b. DI/TII
c. APRA
d. G 30 S/ PKI
e. Andi azis
24. Istilah perang puputan dikenal dengan.....
a. Pertempuran Ambarawa
b. Pertempuran Bandung lautan api
c. Peristiwa bendera di Manado
d. Peristiwa 12 Mei 1998
e. Pertempuran lima hari di palembang
25. Tujuan PBB membentuk Komisi Tiga negara adalah.....
a. Membantu tentara sekutu dalam menyelesaikan wilayah sengketa di Indonesia
b. Membujuk pemerintahan Indonesia agar menerima bentukan negara federasi
c. Membantu pelucutan senjata tentara Jepang
d. Mempertemukan Indonesia-Belanda dalam meja perundingan
e. Untuk menghindari cempur tangan tentara NICA di Indonesia

26. Pada tanggal 22 mei 1998 presiden BJ Habibie membentuk kabinet baru yang bernama.....
a. Kabinet pembangunan VII
b. Kabinet reformasi pembangunan
c. Kabinet persatuan nasional
d. Kabinet koalisi
e. Kabinet gotong royong
27. Politik luar negeri Indonesia semasa demokrasi terpimpin memihak negara-negara komunis khususnya adalah.....
a. Eropa timur
b. Uni soviet
c. Polandia
d. Jerman bersatu
e. Republik rakyat Cina
28. Akibat krisis ekonomi yang berkepanjangan, banyak Industri yang mengambil langkah....
a. Melakukan pinjaman modal dari luar negeri
b. Memindahkan usahanya ke luar negeri
c. Menjual Aset industrinya kepada Investor asing
d. Memakai bahan baku industri dari dalam negeri agar lebih murah
e. Melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan
29. Berdirinya pakta pertahanan Atlantik Utara disebabkan oleh....
a. Upaya membentuk persatuan antara negara-negara di Eropa barat
b. Upaya untuk membentuk kesatuan dalam bidang politik
c. Upaya untuk membendung perkembangan dan penyebaran paham komunis
d. Upaya melakukan perbaikan terhadap Negara-negara yang hancur setelah perang dunia II
e. Upaya menata sistem perekonomian antar negara Eropa
30. Pemimpin pergerakan kemerdekaan India adalah....
a. Soeharto
b. Mahatma gandhi
c. George washington
d. Mubarak
e. Nugroho notosusanto
31. Perhatikan dibawah ini
1. Ahimsa
2. Komunis
3. Swadeshi
4. Sosialis
5. Satyagraha
6. Demokrasi
Mana yang termasuk ajaran dari Mahatma Gandhi.......
a. 1,2,3
b. 1,3,4
c. 2,3,4
d. 1,3,5
e. 4,5,6
32. Alasan diadakan pergerakan nasionalisme adalah.....
a. Karena adanya gerakan pembaharuan dalam memperjuangakan masyarakat dari penjajahan serta adanya rasa cinta terhadap tanah air
b. Ingin ikut-ikutan dengan negara lain
c. Merasa ingin di hargai oleh negara lain serta tidak ada rasa nasionalisme
d. Ingin di puji oleh negara lain
e. Kurang memiliki rasa cinta tanah air
33. Inti paham nasionalisme adalah ….
a. Nasionalisme timbul karena dorongan kemaun psikis individu untuk bersosialisasi
b. Nasionalisme adalah suatu paham yang menuntut kesetian tertinggi dari individu kepada negaranya
c. Nasionalisme adalah hasil dari factor-faktor politik dan ekonomi
d. Lahirnya nasinalisme karena persamaan perangai dan tingkah laku
e. Nasionalismesadalah kesadaran warga Negara mengutamakan kelompoknya

34. Tokoh pendiri organisasi Partai Nasional Indonesia (PNI) adalah ….
a. Dowes Dekker
b. Soetomo
c. Soekarno
d. Ki Hajar Dewantara
e. Abdul Muis
35. PNI, Indische Partij, dan Sarekat Islam bersikap "Nonkoperatif' terhadap pemerintah kolonial, artinya ...
a. menolak kerja sama dengan organisasi berbeda paham
b. tidak memiliki badan usaha koperasi
c. menentang imperialisme dan kolonialisme
d. menolak bekerja sama dengan pemerintah Belanda
e. tidak bersedia duduk dalam pemerintahan Belanda
36. Tujuan Akhir dari perang dingin adalah.....
a. membantu memberikan pinjaman pada negara-negara didunia agar masyarakatnya makmur
b. melakukan Imperialisme pada negara-negara di dunia demi kepentingan bangsa dan negaranya sendiri
c. melakukan pertukaran kebudayaan modernisasi IPTEK dan mengembangkan riset terpadu.
d. membantu pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang, dan memodernisasi peralatan militer
e. memecah belah satu negara menjadi beberapa bagian
37. Agresi militer Belanda II dimulai kapan.....
a. 19 Desember 1948
b. 17 Agustus 1945
c. 30 September 1965
d. 12 Mei 1998
e. 28 Oktober 1928
38. Salah satu agenda reformasi yang disuarakan mahasiswa adalah....
a.penghapusan dwi fungsi ABRI
b. melikuidasi beberapa bank yang bermasalah
c. adanya krisis hukum
d. terjadinya peenjarahan secara masal
e. meningkatnya kebutuhan eksport
39. Prasasti Yupa merupakan prasasti tertua di Indonesia, ditulis dengan huruf….
a. Pranagari dan Kawi
b Pallawa dan Malayu
c Jawa kuno dan Sansekerta
d. Pallawa dan Sansekerta
e. Melayu dan Sunda kuno
40. . Pemerintahan BJ Habbie berlangsung setahun selama setahun timbul masalah yang harus diselesaikan yaitu salah satunya....
a. adanya pemberontakan PKI
b. masalah Timor-timur
c. kebijakan Orde baru
d. kebijakan orde lama
e. masalah mafia pajak
soal-soal sejarah 3
Sunday, March 13, 2011 4:00 PM
1.Akulturasi kebudayaan Hindu dan Islam dapat dilihat dari bangunan sebuah mesjid yang bentuknya seperti kuil dan pintu-pintu gerbangnya seperti candi, di kota ... .
a. Jepara D. Gresik
b. Kudus E. Tuban
c. Rembang
2.Salah satu alasan agama Islam dapat berkembang pesat di Indonesia adalah bahwa ... .
A. kerajaan-kerajaan yang bercorak Budha mengalami keruntuhan
B. Islam merupakan agama baru yang menarik perhatian penduduk
C. telah terjadi akulturasi kebudayaan Hindu dengan budaya Eropa
D. Islam tidak membeda-bedakan seseorang berdasarkan kedudukan
E. raja-raja telah menetapkan Islam sebagai agama negara (kerajaan)
3. Akulturasi kebudayaan Indonesia-Hindu dengan kebudayaan Islam dalam seni bangunan tampak pada ... .
A. menara Mesjid Banten yang berbentuk mercusuar
B. adanya kentongan dan bedug pada bangunan mesjid
C. penggunaan kubah yang berbentuk setengah lingkaran
D. kolam besar di tengah halaman Mesjid Raya Banda Aceh
E. menara Mesjid Kudus yang bentuknya mirip bangunan candi
4. Dengan menjadi penasihat raja atau panglima maka Wali Songo telah berperan di bidang….
a. Pendidikan
b. Politik
c. Agama
d. Social budaya
e. Perdagangan
5. Berikut yang bukan merupakan Isi perjanjian Bongaya adalah…..
a. Aru Palaka diakui sebagai Raja Bone
b. Makasar tunduk kepada VOC
c. VOC dapat mendirikan benteng di Makasar
d. VOC mendapat hak monopoli di Makasar
e. Makasar melepaskan daerah jajahan

6. Perang paregeg merupakan penyebab runtuhnya kerajaan……..
a. Kediri
b. Majapahit
c. Sriwijaya
d. Aceh
e. Singasari
7. Direbutnya Malaka oleh Portugis menyebabkan Aceh berkembang menjadi pusat perdagangan dan pusat penyebaran Islam, karena ….
a. Portugis melarang para pedagang Islam untuk singgah di Malaka
b. Aceh melarang para pedagang Islam untuk berdagang di Malaka
c. Para pedagang memindahkan pusat kegiatan dagangnya ke Aceh
d. Aceh berhasil mengusir bangsa Portugis dari Malaka
e. Terjadinya permusuhan antara Portugis dan Aceh


8. Ajaran Hindu yang disebut tiga dewa utama adalah ….
a. Trimurti
b. Tridarma
c. Trinitas
d. Tritura
e. Trikarya
9. Mengapa terjadi pembunuhan berantai raja-raja kerajaan Singhasari ? Karena ... .
A. perebutan tahta kerajaan (kekuasaan)
B. adanya kutukan keris Mpu Gandring
C. kegagalan serangan ke negeri Melayu
D. dendam terbunuhnya Tunggul Ametung
E. ingin memperebutkan putri Ken Dedes
10. Salah satu contoh tradisi Hindu yang masih bertahan dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat heterogen di Indonesia saat ini adalah ... .
A. upacara pembakaran mayat (Ngaben)
B. upacara membawa sesaji ke sawah
C. tradisi penyerahan sesaji ke pura
D. peringatan Hari Raya Nyepi
E. upacara penyembahan Dewa Brahma
11. Faktor utama yang menyebabkan Islam dapat diterima dan berkembang pesat di Indonesia adalah ... .
A. telah disesuaikan dengan alam pikiran Indonesia
B. ajarannya telah disesuaikan dengan agama Hindu
C. masyarakat Indonesia bersifat terbuka
D. Kerajaan Majapahit melindungi seluruh agama
E. sistem kasta pada ajaran Hindu disesuaikan dengan ajaran Islam

12. Apa hubungan Ken Arok dengan kerajaan Singhasari ? Ken Arok adalah ... .
A. pembawa kutukan keris di kerajaan Singhasari
B. pendiri dan raja pertama dari kerajaan Singhasari
C. raja yang membawa Singhasari ke puncak kejayaan
D. tokoh yang merebut Singhasari dari Tunggul Ametung
E. pelindung kerajaan Singhasari dari serangan bangsa lain
13. Mengapa terjadi pembunuhan berantai raja-raja kerajaan Singhasari ? Karena ... .
a. perebutan tahta kerajaan (kekuasaan)
b. adanya kutukan keris Mpu Gandring
c. kegagalan serangan ke negeri Melayu
d. dendam terbunuhnya Tunggul Ametung
e. ingin memperebutkan putri Ken Dedes
14. Akulturasi kebudayaan Indonesia-Hindu dengan kebudayaan Islam dalam seni bangunan tampak pada ... .
A. menara Mesjid Banten yang berbentuk mercusuar
b. adanya kentongan dan bedug pada bangunan mesjid
c. penggunaan kubah yang berbentuk setengah lingkaran
d. kolam besar di tengah halaman Mesjid Raya Banda Aceh
e. menara Mesjid Kudus yang bentuknya mirip bangunan candi




15. Setelah mundurnya Gajah Mada dari percaturan politik di Majapahit,lambat laun Majapahit menjadi semakin lemah sebab ….
a. Timbulnya paregreg
b. Datangnya bangsa barat di nusantara
c. Daera-daerah jajahan melepaskan diri
d. Tidak memiliki angkatan perang yang kuat
e. Perdagangan dengan luar negeri menjadi mundur
16. Sebab kemunduran Demak adalah ….
a. Kalah bersaing dengan Portugis
b. Campur tangan Portugis dalam urusan keluarga
c. Adanya perebutan kekuasaan antar keluarga
d. Semakin berkurangnya pendapatan istana
e. Berkembangnya kerajaan Mataram di pedalaman
17. Prasasti Yupa merupakan prasasti tertua di Indonesia, ditulis dengan huruf….
a. Pranagari dan Kawi
b Pallawa dan Malayu
c Jawa kuno dan Sansekerta
d. Pallawa dan Sansekerta
e. Melayu dan Sunda kuno
18. Alasannya dipindahkannya ibu kota kerajaan Mataram oleh Mpu Sindok dari Jawa Tengah ke Jawa Timur adalah ….
a. Adanya bencana alam yaitu meletusnya gunung merapi
b. Untuk mengembalikan kejayaan kerajaan Mataram Hindu
c. Pu Sindok merintis dinasti yang baru yaitu dinasti Isana
d. Menyatukan kekuasaan Mataram di Jawa Tengah dan Jawa Timur
e. Menghindari pemberontakan dari kerajaan-kerajaan kecil bawahan Mataram

19. Sebelum masuknya agama Hindu-Budha, system pemerintahan di Indonesia adalah….
a. Primus Interpares
b. Kepala adat
c. Kepala Kelompok
d. Kekerabatan
e. Dinasti
20. Tokoh penyebar agama Islam termasyhur ditanah Jawa dilakukan oleh….
a. Ulama
b. Kyai
c. Guru
d. Santri
e. Walisongo
21. Pengertian proses penghinduan di Indonesia adalah ….
a. Bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa Hindu yang berkedudukan di India
b. Proses berkembangnya pengaruh kebudayaan Indonesia terhadap masyarakat Hindu di India
c. Proses berkembangnya pengaruh agama Hindu dan Buddha beserta kebudayaannya ke Indonesia
d. Proses percampuran antara kebudayaan Hindu dan kebudayaan Yunani di Indonesia
e. Proses menerapkan bentuk upacara Asyawaweda di Indonesia
22. Salah bukti bahwa bangsa Indonesia telah mendapat pengaruh budaya Hindu-Buddha adalah ….
a. Bidang seni bangun, adanya bangunan agama setengah bola pada panteonnya
b. Bidang kepercayaaan, munculnya aninisme dan dinanisme
c. Bidang pemerintahan, adanya pemerintahan berbentuk kerajaan
d. Bidang sastra, adanya karya sastra berisi filsafat etika
e. Bidang kemasyarakatan, adanya pola masyarakat macopat

23. Pengaruh India di bidang sistem kepercayaan terhadap Indonesia adalah munculnya….
a. Poliytheisme
b. Agama Islam
c. Adanya kasta
d. Animisme
e. Agama Hindu-Budha
24.Salah satu Walisongo yang dalam penyiaran agama Islam menggunakan media pertujunjukkan wayang adalah ….
a. Sunan Kudus
b. Sunan Kalijaga
c. Sunan Muria
d. Sunan Gunung Jati
e. Sunan Ampel
25. Sumber perekonomian Kerajaan Samudera Pasai selain perdagangan adalah ... .
A. pajak dari kapal yang singgah D. pertanian (beras dan gula)
B. penyewaan gudang untuk barang E. penggunaan mata uang perak
C. penginapan para pedagang asing
26. Ciri utama perekonomian kerajaan Ternate dan Tidore adalah ... .
a. bandar transito D. mata uang logam
b. ekonomi maritim E. pajak hasil pertanian
c. ekonomi agraris
27. Salah satu nilai penting yang dapat kita ambil dari kehidupan sosial kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam untuk kehidupan sekarang ini adalah ...
a. toleransi antar umat beragama
b. pajak hanya untuk orang-orang kaya
c. zakat menjadi sumber keuangan negara
d. akulturasi dengan budaya non-Islam
e. sikap raja yang lebih demokratis
28. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini.
i. Ibn Battuthah yang datang ke ibukota Kerajaan Pasai semasa pemerintahan Sultan Malik al Dhahir menceritakan bahwa Sultan dikelilingi oleh ulama dan mubaligh Islam dan ia sangat menggemari diskusi mengenai masalah-masalah keagamaan.
ii. Beberapa pusat penyebaran Islam di Jawa adalah pusat pengembangan dan penyebaran Islam. Pesantren Sunan Giri menerima para murid yang berasal dari luar Jawa, seperti Sultan Zainal Abidin dari Ternate dan Muris dari Kalimantan.
(Taufik Abdullah, dkk (1991) : 110)
Kedua pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pada masa kerajaan-kerajaan Islam ... .
A. peran ulama sangat penting dalam pengambilan keputusan kerajaan
B. masalah keagamaan didiskusikan hanya oleh para mubaligh kerajaan
C. pesantren di Pulau Jawa didominasi oleh santri dari Ternate dan Kalimantan
D. para ulama dari Pulau Jawa berperan di Sumatera, Ternate, dan Kalimantan
E. telah terbentuk suatu jaringan intelektual keagamaan di kepulauan Indonesia
29. Aceh dapat berkembang menjadi Bandar perdagangan yang ramai disebabkan oleh…
a. tidak tersaingi oleh Malaka
b. kebanyakan para pedagangnya beragama Islam
c. banyak menghasilkan lada dan kemenyan
d. letaknya sangat strategis yaitu dipintu masuk Selat Malaka
e. mayoritas masyarakat Aceh beragama Islam
30. Kerajaan Demak mencapai puncak kejayan ketika diperintah oleh…
a. Raden Patah d. Sunan Prawoto
b. Adipati Unus e. Sultan Adiwijaya
c. Pangeran Trenggono
31. Setelah Portugis menguasai Malaka para pedagang Islam memindahkan kegiatannya ke Banten dan Aceh dengan alasan….
a. pedagang Islam tidak mau berhubungan dengan bangsa kulit putih
b. Malaka tidak aman bagi kegiatan perdagangan
c. Pedagang Islam menghindari monopoli yang ditetapkan Portugis
d. di Banten dan Aceh padagang Islam melaksanakan monopoli
e. di Aceh bangsa kulit putih takut terhadap pedagang pribumi
32.Jatuhnya Malaka ke tangan bangsa Portugis tahun 1511 sangat merugikan bagi pedagang Islam karena….
a. Portugis memonopoli perdagangan atas Selat Malaka
b. Para pedagang Islam menghentikan kegiatannya di Selat Malaka
c. Para pedagang Islam menjadikan Aceh sebagaia Bandar penghubung
d. Kerajaan-kerajaan Islam berusaha mengembalikan status Malaka sebagai Bandar Islam
e. Pedagang Islam tidak mau menjalin hubungan dengan pedagang Portugis
33.Peletak dasar kerajaan Banten adalah…
a. Hasanudin
b. Maulana Panembahan Yusuf
c. Fatahilah
d. Sultan Ageng Tirtayasa
e. Pangeran Purbaya
34Tujuan Sultan Agung menyerang Batavia tahun 1628 dan tahun 1629 adalah…
a. untuk menguasai jalur perdagangan
b. malaksanakan cita-cita atas persatuan tanah jawa
c. mesusatkan jalur perdagangan di Batavia
d. mengusir Belanda dari Batavia
e. mengusir Portugis dari Batavia
35.Alasan Belanda memecah elah kerajaan Mataram adalah…
a. mempermudah pengawisan
b. menghindari terjadinya perang saudara
c. melaksanakan monopoli
d. menghancurkan kejayaan Mataram
e. sebagai ganti rugi perang
36..Sultan Hasanudin mendapat julukan “ Ayam Jantan dari Timur “ karena….
a. keberaniannya menentang Belanda
b. mengacau pelayaran perdagangan Belanda
c. membantu perjuangan rakyat Maluku menentang Belanda
d. membebaskan rakyat dari penindasan Belanda
e. berjuang untuk menegakkan keadilan dan kesejahteraan
37.Masuknya unsur budaya India ke Indonesia menyebabkan ... .
A. hilangnya kebudayaan Indonesia
B. kebudayaan Indonesia tidak kehilangan kepribadiannya
C. kebudayaan India mempengaruhi kebudayaan Indonesia
D. hilangnya kepribadian asli kebudayaan Indonesia
E. kebudayaan India mendominasi kebudayaan Indonesia
38. Pada tahun 1292 di Aceh telah terdapat penduduk beragama Islam dan banyak para pedagang Gujarat yang giat menyebarkan Islam merupakan pernyataan yang diperoleh dari catatan…..
a. Ibn Batutah
b. Ma-Huan
c. Marcopolo
d. I-tsing
e. Lan Wu lu
39. Ditemukannya makam Maulana Malik Ibrahim tahun 1419 dan adanya perkampungan Leren atau Leran di Giri daerah Gresik sebagai bukti bahwa Islam masuk ke Indonesia dari…..
a. Persia
b. Gujarat (India)
c. Handramaut
d. Mekkah
e. Mesir
40. salah satu dari wali songo yang memanfaatkan kesenian wayang dan lagu dalam menyebarkan agama Islam adalah sunan….
a. Ampel
b. Bonang
c. Gunung Jati
d. Kudus
e. Kalijaga

Soal Essay
1. Tuliskan 3 bentuk hasil kebudayaan kerajaan mataram islam yang masih dipakai di masa sekarang?
2. Tuliskan isi perjanjian Bongaya dan perjanjian giyanti!
3. a Bagaimana perkembangan Masyarakat pada masa Kerajaan Aceh?
b. Bagaimana kehidupan masyarakat sebelum masuknya agama hindu Buddha dan Islam
4. Mengapa kerajaan Sriwijaya menjadi Pusat perdagangan dan pusat penyebaran agama Buddha?
5. .a.Bagaimana peran pedagang dan wali songo dalam menyebarkan Islam di Indonesia?
b. mengapa islam mudah di terima masyarakat Indonesia
soal sejarah 2
Wednesday, March 09, 2011 10:38 AM
1. Perhatikan hal berikut
1. Ideografis
2. Empiris
3. Unik
4. Kronologis
5. Historis
Yang termasuk sifat sejarah adalah….
a. 1,2,3
b. 1,2,4
c. 2,3,4
d. 3,4,5
e. 1,3,5
2. Contoh sejarah sebagai kisah adalah……
a. Pararaton
b. Autobiografi
c. Kisah
d. Ilmu
e. cerita
3. Zaman sejarah ditandai dengan…….
a. Manusia hidup menetap
b. Adanya Tulisan
c. Berkembangnya kebudayaan
d. Timbulnya pemerintahan
e. Kehidupan sosial
4. Untuk mengungkapkan kehidupan manusia masa lampau sejarah telah memformulasikan dalam enam pertanyaan salah satunya ialah why, yakni menunjuk kepada….
a. adanya hubungan sebab akibat dalam peristiwa sejarah
b. tempat peristiwa terjadi
c. proses terjadinya peristiwa sejarah
d. peristiwa yang terjadi pada masa lampau
e. . waktu terjadinya peristiwa sejarah
5. Penulisan Babad merupakan salah satu jenis penulisan….
a. historiografi nasional d. historiografi kolonial
b. historiografi tradisional e. historiografi feodal
c. historiografi internasional
6. adat, istiadat, Upacara dan pesta rakyat termasuk jenis Folklore...
a. lisan
b. bukan lisan
c. setengah lisan
d. sebagian lisan
e. murni lisan
7. salah satu bentuk sastra yang mengandung konsepsi dan dongeng suci mengenai kehidupan para dewa dan makhluk halus di suatu kebudayaan disebut...
a. dongeng
b. legenda
c. epos
d. mitologi
e. kisah
8. Fakta sejarah adalah ... .
a. susunan bukti-bukti sejarah yang merupakan pengungkapan tentang suatu keadaan atau peristiwa yang telah terjadi
b. kehidupan dengan segala perubahan, pertumbuhan, dan perkembangannya melewati waktu
c. pengalaman dari berbagai peristiwa di masa lalu untuk menghadapi masa sekarang dan masa depan
d. peninggalan sejarah berupa fosil, peralatan hidup, perhiasan, candi, patung, nisan, dan bangunan
e. keterangan langsung dari para pelaku atau saksi dari suatu peristiwa sejarah yang masih hidup
9. Orang yang dapat menyusun fakta sejarah terpercaya adalah ... .
a. guru sejarah
b. pegawai arsip
c. sejarawan
d. pelaku sejarah
e. saksi sejarah
10 Kronologi adalah peristiwa sejarah yang disusun … .
a. sesuai urutan waktu kejadiannya
b. secara terbalik urutan waktunya
c. tidak beraturan, urutan waktu diabaikan
d. berdasarkan alur cerita maju mundur
e. oleh para peneliti sejarah Indonesia

11. Sumber sejarah berikut ini merupakan sumber tertulis, kecuali……
a. Dokumen d. Surat Kabar
b. Relief e. Kronik
c. Babad
12. Segala peristiwa masa lalu, baik kehidupan maupun benda – benda peninggalan sebelum mengenal tulisan disebut…….
a. Sejarah d. Mitologi
b. Prasejarah e. Fakta
c. Legenda
13. “jangan sesekali melupakan sejarah”, ungkapan ini sebagai pesan terhadap bangsa Indonesia dari……
a. Bung Karno d. Bung Hatta
b. Sutan syahrir e. Bung Tomo
c. H.O.S. Cokrominoto
14. data – data berikut:
1) Nyi loro kidul
2) Sangkuriang
3) Dewi Sri
4) Hang Tuah
5) Malin Kundang
Berdasarkan tabel di atas, cerita tradisional yang termasuk pada legenda adalah…..
a. 1, 3, dan 4 d. 2, 4, dan 5
b. 2, 3, dan 5 e. 1, 3, dan 5
c. 1, 4, dan 5
15. NegaraKertagama adalah sebuah historiografi tradisional atau peninggalan masa hindu-buddha hasil karya dari…..
a. Empu Tantular
b. Empu Panuluh
c. Empu Prapanca
d. Empu Sedah
e. Empu Dharmaja

16. Berikut adalah 4 langkah yang harus di lakukan oleh seorang sejarawan dalam rangka merekonstruksi peristiwa masa lalu, kecuali…..
a. Heuristic d. Interpretasi
b. Kritik sumber e. Hitoriografi
c. Interview
17. Pengertian dari interpretasi ialah….
a. mendeskripsikan kisah sejarah
b. melakukan seleksi sejarah
c. nenafsirkan sumber sejarah hingga mendapatkan fakta sejarah
d. menafsirkan fakta-fakta sejarah dalam kaitanya antara fakta yang satu dengan yang lain, sehingga mendapatkan hubungan kasual rasional
e. mengumpulkan data sejarah

18. Pengertian Kronologi adalah…..
a. Proses urutan waktu kejadian berdasarkan tahun kejadian
b. melakukan seleksi sejarah
c. Menafsirkan sumber sejarah hingga mendapatkan fakta sejarah
d. menafsirkan fakta-fakta sejarah dalam kaitanya antara fakta yang satu dengan yang lain, sehingga mendapatkan hubungan kasual rasional
e. melakukan pengamatan sejarah.

19. Dalam banyak hal tradisi lisan dianggap memiliki banyak kelemahan untuk dapat dijadikan sumber sejarah karena tradisi sejarah tidak melukiskan.....
a. kenyataan atas fakta sesungguhnya
b. adanya fakta empiris
c. kebenaran yang pasti
d. kenyataan yang pragmatis
e. kenyataan yang non pragmatis

20. Kritik intern terhadap peninggalan sejarah ditujukan pada……
a. Isi dari suatu peninggalan sejarah
b. Keaslian suatu peninggalan sejarah
c. Ketuaan suatu peninggalan sejarah
d. Objektivitas penyusunan kisah sejarah
e. Kebenaran penyusunan kisah sejarah yang dilakukan oleh sejarawan
21. Sejarah dapat menjadi penghubung antara generasi sekarang dengan generasi sebelumnya melalui ….
a. kisah – kisahnya
b. pengaruh – pengaruhnya
c. peninggalan – peninggalannya
d. dokumen-dokumennya
e. gagasan – gagasannya
22. Sejarah dikatakan sebagai ilmu dengan alasan memiliki hal –hal sebagai berikut, kecuali ….
a. ojek penelitian
b. teori – teori
c. karakter
d. metode
e. generalisasi
23. Adanya penyimpangan kisah sejarah pada historiografi tradisional disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut, kecuali ….
a. tidak mengunakan kaidah-kaidah metodologi penulis yang ketat
b. adanya subjektivitas yang besar untuk meningkatkan legitimasi
c. adanya kreasi-kreasi baru untuk membuat kisah sejarah lebih menarik
d. adanya keinginan mengungkapkan hubungan supranatural yang sebenarnya antara manusia dengan dewa
e. penulisnya pada umumnya pujangga kraton yang mendapat perintah dari rajanya

24. Arti historiografi didalam sejarah adalah ….
a. Menginterpretasi data
b. Mencari fakta dan data
c. Menyelidiki data yang valid
d. Menuliskan hasil penelitian sejarah
e. Menyelidiki kebenaran suatu peristiwa

25. Secara Praktis, kata sejarah sering dipahami dalam empat pengertian, yaitu ….
a. Sebagai peristiwa, kisah, ilmu, dan seni
b. Sebagai mitos, dongeng, kisah, serta kronik
c. Sebagai cerita, legenda, dongeng, serta babad
d. Sebagai kisah, ilmu, cerita rakyat, dan kronik
e. Sebagai kenang-kenangan, folklor, kronik dan babad


26. Penyusunan peristiwa sejarah harus dilakukan secara kronologis maksudnya ….
a. Peristiwa sejarah harus disusun berdasarkan urutan waktu penemuan peninggalannya
b. Peristiwa-peristiwa sejarah harus disusun berdasarkan urutan waktu kejadian
c. Pengungkapan peristiwa sejarah harus dilakukan secara mendetail
d. Kisah sejarah yang panjang harus disususn dengan memberikan periodisasi-periodisasi tonggak-tonggak sejarah
e. Pengungkapan peristiwa sejarah harus diseleksi sesuai dengan tingkat urgensinya

27. Penulisan sejarah tradisional menekankan pada konsep ….
a. loyalitas kepada raja
b. kesetiaan terhadap negara kebangsaan
c. pengabdian kepada Tuhan
d. pembelaan terhadap rakyat
e. pembebasan penderitaan rakyat

28. Mengapa kita harus mempelajari sejarah ? Karena sejarah … .
A. memberikan hikmah/pelajaran tentang jalannya kehidupan
B. memberikan pengetahuan tentang manusia pada masa lalu
C. mengajarkan tindakan buruk yang telah dilakukan manusia
D. menjadi pelajaran wajib untuk siswa sekolah menengah umum
E. menambah ilmu pengetahuan tentang masa prasejarah Indonesia

29. Periodisasi adalah pembabakan waktu yang dibuat berdasarkan … .
a. agama yang dianut sekelompok orang dalam masyarakat
b. kurun waktu tertentu sesuai dengan corak masing-masing
c. masa berkuasanya dinasti pada kerajaan tertentu
d. bentuk perekonomian yang dianut suatu masyarakat
e. wujud kesenian pada masyarakat di kepulauan Indonesia

30. Manakah contoh periodisasi peristiwa sejarah Indonesia yang tersusun secara kronologis ?
a. Masa Prasejarah – Masa Kerajaan-kerajaan Hindu Budha – Masa Kerajaan-kerajaan Islam – Masa Pendudukan Jepang – Masa Kemerdekaan
b. Masa Prasejarah – Masa Kerajaan-kerajaan Islam – Masa Kerajaan-kerajaan Hindu Budha – Masa Kolonial Belanda – Masa Pendudukan Jepang
c. Masa Kemerdekaan – Masa Pendudukan Jepang – Masa Prasejarah – Masa Kerajaan-kerajaan Hindu Budha – Masa Kerajaan-kerajaan Islam – Masa Kolonial Belanda
d. Masa Pendudukan Jepang – Masa Kolonial Belanda – Masa Kerajaan-kerajaan Islam –Masa Kerajaan-kerajaan Hindu Budha – Masa Prasejarah – Masa Kemerdekaan
e. Masa Prasejarah – Masa Kerajaan-kerajaan Hindu Budha – Masa Kerajaan-kerajaan Islam – Masa Kolonial Belanda – Masa Pendudukan Jepang – Masa Kemerdekaan

31. Faktor di bawah ini yang bukan merupakan ciri sejarah sebagai ilmu adalah ... .
a. bisa diulang di laboratorium
b. mempunyai objek
c. cara kerjanya ilmiah
d. bisa dipertanggungjawabkan
e. berdasarkan pengamatan
32. Dalam penelitian sejarah lisan, dalam pengumpulan data cenderung menggunakan cara ….
a. pengisian angket
b. wawancara
c. pengamatan
d. uji laboratorium
e. staid pustaka
33. Istilah sejarah berasal dari bahasa Arab, Syajarotun yang berarti pohon, sedangkan ilmu sejarah dalam bahasa arab dikenal dengan istilah ….
a. syariat
b. hikayat
c. riwayat
d. tarikh
e. fikih

34. Berikut ini cirri – cirri peristiwa yang dapat digolongkan sebagai peristiwa sejarah, kecuali ….
a. peristiwa tersebut menyangkut kehidupan manusia
b. peristiwa tersebut terjadi pada masa lampau
c. peristiwa tersebut berpengaruh besar pada zamannya dan zaman-zaman berikutnya
d. peristiwa tersebut terjadi berulang-ulang
e. peristiwa tersebut hanya sekali terjadi

35. Seorang tokoh yang berkebangsaan Yunani dan dianggap sebagai The father of History adalah ….
a. Aristoteles
b. Hipocrates
c. Cicero
d. Socrates
e. Herodotus
36. Cerita-cerita mitologi pada umumnya menceritakan tentang hal-hal sebagai berikut, kecuali ….
a. orang-orang suci
b. terjadinya alam semesta
c. pertualangan para dewa dewi
d. percintaan dan hubungan kekerabatan para dewa-dewi
e. munculnya manusia pertama
37. Kitab negarakertagama yang ditulis Mpu Prapanca merupakan Sumber tertulis dari sejarah kerajaan ….
a. Kutai
b. Makasar
c. Banten
d. Singasari
e. Majapahit

38. Sejarah dikatakan sebagai ilmu dengan alasan memiliki hal –hal sebagai berikut, kecuali ….
a. ojek penelitian
b. teori – teori
c. karakter
d. metode
e. generalisasi
39. Istilah sejarah berasal dari bahasa Arab, Syajarotun yang berarti pohon, sedangkan ilmu sejarah dalam bahasa arab dikenal dengan istilah ….
a. syariat
b. hikayat
c. riwayat
d. tarikh
e. fikih
40. Sumber sejarah berikut ini merupakan sumber tertulis, kecuali……
a. Dokumen d. Surat Kabar
b. Relief e. क्रोनिक
C. Babad

Essay
1. Jelaskan secara singkat tradisi masa Pra-aksara yang berkembang di masyarakat?
2. Apa yang dimaksud:
a. Legenda
b. Historiografi
c. Kronologi
3. Berilah 3contoh legenda dan cerita kepahlawanan beserta daerah asalnya?
4. Tuliskan 3 ciri folklore?
5. Tuliskan 3contoh ilmu yang menggunakan sejarah sebagai ilmu bantu?
soal-soal sejarah
Wednesday, March 09, 2011 10:36 AM
1. Prasasti kota kapur merupakan peninggalan kerajaan…..
a.bali
b. sriwijaya
c. sunda
d. mataram
e. singosari
2. Tentang keberadaan kerajaan mataram dapat diketahui dari prasasti….
a. gunung wukir
b. talang tuo
c. telaga batu
d. ciaruteun
e. kebon kopi
3. Kerajaan di indonesia yang bercorak buddha dan menjadi pusat penyebaran buddha bagi kawasan asia tenggara adalah
a. tarumanegara
b. mataram
c. sriwijaya
d. kutai
e. kediri
4. Untuk menduduki singgasana kerajaan mataram ,rakai pikatan harus berebut kekuasaan dengan…..
a. sri baweswara
b. rakai watuhumalang
c. rakai kayuwangi
d. balaputradewa
e. anjasmara
5. Agama islam pada awal berkembangnya diwilayah pesisir, hal ini merupakan bukti bahwa islam dikembangkan oleh…..
a. nelayan
b. pembesar kerajaan
c. ulama
d. pedagang
e. pelaut
6. Salah satu alasan agama islam dapat berkembang pesat di indonesia adalah bahwa ... .
A. kerajaan-kerajaan yang bercorak budha mengalami keruntuhan
B. islam merupakan agama baru yang menarik perhatian penduduk
C. telah terjadi akulturasi kebudayaan hindu dengan budaya eropa
D. islam tidak membeda-bedakan seseorang berdasarkan kedudukan
E. raja-raja telah menetapkan islam sebagai agama negara (kerajaan)
7. Daerah pertama di nusantara yang terpengaruh kebudayaan hindu-budha adalah daerah …
a. pesisir pantai
b. pedalaman
c. pegunungan
d. pusat kerajaan
e. perkotaan

8. Perang bubat terjadi karena ... .
A. prabu maharaja tidak bersedia menikahkan putrinya pada hayam wuruk
B. serangan besar-besaran pasukan majapahit pada perkemahan pajajaran
C. raja pajajaran memiliki maksud menguasai seluruh wilayah nusantara
D. raja pajajaran membawa pasukan yang lengkap ke wilayah majapahit
E. gajah mada menginginkan putri sunda dipersembahkan sebagai upeti

9. Salah satu bukti bahwa corak keagamaan kerajaan kutai adalah hindu-siwa yaitu penemuan ...
A. bangunan istana bercorak hindu-siwa
B. sejumlah patung siwa ukuran besar
C. kitab-kitab weda berhuruf pallawa
D. nama raja pertama yaitu kundunga
E. istilah waprakesywara dalam yupa

10. Dibawah ini yang bukan termasuk dalam beberapa pembaruan dalam bidang pemerintahan yang dilakukan oleh herman daendels ketika berkuasa di indonesia adalah …
a. pulau jawa dibagi menjadi 9 frefektur dan 31 kabupaten
b. pusat pemerintahan dipindahkan lebih masuk ke pedalaman
c. melakukan pemberantasan terhadap korupsi tanpa pandang terhadap bangsa eropa
d. dewan hindia belanda sebagai dewan legislative pendamping gubernur jenderal dibubarkan dan diganti dengan dewan penasehat
e. para bupati dijadikan pegawai pemerintahan belanda dan diberi pangkat sesuai ketentuan kepegawaian pemerintah belanda

11.Berikut ini, yang bukan hak khusus voc adalah….
a. hak monopoli perdagangan
b. hak mencetak uang sendiri
c. hak mengangkat pegawai
d. hak memiliki tentara,pengadilan,perang
e. hak membuat perjanjian terhadap kerajaan di indonesia
12. Perhatikan pernyataan berikut ini !
- telah ada hubungan dagang antara arab dengan cina sejak abad ke-7.
- dalam islam semua orang dapat menguasai dan mengajarkan agama islam.
dari fakta-fakta tersebut dapat disimpulkan bahwa islam masuk ke indonesia melalui para ....
A. pendakwah d. ulama arab
B. pedagang e. bangsawan
C. missionaries
13.Salah satu alasan agama islam dapat berkembang pesat di indonesia adalah bahwa.
a. kerajaan-kerajaan yang bercorak budha mengalami keruntuhan
b.islam merupakan agama baru yang menarik perhatian penduduk
c. telah terjadi akulturasi kebudayaan hindu dengan
d. islam tidak membeda-bedakan seseorang berdasarkan kedudukan
e. raja-raja telah menetapkan islam sebagai agama negara (kerajaan)
14. data – data dibawah ini:
1. para ulama
2. guru agama
3. para kyai 4. para pedagang
5. para raja
6. para raja
penyebaran agama islam melalui pendidikan dilakukan oleh….
a. 1,2,3
b. 1,3,5
c. 2,4,6
d. 4,5,6
e. 3,4,5
15. daerah di indonesia yang mula-mula memeluk agama islam adalah….
a. pantai utara pulau jawa
b. pantai utara pulau sumatra
c. pantai timur kalimantan
d. kerajaan demak
e. pelabuhan malaka

16. fatahilah melakukan serangan ke jawa barat dengan tujuan….
a. memperluas kerajaan demak
b. mengislamkan daerah jawa barat
c. menghalangi hubungan portugis dengan pajajaran
d. membantu perlawanan sultan hasannudin
e. tidur

17. Pertama kali para pedagang islam datang di indonesia adalah pada zaman kerajaan…..
a. majapahit
b. samudera pasai
c. demak
d. sriwijaya
e aceh

18. Dengan menjadi penasihat raja atau panglima maka wali songo telah berperan di bidang….
a. pendidikan
b. politik
c. agama
d. social budaya
e. perdagangan
19. Berikut yang bukan merupakan isi perjanjian bongaya adalah…..
a. aru palaka diakui sebagai raja bone
b. makasar tunduk kepada voc
c. voc dapat mendirikan benteng di makasar
d. voc mendapat hak monopoli di makasar
e. makasar melepaskan daerah jajahan

20. Perang paregeg merupakan penyebab runtuhnya kerajaan……..
a. kediri
b. majapahit
c. sriwijaya
d. aceh
e. singasari
21. masyarakat arab sebelum islam ( jaman jahiliyah) menyembah….
a. ka’bah di mekah yang disanjung setiap waktu
b. gua yang besar dan menyeramkan
c. makam yang diletakan disekitar ka’bah
d. pohon yang besar dan rindang
e. berhala yang diletakan di sekitar ka’bah
22. alas an raffles menerapkan system pajak tanah terhadap rakyat indonesia adalah…….
a. meningkatkan kesejahteraan rakyat indonesia
b. membangkitkan semangat rakyat untuk bekerja
c. untuk memberikan keuntungan terhadap pemerintah colonial
d. memberikan keuntungan kepada pemerintah maupun rakyat
e. dipakai sendiri
23. salah satu bukti pertama masuknya islam ke indonesia adalah ditemukannya ... .
A. makam sultan malik as shaleh di samudra pasai berangka tahun 1297
B. makam rd. fatah di demak berangka tahun 1400
C. makam sultan agung di mataram berangka tahun 1645
D. makam sultan ageng tirtayasa di banten
E. makam sunan kalijaga
24. keadaan masyarakat indonesia sewaktu islam masuk ke indonesia adalah…
a. adanya kerajaan yang bercorak hindu d. adanya kerajaan bercorak hondu budha
b. adanya kerajaan yang bercorak budha e. adanya perang paregreg
c. adanya kerajaan yang bercorak islam

25. penyebaran agama islam di indonesia berjalan cepat karena….
a. ajaran islam mempunyai toleransi yang tinngi d. dasar – dasar keimanan sudah dimiliki
b. pengaruh hindu hanya dirasakan para bangsawan e. proses pelayaran perdagangan
c. bangsa indonesia mampu menyeleksi kebudayaan
26. agama islam mudah berkembang di indonesia. berikut ini yang bukan faktor pendorongnya adalah…
a. upacara dalam agama islam sangat rumit d. syarat – syarat untuk masuk islam sangat sederhana
b. agama islam disesuaikan dengan adat tradisi e. agama islam tak mengenal kasta
c. runtuhnya kerajaan majapahit
27.penyebaran islam melalui tasawuf lebih mudah diterima oleh bangsa indonesia terutama bagi orang-orang yang sebelumnya telah….
a. menganut animisme d. mengenal politeisme
b. menganut dinamisme e. mempunyai dasar – dasar ajaran ketuhanan
c. menganut ananisme dan dinamisme
28.VOC berdiri secara resmi pada tahun 1602 atas prakarsa dari tokoh ….
a. pieter both
b. francois wittert
c. jan pieterszoon
d. cornelis de houtman
e. johan van olden barnevelt
29.Salah satu anggota wali sanga yang menyebarkan agama dengan menaklukan sunda kelapa,banten dan cirebon ialah…
a. sunan kalijaga d. sunan bonang
b. sunan gunung jati e. sunan ampel
c. maulana malik ibrahim
30. Makin luasnya wilayah voc berakibat kemunduran voc itu sendiri, sebab ….
a. makin banyaknya korupsi
b. biaya perang yang terlalu besar
c. bersaing dengan portugis dan voc
d. anggaran untuk pegawai terlalu besar
e. tidak sesuai dengan semangat liberalisme ekonomi
31. Ciri kebijakan ekonomi pada masa pemerintahan raffles di indonesia adalah….
a. diterapkannya kerja rodi
b. adanya politik etis
c. politik ekonomi liberal
d. adanya sistem landrent
e. adanya preanger stelsel
32. Latar belakang dan factor pendorong kedatangan bangsa-bangsa eropa ke asia adalah sebagai berikut, kecuali ….
A. penemuan mesin uap oleh james watt
B. keinginan menemukan daerah asal rempah-rempah
C. keinginan membuktikan teori copernicus bahwa bumi bulat
D. rasa tertarik kepada buku karya marcopolo berjudul imago mundi yang menceritakan kesuburan asia
E. runtuhnya konstantinopoel ke tangan bangsa turki yang menyebabkan terputusnya hubungan dagang asia-eropa

33.Aceh dapat berkembang menjadi bandar perdagangan yang ramai disebabkan oleh…
a. tidak tersaingi oleh malaka
b. kebanyakan para pedagangnya beragama islam
c. banyak menghasilkan lada dan kemenyan
d. letaknya sangat strategis yaitu dipintu masuk selat malaka
e. mayoritas masyarakat aceh beragama islam
34.Kerajaan demak mencapai puncak kejayan ketika diperintah oleh…
a. raden patah d. sunan prawoto
b. adipati unus e. sultan adiwijaya
c. pangeran trenggono
35.Setelah portugis menguasai malaka para pedagang islam memindahkan kegiatannya ke banten dan aceh dengan alasan….
a. pedagang islam tidak mau berhubungan dengan bangsa kulit putih
b. malaka tidak aman bagi kegiatan perdagangan
c. pedagang islam menghindari monopoli yang ditetapkan portugis
d. di banten dan aceh padagang islam melaksanakan monopoli
e. di aceh bangsa kulit putih takut terhadap pedagang pribumi
36.Jatuhnya malaka ke tangan bangsa portugis tahun 1511 sangat merugikan bagi pedagang islam karena….
a. portugis memonopoli perdagangan atas selat malaka
b. para pedagang islam menghentikan kegiatannya di selat malaka
c. para pedagang islam menjadikan aceh sebagaia bandar penghubung
d. kerajaan-kerajaan islam berusaha mengembalikan status malaka sebagai bandar islam
e. pedagang islam tidak mau menjalin hubungan dengan pedagang portugis
37. Van den bosch yang diangkat menjadi gubernur jendral atas wilayah indonesia oleh pemerintahan belanda, diberi tugas khusus yaitu……
a. memeras rakyat indonesia
b. mengolah kekayaan alam indonesia untuk memenuhi kas negeri belanda yang kosong
c. meningkatkan kesejahteraan rakyat indonesia
d. mempertahankan wilayah indonesia dari serangan inggris
e. melatih rakyat indonesia menjadi tentara
38.Tujuan sultan agung menyerang batavia tahun 1628 dan tahun 1629 adalah…
a. untuk menguasai jalur perdagangan
b. malaksanakan cita-cita atas persatuan tanah jawa
c. mesusatkan jalur perdagangan di batavia
d. mengusir belanda dari batavia
e. mengusir portugis dari Batavia
39.Alasan belanda memecah belah kerajaan mataram adalah…
a. mempermudah pengawisan
b. menghindari terjadinya perang saudara
c. melaksanakan monopoli
d. menghancurkan kejayaan mataram
e. sebagai ganti rugi perang
40. Makin luasnya wilayah VOC berakibat kemunduran VOC itu sendiri, sebab ….
a. makin banyaknya korupsi
b. biaya perang yang terlalu besar
c. bersaing dengan portugis dan voc
d. anggaran untuk pegawai terlalu besar
e. tidak sesuai dengan semangat liberalisme ekonomi

soal essay
1. a. bagaimana perkembangan masyarakat pada masa kerajaan aceh?
b. bagaimana kehidupan masyarakat sebelum masuknya agama hindu buddha dan islam?
2. mengapa bangsa barat melakukan pelayaran ke dunia timur?
3. tuliskan 3 hak voc! dan factor apakah yang mendorong bangsa barat datang ke indonesia?
4. a.mengapa kerajaan demak menyerang portugis di malaka?
b. bagaimana reaksi masyarakat indonesia setelah kedatangan bangsa barat ke indonesia?
5. bagaimana peran pedagang dalam menyebarkan islam?
perkembangan koloni di australia
Sunday, February 20, 2011 7:47 AM

BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang:
Dengan melihat perkembangan yang ada di Australia maka kita dapat mengetahui keadaan Australia tersebut terutama di daerah Australia Selatan dan Queesland. Di Australia Selatan masalah yang timbul misalnya dalam bidang sosial adalah mereka tidak mempunyai seorang pembantu seperti layaknya pembantu dari orang biasa, tetapi yang bekerja kepada mereka adalah seorang narapidana.
Queensland menjadi koloni yang berdiri sendiri pada tahun 1859. Sebelum menjadi koloni Queensland adalah tempat untuk penempatan narapidana. Tetapi kemudian setelah menjadi koloni daerah ini berkembang cukup pesat.
Sama halnya dengan Australia Selatan dan Queensland, Victoria juga merupakan sebuah koloni yang awalnya merupakan sebuah daerah yang dijadikan sebagai sebagai lahan penelitian oleh para ahli dari Inggris. Karena daerah tersebut dianggap layak untuk dijadikan sebagai tempat pemukiman, maka banyak orang kulit putih yang datang dan menjadikan daerah itu sebagai sebuah koloni baru.

B. Rumusan Masalah:
Dari latar belakang di atas, maka dapat disusun beberapa permasalahan yang akan dibahas dalam makalah ini, yaitu sebagai berikut:
1. Bagaimana latar belakang terbentuknya koloni Australia Selatan, Queensland dan Victoria?
2. bagaimana perkembangan koloni Australia Selatan, Queensland dan Victoria?
3. Apa dampak yang timbul dari terbentuknya koloni Australia Selatan, Queensland dan Victoria?

BAB II
PEMBAHASAN


1. Latar Belakang Pembentukan Koloni Queensland, Australia Selatan dan Victoria:
A. Koloni Queensland:
Pada tahun 1823 John Oxley di tugaskan oleh gubernur New South Wales melakukan penyelidikan kearah utara. Oxley berhasil menemukan daerah di Moreton Bay, di mulut sungai Brisbane. Selanjutnya pada tahun 1824 di daerah ini di buka pemukiman, lalu di sebut distrik Moreton Bay. Koloni dibuat dengan maksud untuk menempatkan narapidana terpisah dari penduduk bebas (free settlers) dan free settlers tidak diperkenankan memasuki daerah itu. Narapidana memang cocok di tempatkan di daerah ini karena di sana narapidana sulit melarikan diri. Hal ini disebabkan karena sekitar daerah ini hanya ada hutan dan semak belukar yang tebal sehingga apabila melarikan diri maka mereka harus memilih hidup kelaparan atau hidup dengan penduduk asli.
Narapidana ini dipekerjakan untuk mempersiapkan tanah yang akan diolah oleh free settlers kemudian. Tetapi rencana ini tidak berhasil karena ketika perasaan anti “convict system” tumbuh di Australia. Sehingga tempat yang khusus untuk narapidana ini di tinggalkan dan terbuka untuk umum.
Pada tahun 1827 seorang ahli botani dan penjelajah yang bernama Allan Cunningham membuka distrik di Daring Downs sebelah barat Brisbane di seberang Great Deviding Range. Daerah ini sangat cocok sekali untuk pengembangan perternakan biri-biri, sehingga peternak biri-biri berusaha mendapatkan ijin dan pinjaman tanah dari pemerintah New South Wales. Kemudian daerah ini semakain meluas ke utara dan ke barat.
Sedangkan distrik Moreton Bay berkembang sangat lambat. Sampai tahun 1846 dalam wilayah sejauh 60 mill dari Brisbane penduduknya hanya terdapat 1.600 orang. Sehingga untuk mempercepat perkembangan daerah ini Dr. Lang seorang pendeta dari Sydney berusaha membawa 600 orang imigran dari Scotlandia ke daerah itu. Pada tahun 1851 jumlah penduduk di sana mencapai 9.000 orang. Dalam perkembangannya para peternak, petani dan penduduk kota di distrik utara mulai memikirkan pemerintahan sendiri lepas dari New South Wales. Mereka ingin membentuk daerah yang ditata sendiri sesuai dengan aspirasi dan kepentingan mereka sendiri .
Pemisahan distrik ini juga menyangkut garis batas. Karena semua pemerintah di Sydney menghendaki agar garis pemisah mengikuti garis lintang selatan 26º, kota-kotanya sekarang bernama Brisbane, Gympie, Roma, dan Charleville, termasuk New South Wales. Sedangkan penduduk di distrik utara tidak menyetujui batas ini. Mereka menghendaki agar garis batas sejauh 30º LS. Pada akhirnya pemerintah Inggris menetapkan garis batas mengikuti garis lintang selatan 29º dan bagian timur garis batas tersebut mengikuti aliran sungai dan lekukan pegunungan hingga ke pantai.
Berdasarkan Australian Colonies Government Act (1850) distrik Moreton Bay menyebut dirinya Queensland dan sejak tahun 1859 berhak mengatur pemerintahannya sendiri yang sesuai dengan aspirasi dan kepentingannya.
Gubernur pertama Queensland adalah Sir George Bowen tiba di Barisbane pada tahun 1859. Ketika ia datang, ia hanya menemukan 7,5 d (tujuh setengah pence) dalam kas, kemudian ia berusaha meminjam uang dari bank sampai pajak dan uang hasil penjualan dan penyewaan tanah masuk ke kas pemerintah.
Di Queensland hubungan dengan penduduk asli dengan masyarakat kulit putih dibumbuhi kepahitan dan keganasan. Sejak tahun 1870-an sering terjadi pembunuhan terhadap tentara, Surveyor, penjelajah (explorer) dan penduduk biasa oleh penduduk asli. Permusuhan ini di mulai oleh rasa curiga dan kekhawatiran dari kedua belah pihak. Para pendatang yang tinggalnya terpencar takut kalau di serang penduduk asli sehingga mereka mendahului membunuhnya. Sedangkan penduduk asli yang merasa terdesak dari daerah perburuannya melakukan tindakan pembalasan.
Setelah menjadi koloni sendiri Queensland mengalami kemajuan yang tinggi hal ini didukung oleh kondisi dan kekayaan alamnya, misalnya emas, timah, tembaga dan batu-batu mulia. Sedangkan keadaan alamnya baik untuk industri peternakan dan ini menjadikan jumlah sapi, kuda dan biri-biri semakin meningkat. Iklim yang tropis menyebabkan Queensland menghasilkan tanaman seperti kapas, gula dan padi-padian. Pada awalnya kapas dari Queensland sangat dibutuhkan oleh negara-negara industri seperti Inggris Tetapi hal ini tidak bertahan lama karena biaya produksi kapas cukup tinggi yang disebabkan oleh penggunaan tenaga buruh yang relatif mahal, jika dibandingkan dengan tenaga kerja perkebunan kapas di Mesir, India dan Amerika Serikat sehingga mengakibatkan produksi kapas kalah bersaing.
Selain biaya produksi yang cukup tinggi, juga menyangkut masalah gula, karena pengusaha perkebunan tebu sukar mendapatkan tenaga kerja murah, sehingga mereka menggunakan tenaga kerja Kanakas. Pengambilan tenaga kerja dari Kanakas mengakibatkan permasalahan di dalam pemerintahan Queensland, karena secara tidak langsung terjadi perbudakan terselebung. Hal ini dapat dilihat dari penculikan-penculikan terhadap tenaga kerja dari Kanakas, yang kemudian dijual kepada pemilik-pemilik perkebunan tebu. Secara teori mereka di pekerjakan untuk waktu tertentu dengan di beri gaji. Tetapi dalam kenyataannya mereka dipekerjakan selama masih mampu dan gajinya hanya barang-barang kecil seperti tembakau, manik-manik, pakaian kerja, dan pipa .
Pemerintah kemudian berusaha mengatasi bahkan menghentikan pengangkutan Kanakas kenegaranya. Hal ini ditentang oleh pemilik perkebunan dan mereka mengancam akan menghentikan penanaman tebu. Apabila ini terjadi maka pemerintah akan kehilangan sumber dananya. Menurut pemerintah menghentikan sumber traffic berarti kerugian materiil, tetapi kalau mengijinkan maka akan melanggar etika moral. Kemudian pemerintah mendesak agar orang yang dibekerjakan minimal < 6 pertahun, disediakan perumahan, dan diperlakukan secara layak.
Hal lain yang berkaitan dengan perkembangan Queensland adalah masalah Irian. Pada tahun 1883 kepala pemerintahan Queensland Sir Thomas Macllwraith mulai angkat bicara mengenai masalah Irian. Ia memutuskan untuk bertindak apabila Inggris tetap tidak bersedia untuk mendudukinya. Ia menyatakan bahwa Jerman sudah merencanakan menduduki Irian Timur. Walaupun Inggris tidak bertindak, Sir Thomas Macllwraith mengutus seorang hakim dan menancapkan bendera Inggris dan menyatakan Irian Timur sebagai milik Inggris (April 1883). Hal ini didukung oleh seluruh koloni di Australia. Maka sejak itu sampai tahun 1901 Irian Timur yang menjadi milik Inggris dipegang oleh Queensland dan anggaran belanjanya ditangung oleh seluruh koloni di Australia .

B. Koloni Australia Selatan:
Australia Barat biasa disebut dengan koloni suatu kongsi, sedangkan Australia Selatan dapat disebut koloni suatu teori, karena pembentukkannya didasarkan pada suatu teori yang dikemukakan oleh Wakelfield. Ia adalah seorang narapidana di Newgate London.
Adapun faktor – faktor pendorong serta penghambat pembentukan koloni di Australia Selatan adalah :
1. Faktor pendorong pembentukan koloni di Australia Selatan
a) Perlunya tanah untuk berladang biri-biri
b) Adanya kepadatan penduduk di Inggris
c) Gaji yang rendah, lapangan kerja jarang dan makanan yang mahal
d) Adanya tanah yang subur di dekat muara sungai Murray.
2. Faktor penghambat dalam pembentukan koloni di Australia Selatan
a) Pemerinath Inggris menolak pembentukan koloni di Autralia Selatan dengan alasan akan memakan biaya mahal, hal ini dilakukannya Inggris mengingat pengalamannya di Australia Barat.
b) Daerah kangaroo kurang cocok untuk dijadikan pemukiman pada waktu itu
c) Tanpa ada perkebunan yang berjalan maka para pekerja tidak akan mendapatkan pekerjaan
d) Ketika George Grey tiba, ia menerima koloni itu dalam keadaan bangkrut
Australia Selatan sangatlah mempunyai arti tersendiri bagi Pemerintahan Inggris, sebab di Australia Selatan mempunyai potensi – potensi yang bisa dikembangkan untuk kemajuan dalam meningkatkan perekonomian di Australia Selatan. Dari Pemerintahan Inggris sendiri juga mempunyai sumbangan bagi Australia Selatan.
Edward Gibson Wakefield, menulis sebuah buku kecil yang berjudul, A Letter from Sydney. Dalam garis besarnya teori Wakefield itu dapat dikemukan dalam dua butir, yaitu:
 Tanah di koloni baru itu hendaknya dijual dengan harga yang cukup mahal (istilah yang digunakan adalah sufficient price), sehingga orang imigran pekerja tidak mudah membelinya. Uang hasil penjualan tanah tersebut hendaknya digunakan untuk mengongkosi migrasi penduduk ke koloni baru tersebut dalam rangka menjamin tersedianya tenaga kerja di koloni itu.
 Tanah hendaknya dijual dalam partai besar (istilahnya: thirty-hectare section), dan dibayar tunai lewat suatu lelang .
Satu lagi ide Wakefield yang perlu dicatat karena mempunyai pengaruh besar dalam rangka pembentukan dan pembinaan koloni baru. Ia mengatakan bahwa koloni harus sesegera mungkin diberikan status pemerintahan sendiri. tindakan itu menurutnya, akan mengikat negeri induk dengan koloni-koloninya bersama-sama lebih erat.
Selanjutnya suatu perhimpunan Australia Selatan dibentuk dan melakukan pendekatan terhadap pemerintah. Dalam tahun 1834, parlemen mengeluarkan suatu undang-undang yang mempotong 300.000 mil persegi wilayah New South Wales untuk mendirikan koloni Australia Selatan. Para pengikut Wakefield membentuk kongsi Australia Selatan dan mengumpulkan uang dan dengan penuh harapan mereka berangkat dari Inggris pada 1836. rombongan partama tiba di Pulau Kangaroo. Tetapi ternyata pulau ini tidak cocok untuk dijadikan pemukiman pada waktu itu. Oleh karena itu, Kolonel Light melakukan penelitian dan akhirnya memilih lokasi dimana sekarang berdiri kota Adelaide .

C. Koloni Victoria:
Dalam tahun 1803, Letnan Kolonel David Collins ditugaskan memimpin sekelompok narapidana dan militer untuk memebentuk pemukiman baru di Sorento, di Teluk Port Phillip. Namun beberapa bulan kemudian Collins meninggalkan pemukiman baru itudengan alasan daerah ini tidak memenuhi syarat sebagai tempat pemukiman.
Ketika Mayor Mitchell, dalam perjalanan eksplorasinya memasuki Teluk Portland dalam tuhun 1836, ia terkejut mengetahui bahwa disana sudah ada orang kulit putih yang tinggal menetap. Mereka adalah Henty bersaudara, yang telah menetap di sana sejak tahun 1834. mereka adalah anak-anak Thomas Henty, seorang petani yang berasal dari Sussex, Inggris. Tertarik oleh propaganda pembentukan koloni Australia Barat, Thomas Henty berserta seluruh anggota keluarganya berimigrasi ke Swan River. Setelah gagal mendapatkan tanah yang cocok untuk diolah dan didiami di Australia Barat, Thomas Henty pindah ke Tasmania.
Mendengar laporan Edward itu, Thomas Henty pergi melihat keadaan Teluk Portland, ia menyetujui serta mendukung pilihan Edward tersebut. Thomas Henty berangkat pada bulan November 1834, bersetra keluarganya, ternak, alat-alat, tanaman-tanaman serta para pekerja terikat ke Teluk Portland untuk memulai pemukiman baru. Thomas Henty dan keluarganya inilah yang merupakan penetap kulit putih pertama di daerah yang sekarang bernama Victoria .

2. Perkembangan koloni-konoli (Queensland, australia selatan, dan victoria) di Australia
A. Queensland
Pada awalnya Queensland merupakan bagian dari New South Wales, pemukiman Queensland dimulai sejak tahun 1824, dan setelah 35 tahun koloni ini mampu untuk berdiri sendiri (1859)
Pada tahun 1823 Jhon Oxley ditugaskan oleh gubernur New South Wales untuk melakukan penyelidikan ke arah utara, dan ia berhasil menemukan sebuah daerah baru yakni Moreton Bay di hilir sungai Brisbane. Setahun kemudian (1824) Jhon Oxley membuka daerah ini untuk dijadikan pemukiman yang baru yang disebut distrik Moreton Bay.
Ide membuka koloni ini adalah untuk memisahkan narapidana dengan penduduk bebas (free settlers) dan free settlers tidak diperkenankan untuk memasuki wilayah ini, daerah ini sangat cocok karena narapidana sangat sulit untuk merikan diri karena satu-satunya tempat untuk melarikan diri ialah hutan dan semak belukar. Selain itu mereka harus memilih kelaparan atau hidup bersama penduduk asli, para narapidana mempersiapkan tanah yang nantinya akan diolah oleh free settler atau penduduk bebas akan tetapi rencana ini tidak berhasil karena berkembangnya perasaan anti “Convit Sytem”
Perkembangan distrik Moreton Bay ini sangat lambat hingga tahun 1846 hanya dihuni oleh 1.600 jiwa dan untuk mepercepat perkembanganya Dokter Lang seorang pendeta dari Sydney membawa 600 orang imigran dari Scotlandia. Walaupun imigran ini kecewa tapi mereka tetap berusaha hingga pada tahun 1851 jumlah penduduk bertambah menjadi 9000 jiwa.
Dalam perkembangan selanjutnya para peternak, petani, dan penduduk kota di distrik utara ini. Mereka mulai memikirkan pemerintahan sendiri lepas dari New South Wales mereka tidak puas karena hanya memiliki satu wakil saja di dalam parlemen New South Wales. Sedangkan pemerintahan yang berada di Sydney terlalu jauh dan tidak mengetahui masalah yang dihadapi oleh mereka
Dalam rangka memisahkan diri dari New South Wales ialah batas wilayah, semua pemerintah di Sydney menghendaki agar garis pemisah itu mengikuti garis 26 derajat Lintang Selatan yang bararti kota-kota Brisbane, Gympie, Roma, masih termasuk wilayah New South Wales dan hal ini tidak disetujui oleh distrik utara yang menghendaki garis batas sejauh 30 derajat Lintang Selatan. Akhirnya pemerintah Inggris menetapkan garis batas mengikuti garis 29 derajat lintang selatan , di bagian timur garis batas mengikuti aliran sungai dan ekukan gunung hingga laut pembagian ini terjadi tahun 1859.
Berdasarkan Autralia Colonies Government Act (1850) distrik Moreton Bay yang menyebut dirinya Queensland sejak tahun 1859 berhak untuk mengatur pemerintahan sendiri yang sesuai dengan aspirasi dan kepentinganya. Gubernur pertama Queensland adalah Sir George Bowen.
Sejak berdirinya koloni ini secara mandiri Queensland mengalami kemajuan yang pesat, kemajuan ini didukung oleh sumber daya alam yang tersedia seperti emas, timah, tembaga, dan batu-batu mulia selain bahan tambang Queensland juga dianugerahi oleh keadaan alam yang sangat mendukung untuk industri peternakan dan perkebunan

B. Autralia selatan
Diawali oleh buah pemikiran Edward Gibbon Wakefikeld dalam bukunya yang berjudul a letter from sydney yang diterbitkan pada tahun 1829. di dalam bukunya terdapat pokok pikiran yang akhirnya mempengaruhi koloni-koloni di Australia
Di dalam tulisannya dikeluhkan bahwa di New SouthWales seorang majikan tidak dpat hidup layaknya seorang majikan di Inggris, hal ini dikarenakan narapida saja yang diperkajan sebagai seorang pembantu dan Wakefield menawarkan jalan keluar untuk mengatasi masalah tersebut.
Secara garis besar teori Wakefield dapat dikemukaan menjadi dua butir yakni :
1. Tanah di koloni baru hendaknya dijual dengan harga yang cukup mahal sehingga seorang imigran pekerja tidak mudah mudah membeli sebuah bidang tanah.
Uang hasil pembelian tanah tersebut digunakan untuk biaya migrasi penduduk ke koloni tersebut dalam rangka untuk menjaga ketersedian tenaga kerja di koloni tersebut.
2. Tanah hendaknya di jual dalam partai besar dan pemabyarannya tunai lewat suatu lelang
Selain itu satu ide Wakefield yang paut dicatat adalah bahwa semua koloni harus sesegera mungkin diberikan status pemerintahan sendiri
Karena keadaan Ingris yang pada saat itu serba sulit orang-orang berpikir alangkah baiknya kalau ada kesempatan keluar dari Inggris untuk kehidupan yang lebih baik, dan pada saat yang bersamaan datanglah kabar tentang perjalanan Sturt ke daerah sungai Murray dan mengungkapakan adanya tanah yang baik di sekitar sunga Murray. Para pengikut Wakefield yang tertarik dengan berita ini menghadap pemerintah agar diperkenankan berangkat dan membuka pemukiman di daerah tersebut tetapi permintaan ini ditolak oleh pemerintah dengan alasan biaya yang dibutuhan tidak sedikit dan trauma dengan pengalaman di australi barat.
Selanjutnya perhimpunan Australia selatan dibentuk dan melakukan pendekatan-pendekatan terhadap pemerintah dan pada tahun 1834 parlemen mengeluarkan undang-undang yang memotong wilayah new south wales seluas 300.000 mil dengan tujuan untuk mendirikan koloni australia selatan, namun biaya tersebut tidak bersedia ditanggung oleh pemerintah dan biaya tersebut diusahakan oleh suatu dewan komisaris yang juga bertugas mengawasi penjualan tanah. Pemerintah Inggris tetap menghendaki agar koloni yang baru tersebut dibawahi oleh seorang gubernur jendral tetapi disini terjadi dualisme pemerintahan yakni seorang guburnur jendral dan dewan pengawasan yang secara teoritis diwakili oleh penduduk koloni tersebut
Dualisme kepemimpinan tersebut akhirnya menimbulkan masalah dan akhirnya oleh pemerintah memanggil pulang kedua pejabat tersebut dan mengangkat seorang gubernur jendral yang baru yakni colonel Gawler. Colonel Gawler akhirnya menghapuskan dualisme kekuasaan tersebut.
Ketika Gawler tiba keadaan koloni sangat buruk dan menyimpang dari teori Wakefield, megikuti teori Wakefield dewan komisaris di London berusaha untuk mencegah pembukaan perkebunan berskala besar dan berusaha menghindari kekurangan tenaga kerja dengan cara mengirimkan pekerja dan mempertahankan harga tanah bahkan menaikan harga tanah dari 12 shcilling menjadi satu poundsterling per acre.
Oleh karena harga tanah yang tinggi akhirnya terjadi penyimpang-penyimpangan sebab tanah-tanah yang merka beli dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi. Dalam keadaan yang kurang menguntungkan Gawler tetap berusaha, ia mengatur para pekerja untuk melakukan pekerjaan umum, membangun jalan, jembatan, dan dermaga dan arena Gawler tidak memiliki cukup uang untuk membayar para pekerja ia mengeluarkan janji tertulis yang berfungsi untuk menggantikan uang kertas (sering disebut IOU atau bill) akan tetapi ketika bill tersebut disampaikan kepada dewan, dewan menolak membayar dan pemerintah Inggris pun mengambil langkah yang sama.
Komisi majelis rendah melakukan penelitian terhadap pemerintahan semasa Gawler, komisi ini mengakui bahwa kondisi koloni pada saat Gawler tiba yang memaksa Gawler mengambil tindakan tersebut. Komisi ini mempersalahkan undang-undang yang mengatur pembentukan koloni tersebut dam juga memandang bahwa dewan komisaris tidak memiliki pandangan ke depan yang jelas tentang perlunya dualisme pengelolaan Asutralia Selatan. Kegagalan Gawner ini mengakhiri pengawasan dewan komisaris dan suatu undang-undang yang baru yang nerisi pembentukan suatu pemerintahan yang lebih baik undang-undang ini dikeluarkan pada tahun 1842 yang menempatkan Australia Selatan sama dengan koloni yang lain, suatu koloni yang dalam ketatanegaraan inggris biasa disebut Crorn Colony
Ketika George Grey tiba ia menerima koloni ini sudah dalam keadaan bangkrut, Grey berusaha memperbaiki keadaan koloni itu dengan tindakan yang tergolong berani misalnya mengurangi gaji pegawai dalam rangka penghematan, akan tetapi usaha yang dilakuan Grey sia-sia apabila pemerintah Inggris tidak bersedia untuk membayar semua bill pada masa pemerintahan Gawler. Atas bujukan dan janji Grey akhirnya pemerintah Inggris bersedia untuk membayar semua bill senilai 200.000 poundsterling
Setelah masalah bill terselesaikan timbulah kepercayaan dan melaksanakan anjuran-anjuran gubernur sehingga pertania mulai berkembang demikian pula dengan peternakan yang berada di sepanjang sungai Murray
Dalam usaha untuk memajukan daerah koloninya Grey tertolong karena penemuan tambang tembaga di Kapunda pada tahun 1842, kemudian ditemukan lagi tambang tembaga di Burra-Burra. Dan tambang di Burra-Burra ini sangat menguntungkan karena ketersedian sumber daya tambang yang sangat banyak sehingga perusahaan yang membayar 10.000 poundsterling berhasil maraup untung sebanyak 400.000 poundsterling dalam jangka waktu enam tahun saja.
Ketika pemerintah Inggris mengeluarkan Australian Colonies Geverment Act Australi Selatan juga turut mempersiapkan diri untuk menyusun pemerintahan sendiri. Usaha ini dimulai sejak tahun 1853, namun baru dapat berlaku secara efektif sejak tahun 1856

C. Victoria
Pada tahun 1802 kapal Lady Nelson dibawah pimpinan letnan Murray memasuki teluk Port Philip dan sejak kedatangan letnan Murray inilah wilayah ini disebut distrik Port Philip yang sebelumnya wilayah ini termasuk wilayah New South Wales. Pada tahun 1803 letnan colonel Collins ditugaskan untuk membuka daerah pemukiman baru di Sorento di teluk Port Philip.
Namun pemukiman ini hanya didiami beberapa bulan oleh colonel Collins karena tidak memenuhi syarat untuk didiami dan mereka pindah ke daerah Tazmania. Dan daerah ini tidak digubris oleh pemerintahan New South Wales selama 30 tahun.
Pada tahun 1836 mayor Mitchell dalam eksplorasinya memasuki teluk Portlantd dan ia terkejut karena daerah yang diperkiran belum terjamah ternyata sudah didiami oleh orang kulit putih yang telah mendiami daerah ini sejak tahun 1834. Mereka adalah Henty bersaudara , anak-anak Thomas Henty seorang petani yang berasal dari Sussex, Inggris, ia tertarik pindah ke Autralia karena tertarik oleh propaganda pembentukan koloni di Australia barat. Tujuan utamanya adalah untuk membangun masa depan ketujuh anaknya di atas tanah miliknya sendiri
Sebelum Henty berusaha dan menetap di teluk Portland dua orang yang berasal dari Leunceston, J.T Gellibrand dan John Batman yang telah mendengar cerita tentang Henty bersaudara mengajukan permohonan kepada gubernur Darling untuk memberi Grant sebuah bidang tanah di Westernport. Mereka bertujuan untuk membuka peternakan dan permintaan ini ditolak oleh gubernur Darling dengan alasan tidak akan mengijinkan usaha perorangan untuk membuka pemukiman di tempat usaha resmi pemerintah mengalami kegagalan.
Tahun 1834 batman bergabung dengan teman-temannya membentuk sebuah kongsi lalu mengirim sebuah ekspedisi untuk menyelidiki daerah Port Phillip. Dalam ekspedisi ini mereka berhasil memperoleh 600.000 acre lahan yang dibeli dari kepala-kepala suku penduduk asli
Selain kelompok Batman masih ada kelompok lain yang berambisi untuk membuka pemukiman baru di Portland, kelompok ini dipimpin oleh John Pascoe Fawnker. Fawnker membeli sebuah kapal yang diberi nama Enterprice kemudian melakukan penyelidikan di Portland. Batman melihat kolompok ini merupakan saingan mereka dan memperingatkan mereka karena telah melanggar atas tanah yang dimiliki oleh Batman namun persaingan ini tidak menjadi hal serius, kelompok Fawnker akhirnya menetap disuatu tempat yang sekarang dikenal dengan nama Melboume. Kelompok Batman dan Fawnker dianggap sebagai “squatters“ atau penghuni liar kerena pendudukan daerah Port Philip atas kemauan kolonis sendiri tanpa persetujuan dari gubernur New South Wales
Pada tahun 1835 gubernur bersama Legeslatif Council New South Wales mengeluarkan undang-undang yang menyarankan bahwa pendudukan tanah atas tanah pemerintah dengan cara bertempat tinggal dan mendirikan rumah tanpa ijin resmi dianggap melanggar peraturan tetapi peraturan ini tidak berlaku secara efektif karena para penghuni Port Phillip berada jauh dari jangkauan. Dan migrasi ke Port Phillip tidak dapat dibendung
Pemukiman di daerah Port Phillip berkembang dengan pesat, hal ini terlihat dari perkembangan industri peternakan biri-biri, akan tetapi penduduk Port Philip tidak memiliki suara di dalam pemerintahan New South Wales yang berpusat di Sydney. Penduduk Port Phillip menganggap Sydney hanya memberi kewajiban dan aturan-aturan pemilik tanah.
Penduduk Port Phillip akhirnya meminta kepada pemerintah Inggris untuk memisahkan diri dari New South Wales dan untuk menjawab tuntutan ini pemerintah inggris akhirnya merubah jumlah Legeslatif Council New South Wales menjadi 36 orang dimana lima orang anggota dipilih oleh penduduk Port Phillip sendiri dan satu orang anggota dipilih oleh rakyat di Melbourne
Rakyat Port Phillip tetap tidak puas dengan perubahan ini karena jarak Sydney dengan Port Phillip jauh dari tempat tinggal mereka selain itu kendala yang lain adalah tidak tersedianya sarana komunikasi yang dapat menghubungkan Sydney dengan Port Phillip, wakil-wakil mereka yang berada di Sydney tidak mengetahui keadaan yang sebenarnya dan kehendak dari penduduk Port Phillip.
Akhirnya berdasarkan Australi Colonies Government Act distrik Port Phillip dipisahakn dari New South Wales dan berganti nama menjadi Victoria yang berdiri sendiri menjadi mandiri pada tanggal 1 Juli 1851. Victoria semakin berkembang setelah ditemukannya emas di Bendigo dan Ballarat dan akhirnya terjalin deman emas atau gold rush yang akhirnya menjadi dasar perkembangan industri di kemudian hari.

3. Dampak dari terbentuknya koloni Queensland, Australia Selatan, dan Victoria
a. Queensland
Sejak memisahkan diri dan membentuk koloni sendiri, Queensland mengalami kemajuan dalam bidang ekonomi, hal ini terjadi karena didukung oleh kekayaan alam yang melimpah. Peternakan juga mengalami kemajuan.
Selain itu terdapat penyelewengan karena dalam perkembanganya queensland membutuhkan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk menyokong perkebunan tebu yang biasa disebut kanakas. Kanakas sendiri adalah penduduk asli dari pulau – pulau Pasifik yang diculik untuk dijual pada pemilik perkebunan tebu untuk dijadikan pekerja.

b. Australia Selatan
Terjadinya penyimpanngan antara teori Wakefield dengan keadaan koloni yang sebenarnya. Pada masa gubernur yang pertama yaitu kapten Hindmarsh terjadi dualisme kepemimpinan yang menimbulkan banyak persoalan.
Adapun penyimpangan yang lain adalah praktek makelar tanah dimana tanah yang mereka beli tidak diolah menjadi lahan perkebunan tetapi mereka jual kembali untuk memperoleh keuntungan.

c. Victoria
Masalah utama yang dihadapi Victoria pada permulaan koloni adalah penghuni liar atau Squatters, para penghuni liar ini masuk ke teluk Portland dengan cara illegal karena tidak mendapat persetujuan dari pemerintah Inggris.

BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa sebenarnya yang melatar belakangi terbentuknya koloni Australia Selatan, Queensland dan Victoria adalah untuk membentuk sebuah koloni baru yang dijadikan sebagai tempat “pembuangan” narapidana. Selain itu karena tanah di ketiga koloni itu dianggap cocok untuk pemukiman, maka banyak dari orang yang juga pindah dan menetap di koloni-koloni tersebut.
Seiring dengan perkembangan, ketiga koloni itu dapat dikatan berjalan mulus, banyak kendala yang terjadi pada awal terbentuknya menjadi sebuah koloni. Misalnya di koloni Queensland, menghadapi permasalahan yang timbul karena penduduk bebas yang tidak diijinkan memasuki wilayah tersebut.
Koloni-koloni yang baru terbentuk itu tentu saja menimbulkan dampak, karena memang koloni ini banyak menghadapi masalah. Dampak yang ditimbulkan dengan terbentuknya koloni Australia selatan, Queensland maupun Victoria, seperti yang terjadi di Australia Selatan adalah terjadinya dualisme kepemimpinan. Sedangkan di Queensland dampaknya adalah penculikan terhadap oaring Kanakas yang dijadikan pekerjaan pada perkebunan tebu.

1. Latar Belakang Munculnya Nasionalisme di Amerika Serikat
Nasionalisme di Amerika Serikat mempunyai beberapa pengertian seperti istilah liberalisme dan demokrasi. Nasionalisme Amerika bersifat equivokal artinya dipengaruhi oleh waktu dan tempat sehingga masing-masing periode mempunyai istilah yang berbeda. Nasionalisme Amerika muncul karena tertanam mental yang kuat dari bangsa Amerika yang merupakan warisan leluhur mereka yaitu Self Goverment, hak untuk menentukan nasib sendiri.
Pada tahap selanjutnya manifestasi nasionalisme Amerika diwujudkan dalam perang kemerdekaan melawan Inggris(1775) yang berakhir dengan Amerika yang ditandai dengan keluarnya Declaration of Independent pada tanggal 4 Juli 1776. Perang kemerdekaan terjadi karena adanya reaksi dari koloni terhadap negara induk yang mengeluarkan macam-macam pajak seperti Quatering act, Stamp act. Dengan demikian nasionalisme Amerika bersifat Kemerdekaan, kebebasan, persamaan, keagungan, dan kebahagian.

2. Arti dan Perkembangan Demokrasi di Amerika Serikat.
Demokrasi berasal dari kata Demos artinya rakyat dan kratos berarti kekuasaan, jadi demokrasi dapat diartikan sebagai Pemerintahan dimana kekuasaan tertinggi berada ditangan di rakyat dan dijalankan langsung oleh wakil-wakil yang dipilih rakyat melalui sistem pemilihan bebas.
Perkembangan demokrasi di Amerika Serikat telah ada sejak kedatangan koloni-koloni Inggris di Amerika, semua itu menginginkan adanya kebebasan mengatur pemrintahan sendiri dan semakin berkembangan setelah Amerika merdeka pada tahun 1776 dengan dikeluarkan konstitusi Amerika Serikat dimana didalamnya terdapat ketentuan pemilu(memilih Senat dan House of Representatif) dan memilih presiden secara langsung.

3. Sistem Perekonomian di Amerika Serikat
Amerika Serikat ketika masih berupa koloni-koloni, sumber kesejahteraan berasal dari hasil tangkapan dan perdagangan pakaian dari bulu binatang. Namun sering dengan berjalannya waktu, koloni-koloni ini berkembang menjadi negara-negara bagian, maka berkembang pula perekonomian mereka sehingga mulai muncul industri-industri baru. Dengan cepatnya pembangunan ekonomi setelah perang sipil meletakkan dasar – dasar bagi ekonomi modern Amerika. Pada akhir abad 20 dikarenakan adanya pengakuan awal terhadap pentingnya kepemilikkan kaum intelektual yang nantinya menjadi penting dalam negosiasi dagang.
Model pelaksana dari sistim ekonomi campuran adalah perusahaan di Amerika yang terbagi menjadi 2 yaitu perusahaan kecil dan perusahaan besar yang berkorporasi. Perusahaan kecil masih terbagi menjadi 3 yaitu pemilik tunggal, kemitraan usaha dan waralaba dan toko jaringan. Dengan demikian perekonomian di Amerika semakin kokoh dan tampak semakin mengglobal perekonomian Amerika, terbukti dengan adanya NAFTA yang merupaka kespakatan perdagangan bebas Amerika utara semakin memperkuat perekonomian Amerika Serikat terus bertumbuh dengan pesat dan membawa perubahan besar dengan menjadi negara yang kaya di Dunia. Dampak yang ditimbulkan dari perekonomian liberal adalah munculnya depresi ekonomi bagi rakyat Amerika sehingga menimbulkan bertambahnya pengangguran dan meningkatnya kemiskinan masyarakat Amerika.

4. Perjuangan Hak Wanita di Amerika Serikat
Wanita pada masa kolonisasi dianggap dan ditempatkan pada warga kelas 2 dan derajatnya lebih rendah dari kaum laki-laki. Pria secara rasional dan kuat dianggap superior dan wanita mahkluk yang lemah, emotional dan tidak rasional.
Kebebasan yang merupakan tujuan utama migrasi orang eropa ke benua Ameriak ternyata berlaku bagi kaum laki-laki kulit putih dan para wanita tetap saja mendapat pendiskriminasian di segala bidang, pada masa itu wanita hanya sebagai pekerja atau mengurus rumah tangga. Pendidikan yang diberikan bertujuan untuk mempersiapkan wanita agar menjadi ibu dan istri yang baik. Untuk mencapai semua itu diperlukan perjuangan yang cukup berat dalam waktu yang lama, namun untuk mencapai semua terdapat hambatan-hambatan terutama dari kaum laki-laki dikarenakan laki-laki tidak rela kedudukan dan superiorritas tersaingi oleh wanita. Meskipun banyak hambatan wanita tidak pantang menyerah sehingga pada akhirnya wanita Amerika mendapatkan apa yang diperjuangkan.

5. Arti dan Tujuan Politik Luar Negeri di Amerika Serikat
Politik Luar Negeri adalah kumpulan kebijaksanaan suatu negara untuk mengatur hubungan luar negerinya, politik luar negeri ini merupakan bagian dari dari kebijakan nasional dan semata-mata dimaksudkan untuk mengabdi kepada tujuan yang telah ditetapkan khususnya tujuan untuk sesuatu kurun yang sedang dihadapi.
Haluan dasar politik luar negeri yang diletakkan oleh para pendiri Amerika kemudian berkembang pesat sehingga muncul Doktrin Monroe pada tahun 1823. Doktrin Monroe berbunyi “Amerika for the America” maka dengan dikeluarkan Doktrin Monroe maka AS mengisolasi negaranya. Isi dari Doktrin Monroe adalah:
1. Politik isolasi : dunia diluar Amerika jangan mencampuri persoalan dalam negeri AS dan sebaliknya AS jangan mencampuri urusan negara lain.
2. Pelopor Pan-Amerikaisme: Seluruh negara-negara yang ada di Amerika harus merupakan satu keluarga bangsa Amerika di bawah pimpinan USA.
Untuk menghadapi pengaruh komunis dari Uni Soviet Amerika melakukan 2 hal yaitu: pertama mengirim bantuan ekonomi dan militer ke Yunani dan Turki, agar Uni Soviet tidak menguasai ladang minyak di timur tengah. Selain itu AS mengembangkan “Marshal Plan”. Kedua adalah Globalisasi dan ketergantungan antar negara kondisi ini membuat Presiden harus melakukan kerjasama dan perundingan dalam merumuskan Politik Luar Negeri. Ketiga adalah meningkatnya kompleksitas dan kerumitan pengambilan keputusan di gedung putih.

6. Pelaksanaan dan akibat Politik luar Negeri di Amerika
Dalam pelaksanaan politik luar Negeri Amerika hanya terbatas dua tujuan antara lain:
o Menghindari persekutuan yang menjerat negara-negara di Eropa
o Memelihara hegemoni politik di bumi belahan barat
Sehingga perkembangan Politik isolasionalis sepanjang abad 19 dan awal abad ke 20 dimana politik isolasi ini menjadi pondasi dasar dari politik luar negeri, dalam perkembangan politik luar negeri AS terdapat bentuk pelaksanaan dari politik luar negeri:
1. Politik Isolasi
Selama menganut politik isolasi ini pemerintahan AS mengalami peningkatan di bidang Ekonomi karena banyak warga menjadi buruh pabrik senjata dengan upah atau gaji yang tinggi. Dalam hal ini membawa nama baik bagi Wilson dikarenakan dengan kebijakannya membuat taraf hidup warga AS menjadi meningkat.
2. Politik Aliansi
AS melihat perekonomian di eropa mengalami krisis kecuali Uni Soviet yang menjadi momok bagi AS dengan ideologinya Marxis Lennis yang berasaskan sama rasa sama mata tetap kaya dan maju. Hal ini memudahkan menyebarkan ajaran komunis di Eropa yang berakibat krisis moneter setelah PD II. Uni Soviet berusaha menyebarkan ajaran komunis dengan cara memberi perlindungan terhadap negara-negara Eropa dengan syarat mereka harus menganut ajaran Marxis Lennis.

7. Past Dream dan Nation Dream
Amerika merupakan negara super power yang tidak lepas dari sejarah panjang demi mencapai kesuksesan sperti hari ini, Negara AS terdiri atas berbagai suku dan budaya. Penduduk asli Amerika adalah orang Indian yang pada sekitar abad XVII mulai terusik dengan kedatangan para kolonis dari benua Eropa, mereka berasal dari Inggris, Perancis(France), Belanda. Impian awal mereka adalah mencari kebebasan dalam bidang politik, ekonomi, dan agama. Namun kenyataannya mereka tidak semudah itu mendapatkan Impiannya. Ternyata Inggris masih ikut campur dalam masalah mereka yang sudah membentuk koloni.
Pertentangan antara koloni di Amerika dengan pemerintahan Inggris bermula ketika pemerintahan Inggris mengeluarkan Undang-Undang Gula tetes pada tahun 1733, yang memasang bea cukai cukup tinggi terhadap import rum dan gula tetes dari daerah milik Inggris, selain itu diberlakukan Undang-Undang Perangko yang merugikan tiap koloni.

8. Amerika Serikat Bagian Dari Dunia (Politik dan Ekonomi)
Dari beberapa Uraian diatas maka untuk memudahkan kita dala mencari intisari dari makalah ini, sehingga dibagi menjadi beberapa poin intisari makalah ini yaitu:
1. Maksud dari rencana marshal adalah program yang dilaksanakan oleh Amerika Serikat sebagai tindak lanjut dari pidato Presiden Truman. Pidato ini kemudian dikenal dengan Doktrin Truman yang berisikan tentang ajaran Truman dalam memerangi faham komunis yang ditawarkan oleh Uni Soviet. Rencana Marshal sendiri diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Amerika yaitu George Marshall, rencana ini tertuang dalam pidatonya di Universitas Harvard pada bulan Juni 1947 dengan tujuan membantu Eropa dalam pemulihan ekonomi mereka.

2. Faktor yang mndorong dilakukannya Rencana Marshall plan adalah faktor ekonomi yaitu memajukan perdagangan Amerika Serikat dan Eropa Barat selain itu juga menghentikan faham komunis di Eropa. Serta faktor yang pokok yaitu dimana Amerika ingin menguasai perdagangan di Eropa dengan menanam investasi di Eropa Barat.
3. Realisasi dari rencana Marshall yaitu berupa bantuan Finansial untuk 16 negara Eropa barat yang memakan dana sbesar 12 juta dan 13 milyar dolar Amerika.
candi penataran
Tuesday, January 18, 2011 1:54 PM
Pendahuluan

A. Latar Belakang
Kebudayaan meliputi seluruh hasil; karya manusia baik hasil yang berupa benda maupun buah pikiran manusia itu sendiri (sukmono 1973:80) hasil kebudayaan hanyalah berupa benda buatan manusia sedangkan alam pikiran manusia terkandung didalam benda tersebut. Bangunan-bangunan peninggalan sejarah dapat dilihat sampai sekarang hanyalah benda yang terbuat dari batu sedangkan bernda lainnya mudah lapuk karena termakan oleh usia, kalau batu pada bangunan candi bisa diukir dan juga sangat erat kaitannya dengan keagamaan yang masih bersifat suci, bangunan itu sering disebut dengan candi. Candi ini kadang sebagai tempat pemujaan atau tempat untuk memuliakan orang yang sudah meninggal dalam agama hindu sedangkan agama budha sebagai tempat pemujaan dewa bekala.
Sedangkan candi sebagai bangunan mempunyai bagian antara lain kaki candi, tubuh candi, dan atap candi, yang mana kaki candi berbentuk bujur sangkar yang dapat dinaiki oleh anak tangga yang menuju bilik candi, diadalam kaki candi terdapat persegi empat untuk menaruh pripih, tubuh candi terdiridari beberapa bagian bilik yang berisi arca perwujudan. Sedangkan atap candi terdiri atas tiga tingakatan, dari uraian diatas candi melambangkan alam semesta dengan tiga bagian yaitu kaki dimana manusia berbicara, atap merupakan tempat dewa dan tubuh merupakan dua tempat alam yang berbeda yang dimana manusia meninggalkan keduniawian dan menemui tuhan.
Candi ada yang berdiri sendiri dan ada juga yang berdiri secara kelompok dan terdiri atas candi perwara yang lebih kecil seperti ada dalam candi penataran.
B. Rumusan Masalah
Dari uraian diatas maka penulis mengambil beberapa rumusan masalah antara lain:
a) Bagaimana sejarah pembangunan Candi penataran?
b) Sebutkan bagian candi penataran?
c) Bagaimana cerita relief candi penataran?

Tujuan penulisan
• Bagi mahasiswa sejarah: supaya mahasiswa bisa mengetahui perkembangan dan sejarah berdirinya candi khususnya Candi Penataran bserta kerajaan yang mendirikan candi tersebut.

Pembahasan
1. sejarah pembangunan Candi penataran
Candi penataran ini ditemukan oleh Thomas Stamford Raffles, dalam pembanguna candi diduga dibangun secara bertahap sekaligus pada masa pemrintahan seorang raja, dan juga pembangunan ini dimulai sejak adanya kerajaajn kediri,terbukti adanya prasasti yang dibuat oleh raja Syerengga berangka tahun 1119 saka/ 1197 masehi, dan juga raja Jayanegara ikut andil dalam pembangunan candi penataran dan terbukti adanya angfka tahun 1242 saka /1320masehi pada sepasang dwarapala. Pada candi induk terletak dihalaman ketiga ditemui nagka tahu n 1269 saka/ 1347 masehi yaitu menjelang runtuhnya kekuasaan Tribuana TunggalDewi yangkemudian dilanjutkan oleh pemerintahan raja Hyam Wuruk Wikramawardhana, raja berikutnya juga ikut andil dalam pembangunan candi.
Pada mula candi penataran tidak langsung berada diatas permukaan tapiu masih tertutup oleh tanah yang menyerupai gunung kecil, atas jasa Raffles yang berhasil menemukan gunung kecil tersebut dan digali maka candi penataran bisa dilihat sampai sekarang. Banyak orang yang memperhatikan candi tersebut karena peniggalan budaya,walaupun pada saat itu Raffles sedang bertugas mempertahankan Indonesia dari belanda, dikarenakan Indonesia dalam masa penjajahan. Dan pada tahun 1815 ada seorang tokoh budaya yang mengunjungi candi penataran, kemudian hasil kunjungan tersebut dimasukkan dalam History of Java.
Candi penataran ini terletak di desa nglegok, blitar dan berada sekitar 10km di sebelah utara kota blitar dilereng gunung kelud propinsi jawa timur. Didalam candi terdapat candi kecil dan satu candi induk yang dianggap masyarakat merupakan candi yang suci.

2. Bagian-bagian Candi Penataran
Candi penataran merupakan komplek candi yang terbesar dan beberapa kali candi penataran diperluas hal ini berkaitanm dengan angka tahun yang berbeda antara 1246-1454, pada jaman dahulu diduga candi pentaran sebagai kebudayaan negara, candi ini menunjukkan bahwa candi initermegah kedua setelah candi borobudur (menuirut para ahli purbakala). Bangunan ini membujur adri barat ke timur dengan mengarah ke barat yang semula dikelilingi oleh tembok bersisi barat, namun sekarang hanyalah puing-puing.
Luas keseluruhan candi penataran 180 meter X banyaknya komplek candi penataran, dan terbagi menjadi tiga halaman adapun halaman depan, halaman tengah dan halaman belakang yang diyakini sebagai bangunan suci masing-masing halaman dibatasi oleh penyekat dan pintu gerbang.
Untiuk memasuki halamn depan candi harus melewati sepasang dwarapala yang dibangun semasa Raja Jayanegara, dibagian barat laut terdapat semacam teras yang memanjang dari utara sampai selatanyang disebut sebagai pendopo agung (daerah bali disebut balai agung) balai agung ini sebagai tempat upacara selamatan (pesta) disebelah selatan balai agung terdapat pendopo teras yang digunakan sebagai tempat untuk mempersembahkan sejaji bagi paera dewa, selain itu di halaman pertama juga terdapat pendopo teras sebagai tempat para pendeta pemimpin upacara. Di pendopo tersa terdapt angka tahun 1297 saka /1375 masehi. Di halaman kedua juga terdapat dwarapala dengan ukuran yang lebih kecil, halamn tengah ini terdapat sepasang dua candi kecil dengan dua pondasi yang dindingnya polos dan berbentuk persegi panjang di salah satu ssisi candi terdapat ukiran naga yang kemudian disebut candi naga candi naga in berdiri diatas tinggi bidang tanah, bidang tersebut diukir dengan gambar naga yang melingkar disisi candi.
Halaman ketiga terletak di paling timur yang merupakan tempat tersuci dimana terdapat tempat berdirinya candi induk, candik induk ini berukuran 33,80X30,40 meter. Candi induk terdapat tiga tingakatan. Candi yang lain disebut candi angka tahun karena diatas pintu masuk terdapat pahatan angka tahun 1291saka / 1369 masehi dan inilah yang sering disebut masyarakat sebagi candi penataran, disudut candi masih dikenali beberapa arca penghiasnya dengan alas. Tingkat pertama dan kedua sebenarnya soubasment (kaki sekaligus pondasi candi yang melambangkan dunia bawah menurut hinduisme) dan tubuh candi berada pada tingkat ketiaga, di dinding candi terdapat cerita binatang tetapi tubuh candi sudah ada yang di rekontruksi walaupun hanya mengumpulkan batu-batuan. Tubuh candi :tubuh dan puncak candi yang pernah disusun ulang tersebut berada di sebelah utara candi induk, pada candi induk terdapat batu kubah.
Bagian candi yang terpisah adlah du buah kolam, kolam pertama terletak sekitar 200 metr di timur lautcandi penatareankolam tersebut berangka tahun1495 masehi dan pada dindingnya terdapat relief tantri terbagi menjadi dua bilik masing-masing terdapat dua pancuran air yang keluar dari kaki patung siwa mahadewa. Dimungkinkan kolam ini untuk mandi.

3. Cerita relief candi penataran
Yang menarik dari candi penataran adalah batui yang berangka tahun 1375 masehi karena dindingnya penuh dengan relief dulu batar ini beratap dari bahan ijuk sehingga atapnya suadah tidakl ada, sedangkan umpakuntuk tiang masih ada.pada batar itu ada sebuah tangga yang berada dibarat.
Relief-reliefnya:
o Bubuksah didalamnya termasuk jenis kurtur dan bersifat cerita.bubuksah menceritakan dua orang petapa yang bernama bubuksah dan gagang aking (batang kering).Pada sustu cerita ketika dicoba untuk melawan macan putih yang merupakan seorang dewa.
o Sang Satyawan cerita ini juga temasuk jenis tutur, cerita ini mengenai seorang putrid raj yang menikah denga setiawan seorang wydhyadara namun putri tersebut malah menjadi satu dengan sag hyang widhi yang akhirnya sang satyawan menjadi sendiri.
o Relief Ramayana
Relief ini mempunyai langgam wayang teruatma wayang kulit,ceriata Ramayana mulai dengan hanuman dan adega ketika hanuman menyaksikan penolakan rahwana oleh sinta dei alengka kemudian perkelahian hanuman dengan penduduk kraton Rahwana, pembuatan bendungan oleh tentara kera dan akhirnya peperangan antara rahwana dimulai. Relief Ramayana dianggap sebagai langgam yang lebih modern.
 Relief khrishnaya
Relief ini lebih mirip lukisan karena tidak dibubuhi ikal, relief ini bedasarkan pada kekawin/tutur, selain relief ini masih ada yang lebih penting yaitu empat buah patung yang memiliki angka tahun 1269 saka / 1347 masehi, patung raksasa ini mempunyai dua tangan yang memegang gada.
Historiografi Islam (mata kuliah sejarah Historiografi sejarah 1 or 2)
Tuesday, January 18, 2011 1:49 PM
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Agama Islam adalah agama yang universal mengenai nilai dalam kehidupan yang meliputi duniawi dan akhirat. Terlebih Islam adalah agama ilmu dan agama akal yang mendorong umat manusia untuk menuntut ilmu pengetahuan agar dapat membedakanmana yang benar dan mana yang salah, serta menyelami hakekat alam dan menganalisa segala pengalaman dalam perjalanan hidup. Islam disamping menekankan kepada umatnya untuk belajar juga dituntut untuk mengajarkan ilmunya kepada orang lain, jadi dengan kata lain Islam mewajibkan umatnya untuk belajar dan mengajar.
Saat Islam lahir dan bangkit, terdapat empat peradaban yang eksis saat itu, yaitu Byzantium di Eropa Timur dengan agama Cristio-Hellenistic, Persia di lembah Mesopotamia yang menganut Zoroaster (Majusi), India di Asia Tengah dengan Hiduisme-nya dan negeri Tiongkok di Asia Timur dengan filsafat Confusius. Gesekan-gesekan intelektual ini merupakan salah satu pemantik berkembangnya peradaban Islam di kemudian hari.
Dengan Maju pesatnya Islam tidak lepas dari cara perkembangannya yaitu perkawinan, dakwa, pengajian. Dan dalam lintasan waktu, Islam sebagai sebuah entitas religius dalam komunitas insani telah meninggalkan warisan panjang berupa historiografi. Secara umum, terdapat masalah yang dihadapi oleh historiografi masa awal Islam dan hingga kini belum tuntas. Antara legenda-legenda dan tradisi-tradisi populer Arab masa pra-Islam dengan sejarah yang relatif ilmiah dan eksak yang muncul pada abad kedua hijriyah, masih terbentang satu jurang yang belum dapat dijelaskan.
Rumusan Masalah
Dari latar belakang diatas dapat ditarik rumusan masalah yang berkaitan dengan Historiografi Islam yaitu:
1. Bagaimana bentuk-bentuk dasar penulisan sejarah Islam?
2. Bagaimana pengaruh penulisan sejarah Islam?
3. Bagaimana tujuan dan perkembangan historiografi Islam?

PEMBAHASAN
1. Bentuk-bentuk dasar penulisan sejarah Islam
Bentuk dasar berposisi sebagai karakter awal penulisan sejarah dalam tradisi Islam. Bentuk-bentuk ini merupakan kerangka penulisan sejarah yang berisi kisah-kisah, syair-syair dan bait puisi. Pendapat umum para peneliti historiografi tentang beberapa genre awal penulisan sejarah di kalangan Islam dan Arab, adalah meliputi
A. Khabar
Khabar biasa diartikan sebagai ‘laporan’, ‘kejadian’ atau ‘cerita’. Biasanya lebih banyak berisi tentang cerita-cerita peperangan dan kepahlawanan. Karakteristik khabar ditekankan dengan garis sanad yang mendahului tiap-tiap khabar, dan hal itu akan dihilangkan bila menginginkan keringkasan khabar itu atau sekedar menyingkirkan munculnya kecermatan pengetahuan. Khabar Merupakan bentuk historiografi yang paling tua yang langsung berhubungan dengan cerita perang dengan uraian yang baik dan sempurna ditulis dalam beberapa halaman. Sejarawan yang menggunakan bentuk Khabar misalnya Ali ibn Muhammad al-Madaini. Khabar mempunyai ciri khas sebagai berikut: tidak mempunyai hubungan sebab akibat di antara dua atau lebih peristiwa-peristiwa.
Dalam khazanah historiografi, dapat disimpulkan tiga ciri khabar.
• Dalam khabar tidak terdapat hubungan sebab akibat antara dua atau lebih peristiwa. Tiap-tiap khabar sudah melengkapi dirinya sendiri dan tidak membutuhkan referensi pendukung.
• sesuai dengan ciri khasnya yang berakar jauh sebelum Islam, cerita-cerita perang dalam bentuk khabar tetap mempergunakan cerita pendek, memilih situasi dan peristiwa yang disenangi dan kadang menyalahi kejadian yang sebenarnya. Peristiwa selalu disajikan dalam bentuk dialog antar pelaku sehingga memudahkan ahli sejarah dalam melakukan pembacaan dan analisa.
• bentuk khabar cukup bervariasi, sebagai cerita pertempuran yang terus-menerus dan sebagai suatu ekspresi yang artistik, khabar juga disajikan dalam bentuk puisi serta syair-syair. Banyak sedikitnya syair tergantung kemauan dan ekspresi psikologis penulis.
Ada Terdapat pertanyaan yang agak mengganjal tentang kapan karya pertama berbentuk khabar ada dalam penulisan sejarah yang dilakukan oleh orang Islam. Literatur Islam permulaan tidak menyediakan jawaban, sementara sumber-sumber bibliografi dan kutipan penulis kontemporer juga tidak membantu. Dengan demikian terjadi jurang pemisah antara literatur Arab yang asli dengan organisasi penerbit buku-buku Islam.
Bentuk khabar di dalam berbagai ragamnya terdapat pula dalam sejarah Muslim, walaupun mereka membatasi kepada catatan peristiwa-peristiwa saja atau menulis nama-nama tanpa ada penjelasan lanjut. Sebagaimana bentuk-bentuk dasar lainnya, jarang sekali muncul apa yang disebut bentuk murni. Biasanya selalu dikombinasikan dengan unsur-unsur lain dalam penulisan sejarah. Sehingga, sebagai misal, dalam menyajikan biografi Nabi Muhammad sudah dilengkapi dengan nasab (silsilah) dan informasi lain seperti daftar nama sahabat yang berjasa dan dikenang dalam perjuangannya.
Ilmuwan sejarah yang menulis dalam bentuk khabar ini diantaranya adalah: Abu Mihnaf Luth Ibn Yahya (w. 774 M) dan al-Haitsam Ibn ‘Adi (w. 821 M) yang karyanya berupa kumpulan monograf dalam bentuk khabar dan nasab. Juga terdapat nama ‘Ali Ibn Muhammad al-Madaini (w. 831 M) yang salah satu karyanya berjudul Al-Murdifat min Quraisy (Wanita Quraisy yang Poliandri). Selanjutnya, pada tahun-tahun kehidupan penulis itu pula historiografi dalam bentuk khabar sebagai bentuk yang berdiri sendiri dalam sejarah mulai berakhir, bentuk selanjutnya mengarah pada kronologi.
B. Analitik
Analitik berasal dari kata dasar anno (tahun). Historiografi dalam bentuk analitik merupakan bentuk khusus penulisan sejarah dengan menggunakan kronologis, yaitu pencantuman kejadian tiap tahun. Biasanya dimulai dengan kalimat “dalam tahun pertama” atau “ketika masuk tahun kesembilan”. Penyajian dalam bentuk ini sepenuhnya berkembang pada masa al-Thabari (wafat 310 H). Karya sejarah permulaan terbit pada dasawarsa pertama abad ke-10 M dan diteruskan sampai tahun 915 M. Al-Thabari bernama lengkap Abu Ja’far Muhammad ibn Jarir ibn Yazid al-Thabari al-‘Amuli, adalah seorang penulis sejarah yang terkemuka. Namun pada masanya beliau lebih dikenal sebagai ahli fiqih, bahkan Ibn Nadhim menyejajarkannya dengan imam Malik dan Syafi’i. Dalam perjalanan hidupnya, banyak kitab yang telah dikarang, seperti Tarikh al-Umam wa al-Muluk, Adab al-Manasik, Adab al-Nufus dan Tahdzib Atsar. Yang masih diperdebatkan adalah tentang afiliasi politik al-Thabari terhadap Syi’ah Rafidhah.
Namun, sebelum al-Thabari juga telah berkembang penulisan dalam bentuk analitik, misalnya: (1) Sejarah Khalifah Ibn Hayyat yang ditulis sampai tahun 847 M sebagai bentuk analitik yang memulai uraiannya mengenai arti tarikh dan uraian singkat mengenai sirah nabawiyah, (2) Kitab sejarah dari Ya’qub ibn Sufyan (wafat 891 M) yang ditulis berdasar urutan tahun dengan beberapa kutipan. (3) Sejarah dari Ibn Abi Haitsamah (wafat 893 M).
Mu’in Umar menjelaskan, secara teori penulis-penulis muslim lebih dahulu berkenalan dengan penggunaan data sejarah dan sejak diperkenalkan tahun Hijriyah, mereka sampai pada kesimpulan bahwa bentuk analitik merupakan cara yang sangat menyenangkan dalam penyajian sejarah. Karena kepraktisan dan muatan isi penulisan yang lebih padat. Mungkin itu yang dijadikan alasan.
Contoh bentuk analitik ini, di antaranya ditunjukkan oleh Ibn Hajar yang berjudul al-Durar al-Kaminah fi A’yan al-Miati al-Saminah yang menyajikan biografi tokoh-tokoh terkemuka, termasuk guru-gurunya yang disusun menurut hijaiyah yang terdiri dari dua bagian, pertama disajikan menurut riwayah dan kedua dengan cara dirayah, sesuai tahun mereka meninggal.
Penulisan bentuk analitik, awalnya menggunakan klasifikasi tahun, sementara penyebutan bulan sangat sedikit. Terjadi pengecilan scope lintasan waktu, pada abad 14 dan 15 pasca Kristus, pengecilan itu mencapai hitungan bulan dan hari. Sedangkan kristalisasi historiografi seratustahunan (seabad) berlaku sampai akhir abad ke-13 masehi. Untuk pertama kali, perkataan “qarn” (abad) muncul dalam judul yang berhubungan dengan abad itu, misalnya karya Ibn al-Fuwaithi dan Lisanuddin ibn al-Khatib.
C. Catatan dinasti
Tidak ada penulisan sejarah di masa lalu yang dapat lepas dari intervensi penguasa. Hampir seluruh catatan sejarah adalah cerita tentang kekuasaan, kemenangan perang dan kepahlawanan sang pendiri dinasti serta anak cucunya. Bahkan banyak terdapat biografi-biografi khusus yang menulis tentang raja-raja itu. Misalnya karya al-Qudla’i yang berjudul ‘Uyun al-Ma’arif. Maka tidak heran jika muncul adagium bahwa sesungguhnya sejarah adalah milik penguasa. Rakyat kecil maupun bawahan hanya menjadi footnote (catatan kaki) yang kadang malah tidak tertulis sama sekali. Namun, bagaimanapun, biografi dinasti dan penguasanya merupakan sebuah bentuk dasar historiografi Islam. Perkataan “daulah” yang berarti peredaran dan pergiliran sebetulnya menjadi dasar kultural linguistik bagi penulisan model historiografi dinasti ini. Teori penggantian penguasa seperti pada masa al-Kindi, mengisyaratkan hal itu. Selain juga terdapat pengaruh yang besar dari budaya intelektual Persia dan Syiah.
Model penulisannya adalah menurut pergantian kekuasaan khalifah secara berurutan. Misalnya seperti Sinan ibn Tsabit yang terlebih dahulu menguraikan khalifah al-Mu’tadlid yang semasa dengannya baru kemudian menguraikan khalifah sebelumnya. Contoh biografi raja yang komprehensif adalah karya al-Haitsan ibn ‘Adi dan al-Madaini yang berjudul Biografi Mu’awiyah dan Bani Umayyah pada pertengahan abad kedua hijriyah (lk. 767 M) .
Susunan dinasti dalam sejarah Islam sama halnya dengan penyajian sejarah pra Islam yang ditulis oleh penulis-penulis muslim dalam bentuk bangsa-bangsa dan dinasti-dinasti. Uraian mengenai sejarah pra Islam pada umumnya mendapat kesulitan, karena orang Islam tidak pernah menemukan sistem penentuan waktu untuk periode pra Islam, seperti waktu Sebelum Masehi (SM) yang biasa dipergunakan oleh penulis-penulis Barat. Untuk penulisan sejarah dinasti pra Islam, penulis Arab mendapat kontribusi berarti dari khazanah Yunani, Byzantium dan Persia. Terdapat juga sedikit tambahan dari India dan Cina, namun penerjemahan itu kurang begitu lancar sebab jiwa nasionalisme yang kuat dari sejarawan kala itu macam al-Dinawari dan Miskawayh.
D. Thabaqat
Thabaqat berarti lapisan. Transisi masyarakat dari satu lapisan atau kelas dalam penggantian kronologis generasi mudah dilakukan. Sebagaimana qarn yang mendahului arti thabaqat, yang dalam penggunaannya berarti generasi. Ahli-ahli leksikografi mencoba menetapkan ukuran panjang yang pasti dari thabaqat. Sebagian mereka menentukan suatu lapisan generasi itu 20 tahun sedang lainnya 40 tahun. Ada juga yang berpendapat thabaqat itu 10 tahun. Menurut penulis, thabaqat lebih mirip klasifikasi penulisan sejarah berdasarkan pada “batasan waktu” hidupnya. Dalam sepuluh tahun pertama, misalnya, terdapat tokoh-tokoh dengan kesamaan orientasi dan budaya intelektual. Maka jadilah klasifikasi sedemikian rupa yang selanjutnya ini menjadi metode tersendiri.
Dalam tradisi Islam sendiri, thabaqat merupakan sesuatu yang amat lazim. Terutama jika merujuk pada sejarah Muhammad; dalam lingkaran dan lintasan waktu perkembangan agama Islam, terdapat lapisan shahabat, tab’in, tabi’ al-tabi’in dan seterusnya. Hal ini berhubungan dengan kritik isnad dalam ‘ulum al-hadits. Pada mulanya, sebagai contoh dalam karya ibn Sa’ad, penyusunan thabaqat dipergunakan sebagai biografi para penguasa yang penting dalam pemindahan hadits. Dalam sejarah lokal, semacam karya Washal Sejarah Wasith di dalamnya hanya dibatasi para perawi hadits. Kemudian dapat dipergunakan untuk kelas-kelas kelompok pribadi terutama yang tergolong ulama. Selanjutnya juga digunakan untuk klasifikasi kejadian-kejadian sebagaimana yang terdapat dalam kitab al-Dzahabi yang berjudul Tarikh al-Islam wa Thabaqati Masyahir al-‘Alam.
Yang penting dalam karya thabaqat ini ialah untuk memperoleh suatu gambaran yang nyata tentang apa yang sebenarnya harus dicari dan diteliti. Dalam karya Abu Ishaq yang berjudul Thabaqat al-Fuqaha’ seseorang menginginkan sebanyak mungkin informasi, sehingga memungkinkan mereka untuk mendapatkan biografi tokoh dalam suatu wilayah dan lokasi.
Cara alfabetis penyusunan biografi ini banyak memberikan kemudahan bagi generasi selanjutnya. Dalam kitab al-Dibaj yang disusun oleh Ibn Farhun (abad 14 M), ulama-ulama Malikiyah diuraikan sesuai nama mereka, dan ini dibagi lagi ke dalam thabaqat kemudian thabaqat disusun menurut geografis.
E. Nasab.
Nasab adalah catatan silsilah keluarga. Bagi orang Arab, menjaga jalur keturunan, terutama bagi yang mempunyai nenek moyang tokoh terhormat menyebabkan mereka harus menuliskannya. Keuntungan posisi dan status sosial ekonomi kadang membuat orang menyalahgunakan nasab ini. Nasab, kemudian menjadi bentuk dasar bagi historiografi Islam.
Selama abad kedelapan dan sembilan masehi, para ahli filsafat sejarah kuno, pada saat yang bersamaan juga merupakan ahli dalam bidang garis keturunan. Karya-karya mereka merupakan bentuk khabar yang berisi kumpulan berbagai kelompok kabilah (suku). Salah satu monograf yang berkenaan dengan garis keturunan yang mula-mula sekali adalah Kitab Hadzfu min Nasab Quraisy mengenai keluarga kecil suku Quraisy tanpa nabi Muhammad yang disusun oleh Mu’arrij ibn ‘Amr al-Sadusi. Selain itu terdapat nama al-Zubair ibn Abu Bakkar (w. 870 M) yang menulis kitab berjudul Nasab Quraisy, walaupun kitab ini lebih banyak membahas budi pekerti orang Quraisy daripada pohon keluarganya. Sebuah kitab dari al-Baladzuri berupa biografi tokoh berjudul Kitab al-Ansab didominasi biografi khalifah. Bentuknya adalah khabar dan historiografi dinasti.
Bentuk penulisan nasab ini ada dua. Penulis bermadzhab Syi’ah, Tajuddin ibn Muhammad dalam pengantarnya untuk kitab Ghayat al-Ikhtishar fi Akhbari al-Buyutati al-‘Alawiyah, memasukkan dua macam penyajian untuk informasi garis keturunan, yaitu bentuk pohon dan bentuk datar/lajur (mabsuth).
Sebenarnya, orang-orang Arab sejak masa lalu telah terbiasa membuat jalur keturunannya sendiri, dan ini merupakan cabang ilmu pengetahuan yang khusus dan seringkali dihubungkan dengan syair. Kebanggaan keluarga, sangat tergantung pada apa yang telah dilakukan nenek moyangnya dalam peristiwa ayyam al-A’rab (perang antara kabilah Arab) maupun peristiwa lain dan itu disusun dalam bentuk syair.
Seorang sejarawan muslim India, Nizar Ahmed Faruqi dalam disertasinya berjudul Early Muslim Historiography (1979) menyatakan bahwa nasab merupakan satu-satunya sumber bagi penyusunan historiografi Islam, dengan mengambil dasar dari al-Quran surat al-Hujurât [49] ayat 13.

2. Pengaruh Penulisan sejarah Islam
Dalam penulisan sejarah Islam ada beberapa pengaruh dari luar seperti
• Pengaruh dari Luar Arab
Gesekan budaya antara Islam yang baru lahir dan berkembang dengan bangsa oukimene (berperadaban) yang lain menyebabkan historiografi Islam sedikit banyak mengambil corak dari filsafat dan budaya intelektual yang diterjemahkan maupun dikutip oleh penulis-penulis sejarah muslim. Pada masa kekhalifahan al-Makmun, ketika penerjemahan naskah Yunani dengan materi filsafat dan sejarah digalakkan melalui institusi Dar al-Hikmah itu, perkembangan penulisan sejarah juga makin marak.
• Pengaruh Yunani
Dalam bentuk analitik, historiografi Yunani memberikan pengaruh besar. Kronik Yunani pada periode itu ketika Islam datang menyajikan bentuk historiografi analitik secara jelas melalui penulis muslim kontemporer. Ketika itu Ioannes Malalas, menggunakan struktur analitik sehubungan kekuasaan kaisar-kaisar. Terdapat juga data-data tentang sarjana-sarjana, filosof dan pemimpin gereja walaupun pada saat yang sama mereka juga politikus.
Yang menarik justru pernyataan Muin Umar, bahwa tidak pernah ada naskah klasik historiografi Yunani yang pernah sampai ke dunia Arab. Alasan yang dikemukakan adalah kecurigaan dari para ulama terhadap literatur sejarah lebih dari literatur pengetahuan lainnya. Selain juga kurikulum Yunani-Persia sangat jarang dimasukkan dalam pendidikan tinggi Islam.
Model Yunani ini, masuk dalam lingkar intelektual Islam melalui Syiria, dimana mayoritas beragama Kristen yang sering melakukan kontak dengan masyarakat luar seperti Yunani dan Byzantium. Dari segi jumlah, kurang tepat bila disebutkan bahwa historiografi analitik Islam pada mulanya berasal dari model Syiria dan Yunani. Hal ini lebih karena masuknya orang-orang Kristen ke dalam Islam. Terdapat sebuah naskah sejarah Yunani, Akhbar al-Yunaniyiin, yang bentuk, isi dan penulisannya tidak begitu jelas. Menurut riwayat diterjemahkan ke dalam bahasa Arab oleh Habib ibn Bahrez dari Mosul Irak, yang hidup di masa al-Makmun dan penerjemahannya dilakukan oleh Hamzah al-Isfahani dan Qadli Waqi’ (wafat 918 M).
• Pengaruh Byzantium
Dalam konteks persentuhan dengan Byzantium, lebih banyak berasal dari penganut agama Kristen yang berbangsa Arab sehingga interaksi dengan kaum muslimin cukup sering dan terjadi transfer pengetahuan terhadap mereka. Peradaban Byzantium yang Kristen itu cukup memperhatikan penulisan sejarah, dan mereka cukup respek jika literatur historiografi menempati posisi yang besar dalam literatur Byzantium. Perlu disebutkan bahwa Bibliotheca of Photius abad sepuluh masehi, sebagian besar mencurahkan uraiannya mengenai sejarah dari segala sisi.
Persentuhan dengan Byzantium melalui Syiria ini mencatatkan Kronik Edessa pada abad keenam masehi yang merupakan karya analitik. Juga oleh Jacob van Edessa pada abd ke-7 M yang mahir menuliskan tentang peristiwa alam, bencana, gempa, kekeringan, hama dan sebagainya. Walaupun dia mengalami kesulitan kronologis karena adanya perbedaan almanak dalam naskah klasik terakhir.
Informasi bagi orang Islam sekitar orang Romawi dan raja-raja Kristen kembali kepada sumber-sumber Yunani Kristen atau Syiria, demikian pula mengenai Perjanjian Lama dan Baru, juga berita tentang raja-raja Babylonia dan Asyiria juga kembali pada sumber-sumber Kristen.
• Pengaruh Persia
Sebenarnya, bukti yang tersedia tentang bentuk historiografi Persia abad tujuh masehi sangat kurang. Ketiadaan ini menyebabkan kesulitan penentuan penggunaan bentuk analitik dalam historiografinya. Banyak yang menganggap, pendapat yang menekankan pengaruh Persia pada keaslian histoiografi analitik Islam telah gugur. Namun kita masih dapat melacak adanya pengaruh yang tidak kecil dalam konsepsional penulisan sejarah Islam.
Dalam contoh ini adalah penulisan sejarah Raja-raja. Shiddiqie memberikan argumentasi dengan data masuknya tradisi intelektual Persia dalam khazanah Islam. Bahkan buku Persia berjudul Khuday-nama—yang merupakan kisah raja-raja, dan dianggap menjadi buku patokan penulisan biografi Arab—telah masuk dalam historiografi Arab satu abad sebelum Ibn Mukhaffa (w. 139 H). Pengaruh Persia ini cukup negatif. Banyak kisah dalam Khuday-nama yang memuat mitos pribadi dan spekulasi pendeta, juga legenda-legenda Avestik dan roman Iskandar bahkan cerita-cerita tradisi asli Sasanian sering disepuh dengan epik dan retorika.
3. Tujuan dan Perkembangan Historiografi Islam
Tujuan historiografi Islam adalah untuk menunjukan perkembangan konsep sejarah baik di dalam pemikiran maupun di dalam pendekatan ilmiah yang dilakukannya disertai dengan uraian mengenai pertumbuhan, perkembangan, dan kemunduran bentuk-bentuk ekspresi yang dipergunakan dalam penyajian bahan-bahan sejarah Islam.
Dalam Perkembangan peradaban Islam merupakan pencerminan besar dalam sejarah. Beberapa hal yang mendorong perkembangan pesat bagi penulisan sejarah Islam antara lain adanya konsep Islam sebagai agama yang mengandung sejarah, dan adanya kesadaran sejarah yang dipupuk oleh nabi Muhammad. Perkembangan sejarah Islam terjadi dalam 2 tahap yaitu awalnya informasi disampaikan secara lisan.
KESIMPULAN

I. Dalam bentuk penulisan historiografi Islam ada lima bentuk antara lain:
A .Khabar
Khabar biasa diartikan sebagai ‘laporan’, ‘kejadian’ atau ‘cerita’. Biasanya lebih banyak berisi tentang cerita-cerita peperangan dan kepahlawanan. Karakteristik khabar ditekankan dengan garis sanad yang mendahului tiap-tiap khabar, dan hal itu akan dihilangkan bila menginginkan keringkasan khabar itu atau sekedar menyingkirkan munculnya kecermatan pengetahuan
Dalam khazanah historiografi, dapat disimpulkan tiga ciri khabar:
• Dalam khabar tidak terdapat hubungan sebab akibat antara dua atau lebih peristiwa.
• sesuai dengan ciri khasnya yang berakar jauh sebelum Islam, cerita-cerita perang dalam bentuk khabar tetap mempergunakan cerita pendek, memilih situasi dan peristiwa yang disenangi dan kadang menyalahi kejadian yang sebenarnya.
• bentuk khabar cukup bervariasi, sebagai cerita pertempuran yang terus-menerus dan sebagai suatu ekspresi yang artistik, khabar juga disajikan dalam bentuk puisi serta syair-syair.
b. Analitik
Analitik berasal dari kata dasar anno (tahun). Historiografi dalam bentuk analitik merupakan bentuk khusus penulisan sejarah dengan menggunakan kronologis, yaitu pencantuman kejadian tiap tahun.
c. Catatan dinasti
Tidak ada penulisan sejarah di masa lalu yang dapat lepas dari intervensi penguasa. Hampir seluruh catatan sejarah adalah cerita tentang kekuasaan, kemenangan perang dan kepahlawanan sang pendiri dinasti serta anak cucunya. Bahkan banyak terdapat biografi-biografi khusus yang menulis tentang raja-raja itu. Misalnya karya al-Qudla’i yang berjudul ‘Uyun al-Ma’arif. Maka tidak heran jika muncul adagium bahwa sesungguhnya sejarah adalah milik penguasa.
d. Thabaqat
Thabaqat berarti lapisan. Transisi masyarakat dari satu lapisan atau kelas dalam penggantian kronologis generasi mudah dilakukan. Sebagaimana qarn yang mendahului arti thabaqat, yang dalam penggunaannya berarti generasi.
e. Nasab.
Nasab adalah catatan silsilah keluarga. Bagi orang Arab, menjaga jalur keturunan, terutama bagi yang mempunyai nenek moyang tokoh terhormat menyebabkan mereka harus menuliskannya. Keuntungan posisi dan status sosial ekonomi kadang membuat orang menyalahgunakan nasab ini. Nasab, kemudian menjadi bentuk dasar bagi historiografi Islam.
II. Pengaruh penulisan sejarah Islam
• Pengaruh dari Luar Arab
Gesekan budaya antara Islam yang baru lahir dan berkembang dengan bangsa oukimene (berperadaban) yang lain menyebabkan historiografi Islam sedikit banyak mengambil corak dari filsafat dan budaya intelektual yang diterjemahkan maupun dikutip oleh penulis-penulis sejarah muslim
• Pengaruh Yunani
Dalam bentuk analitik, historiografi Yunani memberikan pengaruh besar. Kronik Yunani pada periode itu ketika Islam datang menyajikan bentuk historiografi analitik secara jelas melalui penulis muslim kontemporer.
• Pengaruh Byzantium
Dalam konteks persentuhan dengan Byzantium, lebih banyak berasal dari penganut agama Kristen yang berbangsa Arab sehingga interaksi dengan kaum muslimin cukup sering dan terjadi transfer pengetahuan terhadap mereka.
• Pengaruh Persia
Sebenarnya, bukti yang tersedia tentang bentuk historiografi Persia abad tujuh masehi sangat kurang. Ketiadaan ini menyebabkan kesulitan penentuan penggunaan bentuk analitik dalam historiografinya.


Jawaban Pertayaan

1. (Rika) Bagaimanakah penyajian biografi melalui analitik?
Penyajiannya dilakukan dengan cara kronologis yaitu secara berurutan berdasarkan urutan waktu, misalnya: kejadian-kejadian tiap tahun dicantumkan, biografi melalui analitik biasannya dimulai dari kelahiran tokoh yang akan dituliskan, prestasai yang dapat dicapai tokoh tersebut dan sampai kematian tokoh dituliskan dalam biografi.
(Sumber: H.A. Mukmin Umar, Historiografi Islam, Jakarta, CV. Rajawali, 1988. hlm.33)

2. (Ika) Pengaruh dari luar manakah yang paling kuat yang mempengarui bentuk-bentuk dasar dari historiografi Islam ?
Yunani, karena kebudayaan Arab merupakan pengembangan dari kebudayaan Yunani, yaitu ketika orang-orang Yunani yang memeluk agama Katholik dan dilarang oleh pemerintah Yunani karena dianggap akan merubah kehidupan religius bangsa Yunani yang menyembah banyak Dewa, maka mereka melarikan diri ke Syria, disinilah terjadi kontak kebudayaan dengan orang Arab.
Bukti.
Pada masa kekalifahan Abbasiah orang Arab mampu merebut kota Konstantinopel yang sudah diinginkan orang Arab sejak ke khalifahan Usman bin Khatab. Kota ini sulit direbut karena mempunyai pertahanan laut yang unik berupa pemasangan rantai besi di pintu masuk jalur laut menju kota Konstantinopel sehingga kapal musuh tidak dapat mendekat. Namun armada laut Arab mempuyai srategi dalam berperang yaitu mengangkat kapal melewati tanah dengan melapisi tanah terlebih dahulu dengan belahan kayu agar kapal tidak tersangkut kedalam tanah dan akhirnya mereka sampai ke kota Konstantinopel dan memperoleh kemenangan. Dengan cara inilah pengaruh dari Yunani berupa strategi berperang dan angkatan laut yang kuat dimanfaatkn orang Arab untuk membentuk kekuasaan.

3. (Merry dan Tanti) Jelaskan persamaan dari bentuk-bentuk dasar dari historiografi Islam?
• Kesemuanya menceritakan cerita-cerita kepahlawanan dari orang-orang Arab yang berperang untuk mengislamkan suku-suku yang ditakhukannya.
• Kebayakan bentuk dasar dari historiografi Islam dituliskan dalam lembaran-lembaran kertas, kulit binatang dan daun lontar kemudian dikumpulkan untuk dijadikan sebuah buku oleh para penulis sejarah Islam.
• Kebayakan bentuk dasar dari historiografi Islam dituliskan dalam bentuk syair-ayair karena mengingat keadaan geografis di Arab yang terdiri dari padang pasir yang mempuyai suhu udara yang panas, membuat orang Arab ingin melepaskan kelelahannya dengan bersyair.
Bentuk-bentuk dasar dari historiografi Islam yang banyak diterapkan dalam sejarah yaitu analitik, karena:
• Memudahkan sistematika penulisan sejarah.
• Merupakan rangkuman dari suatu peristiwa menurut seorang sejarawan.
• Memudahkan pembaca dalam memahami suatu peristiwa sejarah.
• Merupakan penghubung dari fakta-fakta sejarah.

4. (Shinta) Bentuk-bentuk dari historiografi Islam yang ada di Indonesia?
Yaitu: hikayat, babad(babad tanah jawi) dan diwarnai oleh nuansa Islam. Shalawat Nabi atau puji-pujian, dan syair. Shalawat badar yaitu perjuangan nabi Muhamad

5. (Muriyani) Jelaskan tujuan dari khabar?
• Tujuan asal dan yang lazim adalah untuk memberitahu kepada mukhatab sesuatu yang belum ia ketahui.
• Tujuan lainnya adalah ta’tsir nafsi(memberikan kesan kejiwaan)yang meliputi: izhah(nasihat), sikhriyah(olok-olok), istihtsaats(membangkitkan semangat)dan madh(pujian).

6. (Susi) Jelaskan perbedaan pengaruh historiografi Islam yang datang dari luar Arab?
• Yunani, pengaruhnya masuk dalam historiografi Islam dari Lebanon dimana pada saat itu mayoritas penduduknya beragama Katholik yang berasal dari Yunani dan melakukan kontak kebudayaan dengan orang Arab.
• Persia, pengaruhnya berupa hukum yang berasal dari Persia dimana orang yang melakukan pembunuhan akan dipengal kepalanya oleh seorang Algojo (eksekutor) atas perintah penguasa. Hal ini bertujuan agar masyarakat bisa hidup dengan damai dan meminimalisir tindak kejahatan.

7. (Hesti) Jelaskan ciri-ciri dari historiografi Islam ?
• Istana sentris: Penulisannya berdasarkan kejayaan kekhalifahan Islam, seperti pada masa Ummayah yang telah mampu meluaskan kekuasaan islam kearah Barat meliputi Afrika Utara dan Spayol bagian Selatan.
• Rajasentris: Penulisannya berdasarkan kejayaan kekhalifahan Islam, seperti pada masa Abu Bakar sebagai sahabat dan pengganti nabi Muhamad yang meneruskan pemerintahan Islam di Arab.
• Geneologi: Penulisannya berdasarkan silsilah kehidupan khalifah seperti pada masa pemerintahan Ali yang merupakan petera dari Abu Thalib dan sekaligus sebagai menantu nabi Muhamad yang memperistri siti Aisyah, sehingga dapat melanjutkan keturunan nabi Muhamad.
• Sinandi: Dalam pengislaman keberbagai wilayah dilakukan dengan cara peperangan karena pada saat itu sulit dilakukan dalam keadaan damai, sedangkan dalam historiografi Islam mereka dikisahkan sebagai penyelamat bagi orang-orang yang memuja banyak Dewa karena mereka tidak fokus dalam melakukan pemujaan.
• Religiomagis: Penulisannya berdasarkan kehidupan orang Arab yang telah memeluk agama Islam sebagai agama negara sehingga merupakan kewajiban bagi pemeluknya untuk menyebarluaskan ke berbagai penjuru dunia.
• Etnosentris: Penulisaanya berdasarkan kesukuan yang mengistimewakn suku Arab sebagai suku yang kuat yang telah mampu memanfaatkan kekosongan kekuasaan yang terjadi di Timur Tengah karena pada saat itu kerajaan Romawi sedang menagalammi kemunduran. Dan suku Arab mampu menguasai kekuasaan Romawi dengan mengembangkan kebudayaan Romawi itu sendiri.
Sumbangan historiografi Islam bagi sejarah nasional Indonesia.
Adanya historiografi Islam di Indonesia (seperti kerajaan Demak dam Mataram Islam) yang mendapat pengaruh dari pedagang-pedagang Arab yang ingin mencari rempah-rempah di nusantara, sehingga terjadi kontak budaya. Orang Arab yang berdagang ke nusantara menceritakan kehidupan keagamaan yang ada di Arab berupa agama Islam, ternyata masyarakat di nusantara sudah memilki keagamaan berupa agama Hindhu-Budha. Sedangkan pada abad ke 13 kerajaan yang bercorak Hindhu-Budha sedang mengalami kelemahan kekuasaan dan pengaruh Islam dapat masuk ke nusantara. Para pedagang inipun disertai para pemuaka agama untuk mendampingi kegiatan spiritual para pedagang, sesampainya ditujuan pemuka agama selanjutnya menyebarkan agama Islam sebagai pertanggung jawabnya menjadi seorang muslim.

8. (Alpian) Mengapa historiografi Islam mendapat pengaruh dari luar Arab?
Karena pada dasarnya wilayah di Arab ini tidak subur yang mengakibatkan kehidupan masyarakatnya hanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan air sulit didapatkan di sini sehingga terjadi pertikaian antar suku-suku di Arab, dan mereka tidak sempat untuk mengebangkan kebudayaannya. Baru setelah mereka mendapat pengaruh dari luar Arab mereka dapat mengembangkannya yang berdampak lahirnya kekuasaan Arab sehingga mampu menguasai wilayah yang subur untuk kelangsungan suku Arab.
Historiografi Islam yang asli.
Berupa tulisan Arab yang menterjemahkan buku-buku asing kedalam bahasa Arab untuk memudahkan orang Arab dalam mempelajarinya, penterjemahan buku asing ini dapat berkembang dengan cepat karena khalifah akan memberika hadiah emas dengan berat yang sama atas buku yang telah diterjemahkan.

PENDAHULUAN

Latar Belakang
Agama Islam adalah agama yang universal mengenai nilai dalam kehidupan yang meliputi duniawi dan akhirat. Terlebih Islam adalah agama ilmu dan agama akal yang mendorong umat manusia untuk menuntut ilmu pengetahuan agar dapat membedakanmana yang benar dan mana yang salah, serta menyelami hakekat alam dan menganalisa segala pengalaman dalam perjalanan hidup. Islam disamping menekankan kepada umatnya untuk belajar juga dituntut untuk mengajarkan ilmunya kepada orang lain, jadi dengan kata lain Islam mewajibkan umatnya untuk belajar dan mengajar.
Saat Islam lahir dan bangkit, terdapat empat peradaban yang eksis saat itu, yaitu Byzantium di Eropa Timur dengan agama Cristio-Hellenistic, Persia di lembah Mesopotamia yang menganut Zoroaster (Majusi), India di Asia Tengah dengan Hiduisme-nya dan negeri Tiongkok di Asia Timur dengan filsafat Confusius. Gesekan-gesekan intelektual ini merupakan salah satu pemantik berkembangnya peradaban Islam di kemudian hari.
Dengan Maju pesatnya Islam tidak lepas dari cara perkembangannya yaitu perkawinan, dakwa, pengajian. Dan dalam lintasan waktu, Islam sebagai sebuah entitas religius dalam komunitas insani telah meninggalkan warisan panjang berupa historiografi. Secara umum, terdapat masalah yang dihadapi oleh historiografi masa awal Islam dan hingga kini belum tuntas. Antara legenda-legenda dan tradisi-tradisi populer Arab masa pra-Islam dengan sejarah yang relatif ilmiah dan eksak yang muncul pada abad kedua hijriyah, masih terbentang satu jurang yang belum dapat dijelaskan.
Rumusan Masalah
Dari latar belakang diatas dapat ditarik rumusan masalah yang berkaitan dengan Historiografi Islam yaitu:
1. Bagaimana bentuk-bentuk dasar penulisan sejarah Islam?
2. Bagaimana pengaruh penulisan sejarah Islam?
3. Bagaimana tujuan dan perkembangan historiografi Islam?


PEMBAHASAN

1. Bentuk-bentuk dasar penulisan sejarah Islam
Bentuk dasar berposisi sebagai karakter awal penulisan sejarah dalam tradisi Islam. Bentuk-bentuk ini merupakan kerangka penulisan sejarah yang berisi kisah-kisah, syair-syair dan bait puisi. Pendapat umum para peneliti historiografi tentang beberapa genre awal penulisan sejarah di kalangan Islam dan Arab, adalah meliputi
A. Khabar
Khabar biasa diartikan sebagai ‘laporan’, ‘kejadian’ atau ‘cerita’. Biasanya lebih banyak berisi tentang cerita-cerita peperangan dan kepahlawanan. Karakteristik khabar ditekankan dengan garis sanad yang mendahului tiap-tiap khabar, dan hal itu akan dihilangkan bila menginginkan keringkasan khabar itu atau sekedar menyingkirkan munculnya kecermatan pengetahuan. Khabar Merupakan bentuk historiografi yang paling tua yang langsung berhubungan dengan cerita perang dengan uraian yang baik dan sempurna ditulis dalam beberapa halaman. Sejarawan yang menggunakan bentuk Khabar misalnya Ali ibn Muhammad al-Madaini. Khabar mempunyai ciri khas sebagai berikut: tidak mempunyai hubungan sebab akibat di antara dua atau lebih peristiwa-peristiwa.
Dalam khazanah historiografi, dapat disimpulkan tiga ciri khabar.
• Dalam khabar tidak terdapat hubungan sebab akibat antara dua atau lebih peristiwa. Tiap-tiap khabar sudah melengkapi dirinya sendiri dan tidak membutuhkan referensi pendukung.
• sesuai dengan ciri khasnya yang berakar jauh sebelum Islam, cerita-cerita perang dalam bentuk khabar tetap mempergunakan cerita pendek, memilih situasi dan peristiwa yang disenangi dan kadang menyalahi kejadian yang sebenarnya. Peristiwa selalu disajikan dalam bentuk dialog antar pelaku sehingga memudahkan ahli sejarah dalam melakukan pembacaan dan analisa.
• bentuk khabar cukup bervariasi, sebagai cerita pertempuran yang terus-menerus dan sebagai suatu ekspresi yang artistik, khabar juga disajikan dalam bentuk puisi serta syair-syair. Banyak sedikitnya syair tergantung kemauan dan ekspresi psikologis penulis.
Ada Terdapat pertanyaan yang agak mengganjal tentang kapan karya pertama berbentuk khabar ada dalam penulisan sejarah yang dilakukan oleh orang Islam. Literatur Islam permulaan tidak menyediakan jawaban, sementara sumber-sumber bibliografi dan kutipan penulis kontemporer juga tidak membantu. Dengan demikian terjadi jurang pemisah antara literatur Arab yang asli dengan organisasi penerbit buku-buku Islam.
Bentuk khabar di dalam berbagai ragamnya terdapat pula dalam sejarah Muslim, walaupun mereka membatasi kepada catatan peristiwa-peristiwa saja atau menulis nama-nama tanpa ada penjelasan lanjut. Sebagaimana bentuk-bentuk dasar lainnya, jarang sekali muncul apa yang disebut bentuk murni. Biasanya selalu dikombinasikan dengan unsur-unsur lain dalam penulisan sejarah. Sehingga, sebagai misal, dalam menyajikan biografi Nabi Muhammad sudah dilengkapi dengan nasab (silsilah) dan informasi lain seperti daftar nama sahabat yang berjasa dan dikenang dalam perjuangannya.
Ilmuwan sejarah yang menulis dalam bentuk khabar ini diantaranya adalah: Abu Mihnaf Luth Ibn Yahya (w. 774 M) dan al-Haitsam Ibn ‘Adi (w. 821 M) yang karyanya berupa kumpulan monograf dalam bentuk khabar dan nasab. Juga terdapat nama ‘Ali Ibn Muhammad al-Madaini (w. 831 M) yang salah satu karyanya berjudul Al-Murdifat min Quraisy (Wanita Quraisy yang Poliandri). Selanjutnya, pada tahun-tahun kehidupan penulis itu pula historiografi dalam bentuk khabar sebagai bentuk yang berdiri sendiri dalam sejarah mulai berakhir, bentuk selanjutnya mengarah pada kronologi.
B. Analitik
Analitik berasal dari kata dasar anno (tahun). Historiografi dalam bentuk analitik merupakan bentuk khusus penulisan sejarah dengan menggunakan kronologis, yaitu pencantuman kejadian tiap tahun. Biasanya dimulai dengan kalimat “dalam tahun pertama” atau “ketika masuk tahun kesembilan”. Penyajian dalam bentuk ini sepenuhnya berkembang pada masa al-Thabari (wafat 310 H). Karya sejarah permulaan terbit pada dasawarsa pertama abad ke-10 M dan diteruskan sampai tahun 915 M. Al-Thabari bernama lengkap Abu Ja’far Muhammad ibn Jarir ibn Yazid al-Thabari al-‘Amuli, adalah seorang penulis sejarah yang terkemuka. Namun pada masanya beliau lebih dikenal sebagai ahli fiqih, bahkan Ibn Nadhim menyejajarkannya dengan imam Malik dan Syafi’i. Dalam perjalanan hidupnya, banyak kitab yang telah dikarang, seperti Tarikh al-Umam wa al-Muluk, Adab al-Manasik, Adab al-Nufus dan Tahdzib Atsar. Yang masih diperdebatkan adalah tentang afiliasi politik al-Thabari terhadap Syi’ah Rafidhah.
Namun, sebelum al-Thabari juga telah berkembang penulisan dalam bentuk analitik, misalnya: (1) Sejarah Khalifah Ibn Hayyat yang ditulis sampai tahun 847 M sebagai bentuk analitik yang memulai uraiannya mengenai arti tarikh dan uraian singkat mengenai sirah nabawiyah, (2) Kitab sejarah dari Ya’qub ibn Sufyan (wafat 891 M) yang ditulis berdasar urutan tahun dengan beberapa kutipan. (3) Sejarah dari Ibn Abi Haitsamah (wafat 893 M).
Mu’in Umar menjelaskan, secara teori penulis-penulis muslim lebih dahulu berkenalan dengan penggunaan data sejarah dan sejak diperkenalkan tahun Hijriyah, mereka sampai pada kesimpulan bahwa bentuk analitik merupakan cara yang sangat menyenangkan dalam penyajian sejarah. Karena kepraktisan dan muatan isi penulisan yang lebih padat. Mungkin itu yang dijadikan alasan.
Contoh bentuk analitik ini, di antaranya ditunjukkan oleh Ibn Hajar yang berjudul al-Durar al-Kaminah fi A’yan al-Miati al-Saminah yang menyajikan biografi tokoh-tokoh terkemuka, termasuk guru-gurunya yang disusun menurut hijaiyah yang terdiri dari dua bagian, pertama disajikan menurut riwayah dan kedua dengan cara dirayah, sesuai tahun mereka meninggal.
Penulisan bentuk analitik, awalnya menggunakan klasifikasi tahun, sementara penyebutan bulan sangat sedikit. Terjadi pengecilan scope lintasan waktu, pada abad 14 dan 15 pasca Kristus, pengecilan itu mencapai hitungan bulan dan hari. Sedangkan kristalisasi historiografi seratustahunan (seabad) berlaku sampai akhir abad ke-13 masehi. Untuk pertama kali, perkataan “qarn” (abad) muncul dalam judul yang berhubungan dengan abad itu, misalnya karya Ibn al-Fuwaithi dan Lisanuddin ibn al-Khatib.
C. Catatan dinasti
Tidak ada penulisan sejarah di masa lalu yang dapat lepas dari intervensi penguasa. Hampir seluruh catatan sejarah adalah cerita tentang kekuasaan, kemenangan perang dan kepahlawanan sang pendiri dinasti serta anak cucunya. Bahkan banyak terdapat biografi-biografi khusus yang menulis tentang raja-raja itu. Misalnya karya al-Qudla’i yang berjudul ‘Uyun al-Ma’arif. Maka tidak heran jika muncul adagium bahwa sesungguhnya sejarah adalah milik penguasa. Rakyat kecil maupun bawahan hanya menjadi footnote (catatan kaki) yang kadang malah tidak tertulis sama sekali. Namun, bagaimanapun, biografi dinasti dan penguasanya merupakan sebuah bentuk dasar historiografi Islam. Perkataan “daulah” yang berarti peredaran dan pergiliran sebetulnya menjadi dasar kultural linguistik bagi penulisan model historiografi dinasti ini. Teori penggantian penguasa seperti pada masa al-Kindi, mengisyaratkan hal itu. Selain juga terdapat pengaruh yang besar dari budaya intelektual Persia dan Syiah.
Model penulisannya adalah menurut pergantian kekuasaan khalifah secara berurutan. Misalnya seperti Sinan ibn Tsabit yang terlebih dahulu menguraikan khalifah al-Mu’tadlid yang semasa dengannya baru kemudian menguraikan khalifah sebelumnya. Contoh biografi raja yang komprehensif adalah karya al-Haitsan ibn ‘Adi dan al-Madaini yang berjudul Biografi Mu’awiyah dan Bani Umayyah pada pertengahan abad kedua hijriyah (lk. 767 M) .
Susunan dinasti dalam sejarah Islam sama halnya dengan penyajian sejarah pra Islam yang ditulis oleh penulis-penulis muslim dalam bentuk bangsa-bangsa dan dinasti-dinasti. Uraian mengenai sejarah pra Islam pada umumnya mendapat kesulitan, karena orang Islam tidak pernah menemukan sistem penentuan waktu untuk periode pra Islam, seperti waktu Sebelum Masehi (SM) yang biasa dipergunakan oleh penulis-penulis Barat. Untuk penulisan sejarah dinasti pra Islam, penulis Arab mendapat kontribusi berarti dari khazanah Yunani, Byzantium dan Persia. Terdapat juga sedikit tambahan dari India dan Cina, namun penerjemahan itu kurang begitu lancar sebab jiwa nasionalisme yang kuat dari sejarawan kala itu macam al-Dinawari dan Miskawayh.
D. Thabaqat
Thabaqat berarti lapisan. Transisi masyarakat dari satu lapisan atau kelas dalam penggantian kronologis generasi mudah dilakukan. Sebagaimana qarn yang mendahului arti thabaqat, yang dalam penggunaannya berarti generasi. Ahli-ahli leksikografi mencoba menetapkan ukuran panjang yang pasti dari thabaqat. Sebagian mereka menentukan suatu lapisan generasi itu 20 tahun sedang lainnya 40 tahun. Ada juga yang berpendapat thabaqat itu 10 tahun. Menurut penulis, thabaqat lebih mirip klasifikasi penulisan sejarah berdasarkan pada “batasan waktu” hidupnya. Dalam sepuluh tahun pertama, misalnya, terdapat tokoh-tokoh dengan kesamaan orientasi dan budaya intelektual. Maka jadilah klasifikasi sedemikian rupa yang selanjutnya ini menjadi metode tersendiri.
Dalam tradisi Islam sendiri, thabaqat merupakan sesuatu yang amat lazim. Terutama jika merujuk pada sejarah Muhammad; dalam lingkaran dan lintasan waktu perkembangan agama Islam, terdapat lapisan shahabat, tab’in, tabi’ al-tabi’in dan seterusnya. Hal ini berhubungan dengan kritik isnad dalam ‘ulum al-hadits. Pada mulanya, sebagai contoh dalam karya ibn Sa’ad, penyusunan thabaqat dipergunakan sebagai biografi para penguasa yang penting dalam pemindahan hadits. Dalam sejarah lokal, semacam karya Washal Sejarah Wasith di dalamnya hanya dibatasi para perawi hadits. Kemudian dapat dipergunakan untuk kelas-kelas kelompok pribadi terutama yang tergolong ulama. Selanjutnya juga digunakan untuk klasifikasi kejadian-kejadian sebagaimana yang terdapat dalam kitab al-Dzahabi yang berjudul Tarikh al-Islam wa Thabaqati Masyahir al-‘Alam.
Yang penting dalam karya thabaqat ini ialah untuk memperoleh suatu gambaran yang nyata tentang apa yang sebenarnya harus dicari dan diteliti. Dalam karya Abu Ishaq yang berjudul Thabaqat al-Fuqaha’ seseorang menginginkan sebanyak mungkin informasi, sehingga memungkinkan mereka untuk mendapatkan biografi tokoh dalam suatu wilayah dan lokasi.
Cara alfabetis penyusunan biografi ini banyak memberikan kemudahan bagi generasi selanjutnya. Dalam kitab al-Dibaj yang disusun oleh Ibn Farhun (abad 14 M), ulama-ulama Malikiyah diuraikan sesuai nama mereka, dan ini dibagi lagi ke dalam thabaqat kemudian thabaqat disusun menurut geografis.
E. Nasab.
Nasab adalah catatan silsilah keluarga. Bagi orang Arab, menjaga jalur keturunan, terutama bagi yang mempunyai nenek moyang tokoh terhormat menyebabkan mereka harus menuliskannya. Keuntungan posisi dan status sosial ekonomi kadang membuat orang menyalahgunakan nasab ini. Nasab, kemudian menjadi bentuk dasar bagi historiografi Islam.
Selama abad kedelapan dan sembilan masehi, para ahli filsafat sejarah kuno, pada saat yang bersamaan juga merupakan ahli dalam bidang garis keturunan. Karya-karya mereka merupakan bentuk khabar yang berisi kumpulan berbagai kelompok kabilah (suku). Salah satu monograf yang berkenaan dengan garis keturunan yang mula-mula sekali adalah Kitab Hadzfu min Nasab Quraisy mengenai keluarga kecil suku Quraisy tanpa nabi Muhammad yang disusun oleh Mu’arrij ibn ‘Amr al-Sadusi. Selain itu terdapat nama al-Zubair ibn Abu Bakkar (w. 870 M) yang menulis kitab berjudul Nasab Quraisy, walaupun kitab ini lebih banyak membahas budi pekerti orang Quraisy daripada pohon keluarganya. Sebuah kitab dari al-Baladzuri berupa biografi tokoh berjudul Kitab al-Ansab didominasi biografi khalifah. Bentuknya adalah khabar dan historiografi dinasti.
Bentuk penulisan nasab ini ada dua. Penulis bermadzhab Syi’ah, Tajuddin ibn Muhammad dalam pengantarnya untuk kitab Ghayat al-Ikhtishar fi Akhbari al-Buyutati al-‘Alawiyah, memasukkan dua macam penyajian untuk informasi garis keturunan, yaitu bentuk pohon dan bentuk datar/lajur (mabsuth).
Sebenarnya, orang-orang Arab sejak masa lalu telah terbiasa membuat jalur keturunannya sendiri, dan ini merupakan cabang ilmu pengetahuan yang khusus dan seringkali dihubungkan dengan syair. Kebanggaan keluarga, sangat tergantung pada apa yang telah dilakukan nenek moyangnya dalam peristiwa ayyam al-A’rab (perang antara kabilah Arab) maupun peristiwa lain dan itu disusun dalam bentuk syair.
Seorang sejarawan muslim India, Nizar Ahmed Faruqi dalam disertasinya berjudul Early Muslim Historiography (1979) menyatakan bahwa nasab merupakan satu-satunya sumber bagi penyusunan historiografi Islam, dengan mengambil dasar dari al-Quran surat al-Hujurât [49] ayat 13.

2. Pengaruh Penulisan sejarah Islam
Dalam penulisan sejarah Islam ada beberapa pengaruh dari luar seperti
• Pengaruh dari Luar Arab
Gesekan budaya antara Islam yang baru lahir dan berkembang dengan bangsa oukimene (berperadaban) yang lain menyebabkan historiografi Islam sedikit banyak mengambil corak dari filsafat dan budaya intelektual yang diterjemahkan maupun dikutip oleh penulis-penulis sejarah muslim. Pada masa kekhalifahan al-Makmun, ketika penerjemahan naskah Yunani dengan materi filsafat dan sejarah digalakkan melalui institusi Dar al-Hikmah itu, perkembangan penulisan sejarah juga makin marak.
• Pengaruh Yunani
Dalam bentuk analitik, historiografi Yunani memberikan pengaruh besar. Kronik Yunani pada periode itu ketika Islam datang menyajikan bentuk historiografi analitik secara jelas melalui penulis muslim kontemporer. Ketika itu Ioannes Malalas, menggunakan struktur analitik sehubungan kekuasaan kaisar-kaisar. Terdapat juga data-data tentang sarjana-sarjana, filosof dan pemimpin gereja walaupun pada saat yang sama mereka juga politikus.
Yang menarik justru pernyataan Muin Umar, bahwa tidak pernah ada naskah klasik historiografi Yunani yang pernah sampai ke dunia Arab. Alasan yang dikemukakan adalah kecurigaan dari para ulama terhadap literatur sejarah lebih dari literatur pengetahuan lainnya. Selain juga kurikulum Yunani-Persia sangat jarang dimasukkan dalam pendidikan tinggi Islam.
Model Yunani ini, masuk dalam lingkar intelektual Islam melalui Syiria, dimana mayoritas beragama Kristen yang sering melakukan kontak dengan masyarakat luar seperti Yunani dan Byzantium. Dari segi jumlah, kurang tepat bila disebutkan bahwa historiografi analitik Islam pada mulanya berasal dari model Syiria dan Yunani. Hal ini lebih karena masuknya orang-orang Kristen ke dalam Islam. Terdapat sebuah naskah sejarah Yunani, Akhbar al-Yunaniyiin, yang bentuk, isi dan penulisannya tidak begitu jelas. Menurut riwayat diterjemahkan ke dalam bahasa Arab oleh Habib ibn Bahrez dari Mosul Irak, yang hidup di masa al-Makmun dan penerjemahannya dilakukan oleh Hamzah al-Isfahani dan Qadli Waqi’ (wafat 918 M).
• Pengaruh Byzantium
Dalam konteks persentuhan dengan Byzantium, lebih banyak berasal dari penganut agama Kristen yang berbangsa Arab sehingga interaksi dengan kaum muslimin cukup sering dan terjadi transfer pengetahuan terhadap mereka. Peradaban Byzantium yang Kristen itu cukup memperhatikan penulisan sejarah, dan mereka cukup respek jika literatur historiografi menempati posisi yang besar dalam literatur Byzantium. Perlu disebutkan bahwa Bibliotheca of Photius abad sepuluh masehi, sebagian besar mencurahkan uraiannya mengenai sejarah dari segala sisi.
Persentuhan dengan Byzantium melalui Syiria ini mencatatkan Kronik Edessa pada abad keenam masehi yang merupakan karya analitik. Juga oleh Jacob van Edessa pada abd ke-7 M yang mahir menuliskan tentang peristiwa alam, bencana, gempa, kekeringan, hama dan sebagainya. Walaupun dia mengalami kesulitan kronologis karena adanya perbedaan almanak dalam naskah klasik terakhir.
Informasi bagi orang Islam sekitar orang Romawi dan raja-raja Kristen kembali kepada sumber-sumber Yunani Kristen atau Syiria, demikian pula mengenai Perjanjian Lama dan Baru, juga berita tentang raja-raja Babylonia dan Asyiria juga kembali pada sumber-sumber Kristen.
• Pengaruh Persia
Sebenarnya, bukti yang tersedia tentang bentuk historiografi Persia abad tujuh masehi sangat kurang. Ketiadaan ini menyebabkan kesulitan penentuan penggunaan bentuk analitik dalam historiografinya. Banyak yang menganggap, pendapat yang menekankan pengaruh Persia pada keaslian histoiografi analitik Islam telah gugur. Namun kita masih dapat melacak adanya pengaruh yang tidak kecil dalam konsepsional penulisan sejarah Islam.
Dalam contoh ini adalah penulisan sejarah Raja-raja. Shiddiqie memberikan argumentasi dengan data masuknya tradisi intelektual Persia dalam khazanah Islam. Bahkan buku Persia berjudul Khuday-nama—yang merupakan kisah raja-raja, dan dianggap menjadi buku patokan penulisan biografi Arab—telah masuk dalam historiografi Arab satu abad sebelum Ibn Mukhaffa (w. 139 H). Pengaruh Persia ini cukup negatif. Banyak kisah dalam Khuday-nama yang memuat mitos pribadi dan spekulasi pendeta, juga legenda-legenda Avestik dan roman Iskandar bahkan cerita-cerita tradisi asli Sasanian sering disepuh dengan epik dan retorika.
3. Tujuan dan Perkembangan Historiografi Islam
Tujuan historiografi Islam adalah untuk menunjukan perkembangan konsep sejarah baik di dalam pemikiran maupun di dalam pendekatan ilmiah yang dilakukannya disertai dengan uraian mengenai pertumbuhan, perkembangan, dan kemunduran bentuk-bentuk ekspresi yang dipergunakan dalam penyajian bahan-bahan sejarah Islam.
Dalam Perkembangan peradaban Islam merupakan pencerminan besar dalam sejarah. Beberapa hal yang mendorong perkembangan pesat bagi penulisan sejarah Islam antara lain adanya konsep Islam sebagai agama yang mengandung sejarah, dan adanya kesadaran sejarah yang dipupuk oleh nabi Muhammad. Perkembangan sejarah Islam terjadi dalam 2 tahap yaitu awalnya informasi disampaikan secara lisan.
KESIMPULAN

I. Dalam bentuk penulisan historiografi Islam ada lima bentuk antara lain:
A .Khabar
Khabar biasa diartikan sebagai ‘laporan’, ‘kejadian’ atau ‘cerita’. Biasanya lebih banyak berisi tentang cerita-cerita peperangan dan kepahlawanan. Karakteristik khabar ditekankan dengan garis sanad yang mendahului tiap-tiap khabar, dan hal itu akan dihilangkan bila menginginkan keringkasan khabar itu atau sekedar menyingkirkan munculnya kecermatan pengetahuan
Dalam khazanah historiografi, dapat disimpulkan tiga ciri khabar:
• Dalam khabar tidak terdapat hubungan sebab akibat antara dua atau lebih peristiwa.
• sesuai dengan ciri khasnya yang berakar jauh sebelum Islam, cerita-cerita perang dalam bentuk khabar tetap mempergunakan cerita pendek, memilih situasi dan peristiwa yang disenangi dan kadang menyalahi kejadian yang sebenarnya.
• bentuk khabar cukup bervariasi, sebagai cerita pertempuran yang terus-menerus dan sebagai suatu ekspresi yang artistik, khabar juga disajikan dalam bentuk puisi serta syair-syair.
b. Analitik
Analitik berasal dari kata dasar anno (tahun). Historiografi dalam bentuk analitik merupakan bentuk khusus penulisan sejarah dengan menggunakan kronologis, yaitu pencantuman kejadian tiap tahun.
c. Catatan dinasti
Tidak ada penulisan sejarah di masa lalu yang dapat lepas dari intervensi penguasa. Hampir seluruh catatan sejarah adalah cerita tentang kekuasaan, kemenangan perang dan kepahlawanan sang pendiri dinasti serta anak cucunya. Bahkan banyak terdapat biografi-biografi khusus yang menulis tentang raja-raja itu. Misalnya karya al-Qudla’i yang berjudul ‘Uyun al-Ma’arif. Maka tidak heran jika muncul adagium bahwa sesungguhnya sejarah adalah milik penguasa.
d. Thabaqat
Thabaqat berarti lapisan. Transisi masyarakat dari satu lapisan atau kelas dalam penggantian kronologis generasi mudah dilakukan. Sebagaimana qarn yang mendahului arti thabaqat, yang dalam penggunaannya berarti generasi.
e. Nasab.
Nasab adalah catatan silsilah keluarga. Bagi orang Arab, menjaga jalur keturunan, terutama bagi yang mempunyai nenek moyang tokoh terhormat menyebabkan mereka harus menuliskannya. Keuntungan posisi dan status sosial ekonomi kadang membuat orang menyalahgunakan nasab ini. Nasab, kemudian menjadi bentuk dasar bagi historiografi Islam.
II. Pengaruh penulisan sejarah Islam
• Pengaruh dari Luar Arab
Gesekan budaya antara Islam yang baru lahir dan berkembang dengan bangsa oukimene (berperadaban) yang lain menyebabkan historiografi Islam sedikit banyak mengambil corak dari filsafat dan budaya intelektual yang diterjemahkan maupun dikutip oleh penulis-penulis sejarah muslim
• Pengaruh Yunani
Dalam bentuk analitik, historiografi Yunani memberikan pengaruh besar. Kronik Yunani pada periode itu ketika Islam datang menyajikan bentuk historiografi analitik secara jelas melalui penulis muslim kontemporer.
• Pengaruh Byzantium
Dalam konteks persentuhan dengan Byzantium, lebih banyak berasal dari penganut agama Kristen yang berbangsa Arab sehingga interaksi dengan kaum muslimin cukup sering dan terjadi transfer pengetahuan terhadap mereka.
• Pengaruh Persia
Sebenarnya, bukti yang tersedia tentang bentuk historiografi Persia abad tujuh masehi sangat kurang. Ketiadaan ini menyebabkan kesulitan penentuan penggunaan bentuk analitik dalam historiografinya.


Jawaban Pertayaan

1. (Rika) Bagaimanakah penyajian biografi melalui analitik?
Penyajiannya dilakukan dengan cara kronologis yaitu secara berurutan berdasarkan urutan waktu, misalnya: kejadian-kejadian tiap tahun dicantumkan, biografi melalui analitik biasannya dimulai dari kelahiran tokoh yang akan dituliskan, prestasai yang dapat dicapai tokoh tersebut dan sampai kematian tokoh dituliskan dalam biografi.
(Sumber: H.A. Mukmin Umar, Historiografi Islam, Jakarta, CV. Rajawali, 1988. hlm.33)

2. (Ika) Pengaruh dari luar manakah yang paling kuat yang mempengarui bentuk-bentuk dasar dari historiografi Islam ?
Yunani, karena kebudayaan Arab merupakan pengembangan dari kebudayaan Yunani, yaitu ketika orang-orang Yunani yang memeluk agama Katholik dan dilarang oleh pemerintah Yunani karena dianggap akan merubah kehidupan religius bangsa Yunani yang menyembah banyak Dewa, maka mereka melarikan diri ke Syria, disinilah terjadi kontak kebudayaan dengan orang Arab.
Bukti.
Pada masa kekalifahan Abbasiah orang Arab mampu merebut kota Konstantinopel yang sudah diinginkan orang Arab sejak ke khalifahan Usman bin Khatab. Kota ini sulit direbut karena mempunyai pertahanan laut yang unik berupa pemasangan rantai besi di pintu masuk jalur laut menju kota Konstantinopel sehingga kapal musuh tidak dapat mendekat. Namun armada laut Arab mempuyai srategi dalam berperang yaitu mengangkat kapal melewati tanah dengan melapisi tanah terlebih dahulu dengan belahan kayu agar kapal tidak tersangkut kedalam tanah dan akhirnya mereka sampai ke kota Konstantinopel dan memperoleh kemenangan. Dengan cara inilah pengaruh dari Yunani berupa strategi berperang dan angkatan laut yang kuat dimanfaatkn orang Arab untuk membentuk kekuasaan.

3. (Merry dan Tanti) Jelaskan persamaan dari bentuk-bentuk dasar dari historiografi Islam?
• Kesemuanya menceritakan cerita-cerita kepahlawanan dari orang-orang Arab yang berperang untuk mengislamkan suku-suku yang ditakhukannya.
• Kebayakan bentuk dasar dari historiografi Islam dituliskan dalam lembaran-lembaran kertas, kulit binatang dan daun lontar kemudian dikumpulkan untuk dijadikan sebuah buku oleh para penulis sejarah Islam.
• Kebayakan bentuk dasar dari historiografi Islam dituliskan dalam bentuk syair-ayair karena mengingat keadaan geografis di Arab yang terdiri dari padang pasir yang mempuyai suhu udara yang panas, membuat orang Arab ingin melepaskan kelelahannya dengan bersyair.
Bentuk-bentuk dasar dari historiografi Islam yang banyak diterapkan dalam sejarah yaitu analitik, karena:
• Memudahkan sistematika penulisan sejarah.
• Merupakan rangkuman dari suatu peristiwa menurut seorang sejarawan.
• Memudahkan pembaca dalam memahami suatu peristiwa sejarah.
• Merupakan penghubung dari fakta-fakta sejarah.

4. (Shinta) Bentuk-bentuk dari historiografi Islam yang ada di Indonesia?
Yaitu: hikayat, babad(babad tanah jawi) dan diwarnai oleh nuansa Islam. Shalawat Nabi atau puji-pujian, dan syair. Shalawat badar yaitu perjuangan nabi Muhamad
5. (Muriyani) Jelaskan tujuan dari khabar?
• Tujuan asal dan yang lazim adalah untuk memberitahu kepada mukhatab sesuatu yang belum ia ketahui.
• Tujuan lainnya adalah ta’tsir nafsi(memberikan kesan kejiwaan)yang meliputi: izhah(nasihat), sikhriyah(olok-olok), istihtsaats(membangkitkan semangat)dan madh(pujian).

6. (Susi) Jelaskan perbedaan pengaruh historiografi Islam yang datang dari luar Arab?
• Yunani, pengaruhnya masuk dalam historiografi Islam dari Lebanon dimana pada saat itu mayoritas penduduknya beragama Katholik yang berasal dari Yunani dan melakukan kontak kebudayaan dengan orang Arab.
• Persia, pengaruhnya berupa hukum yang berasal dari Persia dimana orang yang melakukan pembunuhan akan dipengal kepalanya oleh seorang Algojo (eksekutor) atas perintah penguasa. Hal ini bertujuan agar masyarakat bisa hidup dengan damai dan meminimalisir tindak kejahatan.

7. (Hesti) Jelaskan ciri-ciri dari historiografi Islam ?
• Istana sentris: Penulisannya berdasarkan kejayaan kekhalifahan Islam, seperti pada masa Ummayah yang telah mampu meluaskan kekuasaan islam kearah Barat meliputi Afrika Utara dan Spayol bagian Selatan.
• Rajasentris: Penulisannya berdasarkan kejayaan kekhalifahan Islam, seperti pada masa Abu Bakar sebagai sahabat dan pengganti nabi Muhamad yang meneruskan pemerintahan Islam di Arab.
• Geneologi: Penulisannya berdasarkan silsilah kehidupan khalifah seperti pada masa pemerintahan Ali yang merupakan petera dari Abu Thalib dan sekaligus sebagai menantu nabi Muhamad yang memperistri siti Aisyah, sehingga dapat melanjutkan keturunan nabi Muhamad.
• Sinandi: Dalam pengislaman keberbagai wilayah dilakukan dengan cara peperangan karena pada saat itu sulit dilakukan dalam keadaan damai, sedangkan dalam historiografi Islam mereka dikisahkan sebagai penyelamat bagi orang-orang yang memuja banyak Dewa karena mereka tidak fokus dalam melakukan pemujaan.
• Religiomagis: Penulisannya berdasarkan kehidupan orang Arab yang telah memeluk agama Islam sebagai agama negara sehingga merupakan kewajiban bagi pemeluknya untuk menyebarluaskan ke berbagai penjuru dunia.
• Etnosentris: Penulisaanya berdasarkan kesukuan yang mengistimewakn suku Arab sebagai suku yang kuat yang telah mampu memanfaatkan kekosongan kekuasaan yang terjadi di Timur Tengah karena pada saat itu kerajaan Romawi sedang menagalammi kemunduran. Dan suku Arab mampu menguasai kekuasaan Romawi dengan mengembangkan kebudayaan Romawi itu sendiri.
Sumbangan historiografi Islam bagi sejarah nasional Indonesia.
Adanya historiografi Islam di Indonesia (seperti kerajaan Demak dam Mataram Islam) yang mendapat pengaruh dari pedagang-pedagang Arab yang ingin mencari rempah-rempah di nusantara, sehingga terjadi kontak budaya. Orang Arab yang berdagang ke nusantara menceritakan kehidupan keagamaan yang ada di Arab berupa agama Islam, ternyata masyarakat di nusantara sudah memilki keagamaan berupa agama Hindhu-Budha. Sedangkan pada abad ke 13 kerajaan yang bercorak Hindhu-Budha sedang mengalami kelemahan kekuasaan dan pengaruh Islam dapat masuk ke nusantara. Para pedagang inipun disertai para pemuaka agama untuk mendampingi kegiatan spiritual para pedagang, sesampainya ditujuan pemuka agama selanjutnya menyebarkan agama Islam sebagai pertanggung jawabnya menjadi seorang muslim.
8. (Alpian) Mengapa historiografi Islam mendapat pengaruh dari luar Arab?
Karena pada dasarnya wilayah di Arab ini tidak subur yang mengakibatkan kehidupan masyarakatnya hanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan air sulit didapatkan di sini sehingga terjadi pertikaian antar suku-suku di Arab, dan mereka tidak sempat untuk mengebangkan kebudayaannya. Baru setelah mereka mendapat pengaruh dari luar Arab mereka dapat mengembangkannya yang berdampak lahirnya kekuasaan Arab sehingga mampu menguasai wilayah yang subur untuk kelangsungan suku Arab.
Historiografi Islam yang asli.
Berupa tulisan Arab yang menterjemahkan buku-buku asing kedalam bahasa Arab untuk memudahkan orang Arab dalam mempelajarinya, penterjemahan buku asing ini dapat berkembang dengan cepat karena khalifah akan memberika hadiah emas dengan berat yang sama atas buku yang telah diterjemahkan.

1. Pengertian Sejarah dan Obyek Ilmu Sejarah
Sejarah bukan mitos, bukan dongeng ataupun legenda yang penuh dengan khayalan belaka, walaupun sama-sama menceritakan tentang masa lalu yang berkaitan dengan kehidupan manusia. Akan tetapi sejarah bukan mithos, mithos itu menceritakan masa lalu dengan waktu yang tidak jelas dan kejadian yang tidak masuk akal orang masa kini, tidak ada penjelasan tentang kapan peristiwa itu terjadi, sedangkan dalam sejarah semua peristiwaitu merupakan fakta yang kebenarannya tidak diragukan lagi.dan sejarah merupakan ilmu pengetahuan yang mempunyai obyek kajian. Sejarah juga mempunyai peranan yang besar dalam perkembangan bangsa ini

2. Penelitian Sejarah
Dalam penelitian sejarah digunakan lima langkah dalam melakukan penelitian, seorang sejarawan bekerja dengan menjalankan metode penelitian sejarah seperti: pemilihan topic yang merupkan langkah awal dalam melakukan penelitian. Pemilihan topic dalam penelitian mengandung 5 unsur yang harus diperhatikan yaitu: bernilai, keaslian, praktis dan efiensi, kesatuan dan kualitas topic. Langkah kedua adalah pengumpulan sumber yang dilakukan dengan mengumpulkan sumber data dan seterusnya melacak sumber tersebut. Perburuan data dilakukan dengan mengunjungi situs sejarah atau melakukan wawancara saksi sejarah, dengan kata lain sejarawan melakukan rekontruksi peristiwa masa lampau dengan mengumpulkan data atau informasi.
Langkah ketiga adalah Verifikasi atau kritik yang meliputi kemampuan sejarawan dalam menilai sumber sejarah yang ditemukan. Verifikasi atau kritik terhadap sumber sejarah meliputi dua sifat kritik yaitu kritik ekstern dan intern. Kritik ekstern menyangkut keaslian bahan atau sumber meliputi prasasti, dokumen dan naskah, biasanya sejarawan dapat melakukan kritik ekstern dengan menyelidiki tinta yang digunakan dalam penulisan dokumen guna menemukan usia dokumen. Kedua adalah kritik intern yang meliputi penilaian, keakuratan sumber sejarah, sejarawan harus memikirkan unsure-unsur yang relevan dalam dokumen secara keseluruhan, langkah keempat Interpretasi yang dilakukan dengan menafsirkan fakta sejarah hingga menjadi satu kesatuan yang harmonis dan masuk akal.
Langkah terakhir yaitu Historiografi yaitu proses penyusunan fakta-fakta sejarah dari berbagai sumber yang telah diseleksi dan melakukan penafsiran terhadap data yang ada. Selanjutnya sejarawan menuliskan hasil penafsiran yang telah dilakukan, cara penulisan harus memperhatikan teknik penulisan mengingat perbedaan segmentasi pembaca.
Selain lima langkah yang harus diperhatikan dalam penelitian sejarah seperti yang disebutkan diatas, sejarawan juga dibantu dengan dua kelompok besar yang terangkum dalam ilmu bantu sejarah diantaranya Auxiliary sciences dan Ancilliary disciplines. Kedua kelompok besar ilmu bantumerupakan ilmu yang berkembang dan berdiri sendiri seperti sosiologi, ekonomi, antropologi, politik dan arkeologi, ilmu dasar merupakan cabang ilmu pengetahuan yang belum berkembang jauh digunakan untuk memberikan bahan bagi ilmu sejarah contoh: Kronologi, Numismatic, Paleografi dan Epigrafi

3. Kegunaan dan Jenis-jenis Sejarah
Sejarah sebagai suatu peristiwayang terjadi pada masa lampau agar dapat memberikan kegunaan, baik dalam ilmu politik, sosial, budaya dan pendidikan. Sejarah juga dapat memberikan sumbangan kepada sejarawan untuk menulis dan menggali sumber sejarah yang ada. Selain itu sejarah memiliki kegunaan yang penting dan juga menjadikan seseorang memiliki sikap dan semangat nasionalisme sehingga sejarah memiliki arti dan peranan yang sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

4. Struktur dan Waktu dalam Sejarah
Struktur adalah bagian-bagian darisesuatu yang berhubungan satu dengan lain atau sesuatu tersebut disatukan. Menurut Prof. Benny H. Hoed, struktur adalah bangun(teoritis)yang terdiri dari unsure-unsur yang berhubungan satu sama lain. Struktur dalam shorter Oxford English Dictionary adalah hubungan timbale balik dari bagian-bagian atau unsure-unsur pembentuk dari suatu keseluruhan sebagai penentu kodrat atau watak yang istimewa. Ada beberapa macam struktur dalam ilmu alam, ilmu social maupun dalam filsafat. Akan tetapi struktur yang relevan dalam ilmu sejarah adalah khusus sifatnya. Dalam studi sejarah orang tidak cukup membaca dokumen, orang harus membuat rekontruksi mental tentang masa lampau. Dengan demikian orang tidak bisa menghindarkan diri dari struktur kognitif yang ditemukan seseorang untuk sampai ke pemahaman histories. Sejarawan secara khusus harus meraba struktur yang ada pada dunia secara obyektif, lebih-lebih struktur yang diturunkan dari pengalaman sosialnya sendiri sepertiyang dimasukan dalam pemahaman sejarah dan menikmati karya fiksi, novel, drama, cerita pendek.
Berdasarkan kamus umum Bahasa Indonesia waktu adalah seluruh rangkaian saat ketika proses perbuatan atau keadaan berlangsung. Apabila kita membahas tentang waktu sebagai suatu rangkaian saat ketika proses berlangsung, maka berarti yang dibahas adalah peristiwa atau kejadian yang lalu atau yang akan datang.
Sejarah memiliki dua dimensi yaitu dimensi spasial (ruang)dan dimensi temporal(waktu). Konsep waktu dalam sejarah meliputi waktu atau tempo yaitu proses kelangsungan suatu peristiwa dan waktu yang mrupakan kesatuan dari kelangsungan tiga dimensi yaitu: masa lalu, sekarang dan masa yang akan datang.

5. Eksplanasi Sejarah
Eksplanasi sejarah merupakan kgiatan yang menghubungkan atau mengkaitkan satu peristiwa dengan peristiwa lainnya melalui penggunaan pernyataan yang tepat dan bersifat umum. Berangkat dari penjelasan umum tersebut maka dilanjutkan dengan penjelasan ilmiah dan penjelasan sejarah. Penjelasan dalam sejarah berupaya untuk menyelami apa yang ada di dalam suatu peristiwa(dapat menghayati peristiwa sebenarnyadari dalam). Bagian dalam suatu peristiwa adalah pikiranyang ada dibalik wujud fisik.
Sedangkan bagian luar peristiwa sejarah adalah wujud fisik atau gerak dari suatu peristiwa Eksplanasi sejarah terdiri dari beberapa bagian yaitu konsep, fakta, kontruksi, dan sebab musabab. Konsep adalah kesimpulan dari gejala-gejala dalam suatu peristiwa sejarah. Fakta adalah suatu unsure yang dijabarkan secara langsung atau tidak langsungdari dokumen sejarah dan dianggap credible(dapat dipercaya). Setelah melalui tahap pengujian sesuai hokum metode sejarah. Kontruksi adalah pembentukan atau penggambaran suatu peristiwa sejarah.
Sebab terbagi menjadi dua bagian: pertama sebab langsung dan kedua sebab tidak langsung. Sebab langsung adalah pemicu peristiwa sejarah yang dapat diketahui dengan observasi, pengamatan, ataupun perekaman. Sedangkan sebab tidak langsung merupakan pemicu terjadinya peristiwa sejarah yang tidak dengan begitu saja dapat dibuktikan namun sebab tidak langsung inilah yang merupakan bagian terpenting dalam pembentukan fakta sejarah. Penyusunan fakta sejarah tidak terlepas dari konsep, ketiga hal ini merupakan bagian terpenting dalam kontruksi sejarah.

6. Pengertian Sejarah, Mitos dan Penulisan Sejarah Eropa Centrisme dan Indonesia Centrisme
Setelah mempelajari pengertian sejarah, mitos, dan penulisan sejarah Eropa centris dan Indonesia centris maka dapat disimpulkan bahwa sejarah bukan mitos, bukan dongengataupun legenda. Walaupun sama-sama menceritakan masa lampau yang berkaitan erat dengan kehidupan manusia. Akan tetapi sejarah bukan mitos, mitos merupakan cerita masa lampau yang tidak jelas waktu terjadinya dan kejadian yang tidak masuk akal di jaman modern. Sejarah merupakan ilmu pengetahuan yang mempunyai obyek kajian dan juga mempunyai peranan besar dalam perkembangan bangsa. Disamping itu adanya penulisan sejarah Eropa centris dan Indonesia Centris yang menunjukkan kepada kita bagaimana keobyektifan para penulis dalam menuliskan karyanya. Dengan adanya penulisan sejarah kita dapat mengetahui bagaimana proses kejadian masa lampau pada waktu itu, serta kebenaranyang sebenarnya terjadi.

7. Konsep Periodisasi dalam ilmu Sejarah
Periodisasi adalah tingkat perimbangan masa atau pembabakan masa. Periodisasi dalam sejarah adalah tingkat perkembangan masa dalam sejarah atau pembabakan masa dalam sejarah. Adapun tujuan dari penyusunan periodisasi dalam penulisan sejarah adalah:
• Memudahkan mempelajari sejarah
Peristiwa masa lampau yang demikian panjang dan banyak dikelompokkan, disederhanakan dan diringkas menjadi beberapa periode untuk memudahakan dan memahami sejarah.
• Memahami peristiwa-peristiwa sejarah secara kronologi
Periode-periode sejarah harus disusun secara kronologis. Peristiwa sejarah tersebut harus dikelompokkan dan disusun berdasarkan urutan waktu kejadian. Dengan demikian memudahkan para pembaca untuk memahami kronologi sejarah yang paling panjang dalam periode yang berkaitan antara satu dengan lainnya.
Commonwealth australia
Tuesday, January 18, 2011 1:19 PM
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Salah satu bentuk diawalinya pemerintahan demokrasi di Australia adalah adanya Australian Colonies Government Act. Dalam Undang-undang-undang ini setiap koloni diberi kebebasan untuk memilih sistem pemerintahan sesuai dengan keinginan masing-masing. Setiap koloni juga boleh menentukan sistem perwakilan yang mereka kehendaki, menetapkan batas-batas kewenangan dan kekuasaan Gubernur, menetapkan jenis pajak serta penggunaan uangnya.
Namun di sisi lain adanya Australian Colonies Government Act ini justru membuka peluang untuk timbulnya perpecahan diantar koloni itu sendiri. Kebebasan untuk mengatur sendiri pemerintahan koloni mereka jadikan untuk membuat pemerintahan sendiri. Negara pertama yang melakukan pemisahan diri adalah New South Wales pada tahun 1855. Kemudian disusul oleh Victoria pada tahun, Tasmania, dan Australia Selatan pada tahun 1856. pada tahun 1859, Queensland memisahkan diri dari New South Wales dan melaksanakan pemerintahan sendiri. Dan pada tahun 1890, Australia Barat melaksanakan pemerintahan sendiri. Sebelum memutuskan untuk membentuk pemerintahan sendiri ternyata koloni-koloni tersebut belum memikirkan secara matang, kesulitan ataupun masalah-masalah yang akan timbul sebagai konsekuensi dari otonomi tersebut. Namun semakin lama koloni-koloni itu berkembang sendiri semakin terasa pula kesulitan-kesulitan yang timbul dalam pemerintahan yang otonom itu. Pada tahun 1847 Earl Grey ,menteri urusan jajahan pada saat itu menyadari perlunya penanganan kepentingan bersama di antara koloni-koloni yang pada akhirnya membentuk Commonwealth of Australia.

B. Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas dapat dirumuskan beberapa pertanyaan, Yaitu
1. Apa faktor-faktor pendorong munculnya gerakan federasi?
2. Apa usaha pemerintah Australia dalam mewujudkan federasi Australia?

PEMBAHASAN

I. Faktor-faktor pendorong Gerakan Federasi
Ketika dikeluarkannya Australian Colonies Government Act, oleh pemerintah Inggris, di Australia telah berdiri empat koloni yang terpisah satu sama lain. Dengan dinyatakannya secara eksplisit bahwa Victoria dipisahkan dari New South Wales, maka jumlah koloni yang berdiri sendiri bertambah menjadi lima. Koloni-koloni yang berdiri sendiri ini sama sekali tidak memikirkan hubungan dengan koloni lainnya. Namun seiring berjalannya waktu mereka terpaksa untuk menyadari betapa pentingnya memikirkan kerjasama tersebut, yang secara eksplisit disebut federasi.
a Faktor Politik
Munculnya kekuatan Eropa lainnya di wilayah Pasifik, yaitu Jerman di Irian Timur Laut, kepulauan Marshall, Solomon, dan Mariana, serta Perancis di Hebrides dirasakan sebagai ancaman bersama oleh orang-orang koloni di Australia. Pada tahun 1883 Queensland bertindak atas wilayah Irian Timur bagian Tenggara karena takut didahului oleh Jerman. Seluruh koloni di Australia mendukung tindakan tersebut, walaupun Inggris pada mulanya tidak menyetujui tindakan tersebut. Dukungan koloni-koloni itu terhadap Queensland sudah menunjukkan bahwa mereka sudah mulai menyadari perlunya tindakan bersama atas munculnya musuh bersama.

b Faktor Sosial
Munculnya faktor sosial ini didorong oleh adanya faktor politik. Sebenarnya harus diakui bahwa ancaman langsung terhadap koloni-koloni itu tidak ada. Namun di koloni-koloni itu telah muncul Common inconveniences atau ketidaksenangan bersama. Sejak tahun 1850 hingga tahun 1900, common inconveniences itu semakin dirasakan. Tidak ada satupun koloni di Australia itu yang menghendaki terjadinya percampuran ras di koloni mereka. Mereka berpikiran bahwa Australia itu hanya diperuntukkan bagi orang-orang berkulit putih. Pada tahun 1850-an terjadilah apa yang disebut Gold Rush, terutama di New south Wales dan Australia selatan yang menghendaki imigran Cina untuk keluar dari wilayahnya, namun kebijakan itu tidak konsisten sebab tidak lama setelah itu mereka memperbolehkan orang-orang Cina untuk masuk kembali ke wilayah mereka. Ketika Queensland melarang orang-orang Cina untuk masuk ke wilayah mereka maka Australia Selatan dan Australia Barat membutuhkan tenaga imigran Cina sebagai pekerja bagi pembangunan wilayah pedalaman.
c Faktor ekonomi
Dalam tahun 1880-an industri di Sidney dan Melbourne mulai mencari pasar di luar batas-batas wilayahnya. Industri makanan di Sydney memerlukan perluasan pemasaran di Melbourne, namun terhalang oleh ketentuan tentang tarif di Victoria. Begitu juga sebaliknya industri makanan dan tekstil di Melbourne juga memerlukan pasar di Sidney dan Adelaide, akan tetapi terpaksa dijual mahal di Sydney karena mahalnya harga ongkos angkut barang-barang Victoria yang menggunakan kereta api New South Wales. Hal ini menjadi inspirasi bagi munculnya pemikiran untuk melakukan gerakan federasi. Selain itu dorongan untuk bersatu juga datang dari organisasi para pekerja yang disebut Trade Union. Mereka menghendaki adanya keseragaman terhadap tenaga kerja Cina , jumlah jam kerja per hari, serta perlindungan atas hak-hak mereka.

II. Usaha Pemerintah dalam mewujudkan federasi Australia
Pada tahun 1870-an dan 1880-an dalam Intercolonial Conference yang diselenggarakan pada tahun 1880, Henry Parkes menyarankan pembentukan Federal Council untuk menghadapi semua masalah yang dihadapi koloni dan untuk memikirkan penyatuan semua koloni itu. Ide itu memberikan pengaruh yang kuat. Pada tahun 1885 pemerintah Inggris mengeluarkan satu Undang-undang yang mengijinkan keenam koloni di Australia bersama New Zealand dan Fiji membentuk Federal Council of Australia. Tiap koloni, dan New Zealand serta Fiji berhak mengirimkan satu wakil.
Henry Parkes sendiri tidak mendukung Federal Council tersebut bahkan mempengaruhi New South Wales agar tidak ikut melibatkan diri didalamnya. Parkes berpendapat bahwa dewan ini tidak memiliki kekuatan yang nyata dan hanya akan menghalangi pembentukan Parlemen Federal yang sesungguhnya. Henry Parkes kembali ke rencananya semula. Dalam pidato yang bersejarah di Tenterfield Parkes mengingatkan orang-orang Australia akan bahaya yang bisa timbul dari dalam maupun dari luar sebagai akibat terpecah-pecahnya Australia menjadi beberapa koloni yang berdiri sendiri. Parkes juga menyatakan bahwa sudah waktunya untuk membentuk parlemen dan Pemerintahan Australia. Sehingga pada tahun 1890 di adakan pertemuan kepala-kepala pemerintah dari seluruh koloni di Melbourne. Dalam pertemuan itu mereka memutuskan akan mengadakan konvensi federal Australia :
1. Konvensi pertama ( tahun 1891)
Dalam pertemuan ini setiap parlemen koloni akan mengirimkan utusan sebanyak tujuh orang termasuk parlemen New Zealand. Konvensi federal yang pertama ini ditugaskan menyusun sistem pemerintahan atau konstitusi Australia, lalu menyampaikan pada setiap koloni untuk pengesahan. Konvensi berhasil menyelesaikan tugasnya, namun ketika rancangan konstitusi itu disampaikan kepada parlemen masing-masing koloni, mulai timbul pertentangan-pertentangan yang cukup tajam. Victoria menolak kehadiran New Zealand dalam federasi. Dalam parlemen New South Wales pada waktu itu terdapat tiga kelompok yaitu kelompok yang menganut perdagangan bebas, kelompok proteksionis dan kelompok buruh. Kelompok-kelompok ini memperebutkan kekuasaan dan kemenangan program partai atau kelompoknya, sehingga masalah federasi Australia diabaikan. Dengan demikian pengesahan konstitusi federal hasil konvensi pertama ditangguhkan.
Melihat hal itu rakyat mulai ikut campur tangan diberbagai koloni kemudian terbentuk liga federal. Mereka melakukan suatu gerakan yang didukung oleh Australia Natives Association (ANA), yaitu organisasi orang-orang yang dilahirkan di Australia. Dr .John Quick, seorang anggota terkemuka dari liga federal itu berkampanye untuk penyusunan konstitusi baru dan mengusulkan agar konsep baru tersebut di putuskan oleh rakyat secara langsung. Ide Quick tersebut dijadikan sebagai pedoman, antara lain :
 Dorongan kearah federasi itu hendaknya berasal dari rakyat
 Konstitusi baru hendaknya disusun oleh suatu konvensi yang anggota-anggotanya dipilih langsung oleh rakyat.
 Konsep ( Draft ) konstitusi itu selanjutnya diserahkan kepada rakyat untuk diterima atau ditolak.
 Jika konstitusi itu telah di terima di dua atau lebih koloni, maka hendaknyalah konstitusi itu disahkan oleh parlemen Inggris (Imperial parlement ) sebagai hukum yang berlaku untuk seluruh koloni.
Lama kelamaan para politisi mulai tertarik lagi untuk melakukan gerakan federasi. Parkes yang pada saat itu telah berusia 80 tahun di gantikan oleh Edmund Barton sebagai pemimpin federasi tersebut. Sementara rakyat terus berjuang dan ahhirnya pemerintah tiap koloni menyetujui di adakannya konvensi kedua.


2. Konvensi kedua ( 1797-1798)
Konvensi ini dihadiri oleh wakil-wakil koloni yang setiap koloni kecuali Queensland, mengirim 10 orang. Dalam konvensi kedua ini, rancangan konstitusi yang disusun dalam konvensi pertama dilengkapi dan disempurnakan sehingga mencapai bentuk dan isi yang diharapkan pada masa itu. Masalah utama yang harus dipecahkan dalam konvensi ini adalah seberapa besar kekuasaan yang harus diserahkan kepada pemerintah sentral atau pemerintah federal.
Konvensi memutuskan sistem pemerintahan dimana pemerintah federal memegang kekuasaan atas hal-hal tertentu, yaitu pertahanan, bea dan cukai, hubungan luar negeri, perdagangan luar negeri, pos dan telegraf, imigrasi dan pelayaran. Konvensi juga menetapkan nama federasi yang akan dibentuk yaitu “Commonwealth of Australia”.
3. Mengadakan Referendum
Langkah selanjutnya adalah mengadakan referendum di seluruh koloni untuk meminta pendapat rakyat terhadap konstitusi yang telah diputuskan dalam konvensi kedua kecuali di New South Wales, untuk persetujuan hanya di butuhkan suatu mayoritas sederhana. Untuk New South Wales kondisi yang ditetapkan adalah persetujuan didukung oleh paling sedikit 80.000 suara.

a. Referendum Pertama (1898)
Pada tahun 1898 di selenggarakan referendum di Victoria, Australia Selatan, Tasmania, dan New South Wales. Queensland menunda pelaksanaan referendum.
Adapun hasil dari referendum tersebut adalah :
Nama koloni Suara yang setuju Suara yang menolak
Victoria
Australia selatan
Tasmania
New south Wales 100.520
35.800
11.797
71.595 22.099
17.320
2.716
66.228
Jumlah : 219.712 108.363

Dari tabel di atas dapat di tarik kesimpulan :
• Victoria , Australia Selatan menyetujui sistem pemerintahan sebagaimana digariskan dalam konsep konstitusi yang di hasilkan oleh konvensi kedua.
• Mayoritas rakyat di empat koloni menghendaki sistem pemerintahan baru dalam bentuk federasi.
• Sekalipun mayoritas dari ke empat koloni itu menghendaki sistem pemerintahan baru itu, namun referendum ini tergolong gagal karena New South Wales tidak berhasil mencapai jumlah dukungan yamg di tetapkan. New South Wales menginginkan beberapa amandemen terhadap konstitusi yang baru itu. New South Wales menuntut suatu janji bahwa Ibu kota commonwealth of Australia berada didalam wilayahnya. Koloni- koloni yang lain merasa bahwa federasi tanpa New South Wales adaah suatu yang masuk akal. Setelah amandemen di setujui kemudian di lakukan lagi referendum yang kedua pada tahun 1899.
b. Referendum Kedua ( 1899 )
Referendum kedua ini di hadiri oleh lima koloni , adapun hasilnya adalah sebagai berikut :
Nama Koloni Suara yang Setuju Suara yang menolak
Victoria
Australia Selatan
Tasmania
New South Wales
Queensland 13.437
65.990
152.653
107.420
38.488 791
17.053
9.805
82. 741
30.996
Jumlah 377.988 141.386

Hasil referendum kedua ini dapat di simpulkan :
• Mayoritas penduduk di lima koloni menyetujui federasi dengan konstitusi yang sudah mendapat amandemen
• Jumlah suara yang setujui di New South Wales melebihi jumlah yang di tentukan, sehingga referendum ini berhasil.

Tanpa menunggu Australia Barat, kelima kolompok mengirimkan rancangan konstitusi federasi itu ke Inggris untuk disahkan oleh parlemen Inggris. Undang-undang itu disebut Australian Commonwealth Act.

KESIMPULAN
Ketika dikeluarkannya Australian Colonies Government Act, oleh pemerintah Inggris, di Australia telah berdiri empat koloni yang terpisah satu sama lain. Dengan dinyatakannya secara eksplisit bahwa Victoria dipisahkan dari New South Wales, maka jumlah koloni yang berdiri sendiri-sendiri bertambah menjadi lima. Koloni-koloni yang berdiri sendiri ini sama sekali tidak memikirkan hubungan dengan koloni lainnya. Namun seiring berjalannya waktu mereka terpaksa untuk menyadari betapa pentingnya memikirkan kerjasama tersebut, yang secara eksplisit disebut federasi.
Pada tahun 1870-an dan 1880-an dalam Intercolonial Conference yang diselenggarakan pada tahun 18880, Henry Parkes menyarankan pembentukan Federal Council untuk menghadapi semua masalah yang dihadapi koloni dan untuk memikirkan penyatuan semua koloni itu. Ide itu memberikan pengaruh yang kuat. Pada tahun 1885 pemerintah Inggris mengeluarkan satu Undang-undang yang mengijinkan keenam koloni di Australia bersama New Zealand dan Fiji membentuk Federal Council of Australia. Tiap koloni, dan New Zealand serta Fiji berhak mengirimkan satu wakil.
Henry Parkes sendiri tidak mendukung Federal Council tersebut bahkan mempengaruhi New South Wales agar tidak ikut melibatkan diri didalamnya. Parkes berpendapat bahwa dewan ini tidak memiliki kekuatan yang nyata dan hanya akan menghalangi pembentukan Parlemen Federal yang sesungguhnya. Henry Parkes kembali ke rencananya semula. Dalam pidato yang bersejarah di Tenterfield Parkes mengingatkan orang-orang Australia akan bahaya yang bisa timbul dari dalam maupun dari luar sebagai akibat terpecah-pecahnya Australia menjadi beberapa koloni yang berdiri sendiri. Parkes juga menyatakan bahwa sudah waktunya untuk membentuk parlemen Australia dan Pemerintahan Australia. Sehingga pada tahun 1890 diadakan pertemuan kepala-kepala pemerintah dari seluruh koloni di Melbourne. Dalam pertemuan itu mereka memutuskan akan mengadakan konvensi federal Australia. Langkah selanjutnya adalah mengadakan referendum di seluruh koloni untuk meminta pendapat rakyat terhadap konstitusi yang telah diputuskan dalam konvensi kedua.kecuali di New South Wales, untuk persetujuan hanya dibutuhkan suatu mayoritas sederhana. Untuk New South Wales kondisi yang ditetapkan adalah persetujuan didukung oleh paling sedikit 80.000 suara.

DAFTAR PUSTAKA

Anggota IKAPI. 1989. Sejarah Australia. Bandung : TARSITO
Strukture masyarakat australia
Thursday, January 13, 2011 4:53 PM
Sebagai kita ketahui Australia memiliki 6 daerah koloni yang didirikan oleh Inggris, antra lain: New South Wales, Queensland, Tasmania, Australia Selatan, Australia Barat dan Victoria. Pada awal pembentukan koloni di Australia oleh Inggris juga diikuti perkembangan jumlah penduduk di daerah koloni, datangnya orang Eropa dan Asia dilatarbelakangi oleh beberapa sebab: sebagai penampung narapidana, penanam modal, mencari nasib hidup, mencari keamanan dalam situasi perang pada saat itu.
Selain itu ditemukannya sumberdaya alam juga menjadi salah stu faktor pendorong adapun faktor pendorong: ditemukan tambang emas, Tembaga, batubara, dan ditemukan lahan penggembalaan ternak, terutama biri-biri. Dengan sumber daya alam melimpah tentu saja di berbagai koloni di Australia, tentusaja membutuhkan sumber daya manusia yang tidak sedikit.
Kebanyakan penduduk Australia yang sekurang-kurangnya 20,6 juta adalah keturunan dari para pendatang dari abad ke 19 dan 20, kebanyakan dari mereka berasal dari Britania raya dan Irlandia penduduk Australia telah berlipat 4 sejak akhir perang dunia I dipacu oleh program imigrasi yang ambisius. Pada tahun 2001 kelima kelompok besar dari 23,1%penduduk Australia dilahirkan di luar negeri yang berasal dari Britania Raya , Selandia Baru, Vietnam, dan China. Menyusul pembatalan kebijakan Australia putih pada tahun 1973 banyak inisiatif telah diadakan untuk menggalakkan dan mempromosikan keamanan budaya berdasarkan kebijakan multi kulturalisme.

B. Rumusan Masalah
1. bagaimana proses terbentuknya struktur masyarakat Australia?
2. bagaimana Keanekaragaman Masyarakat Australia?
3. bagaimana sistem pemerintahan?
4. bagaimana kedudukan Gubernur Jendral?
BAB II
PEMBAHASAN

1. Proses terbentuknya
Menurur Crowford (1971) ada tiga gelombang migrasi Pertama, migrasi penduduk asli yang deprkirakan memasuki Australia paling sedikit dalam dua gelombang dengan selang waktu yang cukup lama. Kedua, Migrasi yang dimulai ke Sidney Cove yang didominasi oleh orang-orang Ingris. Ketiga, migrasi yang dimulai pada bagian akhir tahun 1940-an. Gelombang ini menadai berakhirnya ketergantuangan Australi pada Inggris . Imigran ini berbahasa banyak, bersifat kosmo politan dan menajadikan masyarakat Australia sebagai masyarakat dengan kebudayaan yang beraneka ragam.

Gelombang migrasi pertama.
Dikenal dengan masyarakat asli tidak diketahuai berapa secara pasti jumblahnya. Menurut dugaan orang orang Inggris yang datang ke Australia, penduduk asli diperkirakan 300. 000 orang yang teridiri dari ratusan suku dengan bahasa dan dialeknya sendiri-sendiri. Pola hidup mereka masih komunal primitif dapat dilihat dari corak hidupnya yang masi belum menetap, berburu dan mengeupulkan makanan (Foodghering).
Arthur Pihilip, gubrnur pertama di Australia mendapat perintah dari pemerintah Inggris untuk membina penduiduk asli. Namun sukar untuk mebina hubungan baik anatara penduduk asli dan pendatang dari Inggris, kareana dari pihak penduduk pendatang yang lebih maju mengenggap penduduk asli adalah orang bodok yang tidak mampu di ajak untuk kerja sama karena keterbatasan cara berpikirnya. Sedangkan bagi penduduk asli merasa bawah merekalah yang punya hak atas seluruh ruang lingkup daratan Australia, karena mereka yang paling awal ada di Australia. Kedatangan Orang Ingris dan mendirikan koloni di australia dilihat sebagai suatu ancaman terhadap suku asli. Mereka semakin terdesak. Mereka melakukan perlawanan, namun kalah karena persenjataan mereka tidak secanggih para pendatang dari Inggris.
Penduduk asli semakin terdesak pedalaman. Karena pola pikirannya yang masih sederhana, mereka tidak bisa bersaing dengan pendatang, maka mereka menalami banyak masalah, yang memicu pada permasalahan rasial. Sehingga mereka mengalami kesulitan dalam berbagai bidang kehidupan. Dalam bidang ekonomi mereka mengalami kesulitan keuangan. Bidang sosial sarana prasarana pendidikan, perumahan, kesehatan yang tidak memadahi, shingga banyak yang meninggal karena sakit. Dalam bidang politik. mereka tidak mendapatkan hak untuk menjadi pemimpin. HAM terjadi berbagai kekerasan fisik, banyak yang di bunuh karena melawan pendatang dari Inggris. Kekerasan Fisik mereka mendapat teror, kurang mendapatkan pendidikan yang layak. Dalam bidang politik kurang mendapat hak pilih sampai tahun 1967 dan pada tahun 1971 mereka baru disensus penduduk sebagai warga negara (Siboro, 1989: 147-149)
Gelombang migrasi kedua
Berlangsung calam kurung waktu 1788 dan 1945 (berakhirnya PD II), sampa tahun 1820 jumbalh imigran imigran masih sedikit. Pemerintah Inggris melancarkan program assisted immgration untuk mengatasi masalah tersebut, kemudian pada tahun 1835 diperkenalkan Bouny System Dinamo. Dalam sistem ini kolonis diminta memilih kualivikasi imigran tertentu untuk didatangkan dan bekerja pada mereka. Pada tahun 1841 didirikan tempat penampungan imigran wanita oleh Carolina Chrisom.
Program tersebut bisa dikatakan berhasil, hal ini bisa dilihat 1850 jumbah imigran sudah mencapai setengah juta jiwa. Jumblah imigran semakin bertambah dengan ditemikannya emas di New South Wales dan Victoria di tahun yang sama. Hingga tahun 1861 jumblah penduduk Australia meningkat sampai lebih dari satu juta orang. Dan sesudah tahun 1919 – 1930 terjadi peningkatan minat berimigrasi ke Australia, hingga mencapai 30.000 jiwa imigran.

Gelombang migrasi tiga
Pada tahun 1940 pemerintah Australia memprogemkan agar imigran yang masuk ke Australi sebanyak mungkin, khususnya dari Inggris. Namun dalam gelombang ketiga ini Australia menerima imigran dari luar Inggris. Mereka masuk dari daratan Eropa dan daerah sekitar Laut Tengah (Siboro, 1989: 147-152)

B. Keanekaragaman dan Sturktur Masyrakat Australia
Struktur dan keanekaragaman masyarakat Australia terdiri dari penduduk asli (yang terdiri dari suku-suku asli, seperti Aborigin), kolonis (pendatang) dari Eropa dan Asia. Adapun struktur daan keanekaragaman para imigran tersebut adalah sebagai berikut :
1. Penduduk Asli (imigran Awal).
Penduduk asli terdiri dari orang-orang Aborigin sebagai imigran awal yang menghuni benua Australia. Struktur masyrakat penduduk Aborigin terdiri dari suku-suku yang di kepalai oleh seorang Kepala suku.
2. Kolonis dan pendatang (imigran ke-dua)
a. Inggris
Adalah bansa pertama yang mendirikan dan mebanun kolon-koloni di Australia. Dan struktur masyarakat di koloni tersebut terdiri dari: Narapidana, Orang-orang bebas, pemerintah Australia yang mewakili Inggris
b. Orang Irlandia
Sampai di Australi pada abad 19, mereka mayoritas beragama katolik. Datang ke Australi mencari kebebasan beragama. Pada perkembangannya angka imigran Irlandia meningkat secara drastis dan banyak imigran Irlandia yang menjadi tokoh gerakan nasional Australia.

c. Orang Jerman dan Italia
Orang Jerman mendirikan komunitas di koloni Victoria, New South Wales dan terutama di Queensland. Sedangkan orang Italia mempelopori pembukaan pemukiman di New South Wales pada tahun 1860. para imigran Itali bermata pencarian sebagai petani dan perkebunan. Sampai saat ini keturunan Itali menduduki tempat terting dari jumblah masyarakat Australia.
d. Orang Yunani.
Kedatangan orang-orang Yunani di Australia di fasilitasi oleh pemerintah New South Wales (NSW) dengan diberi tiket grartis untuk datang ke Australia. Dan orang Australia tersebut bekerja di perkebuna Anggur keluarga Mac Arthur di Camden NSW. Dalam tahun 1981 jumblah orang Australia keturunan Yunani mencapai 146.625 jiwa.
e. Orang Yahudi
Kedatangan imigran dari Yahudi ke Asutralia, karena melarikan diri dari pengejaran dan penyiksaan oleh Nazi (Jerman)
f. Orang- orang Balkan, Eropa Timur dan Sekitar Laut Tengah
Orang – orang tersebut datang ke Australia menandai berrakhirnya dominasi Inggris. Gelombang ini berisi unsur-unsur campuran yang sanang besar pengaruhnya terhadap perkembana sejarah Australia.
Ketika perang dunia II terjadi pada tahun (1930an- 1940an) terjadi perpidahan penduduk Eropa secara besar-besaran keluar Eropa. Pemeritah Australia menyokong orang-orang Eropa tersebut, khususnya non Inggris. Tahun 1940an – 1950an Autralia menerima ratusan ribu orang yang tidak punya tempat tinggal di Eropa
g. Orang – orang Timur Tengah(Turki dan Lebanon), dan China
Orang timur tengah datang ke australia pada tahun 1970an. Sedangkan otang-orang Cina datang ke Australia (koloni Victoria) tahun 1959 sudah mencapai 42 rubu jiwa. Mereka bekerja di pertambangan-pertambanan emas. Pada perkembanannya orang Cina menimbulkan masalah, karena ingin menguras habis tambang di Austrlia, juga timbul masalah budaya dan masalah sosial, karena pernah terjadi beberapa kali kerusuhan didaerah tamban emas di Victori. Orang-orng cina menjadi sasaran kekerasan tersebut.
Upaya pemerintah Australia untuk mengatasi masalah orang-orang China, yaitu dengan membuat UU pembatasan imigrasi China. Dalam tahun 1880-1888 di lakukan konvrensi antar koloni dimana konfrensi tersebut memutuskan bahwa semua koloni mengeluarkan UU koloni dengan tujuan mencegah terlalu banyaknya imigran orang non kulit putih, karena menimbulkan masalah

C. Sistem Pemerintahan
Saat ini system pemerintahan Australia adalah Monarkhi Konstitusional berada dibawah Negara persemakmuran Inggris(Ratu Elizabet II), Gubernur jendral: Michael Jeffry, dan Perdana Menteri : John Howard.
Commonwealth Constitution of Australia telah mendasari terbentuknya sistem pemerintahan federasi setelah menjadi satu bangsa pada 1 Januari 1901. sistem tersebut telah membentuk Australia kedalam tiga tingkatan . pertama, tingkatan federal (pemerintah nasional atau persemakmuran). Kedua, pemerintah negara bagian serta daerah istimewa (spatial territory yang lazim disebut teritori) dan ketiga pemerintah lokal setiap pemerintah lokal memiliki yuridiksi kekuasaan masing-masing.
Parlement house yang baru di Canberra dibuka pada tahun 1988 menggantikan parlement house lama yang dibuka tahun 1927. persemakmuran Australia adalah sebuah Monarkhi Konstitusional dan mempunyai sistem pemerintahan Parlementer. Ratu Elizabet adalah Ratu Australia, namun tugasnya sebagai ratu sangat berbeda dari tugasnya di Britania Raya. Sang Ratu di wakili oleh seorang Gubernur Jendral, dengan sendirinya gubernur jendral menggunakan kekuatan eksekutif melalui nasehat dari Perdana Menteri.
Parlement dibentuk berdasarkan sistem pemerintahan Westminster. Common law (Hukum Tata Negara) merupakan dasar sistem hukum Australia. Pada tanggal 1 Januari 2001, Australia merayakan Centenay of Federation (100 tahun Federasi). Pemerintah negara persemakmuran dipilih oleh rakyat Australia yang memerintah Australia sebagai negara sistem Monarkhi Konstitusi (menggunakan perundang-undangan). Ratu Elizabet II adalah ratu Australia, secara resmi Ratu Elizabet merupakan kepala negara yang diwakilkan di australia oleh seorang Gubernur Jendral. Pernah terjadi perdebatan seru tentang usulan Australia menjadi sebuah negara Republik, dimana melalui referedum nasional tahun 1999 mayoritas rakyat Australia memilih untuk tetap menjadi negara berdasarkan Monarkhi Konstitusi
Terdapat tiga cabang pemerintahan:
 Legislatif : parlement Australia terdiri dari Gubernur Jendral, Senat dan Dewan perwakilan.
 Eksekutif : dewan eksekutif federal : sang Gubernur Jendral dinasehati para penasehat eksekutif yang terdiri perdana menteri dan para menteri. Biasanya Gubernur Jendral tidak menolak nasehat.
 Kejaksaan : Mahkamah Agung dan pengadilan federal lainnya
Australia mempunyai parlement yang Bikameral terdiri dari Senat yang berisi 76 senator dan sebuah Dewan perwakilan yang mempunyai 150 Anggota Dewan yang dipilih dari wilayah pemilihan yang beranggotakan tunggal yang umumnya disebut electorate atau seat. Negara bagian yang lebih besar populasinya akan mempunyai lebih banyak perwakilan; setiap negara bagian minimal lima perwakilan. Dalam Senat tiap negara bagian diwakili 12 Senator tanpa mempedulikan jumlah penduduk. Pemilihan anggota parlement diadakan tiga tahun sekali, namun biasanya hanya setengah dari kursi Senat yang diperebutkan, karena para senator mempunyai masa jabatan enam tahun yang saling bertindih. Pemerintah dibentuk di dewan perwakilan dan pemimpin partai atau koalisi mayoritas dalam Dewan adalah sang Perdana Menteri.
Bentuk pemerintah federal dapat digambarkan sebagai berikut:
1. pemerintah nasional harus memiliki kewewenangan penuh atas nama seluruh federasi untuk menangani hubungan dengan bangsa-bangsa lain.
2. fungsi-fungsi pemerintahan di didtribusikan pemerintahan nasional dan sejumlah pemerintahan regional negara bagian melalui sebuah konstitusi yang dapat diubah secara sepihak, baik oleh pemerintah nasional maupun pemerintahan regional
3. kekuasaan di distribusikan dnegan cara bahwa kedua tingkat pemerintahan,nasional maupun regional, mempunyai dampak langsung terhadap warga negaranya, karena pemerintah regional dapat bertindak sebagai penengah ketika pemerintah nasional menyelenggarakan kekuasaan, tetapi pemerintah nasional juga bukan obyek dari peneylenggaraan kekuawaan oleh pemerintah nasional
4. terdapat sebuah kewenangan kehakiman yang bertindak sebagai seorang wasit untuk mejamin bahwa tidak satupun pemerintah baik nasional maupun regional yang melangkah di luar batas kekuasaannya sebgaimana yang dipersyaratkan dalam konstitusi (Zulkijli Hamid.

Struktur Pemerintahan Negara Federasi Australia

Keterangan
1. Commonweath of Australia didasarkan pada konstitusi tertulis yang hanya bisa di ubah melalui referendum
2. kepala negara dipegang oleh GubernurJendral sebagai wakil raja/ratu Inggris
3. parelemen terdiri dari dua badan. Senat dan house of representatives. Senat merupakan wakil dari negara bagian sedankan house of representativef merupakan wakil dari seluruh rakyat.
4. untuk memimpin pemerintahan Gubernur Jendral mengundang orang yang secara mayoritas mendapat dukungan dari house of representatives untuk diankat menjadi mentri.
5. perdana mentri harus seorang anggota house of representatives memilih mentri-mentri yang juga anggota house of representatives atau senat. Perdana mentri dan kabinet yang dipimpin berkuasa selama mendapat dukungan mayoritas dari house of representatives.
6. perdana mentri dan kabinet menyenlenggarakan pemerintah membuat keputusan politik dan mempersiapkan rancangan undang-undang untuk di ajukan kepada parlemen.
7. suatu rencana undang-undang harus didiskusikan oleh senat dan house of representatives.suaut undang-undang harus disetujui oleh kedua badan parlemen tersebut dan ditandatangani oleh gubernur jendral.
8. Gubernur Jendral berhak memberhentikan perdana mentri walaupun masih mendapat dukungan mayoritas dari house of representatives lalu mengangkat perdana mentri baru (Siboro, 1989: 160 -163)

Australia mempnyai sistem tiga tingkat pemeintahan di Negara bagian antara lain:
 Pertama, Pemerintah Negara persemakmuran atau pemerintah Federal dipimpin Perdana menteri yang bertanggung jawab atas semua masalah nasional sperti pertahanan, perdagangan, telekomunikasi.
 Kedua, Pemerintah Negara bagian dipimpin oleh Gubenur (Premier)bertugas untuk melengkapi kegiatan pemerintah Negara persemakmuran terutama bidang pendidikan dan penerapan hukum.
 Ketiga, Pemerintahan lokal diatur oleh para anggota dewan lokal terpilih bertanggung jawab untuk kegiatan setempat seperti tata kota, peraturan pembangunan dan tempat pembuangan.
Unsur-unsur yang ada dalam pemerintahan di negara bagian
1. tiap negara bagian di kepalai oleh gubernur yang mewakili Gubernur Jendral
2. parlemen dinegara bagian terdiri dari 2 badan kecuali di Queensland. Nama kedua badan parlemen tidak sama untuk negara bagian.
3. kepala parlemen negara bagian disebut premier yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan perdana menteri (Siboro, 1989: 162 -163)

4. kedudukan Gubernur Jendral
Secara konstitusional, gubernur jenderal memegang kendali kekuasaan eksekutif dalam pemerintahan Australia. Kekuasaan Konstitusional Gubernur Jendral meliputi:
1. meminta persidangan parlemen
2. membubarkan majelis rendah, dalam jangka waktu maksimum yang ditetapkan dan meminta penyelenggaraan pemilu.
3. mengesahkan RUU
4. mengontrol pemerintahan eksekutif
5. membuat peraturan-peraturan yang sesuai dengan ketentuan-ketentuan undang-undang. (Zulkifli Hamid, 1999: 87 – 88).

Kesimpulan

Ada tiga gelombang utama migrasi yang berperan dalam proses dalam terbentuknya masyarakat Australia yaitu:
1. gelombang migrasi penduduk asli diperkirakan sudah mulai berlangsung 30. 000tahun yang lalu.
2. gelombang migrasi yang mulai sejak tahun 1788, yaitu gelombang migrasi orang-orang Eropa yang datang dari Inggris.
3. gelombang migrasi yang mulai memasuki Australia sesudah Perang Dunia II.
Faktor-faktor yang mendorong para imigran untuk pergi ke Australia adalah:
1. Adanya progem migrasi berbantuan (assisted immgration) dari pemerintah Inggris. Keuntungannya adalah untuk mempercepat pembangunan pertumbuham jumblah penduduk dalam rangka membangun koloni Australia mengatasi masalah kepadatan penduduk, serta mengatasi masalah sosial akibat kelebihan penduduk di Inggris pada waktu itu.
2. adanya temuan tambang di New South Wales dan Tasmania
imigran-imigran yang datang ke Australia bukan hanya berasal dari Inggris dan Cina tetapis juga dari Irlandia, daratan Eropa yaitu Jerman dan Italia dan sekitar laut Tengah, seperti dari Israel, Libanon, Turki dan Mesir. Dengan maksutnya imigran yang berasal dari berbagai negara berlatar belakang kebangsaan dan kebudayaan serta panangan hidup yang beraneka ragam maka Auistralia berkembanya menjadi bansa yang berpangana kosmopolitan.
Pola pemerintahan di negara federal Australia memiliki parelemen yang terdiri dari HoR dan Senat yang mengangkat Perdana Mentri dan Perdana Mentri mengangkat para mentri melaksanakan konstitusi.Gebernur Jendral diangkat oleh perdana mentri yang dimana ia menjadi eksekutif yang memiliki kekuasaan konstitusional dan saran dengan dewan eksekutif federal yang didalamnya perdana menteri Tugas dan wewenang antara negara federasi dengan negara bagian lebih diatur dalam konstitusi Australia.
Perdana mentri mempunyai tugas dan tanggung jawab yang sangat besar. Tugas perdana mentri antara lain memlih mentri-mentri setelah memenangkan pemilu, menetapkan waktu pemilu, mengangkat pejabat-pejabat negara, mengakat anggota-anggota komite sebagai juru bicara partainya. Perdana mentri mempunyai tanggung jawab untuk membina hubungan baik dengan back bencher partainya di parlemen. Dalam melaksanakan tugasnya perdana mentri dibantu oleh para mentri. Mentri-mentri mempunyai tugas memimpi suatu departemen yang memprakarsai pembentukkan RUU.

Pertanyaan dan jawaban

1. Tingkatan masyarakat Australia seperti apa dan Bagaimana, adakah penduduk asli duduk dalam pemerintahan? (hendrikus)
2. Dilihat dari Struktur masyarakat, adakah alasan faktor terbentuknya Commonwealth of australia dan perbedaan Common wealth of Nation dengan Commonwealth of Australia? (sarjoni)
3. Apakah muncul permasalahan dalam keanekaragaman masyarakat Australia?(nova)
4. Bagaimana kedudukan Gubernur di dalam pemerintahan seperti apa? (Emanuel)
5. bagaimana peranan negara bagian dalam program imigrasi penduduk kedua?(sigit)

Jawaban
4. Kedudukan Gubernur Jendral di dalam pemerintahan secara Konstitusional adalah:
a. meminta persidangan parlemen
b. membubarkan majelis rendah, dalam jangka waktu maksimum yang ditetapkan dan meminta penyelenggaraan pemilu.
c. mengesahkan RUU
d. mengontrol pemerintahan eksekutif
e. membuat peraturan-peraturan yang sesuai dengan ketentuan-ketentuan undang-undang.
Kekuasaan eksekutif Gubernur jendral adalah Gubernur Jendral berhak memberhentikan perdana mentri walaupun masih mendapat dukungan mayoritas dari house of representatives lalu mengangkat perdana mentri baru.

1. Struktur masyarakat Australia terdiri dari :
Penduduk Asli
Masyarakat kolonial
Masyarakat Australia yang sudah menjadi Warga negara.
Dengan begitu tingkatan masyarakat Australia yang pada saat itu baru membentuk struktur masyarakat dan sistem pemerintahan sesuai dengan sistem pemerintahan Inggris hanya saja berbeda dalam House of Representatif dan Senat.
Sedangkan peran masyarakat Asli dalam pemerintahan yaitu hak pilihnya tidak ada hingga tahun 1967 dan pada tahun 1971 baru dimulai disensus oleh pemerintah Australia.
3. Muncul, karena adanya masalah kekerasan pada pendatang atau penduduk cina yang pandai dalam berdagang sehingga sering terjadi kekerasan dalam struktur masyarakat Australia terhadap masyarakat Cina di pertambangan emas di Victoria.
5. Peranan negara bagian dalam program imigrasi penduduk kedua yaitu peranannya cukup besar dalam program imigrasi penduduk dikarenakan koloni telah mengundang para imigran untuk datang ke Australia. Khususnya di wilayah New South Wales kaum imigran bertambah banyak.
Presiden RI Masa Reformasi
Thursday, January 06, 2011 3:33 PM
Gus Dur semasa muda.
Abdurrahman Wahid lahir pada hari ke-4 dan bulan ke-8 kalender Islam tahun 1940 di Denanyar Jombang, Jawa Timur dari pasangan Wahid Hasyim dan Solichah. Terdapat kepercayaan bahwa ia lahir tanggal 4 Agustus, namun kalender yang digunakan untuk menandai hari kelahirannya adalah kalender Islam yang berarti ia lahir pada 4 Sya'ban, sama dengan 7 September 1940.
Ia lahir dengan nama Abdurrahman Addakhil. "Addakhil" berarti "Sang Penakluk".[2] Kata "Addakhil" tidak cukup dikenal dan diganti nama "Wahid", dan kemudian lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur. "Gus" adalah panggilan kehormatan khas pesantren kepada seorang anak kiai yang berati "abang" atau "mas".[2]
Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara. Wahid lahir dalam keluarga yang sangat terhormat dalam komunitas Muslim Jawa Timur. Kakek dari ayahnya adalah K.H. Hasyim Asyari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), sementara kakek dari pihak ibu, K.H. Bisri Syansuri, adalah pengajar pesantren pertama yang mengajarkan kelas pada perempuan[3]. Ayah Gus Dur, K.H. Wahid Hasyim, terlibat dalam Gerakan Nasionalis dan menjadi Menteri Agama tahun 1949. Ibunya, Ny. Hj. Sholehah, adalah putri pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang. Saudaranya adalah Salahuddin Wahid dan Lili Wahid. Ia menikah dengan Sinta Nuriyah dan dikaruniai empat putri: Alisa, Yenny, Anita, dan Inayah.
Gus Dur secara terbuka pernah menyatakan bahwa ia memiliki darah Tionghoa. Abdurrahman Wahid mengaku bahwa ia adalah keturunan dari Tan Kim Han yang menikah dengan Tan A Lok, saudara kandung Raden Patah (Tan Eng Hwa), pendiri Kesultanan Demak.[4][5] Tan A Lok dan Tan Eng Hwa ini merupakan anak dari Putri Campa, puteri Tiongkok yang merupakan selir Raden Brawijaya V.[5] Tan Kim Han sendiri kemudian berdasarkan penelitian seorang peneliti Perancis, Louis-Charles Damais diidentifikasikan sebagai Syekh Abdul Qodir Al-Shini yang diketemukan makamnya di Trowulan.[5]
Pada tahun 1944, Wahid pindah dari Jombang ke Jakarta, tempat ayahnya terpilih menjadi Ketua pertama Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi), sebuah organisasi yang berdiri dengan dukungan tentara Jepang yang saat itu menduduki Indonesia. Setelah deklarasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, Gus Dur kembali ke Jombang dan tetap berada di sana selama perang kemerdekaan Indonesia melawan Belanda. Pada akhir perang tahun 1949, Wahid pindah ke Jakarta dan ayahnya ditunjuk sebagai Menteri Agama. Abdurrahman Wahid belajar di Jakarta, masuk ke SD KRIS sebelum pindah ke SD Matraman Perwari. Wahid juga diajarkan membaca buku non-Muslim, majalah, dan koran oleh ayahnya untuk memperluas pengetahuannya[6]. Gus Dur terus tinggal di Jakarta dengan keluarganya meskipun ayahnya sudah tidak menjadi menteri agama pada tahun 1952. Pada April 1953, ayah Wahid meninggal dunia akibat kecelakaan mobil.
Pendidikan Wahid berlanjut dan pada tahun 1954, ia masuk ke Sekolah Menengah Pertama. Pada tahun itu, ia tidak naik kelas. Ibunya lalu mengirim Gus Dur ke Yogyakarta untuk meneruskan pendidikannya dengan mengaji kepada KH. Ali Maksum di Pondok Pesantren Krapyak dan belajar di SMP. Pada tahun 1957, setelah lulus dari SMP, Wahid pindah ke Magelang untuk memulai Pendidikan Muslim di Pesantren Tegalrejo. Ia mengembangkan reputasi sebagai murid berbakat, menyelesaikan pendidikan pesantren dalam waktu dua tahun (seharusnya empat tahun). Pada tahun 1959, Wahid pindah ke Pesantren Tambakberas di Jombang. Di sana, sementara melanjutkan pendidikannya sendiri, Abdurrahman Wahid juga menerima pekerjaan pertamanya sebagai guru dan nantinya sebagai kepala sekolah madrasah. Gus Dur juga dipekerjakan sebagai jurnalis majalah seperti Horizon dan Majalah Budaya Jaya.[7]
[sunting] Pendidikan di luar negeri
Pada tahun 1963, Wahid menerima beasiswa dari Kementrian Agama untuk belajar di Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir. Ia pergi ke Mesir pada November 1963. Meskipun ia mahir berbahasa Arab, Gus Dur diberitahu oleh pihak universitas bahwa ia harus mengambil kelas remedial sebelum belajar Islam dan bahasa Arab. Karena tidak mampu memberikan bukti bahwa ia memiliki kemampuan bahasa Arab, Wahid terpaksa mengambil kelas remedial.[8]
Abdurrahman Wahid menikmati hidup di Mesir pada tahun 1964; ia suka menonton film Eropa dan Amerika, dan juga menonton pertandingan sepak bola. Wahid juga terlibat dengan Asosiasi Pelajar Indonesia dan menjadi jurnalis majalah asosiasi tersebut. Pada akhir tahun, ia berhasil lulus kelas remedial Arabnya. Ketika ia memulai belajarnya dalam Islam dan bahasa Arab tahun 1965, Gus Dur kecewa; ia telah mempelajari banyak materi yang diberikan dan menolak metode belajar yang digunakan Universitas [9].
Di Mesir, Wahid dipekerjakan di Kedutaan Besar Indonesia. Pada saat ia bekerja, peristiwa Gerakan 30 September (G30S) terjadi. Mayor Jendral Suharto menangani situasi di Jakarta dan upaya pemberantasan komunis dilakukan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kedutaan Besar Indonesia di Mesir diperintahkan untuk melakukan investigasi terhadap pelajar universitas dan memberikan laporan kedudukan politik mereka. Perintah ini diberikan pada Wahid, yang ditugaskan menulis laporan [10].
Wahid mengalami kegagalan di Mesir. Ia tidak setuju akan metode pendidikan serta pekerjaannya setelah G30S sangat mengganggu dirinya.[11] Pada tahun 1966, ia diberitahu bahwa ia harus mengulang belajar.[11] Pendidikan prasarjana Gus Dur diselamatkan melalui beasiswa di Universitas Baghdad.[12] Wahid pindah ke Irak dan menikmati lingkungan barunya. Meskipun ia lalai pada awalnya, Wahid dengan cepat belajar. Wahid juga meneruskan keterlibatannya dalam Asosiasi Pelajar Indonesia dan juga menulis majalah asosiasi tersebut.
Setelah menyelesaikan pendidikannya di Universitas Baghdad tahun 1970, Abdurrahman Wahid pergi ke Belanda untuk meneruskan pendidikannya. Wahid ingin belajar di Universitas Leiden, tetapi kecewa karena pendidikannya di Universitas Baghdad kurang diakui.[13] Dari Belanda, Wahid pergi ke Jerman dan Perancis sebelum kembali ke Indonesia tahun 1971.
[sunting] Awal karier
Gus Dur kembali ke Jakarta mengharapkan bahwa ia akan pergi ke luar negeri lagi untuk belajar di Universitas McGill Kanada.Ia membuat dirinya sibuk dengan bergabung ke Lembaga Penelitian,Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) organisasi yg terdiri dari kaum intelektual muslim progresif dan sosial demokrat.LP3ES mendirikan majalah yang disebut "Prisma" dan Gusdur menjadi salah satu kontributor utama majalah tersebut.Selain bekerja sebagai kontributor LP3ES,Gusdur juga berkeliling pesantren dan madrasah di seluruh Jawa.Pada saat itu,pesantren berusaha keras mendapatkan pendanaan dari pemerintah dengan cara mengadopsi kurikulum pemerintah.Gusdur merasa prihatin dengan kondisi itu karena nilai-nilai tradisional pesantren semakin luntur akibat perubahan ini.Gusdur juga prihatin dengan kemiskinan pesantren yang ia lihat.Pada waktu yang sama ketika mereka membujuk pesantren mengadopsi kurikulum pemerintah,pemerintah juga membujuk pesantren sebagai agen perubahan dan membantu pemerintah dalam perkembangan ekonomi Indonesia.Gusdur memilih batal belajar luar negeri dan lebih memilih mengembangkan pesantren.
Abdurrahman Wahid meneruskan kariernya sebagai jurnalis,menulis untuk majalah dan surat kabar Artikelnya diterima dengan baik dan ia mulai mengembangkan reputasi sebagai komentator sosial.Dengan popularitas itu,ia mendapatkan banyak undangan untuk memberikan kuliah dan seminar, membuat dia harus pulang-pergi antara Jakarta dan Jombang,tempat Gusdur tinggal bersama keluarganya.
Meskipun memiliki karier yang sukses pada saat itu,Gusdur masih merasa sulit hidup hanya dari satu sumber pencaharian dan ia bekerja untuk mendapatkan pendapatan tambahan dengan menjual kacang dan mengantarkan es.Pada tahun 1974 Gusdur mendapat pekerjaan tambahan di Jombang sebagai guru di Pesantren Tambakberas dan segera mengembangkan reputasi baik.Satu tahun kemudian Wahid menambah pekerjaannya dengan menjadi Guru Kitab Al Hikam.
Pada tahun 1977,Gusdur bergabung ke Universitas Hasyim Asyari sebagai dekan Fakultas Praktek dan Kepercayaan Islam dan Universitas ingin agar Gusdur mengajar subyek tambahan seperti syariat Islam dan misiologi.Namun kelebihannya menyebabkan beberapa ketidaksenangan dari sebagian kalangan universitas
[sunting] Nahdlatul Ulama
[sunting] Awal keterlibatan
Latar belakang keluarga Wahid segera berarti. Ia akan diminta untuk memainkan peran aktif dalam menjalankan NU. Permintaan ini berlawanan dengan aspirasi Gus Dur dalam menjadi intelektual publik dan ia dua kali menolak tawaran bergabung dengan Dewan Penasehat Agama NU. Namun, Wahid akhirnya bergabung dengan Dewan tersebut setelah kakeknya, Bisri Syansuri, memberinya tawaran ketiga [14]. Karena mengambil pekerjaan ini, Wahid juga memilih untuk pindah dari Jombang ke Jakarta dan menetap di sana. Sebagai anggota Dewan Penasehat Agama, Wahid memimpin dirinya sebagai reforman NU.
Pada saat itu, Abdurrahman Wahid juga mendapat pengalaman politik pertamanya. Pada pemilihan umum legislatif 1982, Wahid berkampanye untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP), sebuah Partai Islam yang dibentuk sebagai hasil gabungan 4 partai Islam termasuk NU. Wahid menyebut bahwa Pemerintah mengganggu kampanye PPP dengan menangkap orang seperti dirinya [15]. Namun, Wahid selalu berhasil lepas karena memiliki hubungan dengan orang penting seperti Jendral Benny Moerdani.
[sunting] Mereformasi NU
Pada saat itu, banyak orang yang memandang NU sebagai organisasi dalam keadaan stagnasi/terhenti. Setelah berdiskusi, Dewan Penasehat Agama akhirnya membentuk Tim Tujuh (yang termasuk Wahid) untuk mengerjakan isu reformasi dan membantu menghidupkan kembali NU. Reformasi dalam organisasi termasuk perubahan keketuaan. Pada 2 Mei 1982, pejabat-pejabat tinggi NU bertemu dengan Ketua NU Idham Chalid dan meminta agar ia mengundurkan diri. Idham, yang telah memandu NU pada era transisi kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto awalnya melawan, tetapi akhirnya mundur karena tekanan. Pada 6 Mei 1982, Wahid mendengar pilihan Idham untuk mundur dan menemuinya, lalu ia berkata bahwa permintaan mundur tidak konstitusionil. Dengan himbauan Wahid, Idham membatalkan kemundurannya dan Wahid bersama dengan Tim Tujuh dapat menegosiasikan persetujuan antara Idham dan orang yang meminta kemundurannya [16].
Pada tahun 1983, Soeharto dipilih kembali sebagai presiden untuk masa jabatan ke-4 oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan mulai mengambil langkah untuk menjadikan Pancasila sebagai Ideologi Negara. Dari Juni 1983 hingga Oktober 1983, Wahid menjadi bagian dari kelompok yang ditugaskan untuk menyiapkan respon NU terhadap isu tersebut. Wahid berkonsultasi dengan bacaan seperti Quran dan Sunnah untuk pembenaran dan akhirnya, pada Oktober 1983, ia menyimpulkan bahwa NU harus menerima Pancasila sebagai Ideologi Negara [17]. Untuk lebih menghidupkan kembali NU, Wahid juga mengundurkan diri dari PPP dan partai politik. Hal ini dilakukan sehingga NU dapat fokus dalam masalah sosial daripada terhambat dengan terlibat dalam politik.
[sunting] Terpilih sebagai ketua dan masa jabatan pertama
Reformasi Wahid membuatnya sangat populer di kalangan NU. Pada saat Musyawarah Nasional 1984, banyak orang yang mulai menyatakan keinginan mereka untuk menominasikan Wahid sebagai ketua baru NU. Wahid menerima nominasi ini dengan syarat ia mendapatkan wewenang penuh untuk memilih para pengurus yang akan bekerja di bawahnya. Wahid terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada Musyawarah Nasional tersebut. Namun demikian, persyaratannya untuk dapat memilih sendiri para pengurus di bawahnya tidak terpenuhi. Pada hari terakhir Munas, daftar anggota Wahid sedang dibahas persetujuannya oleh para pejabat tinggu NU termasuk Ketua PBNU sebelumnya, Idham Chalid. Wahid sebelumnya telah memberikan sebuah daftar kepada Panitia Munas yang sedianya akan diumumkan hari itu. Namun demikian, Panitia Munas, yang bertentangan dengan Idham, mengumumkan sebuah daftar yang sama sekali berbeda kepada para peserta Munas.[18]
Terpilihnya Gus Dur dilihat positif oleh Suharto dan rezim Orde Baru. Penerimaan Wahid terhadap Pancasila bersamaan dengan citra moderatnya menjadikannya disukai oleh pejabat pemerintahan. Pada tahun 1985, Suharto menjadikan Gus Dur indoktrinator Pancasila.[19] Pada tahun 1987, Abdurrahman Wahid menunjukan dukungan lebih lanjut terhadap rezim tersebut dengan mengkritik PPP dalam pemilihan umum legislatif 1987 dan memperkuat Partai Golkar Suharto. Ia kemudian menjadi anggota MPR mewakili Golkar. Meskipun ia disukai oleh rezim, Wahid mengkritik pemerintah karena proyek Waduk Kedung Ombo yang didanai oleh Bank Dunia.[20] Hal ini merenggangkan hubungan Wahid dengan pemerintah, namun saat itu Suharto masih mendapat dukungan politik dari NU.
Selama masa jabatan pertamanya, Gus Dur fokus dalam mereformasi sistem pendidikan pesantren dan berhasil meningkatkan kualitas sistem pendidikan pesantren sehingga dapat menandingi sekolah sekular.[21] Pada tahun 1987, Gus Dur juga mendirikan kelompok belajar di Probolinggo, Jawa Timur untuk menyediakan forum individu sependirian dalam NU untuk mendiskusikan dan menyediakan interpretasi teks Muslim.[22] Gus Dur pernah pula menghadapi kritik bahwa ia mengharapkan mengubah salam Muslim "assalamualaikum" menjadi salam sekular "selamat pagi".[23]
[sunting] Masa jabatan kedua dan melawan Orde Baru
Wahid terpilih kembali untuk masa jabatan kedua Ketua NU pada Musyawarah Nasional 1989. Pada saat itu, Soeharto, yang terlibat dalam pertempuran politik dengan ABRI, mulai menarik simpati Muslim untuk mendapat dukungan mereka. Pada Desember 1990, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dibentuk untuk menarik hati Muslim Intelektual. Organisasi ini didukung oleh Soeharto, diketuai oleh Baharuddin Jusuf Habibie dan di dalamnya terdapat intelektual Muslim seperti Amien Rais dan Nurcholish Madjid sebagai anggota. Pada tahun 1991, beberapa anggota ICMI meminta Gus Dur bergabung. Gus Dur menolak karena ia mengira ICMI mendukung sektarianisme dan akan membuat Soeharto tetap kuat.[24] Pada tahun 1991, Wahid melawan ICMI dengan membentuk Forum Demokrasi, organisasi yang terdiri dari 45 intelektual dari berbagai komunitas religius dan sosial. Organisasi ini diperhitungkan oleh pemerintah dan pemerintah menghentikan pertemuan yang diadakan oleh Forum Demokrasi saat menjelang pemilihan umum legislatif 1992.
Pada Maret 1992, Gus Dur berencana mengadakan Musyawarah Besar untuk merayakan ulang tahun NU ke-66 dan mengulang pernyataan dukungan NU terhadap Pancasila. Wahid merencanakan acara itu dihadiri oleh paling sedikit satu juta anggota NU. Namun, Soeharto menghalangi acara tersebut, memerintahkan polisi untuk mengembalikan bus berisi anggota NU ketika mereka tiba di Jakarta. Akan tetapi, acara itu dihadiri oleh 200.000 orang. Setelah acara, Gus Dur mengirim surat protes kepada Soeharto menyatakan bahwa NU tidak diberi kesempatan menampilkan Islam yang terbuka, adil dan toleran.[25] Selama masa jabatan keduanya sebagai ketua NU, ide liberal Gus Dur mulai mengubah banyak pendukungnya menjadi tidak setuju. Sebagai ketua, Gus Dur terus mendorong dialog antar agama dan bahkan menerima undangan mengunjungi Israel pada Oktober 1994.[26]
[sunting] Masa jabatan ketiga dan menuju reformasi
Menjelang Musyawarah Nasional 1994, Gus Dur menominasikan dirinya untuk masa jabatan ketiga. Mendengar hal itu, Soeharto ingin agar Wahid tidak terpilih. Pada minggu-minggu sebelum munas, pendukung Soeharto, seperti Habibie dan Harmoko berkampanye melawan terpilihnya kembali Gus Dur. Ketika musyawarah nasional diadakan, tempat pemilihan dijaga ketat oleh ABRI dalam tindakan intimidasi.[27] Terdapat juga usaha menyuap anggota NU untuk tidak memilihnya. Namun, Gus Dur tetap terpilih sebagai ketua NU untuk masa jabatan ketiga. Selama masa ini, Gus Dur memulai aliansi politik dengan Megawati Soekarnoputri dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Megawati yang menggunakan nama ayahnya memiliki popularitas yang besar dan berencana tetap menekan rezim Soeharto. Wahid menasehati Megawati untuk berhati-hati dan menolak dipilih sebagai Presiden untuk Sidang Umum MPR 1998. Megawati mengacuhkannya dan harus membayar mahal ketika pada Juli 1996 markas PDInya diambil alih oleh pendukung Ketua PDI yang didukung pemerintah, Soerjadi.
Melihat apa yang terjadi terhadap Megawati, Gus Dur berpikir bahwa pilihan terbaiknya sekarang adalah mundur secara politik dengan mendukung pemerintah. Pada November 1996, Wahid dan Soeharto bertemu pertama kalinya sejak pemilihan kembali Gus Dur sebagai ketua NU dan beberapa bulan berikutnya diikuti dengan pertemuan dengan berbagai tokoh pemerintah yang pada tahun 1994 berusaha menghalangi pemilihan kembali Gus Dur.[28] Pada saat yang sama, Gus Dur membiarkan pilihannya untuk melakukan reformasi tetap terbuka dan pada Desember 1996 bertemu dengan Amien Rais, anggota ICMI yang kritis terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah.
Juli 1997 merupakan awal dari Krisis Finansial Asia. Soeharto mulai kehilangan kendali atas situasi tersebut. Gus Dur didorong untuk melakukan reformasi dengan Megawati dan Amien, namun ia terkena stroke pada Januari 1998. Dari rumah sakit, Wahid melihat situasi terus memburuk dengan pemilihan kembali Soeharto sebagai Presiden dan protes mahasiswa yang menyebabkan terjadinya kerusuhan Mei 1998 setelah penembakan enam mahasiswa di Universitas Trisakti. Pada tanggal 19 Mei 1998, Gus Dur, bersama dengan delapan pemimpin penting dari komunitas Muslim, dipanggil ke kediaman Soeharto. Soeharto memberikan konsep Komite Reformasi yang ia usulkan. Sembilan pemimpin tersebut menolak untuk bergabung dengan Komite Reformasi. Gus Dur memiliki pendirian yang lebih moderat dengan Soeharto dan meminta demonstran berhenti untuk melihat apakah Soeharto akan menepati janjinya.[29] Hal tersebut tidak disukai Amien, yang merupakan oposisi Soeharto yang paling kritis pada saat itu. Namun, Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya pada tanggal 21 Mei 1998. Wakil Presiden Habibie menjadi presiden menggantikan Soeharto.
[sunting] Reformasi
[sunting] Pembentukan PKB dan Pernyataan Ciganjur
Salah satu dampak jatuhnya Soeharto adalah pembentukan partai politik baru. Di bawah rezim Soeharto, hanya terdapat tiga pertai politik: Golkar, PPP dan PDI. Dengan jatuhnya Soeharto, partai-partai politik mulai terbentuk, dengan yang paling penting adalah Partai Amanat Nasional (PAN) bentukan Amien dan Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) bentukan Megawati. Pada Juni 1998, banyak orang dari komunitas NU meminta Gus Dur membentuk partai politik baru. Ia tidak langsung mengimplementasikan ide tersebut. Namun pada Juli 1998 Gus Dur mulai menanggapi ide tersebut karena mendirikan partai politik merupakan satu-satunya cara untuk melawan Golkar dalam pemilihan umum. Wahid menyetujui pembentukan PKB dan menjadi Ketua Dewan Penasehat dengan Matori Abdul Djalil sebagai ketua partai. Meskipun partai tersebut didominasi anggota NU, Gus Dur menyatakan bahwa partai tersebut terbuka untuk semua orang.
Pada November 1998, dalam pertemuan di Ciganjur, Gus Dur, bersama dengan Megawati, Amien, dan Sultan Hamengkubuwono X kembali menyatakan komitmen mereka untuk reformasi. Pada 7 Februari 1999, PKB secara resmi menyatakan Gus Dur sebagai kandidat pemilihan presiden.
[sunting] Pemilu 1999 dan Sidang Umum MPR


Amien Rais dan Gus Dur pada Sidang Umum MPR.
Pada Juni 1999, partai PKB ikut serta dalam arena pemilu legislatif. PKB memenangkan 12% suara dengan PDI-P memenangkan 33% suara. Dengan kemenangan partainya, Megawati memperkirakan akan memenangkan pemilihan presiden pada Sidang Umum MPR. Namun, PDI-P tidak memiliki mayoritas penuh, sehingga membentuk aliansi dengan PKB. Pada Juli, Amien Rais membentuk Poros Tengah, koalisi partai-partai Muslim.[30] Poros Tengah mulai menominasikan Gus Dur sebagai kandidat ketiga pada pemilihan presiden dan komitmen PKB terhadap PDI-P mulai berubah.
Pada 7 Oktober 1999, Amien dan Poros Tengah secara resmi menyatakan Abdurrahman Wahid sebagai calon presiden.[31] Pada 19 Oktober 1999, MPR menolak pidato pertanggungjawaban Habibie dan ia mundur dari pemilihan presiden. Beberapa saat kemudian, Akbar Tanjung, ketua Golkar dan ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan Golkar akan mendukung Gus Dur. Pada 20 Oktober 1999, MPR kembali berkumpul dan mulai memilih presiden baru. Abdurrahman Wahid kemudian terpilih sebagai Presiden Indonesia ke-4 dengan 373 suara, sedangkan Megawati hanya 313 suara.[32]
Tidak senang karena calon mereka gagal memenangkan pemilihan, pendukung Megawati mengamuk dan Gus Dur menyadari bahwa Megawati harus terpilih sebagai wakil presiden. Setelah meyakinkan jendral Wiranto untuk tidak ikut serta dalam pemilihan wakil presiden dan membuat PKB mendukung Megawati, Gus Dur pun berhasil meyakinkan Megawati untuk ikut serta. Pada 21 Oktober 1999, Megawati ikut serta dalam pemilihan wakil presiden dan mengalahkan Hamzah Haz dari PPP.
[sunting] Kepresidenan
[sunting] 1999
Kabinet pertama Gus Dur, Kabinet Persatuan Nasional, adalah kabinet koalisi yang meliputi anggota berbagai partai politik: PDI-P, PKB, Golkar, PPP, PAN, dan Partai Keadilan (PK). Non-partisan dan TNI juga ada dalam kabinet tersebut. Wahid kemudian mulai melakukan dua reformasi pemerintahan. Reformasi pertama adalah membubarkan Departemen Penerangan, senjata utama rezim Soeharto dalam menguasai media. Reformasi kedua adalah membubarkan Departemen Sosial yang korup.[33]
Pada November 1999, Wahid mengunjungi negara-negara anggota ASEAN, Jepang, Amerika Serikat, Qatar, Kuwait, dan Yordania. Setelah itu, pada bulan Desember, ia mengunjungi Republik Rakyat Cina.[34]
Setelah satu bulan berada dalam Kabinet Persatuan Nasional, Menteri Menteri Koordinator Pengentasan Kemiskinan (Menko Taskin) Hamzah Haz mengumumkan pengunduran dirinya pada bulan November. Muncul dugaan bahwa pengunduran dirinya diakibatkan karena Gus Dur menuduh beberapa anggota kabinet melakukan korupsi selama ia masih berada di Amerika Serikat.[33] Beberapa menduga bahwa pengunduran diri Hamzah Haz diakibatkan karena ketidaksenangannya atas pendekatan Gus Dur dengan Israel [35].
Rencana Gus Dur adalah memberikan Aceh referendum. Namun referendum ini menentukan otonomi dan bukan kemerdekaan seperti referendum Timor Timur. Gus Dur juga ingin mengadopsi pendekatan yang lebih lembut terhadap Aceh dengan mengurangi jumlah personel militer di Negeri Serambi Mekkah tersebut. Pada 30 Desember, Gus Dur mengunjungi Jayapura di provinsi Irian Jaya. Selama kunjungannya, Abdurrahman Wahid berhasil meyakinkan pemimpin-pemimpin Papua bahwa ia mendorong penggunaan nama Papua.[36]
[sunting] 2000


Abdurrahman Wahid di Forum Ekonomi Dunia tahun 2000.
Pada Januari 2000, Gus Dur melakukan perjalanan ke luar negeri lainnya ke Swiss untuk menghadiri Forum Ekonomi Dunia dan mengunjungi Arab Saudi dalam perjalanan pulang menuju Indonesia. Pada Februari, Wahid melakukan perjalanan luar negeri ke Eropa lainnya dengan mengunjungi Inggris, Perancis, Belanda, Jerman, dan Italia. Dalam perjalanan pulang dari Eropa, Gus Dur juga mengunjungi India, Korea Selatan, Thailand, dan Brunei Darussalam. Pada bulan Maret, Gus Dur mengunjungi Timor Leste. Di bulan April, Wahid mengunjungi Afrika Selatan dalam perjalanan menuju Kuba untuk menghadiri pertemuan G-77, sebelum kembali melewati Kota Meksiko dan Hong Kong. Pada bulan Juni, Wahid sekali lagi mengunjungi Amerika, Jepang, dan Perancis dengan Iran, Pakistan, dan Mesir sebagai tambahan baru ke dalam daftar negara-negara yang dikunjunginya.[37]
Ketika Gus Dur berkelana ke Eropa pada bulan Februari, ia mulai meminta Jendral Wiranto mengundurkan diri dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Gus Dur melihat Wiranto sebagai halangan terhadap rencana reformasi militer dan juga karena tuduhan pelanggaran HAM di Timor Timur terhadap Wiranto.[38]
Ketika Gus Dur kembali ke Jakarta, Wiranto berbicara dengannya dan berhasil meyakinkan Gus Dur agar tidak menggantikannya. Namun, Gus Dur kemudian mengubah pikirannya dan memintanya mundur. Pada April 2000, Gus Dur memecat Menteri Negara Perindustrian dan Perdagangan Jusuf Kalla dan Menteri Negara BUMN Laksamana Sukardi. Alasan yang diberikan Wahid adalah bahwa keduanya terlibat dalam kasus korupsi, meskipun Gus Dur tidak pernah memberikan bukti yang kuat.[39] Hal ini memperburuk hubungan Gus Dur dengan Golkar dan PDI-P.
Pada Maret 2000, pemerintahan Gus Dur mulai melakukan negosiasi dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Dua bulan kemudian, pemerintah menandatangani nota kesepahaman dengan GAM hingga awal tahun 2001, saat kedua penandatangan akan melanggar persetujuan.[40] Gus Dur juga mengusulkan agar TAP MPRS No. XXIX/MPR/1966 yang melarang Marxisme-Leninisme dicabut.[41]
Ia juga berusaha membuka hubungan dengan Israel, yang menyebabkan kemarahan pada kelompok Muslim Indonesia.[42] Isu ini diangkat dalam pidato Ribbhi Awad, duta besar Palestina untuk Indonesia, kepada parlemen Palestina tahun 2000. Isu lain yang muncul adalah keanggotaan Gus Dur pada Yayasan Shimon Peres. Baik Gus Dur dan menteri luar negerinya Alwi Shihab menentang penggambaran Presiden Indonesia yang tidak tepat, dan Alwi meminta agar Awad, duta besar Palestina untuk Indonesia, diganti.[43]
Dalam usaha mereformasi militer dan mengeluarkan militer dari ruang sosial-politik, Gus Dur menemukan sekutu, yaitu Agus Wirahadikusumah, yang diangkatnya menjadi Panglima Kostrad pada bulan Maret. Pada Juli 2000, Agus mulai membuka skandal yang melibatkan Dharma Putra, yayasan yang memiliki hubungan dengan Kostrad. Melalui Megawati, anggota TNI mulai menekan Wahid untuk mencopot jabatan Agus. Gus Dur mengikuti tekanan tersebut, tetapi berencana menunjuk Agus sebagai Kepala Staf Angkatan Darat. Petinggi TNI merespon dengan mengancam untuk pensiun, sehingga Gus Dur kembali harus menurut pada tekanan.[44]
Hubungan Gus Dur dengan TNI semakin memburuk ketika Laskar Jihad tiba di Maluku dan dipersenjatai oleh TNI. Laskar Jihad pergi ke Maluku untuk membantu orang Muslim dalam konflik dengan orang Kristen. Wahid meminta TNI menghentikan aksi Laskar Jihad, namun mereka tetap berhasil mencapai Maluku dan dipersenjatai oleh senjata TNI.[45]
Muncul pula dua skandal pada tahun 2000, yaitu skandal Buloggate dan Bruneigate. Pada bulan Mei, Badan Urusan Logistik (BULOG) melaporkan bahwa $4 juta menghilang dari persediaan kas Bulog. Tukang pijit pribadi Gus Dur mengklaim bahwa ia dikirim oleh Gus Dur ke Bulog untuk mengambil uang.[46] Meskipun uang berhasil dikembalikan, musuh Gus Dur menuduhnya terlibat dalam skandal ini. Skandal ini disebut skandal Buloggate. Pada waktu yang sama, Gus Dur juga dituduh menyimpan uang $2 juta untuk dirinya sendiri. Uang itu merupakan sumbangan dari Sultan Brunei untuk membantu di Aceh. Namun, Gus Dur gagal mempertanggungjawabkan dana tersebut. Skandal ini disebut skandal Bruneigate.
Sidang Umum MPR 2000 hampir tiba, popularitas Gus Dur masih tinggi. Sekutu Wahid seperti Megawati, Akbar dan Amien masih mendukungnya meskipun terjadi berbagai skandal dan pencopotan menteri. Pada Sidang Umum MPR, pidato Gus Dur diterima oleh mayoritas anggota MPR. Selama pidato, Wahid menyadari kelemahannya sebagai pemimpin dan menyatakan ia akan mewakilkan sebagian tugas.[47] Anggota MPR setuju dan mengusulkan agar Megawati menerima tugas tersebut. Pada awalnya MPR berencana menerapkan usulan ini sebagai TAP MPR, akan tetapi Keputusan Presiden dianggap sudah cukup. Pada 23 Agustus, Gus Dur mengumumkan kabinet baru meskipun Megawati ingin pengumuman ditunda. Megawati menunjukan ketidaksenangannya dengan tidak hadir pada pengumuman kabinet. Kabinet baru lebih kecil dan meliputi lebih banyak non-partisan. Tidak terdapat anggota Golkar dalam kabinet baru Gus Dur.
Pada September, Gus Dur menyatakan darurat militer di Maluku karena kondisi di sana semakin memburuk. Pada saat itu semakin jelas bahwa Laskar Jihad didukung oleh anggota TNI dan juga kemungkinan didanai oleh Fuad Bawazier, menteri keuangan terakhir Soeharto. Pada bulan yang sama, bendera bintang kejora berkibar di Papua Barat. Gus Dur memperbolehkan bendera bintang kejora dikibarkan asalkan berada di bawah bendera Indonesia.[48] Ia dikritik oleh Megawati dan Akbar karena hal ini. Pada 24 Desember 2000, terjadi serangan bom terhadap gereja-gereja di Jakarta dan delapan kota lainnya di seluruh Indonesia.
Pada akhir tahun 2000, terdapat banyak elit politik yang kecewa dengan Abdurrahman Wahid. Orang yang paling menunjukan kekecewaannya adalah Amien. Ia menyatakan kecewa mendukung Gus Dur sebagai presiden tahun lalu. Amien juga berusaha mengumpulkan oposisi dengan meyakinkan Megawati dan Gus Dur untuk merenggangkan otot politik mereka. Megawati melindungi Gus Dur, sementara Akbar menunggu pemilihan umum legislatif tahun 2004. Pada akhir November, 151 DPR menandatangani petisi yang meminta pemakzulan Gus Dur.[49]
[sunting] 2001 dan akhir kekuasaan
Pada Januari 2001, Gus Dur mengumumkan bahwa Tahun Baru Cina (Imlek) menjadi hari libur opsional.[50] Tindakan ini diikuti dengan pencabutan larangan penggunaan huruf Tionghoa. Gus Dur lalu mengunjungi Afrika Utara dan juga Arab Saudi untuk naik haji.[51] Abdurrahman Wahid melakukan kunjungan terakhirnya ke luar negeri sebagai presiden pada Juni 2001 ketika ia mengunjungi Australia.
Pada pertemuan dengan rektor-rektor universitas pada 27 Januari 2001, Gus Dur menyatakan kemungkinan Indonesia masuk kedalam anarkisme. Ia lalu mengusulkan pembubaran DPR jika hal tersebut terjadi.[52] Pertempuan tersebut menambah gerakan anti-Wahid. Pada 1 Februari, DPR bertemu untuk mengeluarkan nota terhadap Gus Dur. Nota tersebut berisi diadakannya Sidang Khusus MPR dimana pemakzulan Presiden dapat dilakukan. Anggota PKB hanya bisa walk out dalam menanggapi hal ini. Nota ini juga menimbulkan protes di antara NU. Di Jawa Timur, anggota NU melakukan protes di sekitar kantor regional Golkar. Di Jakarta, oposisi Gus Dur turun menuduhnya mendorong protes tersebut. Gus Dur membantah dan pergi untuk berbicara dengan demonstran di Pasuruan.[53]. Namun, demonstran NU terus menunjukan dukungan mereka kepada Gus Dur dan pada bulan April mengumumkan bahwa mereka siap untuk mempertahankan Gus Dur sebagai presiden hingga mati.
Pada bulan Maret, Gus Dur mencoba membalas oposisi dengan melawan disiden pada kabinetnya. Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Yusril Ihza Mahendra dicopot dari kabinet karena ia mengumumkan permintaan agar Gus Dur mundur.[54] Menteri Kehutanan Nurmahmudi Ismail juga dicopot dengan alasan berbeda visi dengan Presiden, berlawanan dalam pengambilan kebijakan, dan diangap tidak dapat mengendalikan Partai Keadilan,[55] yang pada saat itu massanya ikut dalam aksi menuntut Gus Dur mundur. Dalam menanggapi hal ini, Megawati mulai menjaga jarak dan tidak hadir dalam inagurasi penggantian menteri. Pada 30 April, DPR mengeluarkan nota kedua dan meminta diadakannya Sidang Istimewa MPR pada 1 Agustus.
Gus Dur mulai putus asa dan meminta Menteri Koordinator Politik, Sosial, dan Keamanan (Menko Polsoskam) Susilo Bambang Yudhoyono untuk menyatakan keadaan darurat. Yudhoyono menolak dan Gus Dur memberhentikannya dari jabatannya beserta empat menteri lainnya dalam reshuffle kabinet pada tanggal 1 Juli 2001.[56] Akhirnya pada 20 Juli, Amien Rais menyatakan bahwa Sidang Istimewa MPR akan dimajukan pada 23 Juli. TNI menurunkan 40.000 tentara di Jakarta dan juga menurunkan tank yang menunjuk ke arah Istana Negara sebagai bentuk penunjukan kekuatan.[57]. Gus Dur kemudian mengumumkan pemberlakuan dekrit yang berisi (1) pembubaran MPR/DPR, (2) mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat dengan mempercepat pemilu dalam waktu satu tahun, dan (3) membekukan Partai Golkar[58] sebagai bentuk perlawanan terhadap Sidang Istimewa MPR. Namun dekrit tersebut tidak memperoleh dukungan dan pada 23 Juli, MPR secara resmi memakzulkan Gus Dur dan menggantikannya dengan Megawati Sukarnoputri.[59] Abdurrahman Wahid terus bersikeras bahwa ia adalah presiden dan tetap tinggal di Istana Negara selama beberapa hari, namun akhirnya pada tanggal 25 Juli ia pergi ke Amerika Serikat karena masalah kesehatan.[60]
[sunting] Aktivitas setelah kepresidenan
[sunting] Perpecahan pada tubuh PKB
Sebelum Sidang Khusus MPR, anggota PKB setuju untuk tidak hadir sebagai lambang solidaritas. Namun, Matori Abdul Djalil, ketua PKB, bersikeras hadir karena ia adalah Wakil Ketua MPR. Dengan posisinya sebagai Ketua Dewan Syuro, Gus Dur menjatuhkan posisi Matori sebagai Ketua PKB pada tanggal 15 Agustus 2001 dan melarangnya ikut serta dalam aktivitas partai sebelum mencabut keanggotaan Matori pada bulan November.[61] Pada tanggal 14 Januari 2002, Matori mengadakan Munas Khusus yang dihadiri oleh pendukungnya di PKB. Munas tersebut memilihnya kembali sebagai ketua PKB. Gus Dur membalasnya dengan mengadakan Munasnya sendiri pada tanggal 17 Januari, sehari setelah Munas Matori selesai[62] Musyawarah Nasional memilih kembali Gus Dur sebagai Ketua Dewan Penasehat dan Alwi Shihab sebagai Ketua PKB. PKB Gus Dur lebih dikenal sebagai PKB Kuningan sementara PKB Matori dikenal sebagai PKB Batutulis.
[sunting] Pemilihan umum 2004
Pada April 2004, PKB berpartisipasi dalam Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD Indonesia 2004, memperoleh 10.6% suara. Untuk Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2004, dimana rakyat akan memilih secara langsung, PKB memilih Wahid sebagai calon presiden. Namun, Gus Dur gagal melewati pemeriksaan medis sehingga Komisi Pemilihan Umum menolak memasukannya sebagai kandidat. Gus Dur lalu mendukung Solahuddin yang merupakan pasangan dari Wiranto. Pada 5 Juli 2004, Wiranto dan Solahuddin kalah dalam pemilu. Untuk pemilihan kedua antara pasangan Yudhoyono-Kalla dengan Megawati-Muzadi, Gus Dur menyatakan golput.
[sunting] Oposisi terhadap pemerintahan SBY
Pada Agustus 2005, Gus Dur menjadi salah satu pemimpin koalisi politik yang bernama Koalisi Nusantara Bangkit Bersatu. Bersama dengan Try Sutrisno, Wiranto, Akbar Tanjung dan Megawati, koalisi ini mengkritik kebijakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, terutama mengenai pencabutan subsidi BBM yang akan menyebabkan naiknya harga BBM.
[sunting] Kehidupan pribadi
Wahid menikah dengan Sinta Nuriyah dan dikaruniai empat orang anak: Alissa Qotrunnada, Zannuba Ariffah Chafsoh (Yenny), Anita Hayatunnufus, dan Inayah Wulandari. Yenny juga aktif berpolitik di Partai Kebangkitan Bangsa dan saat ini adalah direktur The Wahid Institute.
[sunting] Kematian
Gus Dur menderita banyak penyakit, bahkan sejak ia mulai menjabat sebagai presiden. Ia menderita gangguan penglihatan sehingga seringkali surat dan buku yang harus dibaca atau ditulisnya harus dibacakan atau dituliskan oleh orang lain. Beberapa kali ia mengalami serangan strok. Diabetes dan gangguan ginjal juga dideritanya. Ia wafat pada hari Rabu, 30 Desember 2009, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, pada pukul 18.45 akibat berbagai komplikasi penyakit tersebut, yang dideritanya sejak lama. Sebelum wafat ia harus menjalani hemodialisis (cuci darah) rutin. Menurut Salahuddin Wahid adiknya, Gus Dur wafat akibat sumbatan pada arteri.[63] Seminggu sebelum dipindahkan ke Jakarta ia sempat dirawat di Jombang seusai mengadakan perjalanan di Jawa Timur.[64]
[sunting] Penghargaan
Pada tahun 1993, Gus Dur menerima Ramon Magsaysay Award, sebuah penghargaan yang cukup prestisius untuk kategori Community Leadership. [65]
Wahid ditahbiskan sebagai "Bapak Tionghoa" oleh beberapa tokoh Tionghoa Semarang di Kelenteng Tay Kak Sie, Gang Lombok, yang selama ini dikenal sebagai kawasan Pecinan pada tanggal 10 Maret 2004.[5]
Ia mendapat penghargaan dari Simon Wiethemthal Center, sebuah yayasan yang bergerak di bidang penegakan Hak Asasi Manusia. Wahid mendapat penghargaan tersebut karena menurut mereka ia merupakan salah satu tokoh yang peduli terhadap persoalan HAM.[66][67] Gus Dur memperoleh penghargaan dari Mebal Valor yang berkantor di Los Angeles karena Wahid dinilai memiliki keberanian membela kaum minoritas, salah satunya dalam membela umat beragama Konghucu di Indonesia dalam memperoleh hak-haknya yang sempat terpasung selama era orde baru.[66] Wahid juga memperoleh penghargaan dari Universitas Temple. Namanya diabadikan sebagai nama kelompok studi Abdurrahman Wahid Chair of Islamic Study.[66] Pada 21 Juli 2010, meskipun telah meninggal, ia memperoleh Lifetime Achievement Award dalam Liputan 6 Awards 2010.[68] Penghargaan ini diserahkan langsung kepada Sinta Nuriyah, istri Gus Dur.
[sunting] Tasrif Award-AJI
Pada 11 Agustus 2006, Gadis Arivia dan Gus Dur mendapatkan Tasrif Award-AJI sebagai Pejuang Kebebasan Pers 2006.[69] Penghargaan ini diberikan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Gus Dur dan Gadis dinilai memiliki semangat, visi, dan komitmen dalam memperjuangkan kebebasan berekpresi, persamaan hak, semangat keberagaman, dan demokrasi di Indonesia. Gus Dur dan Gadis dipilih oleh dewan juri yang terdiri dari budayawan Butet Kertaradjasa, pemimpin redaksi The Jakarta Post Endy Bayuni, dan Ketua Komisi Nasional Perempuan Chandra Kirana. Mereka berhasil menyisihkan 23 kandidat lain. Penghargaan Tasrif Award bagi Gus Dur menuai protes dari para wartawan yang hadir dalam acara jumpa pers itu.[70] Seorang wartawan mengatakan bahwa hanya karena upaya Gus Dur menentang RUU Anti Pornoaksi dan Pornografi, ia menerima penghargaan tersebut. Sementara wartawan lain seperti Ati Nurbaiti, mantan Ketua Umum AJI Indonesia dan wartawan The Jakarta Post membantah dan mempertanyakan hubungan perjuangan Wahid menentang RUU APP dengan kebebasan pers.[70]
[sunting] Doktor kehormatan
Gus Dur juga banyak memperoleh gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) dari berbagai lembaga pendidikan:
• Doktor Kehormatan bidang Filsafat Hukum dari Universitas Thammasat, Bangkok, Thailand (2000)[71]
• Doktor Kehormatan dari Asian Institute of Technology, Bangkok, Thailand (2000)[71]
• Doktor Kehormatan bidang Ilmu Hukum dan Politik, Ilmu Ekonomi dan Manajemen, dan Ilmu Humaniora dari Pantheon Universitas Sorbonne, Paris, Perancis (2000)[71]
• Doktor Kehormatan dari Universitas Chulalongkorn, Bangkok, Thailand (2000)
• Doktor Kehormatan dari Universitas Twente, Belanda (2000) [72]
• Doktor Kehormatan dari Universitas Jawaharlal Nehru, India (2000)[71]
• Doktor Kehormatan dari Universitas Soka Gakkai, Tokyo, Jepang (2002)[71]
• Doktor Kehormatan bidang Kemanusiaan dari Universitas Netanya, Israel (2003)[73]
• Doktor Kehormatan bidang Hukum dari Universitas Konkuk, Seoul, Korea Selatan (2003)[71]
• Doktor Kehormatan dari Universitas Sun Moon, Seoul, Korea Selatan (2003)
Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Barat di Indonesia
Thursday, January 06, 2011 3:31 PM
1. VOC
VOC merupakan kongsi dagang Belanda yang mempunyai wilayah di Hindia Timur. Pengurusnya terdiri dari 6 orang yang disebut “Bewindhebbers der VOC”, ditambah 17 orang pengurus harian yang disebut Heeren XVII. VOC juga memiliki hak khusus yang diberikan parlemen Belanda:
-Membuat perjanjian dengan raja2 setempat
-Menyatakan perang dan perdamaian
-Membuat senjata & benteng
-Mencetak uang
-Mengangkat & memberhentikan pegawai
-Mengadili perkara
Pada tahun 1609, Pieter Both ditugaskan sebagai Gubernur Jendral VOC di Ambon. Misi utamanya adalah untuk memimpin VOC menghadapi persaingan dengan pedagang Eropa. Ketika Jan Pietersoon Coen diangkat sebagai gubernur jenderal, pusat kekuasaan dipindahkan ke Jayakarta. Selain melakukan monopoli, VOC juga menjalankan system pemerintahan tidak langsung (indirect rule). Tidak berlangsung lama, VOC akhirnya dibubarkan pada tanggal 31 Desember 1799. dengan factor-faktor berikut:
-Banyak pegawai VOC korupsi karena gajinya rendah
-VOC tidak mampu bersaing dengan inggris (EIC) dan Perancis (FIC)
-Walaupun rugi, pemegang saham tetap diberi dividen
-Perang Belanda melawan Inggris
-Jatuhnya kongsi dagang VOC di India & adanya kebebasan pelayaran Inggris ke Indonesia
2. Penjajahan Prancis-Belanda
Di Eropa sedang dalam suasana Perang Koalisi satu (1792-1797). Belandapun kalah sehingga membuat rajanya, Willem V, meminta perlindungan dari Inggris. Napoleon Bonaparte, pemimpin Prancis kemudian menempatkan Louis Napoleon untuk memimpin Belanda. Louis kemudian mengangkat Herman Willem Daendels sebagai Gubernur Jendral Hindia Belanda sejak 1808. Tugas utamanya adalah untuk mempertahankan Jawa dari serangan Inggris. Pada masa pemerintahannya, Daendels banyak mengeluarkan kebijakan kebijakan yang condong kepada kediktatoran. Contohnya, pembangunan jalan Raya Pos (Groete Postweg) antara Anyer-Panarukan. Pembangunan jalan raya itu melibatkan banyak tenaga dengan system rodi.
Kekuasaan sewenang-wenang yang diterapkan Daendels membuatnya ditarik kembali agar citra Hindia Belanda tidak bertambah buruk. Tetapi penarikan Daendels membua dampak buruk. Belandapun berhasil dikuasai Inggris. Dengan demikian berakhirlah penjajahan Prancis-Belanda dengan ditandai oleh Kapitulasi Tuntang.
3. Penjajahan Iggris
Tahun 1811-1816, Indonesia berada di bawah kekuasaan Inggris. Thomas Stamford Raffles diangkat sebagai wakil gubernur di Jawa dan bawahannya. Tujuan utama pemerintahan Raffles adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat. Salah satu tindakannya yang popular adalah mencetuskan system sewa tanah (landrent). Hal tersebut tidak membebani rakyat, namun kondisi di Eropa membuat Thomas Stamford Raffles harus mengakhiri masa jabatannya di Indonesia. Perang koalisi berakhir dengan kekalahan Prancis. Negara-negara yang menjadi lawan Prancis mengambil keputusan bahwa sebagai benteng untuk menghadapi Prancis, Belanda harus kuat. Maka dari itu, dalam Traktat London tahun 1824, ditetapkan bahwa Indonesia dikembalikan kepada Belanda.
4. Belanda
Untuk menangani berbagai persoalan di Indonesia yang baru saja dikembalikan ke Inggris, pemerintah belanda mengirimkan sebuah komisi. Komisi tersebut terdiri dari Cornelis Th.Elout sebagai ketua, dan A.A. Buyskes dan van der Capellen sebagai anggota. Setelah komisi dibubarkan, van der Capellen diangkat sebagai gubernur jenderal. Dia melaksanakan pola konservatif, dalam arti menerapkan kebijakan monopoli seperti VOC:
a. Masa Tanam Paksa
Ketika van den Bosch menjabat sebagai gubernur jenderal, pada tahun 1830 dia menciptakan peraturan baru yang bernama ‘tanam paksa’ / cultuur stelsel. Tujuannya untuk mendapatkan untung guna menutup deficit keuangan negri Belanda. Kemudian, latar belakang dilakukannya Tanam paksa adalah:
- Defisit anggaran belanja negri belanda akibat Perang kemerdekaan Belgia dan perang diponegoro
- Keadaan di Jawa yang tidak menguntungkan saat itu
- Perdagangan dan perusahaan belanda mengalami kemunduran
Pokok-pokok ketentuan Tanam paksa:
- Penduduk wajib menanami 1/5 tanahnya dengan tanaman yang ditentukan pemerintah
- Tanah tersebut dibebaskan dari pajak
-Tanah tersebut dikerjakan selama 1/5 tahun
- Risiko penanaman ada pada pemerintah
- Hasil tanaman yang diwajibkan harus diangkat sendiri ke pabrik dan mendapat ganti rugi
- Kelebihan hasil panen akan diganti oleh pemerintah
- Waktu yang digunakan untuk menanam tanaman wajib tidak melebihi waktu menanam padi
Penyimpangan Tanam Paksa:
-Tanah yang ditanami lebih dari 1/5 lahan
-Tanah yang ditanami tanaman wajib masih terkena pajak
- Banyak petugas yang curang, berusaha mendapatkan hasil sebanyak-banyaknya
- Tanah yang ditanami tanaman wajib cenderung memilih tanah yang subur
Akibat penyimpangan:
1. Bagi Bangsa Indonesia
- Menimbulkan kesengsaraan
- Pemerintahan Belanda memberikan sanksi kepada petani yang meninggalkan tanahnya sehingga makin sengsara
1. Bagi Belanda
- Memperoleh keuntungan yang sangat besar
- Timbul penentangan tanam paksa yang dicetuskan oleh golongan liberal dan golongan etis
b. Politik Liberal Kolonial
Golongan liberal berhasil menguasai parlemen sehingga mereka mempunyai peluang untuk menciptakan undang-undang dasar guna membatasi kekuasaan raja. Pada tahun 1870 keluar undang-undang de Waal:
1. Undang-undang Gula yang menyebutkan bahwa penanaman tebu harus dilakukan oleh pengusaha swasta, tidak dengan system tanam paksa
2. Undang-undang Agraria, isinya menerangkan bahwa gubernur jenderal dan rakyat dilarang menjual tanah kepada orang asing, tetapi dapat menyewakannya selama 75 tahun
Ini merupakan awal yang baik walaupun dalam kenyataannya semuanya untuk kepentingan Pemerintahan Hindia Belanda.
1. Perlawanan Rakyat Maluku
A. Latar Belakang
1. Belanda menerapkan monopolui perdagangan
2. Adanya kekhawatiran rakyat akan munculnya kembali kekejaman seperti zaman VOC.
3. Rakyat diharuskan kerja paksa, menyerahkan ikan asin, kopi.
4. Benteng Duurstede diduduki Belanda.
B. Tokoh/ pemimpin
Pattimura
C. Proses Perang
Perlawanan ini dibantu oleh Anthonie Rebok, Thomas Pattiwael, Lucas Latumahina, dan Christina Martatiahahu. Pada tanggal 15 Mei 1817 seranga di mulai dan berhasil menguasai Banten Duurstede serta membunuh van den Berg. Akhirnya perang meluas ke Ambon, Seram, Haruku, Larike, Asilulu, dan Masihu.
D. Akhir perang
Belanda akhirnya mendatangkan bantuan, sehingga Pattimura dapat dikalahkan dan tanggal 16 Desember Pattimura dihukum gantung.
2. Perang Paderi
A. Latar Belakang
1. Adanya Perselisihan antara Kaum adat dan Kaum Paderi. Yaitu
Kaum Paderi menghendaki Gerakan Wahaby yang ditentang Kaum
Adat.
2. Belanda ikut campur tangn membantu Kaum Adat.
B. Proses Perang
1. Tahap I [ 1821-1837 ]
Tahap ini perang antara Kaum Adat dan kaum Padri. Kaum Adat terdesak lalu minta bantua Belanda. Dengan begitu Belanda diizinkan membangun Benteng Por Vander Cappelen dan Port de Kock. Tahun 1825, Belanda berunding dengan Kaum Paderi dan menghasilkan Perjanjian Paderi.
2. Tahap II
Kaum Paderi dan Kaum Adat bersatu melawan Belanda. Serangan Belanda dipusatkan ke Bonjol. Belanda menggunakan siasat Devide at Empera dengan cara mendatangkan pasukan Sebtot Prawirodirjo dari Jawa.
C. Pemimpin / Tokoh
Tuanku Imam Bonjol, Datuk Malim Basa, Tuanku nan Cerdik, Tuanku
Pasmanan, dan Tuanku Hitam.
D. Akhir Perang
Pada tahun 1833 diadakan Perjanjian Plakat panjang yang isinya penduduk diberi kebebasan membayar pajak dan kerja rodi, tetapi penduduk hanya berdagang dengan Belanda. Namu akhirnya Tuanku Imam Bonjol tetap ditangkap pada tahun 1837.
4. Perang Dipenogoro
a. Latar Belakang
sebab Umum:
1. Belanda ikut campur masalah kerajaan
2. Bangsawan kecewa karena dilarang menyewakan tanahnya
3. Kaum Ulama kecewa karena masuknya peradaban Barat di keraton
4. Rakyat dibebani berbagai macam pajak dan kerja paksa
Sebab Khusus:
1. Pembuatan jalan raya yang melewati makam leluhur tanpa
Seizin Pangeran Dipenogoro
b. Pemimpin/ tokoh
Pangeran Dipenogoro, Kiai mojo, Sentot Prawirodirjo,Pangeran Mangkubumi, dll.
c. Proses Perang
Perang dimulai 20 Juli 1825. Perang dimulai ketika Belanda menyerbu kediaman Pangeran Dipenogoro. Pangeran dipenogoro menggunakan taktik geriliya, sedang belanda menggunakan siasat Benteng Stelsel.
d. Akhir Perang
Pasukan Dipenogoro mulai terdesak setelah Belanda menggunakan siasat Devide et Empera. Pangeran Dipenogoro berhasil ditangkap pada tahun 1830 setelah Belanda menerapkan siasat tipu muslihat.
5. Perang Jagaraga bali
a. Latar belakang
1. Belanda memaksa Bali mengakui kedaulatan Belanda
2. Belanda memaksa Bali menghapus hak Tawan karang.
b. Pemimpin / Tokoh
I Gusti ketut Jelantik
c. Proses Perang
Pada 1845 Belanda Menyerang kerajaan Buleleng. Belanda menyerang Bali tiga kali:
1. Tahun 1846: Serangan dapat dihalau I Gusti Ketut Jalantik
2. Tahun 1848: Belanda gagal merebut Benteng Jagaraga
3. Tahun 1849: Belanda berhasil menguasai Benteng Jagaraga
d. Akhir Perang
Sejak tahun 1849 Belanda berhasil menguasai Bali
6. Perang Banjar
a. Latar Belakang
1. Belanda memaksakan monopoli pedagang
2. Belanda ikut campur tangan urusan kerajaan
b. Pemimpin / Tokoh
Pangeran Antasari
c. Proses Perang
Pertempuran terjadi pada 18 April 1859. Pangeran Antasari berhasil merebut Benteng Belanda dan menenggelamkan kapal Onrus milik Belanda.
d. Akhir Perang
Pangeran Antasari wafat pada tahun 1862, digantikan oleh Haji Buyasin yang akhirnya ditangkap Belanda.
7. Perang Aceh
a. Latar Belakang
1. Belanda ingin menguasai aceh yang letaknya strategis.
2. Belanda menuntut agar Aceh mengakui kedaulatan Belanda
3. Belanda melarang Aceh menjalin hubungan dengan
luar negeri
4. Traktat Sumatra 1871 memberi peluang Belanda untuk
menyerang Aceh.
b. Pemimpin / Tokoh
Teuku Umar, Teuku Cik Ditiro, Panglima Polim, Cut Nya’ Dien
c. Proses Perang
Belanda menyerang Aceh pertama pada 1873
di bawah pimpinan Jend. Kohler di depan Masjid Raya,
namun gagal. Serangan kedua Desember 1873 dipimpin
Jend. Van Suieten, berhasil merebut masjid Raya dan
Istana. Belanda melakukan Siasat Konsentrasi Stelsel, Devide
et Empera, kekerasan dengan membentuk pasukan Marsose.
d. Akhir Perang
Pada 1904 Aceh terpaksa menandatangani Perjanjian singkat
Yang berisi, “ Aceh mengakui kedaulatan Belanda”

PENGARUH KOLONIALISME DAN IMPERIALISME DI INDONESIA: 1) Perlawanan Rakyat 2) Perkembangan Agama Kristen
erhadap Upaya Perdagangan Portugis dan Belanda
Menjelang kedatangan bangsa Eropa, masyarakat di wilayah Nusantara hidup dengan tenteram di bawah kekuasaan raja-raja.
Kedatangan bangsa-bangsa Eropa di Indonesia mula-mula disambut baik oleh bangsa Indonesia, tetapi lama-kelamaan rakyat Indonesia mengadakan perlawanan karena sifat-sifat dan niat-niat jahat bangsa Eropa mulai terkuak dan diketahui oleh bangsa Indonesia.
Perlawanan-perlawanan yang dilakukan rakyat Indonesia disebabkan orang-orang Barat ingin memaksakan monopoli perdagangan dan berusaha mencampuri urusan kerajaan-kerajaan di Indonesia. Adapun perlawanan-perlawanan tersebut antara lain:
1) Perlawanan di Aceh terhadap Portugis
2) Ternate melawan Portugis
3) Perlawanan Mataram (Perlawanan Sultan Agung) terhadap Belanda
4) Banten melawan VOC
5) Makassar melawan VOC
6) Perlawanan Diponegoro (1825–1830) terhadap Belanda
7) Perang Padri (1821–1837)
2. Perkembangan Agama Kristen di Indonesia
Sejak abad ke-15 Paus di Roma memberi tugas kepada misionaris bangsa Portugis dan Spanyol untuk menyebarkan agama Katholik. Kemudian bangsa Belanda pun tertarik untuk menyebarkan ajaran agama Kristen Protestan dengan mengirimkan para zending di negeri-negeri jajahannya.
1. Misionaris Portugis di Indonesia
Pada abad ke-16 kegiatan misionaris sangat aktif menyampaikan kabar Injil ke seluruh penjuru dunia dengan menumpang kapal pedagang Portugis dan Spanyol. Salah seorang misionaris yang bertugas di Indonesia terutama Maluku adalah Fransiscus Xaverius (1506–1552). Ia seorang Portugis yang membela rakyat yang tertindas oleh jajahan bangsa Portugis. Di kalangan pribumi ia dikenal kejujuran dan keikhlasannya membantu kesulitan rakyat. Ia menyebarkan ajaran agama Katholik dengan berkeliling ke kampung-kampung sambil membawa lonceng di tangan untuk mengumpulkan anak-anak dan orang dewasa untuk diajarkan agama Katholik.
Kegiatan misionaris Portugis tersebut berlangsung di Kepulauan Maluku, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, P ulau Siau, dan Sangir, kemudian menyebar ke Kalimantan dan Jawa Timur.
Penyebaran agama Katholik di Maluku menjadi tersendat setelah terbunuhnya Sultan Hairun yang menimbulkan kebencian rakyat terhadap semua orang Portugis. Setelah jatuhnya Maluku ke tangan Belanda, kegiatan misionaris surut dan diganti kegiatan zending Belanda yang menyebarkan agama Kristen Protestan.
2. Zending Belanda di Indonesia
Pada abad ke-17 gereja di negeri Belanda mengalami perubahan, agama Katholik yang semula menjadi agama resmi negara diganti dengan agama Kristen Protestan. Pemerintah Belanda melarang pelaksanaan ibadah agama Katholik di muka umum dan menerapkan anti Katholik, termasuk di tanah-tanah jajahannya.
VOC yang terbentuk tahun 1602 mendapat kekuasaan dan tanggung jawab memajukan agama. VOC mendukung penyebaran agama Kristen Protestan dengan semboyan “siapa punya negara, dia punya agama”, kemudian VOC menyuruh penganut agama Katholik untuk masuk agama Kristen Protestan. VOC turut membiayai pendirian sekolah-sekolah dan membiayai upaya menerjemahkan injil ke dalam bahasa setempat. Di balik itu para pendeta dijadikan alat VOC agar pendeta memuji-muji VOC dan tunduk dengan VOC. Hal tersebut ternyata sangat menurunkan citra para zending di mata rakyat, karena VOC tidak disukai rakyat.
Tokoh zending di Indonesia antara lain Ludwig Ingwer Nommensen, Sebastian Danckaerts, Adriaan Hulsebos, dan Hernius.
Kegiatan zending di Indonesia meliputi:
a. Menyebarkan agama Kristen Protestan di Maluku, Sangir, Talaud, Timor, Tapanuli, dan kota-kota besar di Jawa dan Sumatra.
b. Mendirikan Nederlands Zendeling Genootschap (NZG), yaitu perkumpulan pemberi kabar Injil Belanda yang berusaha menyebarkan agama Kristen Protestan, mendirikan wadah gereja bagi jemaat di Indonesia seperti Gereja Protestan Maluku (GPM), Gereja Kristen Jawa (GKJ), Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), dan mendirikan sekolah-sekolah yang menitikberatkan pada penyebaran agama Kristen Protestan.
3. Wilayah Persebaran Agama Nasrani di Indonesia pada Masa Kolonial
Saat VOC berkuasa, kegiatan misionaris Katholik terdesak oleh kegiatan zending Kristen Protestan, dan bertahan di Flores dan Timor. Namun sejak Daendels berkuasa, agama Katholik dan Kristen Protestan diberi hak sama, dan mulailah misionaris menyebarkan kembali agama Katholik terutama ke daerah-daerah yang belum terjangkau agama-agama lain.
Penyebaran agama Kristen Protestan di Maluku menjadi giat setelah didirikan Gereja Protestan Maluku (GPM) tanggal 6 September 1935. Organisasi GPM menampung penganut Kristen Protestan di seluruh Maluku dan Papua bagian selatan. Penyebaran agama Kristen menjangkau Sulawesi Utara di Manado, Tomohon, Pulau Siau, Pulau Sangir Talaud, Tondano, Minahasa, Luwu, Mamasa dan Poso, serta di Nusa Tenggara Timur yang meliputi Timor, Pulau Ende, Larantuka, Lewonama, dan Flores. Adapun persebaran agama Katholik di Jawa semula hanya berlangsung di Blambangan, Panarukan, Jawa Timur. Namun, kemudian menyebar ke wilayah barat, seperti Batavia, Semarang, dan Jogjakarta.
Agama Kristen Protestan di Jawa Timur berkembang di Mojowarno, Ngoro dekat Jombang. Di Jawa Tengah meliputi Magelang, Kebumen, Wonosobo, Cilacap, Ambarawa, Salatiga, Purworejo, Purbalingga, dan Banyumas. Di Jawa Barat pusat penyebaran agama Kristen terdapat di Bogor, Sukabumi, dan Lembang (Bandung). Di Sumatra Utara masyarakat Batak yang menganut agama Kristen berpusat di Angkola Sipirok, Tapanuli Selatan, Samosir, Sibolga, Buluh Hawar di Karo, Kabanjahe, Sirombu, dan kepulauan Nias. Kegiatan agama Kristen pada masyarakat Batak dipusatkan pada organisasi HKBP. Adapun di Kalimantan Selatan agama Kristen berkembang di Barito dan Kuala Kapuas. Di Kalimantan Barat umat Nasrani banyak terdapat di Pontianak. Di Kalimantan Timur banyak terdapat di Samarinda, Kalimantan Tengah di pemukiman masyarakat Dayak desa Perak dan Kapuas Kahayan.

Faktor-faktor penyebab sulitnya perkembangan agama Kristen di Indonesia pada waktu itu adalah:
a) Pada waktu itu agama Kristen dianggap identik dengan agama penjajah.
b) Pemerintah kolonial tidak menghargai prinsip persamaan derajat manusia.
c) Sebagian besar rakyat Indonesia telah menganut agama lain.
Oleh karena itulah upaya penyebaran dilakukan di daerah-daerah yang belum tersentuh agama lainnya. Juga dilakukan dengan mengadakan tindakan-tindakan kemanusiaan seperti mendirikan rumah sakit dan sekolah. Akhirnya berkat kerja keras kaum misionaris dan zending, agama Kristen dapat berkembang di Indonesia sampai sekarang.
SOAL essay SMa klas XII IPA
Thursday, December 16, 2010 3:06 PM
1. A. Bagaimana kebijakan pemerintahan orde baru dalam memulihkan perekonomian dan politik pemerintahan Indonesia?
b. Jelaskan Dampak dari perkembangan Revolusi Hijau bagi masyarakat Indonesia. Dan manfaatnya dari sector pertanian?
2. a. Jelaskan perbedaan pmerintahan masa Abdurachman Wahid dengan Bj Habibie?
b. Bagaimana perkembangan politik setelah 21 mei 1998?serta tuliskan mengenai agenda pemerintahan BJ habibie dalam memperbaiki perekonomian Indonesia?
3. a. Bagaimana keadaan social dan ekonomi masyarakat setelah Reformasi?
b. jelaskan langkah yang ditempuh pemerintahan orde baru dalam bidang ekonomi?
4. a.Bagaimana penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan presiden Soeharto?
. b.Jelaskan tujuan dan arah dari pembangunan nasional Indonesia?
5. a. Jelaskan latar belakang dari runtuhnya orde baru sampai terjadi reformasi dan penyebab munculnya gerakan reformasi?
b. tuliskan5 kebijakan yang diambil oleh pemerintahan orde baru pada kolom di bawah ini
Politik Ekonomi Sosial
a………………………… a……………………….. A……………
B…………………….. B……………………… B……………….
C………………………… C……………………… C………………
D………………………. D………………………. D………………
E……………………….. E…………………………… E………………….


jawaban
1. A. kebijakan pemerintahan orde baru dalam memulihkan perekonomian dan politik pemerintahan Indonesia adalah
• Bidang ekonomi: Stabilisasi dan Rehabilitasi Ekonomi
Keadaan ekonomi yang kacau sebagai peninggalan masa Demokrasi Terpimpin,pemerintah menempuh cara :
Mengeluarkan Ketetapan MPRS No.XXIII/MPRS/1966 tentang Pembaruan Kebijakan ekonomi, keuangan dan pembangunan.
MPRS mengeluarkan garis program pembangunan, yakni program penyelamatan, program stabilitas dan rehabilitasi, serta program pembangunan.
Program pemerintah diarahkan pada upaya penyelamatan ekonomi nasional terutama stabilisasi dan rehabilitasi ekonomi. Stabilisasi berarti mengendalikan inflasi agar harga barang-barang tidak melonjak terus. Sedangkan rehabilitasi adalah perbaikan secara fisik sarana dan prasarana ekonomi. Hakikat dari kebijakan ini adalah pembinaan sistem ekonomi berencana yang menjamin berlangsungnya demokrasi ekonomi ke arah terwujudnya masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
Bidang ekonomi: kerja sama dengan Luar Negeri
• Bidang politik:
Pembentukan Kabinet Pembangunan
Kabinet awal pada masa peralihan kekuasaan (28 Juli 1966) adalah Kabinet AMPERA dengan tugas yang dikenal dengan nama Dwi Darma Kabinet Ampera yaitu untuk menciptakan stabilitas politik dan ekonomi sebagai persyaratan untuk melaksanakan pembangunan nasional. Program Kabinet AMPERA yang disebut Catur Karya Kabinet AMPERA adalah sebagai berikut.
Memperbaiki kehidupan rakyat terutama di bidang sandang dan pangan.
Melaksanakan pemilihan Umum dalam batas waktu yakni 5 Juli 1968.
Melaksanakan politik luar negeri yang bebas aktif untuk kepentingan nasional.
Melanjutkan perjuangan anti imperialisme dan kolonialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya.
b. dampak revolusi Hijau adalah adanya perubahan social – ekonomi masyarakat Indonesia.
• Memberikan lapangan kerja bagi para petani maupun buruh pertanian.
Daerah yang tadinya hanya dapat memproduksi secara terbatas dan hanya untuk memenuhi kebutuhan minimal masyarakatnya dapat menikmati hasil yang lebih baik karena revolusi hijau.
• Kekurangan bahan pangan dapat teratasi.
Sektor pertanian mampu menjadi pilar penyangga perekonomian Indonesia terutama terlihat ketika Indonesia mengalami krisis ekonomi sehingga orang beralih usaha ke sektor agrobisnis.


2a. perbedaan pemerintahan masa gusdur dengan bj habibie adalah
• Bj habibie berani mengambil kebijakan dalam bidang ekonomi dalam agendanya: merekapitulasi perbankan, merekontruksi perekonomian Indonesia. Dan adanya kebebasan menyampaikan pendapat, serta mereformasi bidang hokum
• Gusdur: mulai melakukan dua reformasi pemerintahan. Reformasi pertama adalah membubarkan Departemen Penerangan, senjata utama rezim Soeharto dalam menguasai media. Reformasi kedua adalah membubarkan Departemen Sosial yang korupsi. Dan Pada Januari 2001, Gus Dur mengumumkan bahwa Tahun Baru Cina (Imlek) menjadi hari libur opsional. Tindakan ini diikuti dengan pencabutan larangan penggunaan huruf Tionghoa. Gus Dur lalu mengunjungi Afrika Utara dan juga Arab Saudi untuk naik haji Abdurrahman Wahid melakukan kunjungan terakhirnya ke luar negeri sebagai presiden pada Juni 2001 ketika ia mengunjungi Australia.
Perbedaan pemerintahan BJ habibie dan megawati soekarno putri:
• Bj habibie berani mengambil kebijakan dalam bidang ekonomi dalam agendanya: merekapitulasi perbankan, merekontruksi perekonomian Indonesia. Dan adanya kebebasan menyampaikan pendapat, serta mereformasi bidang hokum
• Megawati: adanya pembelian pesawat sukhoi dan Mig dan juga megawati kurang hati2 dalam mengambil kebijakan sehingga masalah demi masalah belum diselesaikan.bahkan kebijakan politik mengikuti kebijakan department luar negeri sehingga tidak membawa perubahan.
B, perkembangan politik setelah tggl 21 mei 1998 adalah pengangkatan BJ habibi sebagai Presiden Republik Indonesia dimana tugas yang diemban habibie sangat berat yaitu mengatasi krisis ekonomi dan politik yang melanda Indonesia dan juga habibie dituntut untuk menciptakan pemerintah yang bersih dari KKN, sehingga pada tanggal 22 mei 1998 BJ habibie membentuk cabinet baru yang di berinama
Kabinet reformasi pembangunan.
Agenda pemerintahan Bj Habbie adalah
• Merekapitulasi perbankan
• Merenkontruksi perekonomian Indonesia
• Melikuidsi beberapa bank bermasalah
3.a keadaan masyarakat setelah reformasi adalah banyaknya pengangguran setelah reformasi akibat krisis moneter sehingga memunculkan masalah ekonomi yang berkepanjangan dan lagi banyak investor asing tidak menanamkan modalnya di Indonesia. Sedangkan sebelum reformasi keadaan masyarakt masih tenang dikarenakan masa pemerintahan soeharto dan kehidupan ekonominya masih rendah dikarenakan cara soeharto dalam mengelola bidang perekonomian.
b. langkah-langkah yang ditempuh pemerintah dalam bidang ekonomi dan pembangunan :
• Bidang pembagunan adanya Trilogi pembangunan dan pembangunan jangka panjang dan jangka pendek dan juga adanya revolusi hijau
• Memperbaiki bidang perekonomian Indonesia dengan bekerjasama dengan pihak asing
• Memberikan keluasaan investor asing untuk menanamkan modalnya

4a. penyimpangan yang dilakukan soeharto adalah
• Melakukan KKN
• Menggunakan TNI dalam pemerintahan
• Tidak adanya kebebasan dalam berpendapat
• Pancasila terkesan tertutup
b. Tujuan dan arah pembangunan nasional adalah mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur sehingga terjadi perubahan kehidupan baik dalam bidang social dan ekonomi serta keamanan dan juga terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang membutuhkannya, serta adanya Trilogi pembangunan nasional yang berbunyi:
• Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi
• Stabilitas nasional yang dinamis


5a Runtuhnya orde baru ditandai adanya krisis politik, krisi hukum, krisis kpercayaan dan krisis ekonomi dimana masyarakat tidak mempercayai kinerja pemerintahan soeharto, dan adanya penyimpangan dari UUD 1945 pasal 33, adanya utang luar negeri Indonesia yang menyebabkan krisis moneter, sehingga menmunculkan masa reformasi dimana masyarakat menduduki gedung MPR/ DPR mempunyai beberapa agenda diantaranya:
• Adili soeharto dan kroni-kroninya
• Amandemen UUD 1945
• Penghapusan dwi fungsi ABRI
• Supremasi hukum
Yang menyebabkan gerakan reformasi adalah adanya masalah yang mendesak yaitu upaya mengatasi kesulitan masyarakat tentang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau oleh rakyat dari situlah gerakan reformasi muncul

b. kebijakan politik
• Pembentukan cabinet pembangunan
• Pembubaran Pki dan organisasi masanya
• Penyederhanaan dan pengelompokkan partai politik
• Peran ganda ABRI
• Adanya Pemilu
Kebijakan bidang Ekonomi
• Stabilisasi ekonomi
• Kerjasama Luar negeri
• Pembagunan Nasional
• Menciptakan lapangan kerja
- swasembada pangan
Kebijakan bidang sosial
• Menciptakan masyarakat yang adil dan makmur
• Memberikan kesejahteraan
• Adanya perubahan social di masyarakat
• Menciptakan program Transmigrasi
• adanya urbanisasi ke kota
SOAL ESSAY SMA KLAS XII IS
Thursday, December 16, 2010 2:26 PM
a. Mengapa TNI melancarkan Serangan Umum 1 Maret 1949 terhadap kota Yogyakarta?
Apa pengaruhnya bagi perjuangan bangsa Indonesia?
b. Ceritakan secara kronologi mengenai peristiwa kemerdekaan sampai peristiwa Serangan Oemoem 1 Maret 1949 di Yogyakarta?
2. a. tuliskan nama tokoh dan latarbelakang terjadinya pemberontakan pada table dibawah ini
Nama gerakan Tokoh Latar belakang terjadinya
DI/TII di Jawabarat
RMS
APRA
PRRI
DI/TII di Sulawesi selatan
b. bagaimana usaha pemerintahan dalam mengatasi pemberontakan diatas?
3. a Bagaimana usaha pemerintahan Indonesia dalam menumpas G 30 S/ PKI? Dan Faktor apa yang menyebabkan munculnya G 30 S/PKI?
b. Tuliskan 4 kabinet pada masa demokrasi Liberal beserta (5) program tiap cabinet?serta tuliskan isi dari dekrit presiden dan Trikora?
4. a Mengapa Soeharto bukan dalang dari pemberontakan G 30 S/ PKI? Jelaskan secara rinci!!!
b. mengapa Supersemar dijadikan Tonggak berdirinya orde Baru? Jelaskan!!!!
5. Jelaskan perbedaan kehidupan politik dan ekonomi Demokrasi terpimpin dengan demokrasi liberal?
JAWABAN
1.a Karena kekuatan TNI masih ada sehingga berani mengambil langkah untuk melakuakan serangan balasan ke Yogyakarta terhadap pendudukan belanda di Yogyakarta, dan ingin memperlihatkan kepada dunia bahwa kekuatan militer Indonesia masih ada, dan TNI sendiri membentuk windgate dan whrekreise untuk melakukan serangan balasan terhadap belanda.
Pengaruhnya bagi perjuangan bangsa Indonesia adalah
• Memberikan semangat perjuangan rakyat dalam melawan agresi militer Belanda
• Supaya kedaulatan bangsa Indonesia bisa diterima secara de facto oleh Negara lain
b. Urutan kronologi dari peristiwa kemerdekaan sampa serangan Umum 1 maret 1949
• 17 agustus 1945: proklamasi kemerdekaan dengan menobatkan SOEkarno dan Moh hatta sebagai presiden dan wakil presiden
• 18 agustus 1945: sidang PPKI pertama
• 19 agustus 1945: sidang PPKI kedua
• 22 agustus 1945: sidang PPKI ke tiga
• Adanya pembentukan KNPI dan pemerintahan beserta department oleh presiden soekarno dengan memperoleh 13 departement, dan 8 propinsi dalam pembentukan KNPI
• Pada tenggal 5 januari 1946 ibukota RI dipindahkan dari Jakarta ke Yogyakarta dikarenakan adanya agresi militer belanda I tahun1947 kemudian adanya kebijakan pemerintah sampai tahun 1950
• Perundingan linggarjati, Renville setelah perundingan ini ada pemberontakan PKI di madiun tahun 1948
• Bulan desember tahun 1948 terjadi agresi militer belanda 2 di Yogyakarta
• Bulan maret 1949 tepatnya tgl 1 seluruh masyarakat Indonesia melakukan serangan balasan terhadap belanda di yogya
2. a
Nama gerakan Tokoh Latar belakang terjadinya
DI/TII di Jawabarat S.M Kartosuwiryo DI/TII ingin mengubah pancasila dengan Islam sebagai dasar Negara sehingga karto suwiryo membentuk Negara Islam
RMS Robert steven Soumokil Soumokil sendiri tidak setuju dengan atas terbentuknya NKRI, bahkan ia kurang menyetujui penggabungan wilayah Indonesia Timur yang menjdi bagian RIS.
APRA Westerling Ketidakpuasan KNIL atas APRIS kemudian kapten westerling membentuk Apra untuk melakukan pemberontakan di daerah Bandung.
PRRI Letkol husein Ketidakpuasan masyarakat atas alokasi biaya yang dikeluarkan pemerintahan pusat kepada pemerintahan daerah.
DI/TII di Sulawesi selatan Kahar muzakar Pemimpin DI/TII Sulawesi selatan membantu kartosuwiryo dalam membentuk Negara Islam
B usaha pemerintah dalam menangani pemberontakan tsb
• DI/ TII jawa barat: pemerintah melakukan operasi pada akhir tahun 1960 yang bernama operasi pagar betis di Gunung geber oleh pasukan TNI dan dan rakyat.
• RMS: pemerintah melakukan ekspedisi militer untuk mengatasi pemberontakan RMS yang dipimpin oleh Kolonel A.E. Kawilarang.
• APRA: pemerintahan mengatasi pemberontakan APRA dengan melancarkan Operasi yang di lakukan APRIS sehingga daerah Jawa barat berhasil dipulihkan
• PRRI: pemerintahan mengatasi pemberontakan PRRI dengan operasi 17 agustus yang dipim[in oleh A.H Nasution
• DI/TII Sulawesi selatan : penumpasan gerakan kahar muzakar mengalami kesulitan yang pada akhirnya bulan februari Kahar Muzakar ditembak mati oleh satuan pasukan TNI.
3. a. usaha pemerintah dalam mengatasi pemberontakan G 30 S/PKI adalah
• Menetralisasikan pasukan di sekitar Medan Merdeka yang dimanfaatkan oleh kaum gerakan G30sPKI
• Menggunakan Operasi militer yang dilakukan pada sore hari oleh Pasukan RPKAD dengan berhasil menduduki kembali gedung2 RRI Pusat, gedung telekomunikasi Pusat.
• Melakukan sweeping terhadap pasukan pemberontak G 30 S PKI
Faktor penyebab terjadinya G 30 S/PKI adalah dilihat dari perkembangan pemilu tahun 1955 pada masa demokrasi terpimpin dimana Partai komunis memenangkan pemilu sehingga PKI mempunyai tujuan :
1.Bahwa Gerakan 30 September adalah perbuatan PKI dalam rangka usahanya untuk merebut kekuasaan di negara Republik Indonesia dengan memperalat oknum ABRI sebagai kekuatan fisiknya, untuk itu maka Gerakan 30 September telah dipersiapkan jauh sebelumnya dan tidak pernah terlepas dari tujuan PKI untuk membentuk pemerintah Komunis.
2. Bahwa tujuan tetap komunis di Negara Non Komunis adalah merebut kekuasaan negara dan mengkomuniskannya.
3. Usaha tersebut dilakukan dalam jangka panjang dari generasi ke generasi secara berlanjut.
4. Selanjutnya bahwa kegiatan yang dilakukan tidak pernah terlepas dari rangkaian kegiatan komunisme internasional.
Yang kemudian memberikan Isu yang tidak benar terhadap masyarakat bahwa Presiden sakit, dan PKI sendiri membuat angkatan kelima untuk mempropaganda masyarakat serta membentuk organisasi dibawah naungan PKI yaitu: Gerwani, buruh, dll… dari situ PKI melakukan Gerakan tanpa sepengetahuan Presiden.
Dampak bagi masyarakat adalah
• Rakyat yang di motori oleh kalangan Mahasiswa serta Dukungan dari ABRI menjadi sadar bahwa G 30 s pki telah menyebabkan ketidak stabilan politik
• rakyat mengalami kemelaratan dan kekurangan bahan makanan
b. 4 kabinet masa demokrasi liberal
. KABINET NATSIR dengan program:
1. Menggiatkan usaha keamanan dan ketentraman.
2. Mencapai konsolidasi dan menyempurnakan susunan pemerintahan.
3. Menyempurnakan organisasi Angkatan Perang.
4. Mengembangkan dan memperkuat ekonomi rakyat.
5. Memperjuangkan penyelesaian masalah Irian Barat.
. KABINET SUKIMAN dengan program
1. Menjamin keamanan dan ketentraman
2. Mengusahakan kemakmuran rakyat dan memperbaharui hukum agraria agar sesuai dengan kepentingan petani.
3. Mempercepat persiapan pemilihan umum.
4. Menjalankan politik luar negeri secara bebas aktif serta memasukkan Irian Barat ke dalam wilayah RI secepatnya
KABINET ALI SASTROAMIJOYO I dengan program
1. Meningkatkan keamanan dan kemakmuran serta segera menyelenggarakan Pemilu.
2. Pembebasan Irian Barat secepatnya.
3. Pelaksanaan politik bebas-aktif dan peninjauan kembali persetujuan KMB.
4. Penyelesaian Pertikaian politik
KABINET BURHANUDDIN HARAHAP dengan program
1.Mengembalikan kewibawaan pemerintah, yaitu mengembalikan kepercayaan Angkatan Darat dan masyarakat kepada pemerintah.
2. Melaksanakan pemilihan umum menurut rencana yang sudah ditetapkan dan mempercepat terbentuknya parlemen baru
3. Masalah desentralisasi, inflasi, pemberantasan korupsi
4. Perjuangan pengembalian Irian Barat
5. Politik Kerjasama Asia-Afrika berdasarkan politik luar negeri bebas aktif.
Isi dari dekrit presiden adalah
• Pembubaran konstituante
• Berlakunya UUD 1945 dan tidak berlakunya UUDS 1950
• Pembentukan MPRS dan DPAS
Trikora:
a. Gagalkan pembentukan Negara papua
b. Kibarkan Sang merah putih di Irian Barat.
c. Bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan Tanah air.

4a. karena soeharto sendiri bukan otak dari gerakan 30 september yang menjadi otak gerakan 30 september dikarenakan DN Aidit bertemu dengan tokoh komunis China, Mao Tse Tung. Pertemuan terjadi ketika DN Aidit dalam perjalanan ke Aljazair sebagai perwakilan pemerintah RI singgah ke Beijing. Dalam pertemuan Mao Tse Tung memberikan advis pada DN Aidit tentang cara pencapaian terbentuknya sebuah negara sosialis di Indonesia, dari situlah aidit melakukan aksinya. Serta Sudah menjadi rahasia umum bahwa DN Aidit mempunyai hubungan erat dengan presiden Soekarno, apalagi DN Aidit memiliki posisi penting dalam pemerintahan presiden Soekarno. Namun ternyata terdapat "hidden agenda" dalam hubungan ini. Dalam "cetak biru" DN Aidit ternyata telah tersusun rencana khusus bagi presiden Soekarno pasca pembersihan para jendral TNI AD. DN Aidit akan menggunakan pengaruh presiden Soekarno dalam membersihkan unsur-unsur dalam TNI AD. Setelah itu DN Aidit akan "menyingkirkan" presiden Soekarno ke China dengan alasan sakit. Apalagi pada saat itu presiden Soekarno dalam keadaan sakit, sehingga alasan ini adalah alasan yang logis. Dan kursi pemerintahan akan dipegang oleh DN Aidit dalam kerangka sosialisme

B karena Kondisi ekonomi sangat parah dan kondisi politik memanas karena adanya persaingan politik antara PKI dan TNI AD. Puncaknya terjadi peristiwa G 30 S/PKI. Akibatnya kehidupan berbangsa mengalami kekacauan. Oleh karena itu untuk memulihkan keadaan, Presiden Soekarno mengeluarkan Supersemar. Sekarang kalian paham, bukan? Pada masa Orde Baru, pemerintah melaksanakan pembangunan untuk menata kehidupan rakyat. Dengan pembangunan tersebut, tercapai kemajuan dalam berbagai bidang. Namun keberhasilan tersebut tidak diimbangi dengan fondasi yang kokoh. Akibatnya ketika diterpa krisis moneter, ekonomi Indonesia mudah rapuh. Dan lagi Keluarnya Supersemar dianggap sebagai tonggak lahirnya Orde Baru. Supersemar pada intinya berisi perintah kepada Letjen Soeharto untuk mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk terjaminnya keamanan dan kestabilan jalannya pemerintahan. Selain itu untuk menjamin keselamatan presiden. Bagi bangsa Indonesia Supersemar memiliki arti penting berikut.
1.Menjadi tonggak lahirnya Orde Baru.
2. Dengan Supersemar, Letjen Soeharto mengambil beberapa tindakan untuk menjamin kestabilan jalannya pemerintahan dan revolusi Indonesia.
3. Lahirnya Supersemar menjadi awal penataan kehidupan sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. Kedudukan Supersemar secara hukum semakin kuat setelah dilegalkan melalui Ketetapan MPRS No. IX/ MPRS/1966 tanggal 21 Juni 1966. Sebagai pengemban dan pemegang

5. a. perbedaannya adalah pada pembentukan cabinet pada masa liberal dikarenakan pada masa liberal banyak masalah yang harus diselesaikan oleh semua cabinet pada masa demokrasi liberal sedangkan pada masa demokrasi terpimpin mengeluarkan dekrit presiden dikarenakan situasi politik yang buruk dan memulai pemilu dan bertujuan untuk menyelesaikan masalah negara yang semakin tidak menentu dan untuk menyelamatkan negara.
b. karena cabinet kerja IV kurang bisa mengatasi permasalahan antara Indonesia Vs Malaysia sehingga diganti oleh cabinet dwikora sehingga presiden mengumumkan dwikora pada tanggal 3 mei 1964 yang isinya sebagai berikut:
• Perhebat ketahanan revolusi Indonesia
• Bantu perjuangan rakyat Indonesia untuk membabaskan dari neokolim Inggris
pengetahuan tentang kerajaan islam
Saturday, November 13, 2010 1:31 PM
Untuk menambah pemahaman Anda tentang kerajaan Islam yang berkembang di Indonesia dari awal berdirinya, letak geografis dan perkembangannya dalam kehidupan politik, ekonomi, sosial dan budaya dapat Anda simak pada uraian materi berikut ini.

1. Kerajaan Samudra Pasai
Kerajaan Samudra Pasai tercatat dalam sejarah sebagai kerajaan Islam yang pertama.
Mengenai awal dan tahun berdirinya kerajaan ini tidak diketahui secara pasti. Akan tetapi menurut pendapat Prof. A. Hasymy, berdasarkan naskah tua yang berjudul Izhharul Haq
yang ditulis oleh Al-Tashi dikatakan bahwa sebelum Samudra Pasai berkembang, sudah
ada pusat pemerintahan Islam di Peureula (Perlak) pada pertengahan abad ke-9.
Perlak berkembang sebagai pusat perdagangan, tetapi setelah keamanannya tidak stabil
maka banyak pedagang yang mengalihkan kegiatannya ke tempat lain yakni ke Pasai,
akhirnya Perlak mengalami kemunduran.

Dengan kemunduran Perlak, maka tampillah seorang penguasa lokal yang bernama
Marah Silu dari Samudra yang berhasil mempersatukan daerah Samudra dan Pasai.
Dan kedua daerah tersebut dijadikan sebuah kerajaan dengan nama Samudra Pasai.
Kerajaan Samudra Pasai terletak di Kabupaten Lhokseumauwe, Aceh Utara, yang
berbatasan dengan Selat Malaka.

rangkuman::
1. Kerajaan Samudra Pasai berkembang pada abad Abad 13 yang terletak di
daerah Kabupaten Lhokseumauwe, Aceh Utara.
2. Keberadaan kerajaan Samudra Pasai dibuktikan dengan adanya
a. Catatan Marcopolo dari Venetia.
b. Catatan Ibnu Batulah dari Maroko.
c. Batu nisan Sultan Malik al-Saleh.
d. Jirat Putri Pasai.
3. Peranan Samudra Pasai dalam bidang perdagangan adalah Dengan letak yang strategis, maka Samudra Pasai berkembang sebagai kerajaan
maritim dan memiliki hegemoni atas pelabuhan-pelabuhan yang penting di Pesisir
Pantai Barat Sumatera serta berkembang sebagai Bandar Transito.
4. Nilai yang dapat diambil dari keberadaan kerajaan Samudra Pasai
adalah Nilai keterbukaan dan kebersamaan dan penghormatan kepada setiap golongan
masyarakat serta prinsip kepemimpinan yang dekat dengan rakyat.
5. Raja-raja yang memerintah di Samudra Pasai antara lain
Sultan Malik al-Saleh (1285 – 1297).
Sultan Muhammad (Malik al-Tahir I).
Sultan Ahmad (Malik al-Tahir II).
Sultan Zaenal Abidin (Malik al-Tahir III).
2.Kerajaan Demak
Demak pada masa sebelumnya sebagai suatu daerah yang dikenal dengan nama Bintoro
atau Gelagahwangi yang merupakan daerah kadipaten di bawah kekuasaan Majapahit.
Kadipaten Demak tersebut dikuasai oleh Raden Patah salah seorang keturunan Raja
Brawijaya V (Bhre Kertabumi) yaitu raja Majapahit.
Dengan berkembangnya Islam di Demak, maka Demak dapat berkembang sebagai kota
dagang dan pusat penyebaran Islam di pulau Jawa. Hal ini dijadikan kesempatan bagi
Demak untuk melepaskan diri dengan melakukan penyerangan terhadap Majapahit.
Setelah Majapahit hancur maka Demak berdiri sebagai kerajaan Islam pertama di pulau
Jawa dengan rajanya yaitu Raden Patah. Kerajaan Demak secara geografis terletak di
Jawa Tengah dengan pusat pemerintahannya di daerah Bintoro di muara sungai Demak,
yang dikelilingi oleh daerah rawa yang luas di perairan Laut Muria. (sekarang Laut Muria
sudah merupakan dataran rendah yang dialiri sungai Lusi).
Bintoro sebagai pusat kerajaan Demak terletak antara Bergola dan Jepara, di mana
Bergola adalah pelabuhan yang penting pada masa berlangsungnya kerajaan Mataram
(Wangsa Syailendra), sedangkan Jepara akhirnya berkembang sebagai pelabuhan yang
penting bagi kerajaan Demak.

3.Kerajaan Banten
Seperti yang telah dijelaskan pada uraian materi tentang kerajaan Demak, bahwa daerah
ujung barat pulau Jawa yaitu Banten dan Sunda Kelapa dapat direbut oleh Demak, di
bawah pimpinan Fatahillah. Untuk itu daerah tersebut berada di bawah kekuasaan Demak.
Setelah Banten diislamkan oleh Fatahillah maka daerah Banten diserahkan kepada
putranya yang bernama Hasannudin, sedangkan Fatahillah sendiri menetap di Cirebon,
dan lebih menekuni hal keagamaan.
Dengan diberikannya Banten kepada Hasannudin, maka Hasannudin meletakkan dasardasar
pemerintahan kerajaan Banten dan mengangkat dirinya sebagai raja pertama,
memerintah tahun 1552 – 1570.
Lokasi kerajaan Banten terletak di wilayah Banten sekarang, yaitu di tepi Timur Selat
Sunda sehingga daerahnya strategis dan sangat ramai untuk perdagangan nasional.
Pada masa pemerintahan Hasannudin, Banten dapat melepaskan diri dari kerajaan
Demak, sehingga Banten dapat berkembang cukup pesat dalam berbagai bidang
kehidupan. Untuk lebih jelasnya, simaklah uraian materi tentang kehidupan politik Banten
berikut ini.
Silsilah Raja-raja Banten
1. Sultan Hasannudin (1552 – 1570)

2. Panembahan Yusuf (1570 – 1580)

3. Maulana Muhammad (1580 – 1596)

4. Abulmufakir (1596 – 1640)

5. Abumaali Achmad (1640 – 1651)

6. Sultan Abdul Fatah/Sultan Ageng Tirtayasa (1651 – 1682)

7. Abdulnasar Abdulkahar/Sultan Haji (1682 – 1687)

4. Kerajaan Mataram
Nama kerajaan Mataram tentu sudah pernah Anda dengar sebelumnya dan ingatan
Anda pasti tertuju pada kerajaan Mataram wangsa Sanjaya dan Syailendra pada zaman
Hindu-Budha.
Kerajaan Mataram yang akan dibahas dalam modul ini, tidak ada hubungannya dengan
kerajaan Mataram zaman Hindu-Budha. Mungkin hanya kebetulan nama yang sama.
Dan secara kebetulan keduanya berada pada lokasi yang tidak jauh berbeda yaitu Jawa
Tengah Selatan.
Pada awal perkembangannya kerajaan Mataram adalah daerah kadipaten yang dikuasai
oleh Ki Gede Pamanahan. Daerah tersebut diberikan oleh Pangeran Hadiwijaya (Jaka
Tingkir) yaitu raja Pajang kepada Ki Gede Pamanahan atas jasanya membantu mengatasi
perang saudara di Demak yang menjadi latar belakang munculnya kerajaan Pajang.
Ki Gede Pamanahan memiliki putra bernama Sutawijaya yang juga mengabdi kepada
raja Pajang sebagai komando pasukan pengawal raja. Setelah Ki Gede Pamanahan
meninggal tahun 1575, maka Sutawijaya menggantikannya sebagai adipati di Kota Gede
tersebut.
Setelah pemerintahan Hadiwijaya di Pajang berakhir, maka kembali terjadi perang saudara
antara Pangeran Benowo putra Hadiwijaya dengan Arya Pangiri, Bupati Demak yang
merupakan keturunan dari Raden Trenggono.
Akibat dari perang saudara tersebut, maka banyak daerah yang dikuasai Pajang
melepaskan diri, sehingga hal inilah yang mendorong Pangeran Benowo meminta bantuan
kepada Sutawijaya.
Atas bantuan Sutawijaya tersebut, maka perang saudara dapat diatasi dan karena
ketidakmampuannya maka secara sukarela Pangeran Benowo menyerahkan takhtanya
kepada Sutawijaya. Dengan demikian berakhirlah kerajaan Pajang dan sebagai
kelanjutannya muncullah kerajaan Mataram.
Lokasi kerajaan Mataram tersebut di Jawa Tengah bagian Selatan dengan pusatnya di
kota Gede yaitu di sekitar kota Yogyakarta sekarang.
Dari penjelasan tersebut, apakah Anda sudah memahami? Kalau sudah paham, untuk
mengetahui lebih lanjut tentang perkembangan kerajaan Mataram, maka simaklah uraian
materi berikut ini.
1.latar belakang berdirinya kerajaan Mataram!
Berdirinya kerajaan Mataram tidak terlepas dari perang saudara di Pajang. Karena
setelah kematian Pangeran Hadiwijaya, raja Pajang, maka terjadi perebutan
kekuasaan antara Pangeran Benowo putra Hadiwijaya dengan Arya Pangiri keturunan
Pangeran Trenggono. Untuk menghadapi Arya Pangiri, Pangeran Benowo meminta
bantuan kepada Sutawijaya, sehingga Sutawijaya berhasil mengatasi perebutan
kekuasaan tersebut. Atas jasanya secara sukarela Pangeran Benowo menyerahkan
takhta Pajang kepada Sutawijaya sehingga Sutawijaya mendirikan kerajaan Mataram.
2.Tindakan-tindakan Sultan Agung sebagai raja Mataram!
-Menundukkan daerah-daerah yang melepaskan diri untuk memperluas wilayah
kekuasaannya.
-Mempersatukan daerah-daerah kekuasaannya melalui ikatan perkawinan.
-Melakukan penyerangan terhadap VOC di Batavia tahun 1628 dan 1629.
-Memajukan ekonomi Mataram.
-Memadukan unsur-unsur budaya Hindu, Budha dan Islam.
3. Sebab-sebab kehancuran dari kerajaan Mataram!
-Tidak adanya raja-raja yang cakap seperti Sultan Agung.
-Banyaknya daerah-daerah yang melepaskan diri.
-Adanya campur tangan VOC terhadap pemerintahan Mataram.
-Adanya politik pemecah-belah VOC melalui perjanjian Gianti 1755 dan Salatiga
1757.

5. Kerajaan Gowa - Tallo
Gambar 2.10 merupakan peta Sulawesi Selatan. Di Sulawesi Selatan pada abad 16
terdapat beberapa kerajaan di antaranya Gowa, Tallo, Bone, Sopeng, Wajo dan Sidenreng.
Untuk mengetahui letak kerajaan-kerajaan tersebut, silahkan Anda amati gambar 2.10
tersebut.
Salah satunya adalah kerajaan Gowa dan Tallo membentuk persekutuan pada tahun
1528, sehingga melahirkan suatu kerajaan yang lebih dikenal dengan sebutan kerajaan
Makasar. Nama Makasar sebenarnya adalah ibukota dari kerajaan Gowa dan sekarang
masih digunakan sebagai nama ibukota propinsi Sulawesi Selatan.
Secara geografis daerah Sulawesi Selatan memiliki posisi yang sangat strategis, karena
berada di jalur pelayaran (perdagangan Nusantara). Bahkan daerah Makasar menjadi
pusat persinggahan para pedagang baik yang berasal dari Indonesia Timur maupun
yang berasal dari Indonesia Barat.
Dengan posisi strategis tersebut maka kerajaan Makasar berkembang menjadi kerajaan
besar dan berkuasa atas jalur perdagangan Nusantara. Maka untuk menambah
pemahaman Anda tentang perkembangan kerajaan Makasar tersebut, silahkan simak
uraian materi berikut ini.

Penyebaran Islam di Sulawesi Selatan dilakukan oleh Datuk Rebandang dari Sumatera,
sehingga pada abad 17 agama Islam berkembang pesat di Sulawesi Selatan, bahkan
raja Makasar pun memeluk agama Islam.
Raja Makasar yang pertama memeluk agama Islam adalah Karaeng Matoaya (Raja
Gowa) yang bergelar Sultan Alaudin yang memerintah Makasar tahun 1593 – 1639 dan
dibantu oleh Daeng Manrabia (Raja Tallo) sebagai Mangkubumi bergelar Sultan Abdullah.

Sejak pemerintahan Sultan Alaudin kerajaan Makasar berkembang sebagai kerajaan
maritim dan berkembang pesat pada masa pemerintahan raja Malekul Said (1639 –
1653).
Selanjutnya kerajaan Makasar mencapai puncak kebesarannya pada masa pemerintahan
Sultan Hasannudin (1653 – 1669). Pada masa pemerintahannya Makasar berhasil
memperluas wilayah kekuasaannya yaitu dengan menguasai daerah-daerah yang subur
serta daerah-daerah yang dapat menunjang keperluan perdagangan Makasar. Perluasan
daerah Makasar tersebut sampai ke Nusa Tenggara Barat.

Sultan Hasannudin terkenal sebagai raja yang sangat anti kepada dominasi asing. Oleh
karena itu ia menentang kehadiran dan monopoli yang dipaksakan oleh VOC yang telah
berkuasa di Ambon. Untuk itu hubungan antara Batavia (pusat kekuasaan VOC di Hindia
Timur) dan Ambon terhalangi oleh adanya kerajaan Makasar.
Dengan kondisi tersebut maka timbul pertentangan antara Sultan Hasannudin dengan
VOC, bahkan menyebabkan terjadinya peperangan. Peperangan tersebut terjadi di daerah
Maluku.
Dalam peperangan melawan VOC, Sultan Hasannudin memimpin sendiri pasukannya
untuk memporak-porandakan pasukan Belanda di Maluku. Akibatnya kedudukan Belanda
semakin terdesak. Atas keberanian Sultan Hasannudin tersebut maka Belanda
memberikan julukan padanya sebagai Ayam Jantan dari Timur.

Upaya Belanda untuk mengakhiri peperangan dengan Makasar yaitu dengan melakukan
politik adu-domba antara Makasar dengan kerajaan Bone (daerah kekuasaan Makasar).
Raja Bone yaitu Aru Palaka yang merasa dijajah oleh Makasar meminta bantuan kepada
VOC untuk melepaskan diri dari kekuasaan Makasar. Sebagai akibatnya Aru Palaka
bersekutu dengan VOC untuk menghancurkan Makasar.
Akibat persekutuan tersebut akhirnya Belanda dapat menguasai ibukota kerajaan
Makasar. Dan secara terpaksa kerajaan Makasar harus mengakui kekalahannya dan
menandatangai perjanjian Bongaya tahun 1667 yang isinya tentu sangat merugikan
kerajaan Makasar.
Isi dari perjanjian Bongaya antara lain:
a. VOC memperoleh hak monopoli perdagangan di Makasar.
b. Belanda dapat mendirikan benteng di Makasar.
c. Makasar harus melepaskan daerah-daerah jajahannya seperti Bone dan pulau-pulau
di luar Makasar.
d. Aru Palaka diakui sebagai raja Bone.
Walaupun perjanjian telah diadakan, tetapi perlawanan Makasar terhadap Belanda tetap
berlangsung. Bahkan pengganti dari Sultan Hasannudin yaitu Mapasomba (putra
Hasannudin) meneruskan perlawanan melawan Belanda.
Untuk menghadapi perlawanan rakyat Makasar, Belanda mengerahkan pasukannya
secara besar-besaran. Akhirnya Belanda dapat menguasai sepenuhnya kerajaan
Makasar, dan Makasar mengalami kehancurannya.

1. 3 faktor yang menjadikan Makasar berkembang sebagai pusat
-Letaknya strategis di jalur perdagangan internasional.
-Memiliki pelabuhan yang baik.
-Jatuhnya Malaka ke tangan Portugis tahun 1511.
2. 2 dampak dari isi perjanjian Bongaya dalam bidang politik terhadap kerajaan
-VOC berkuasa di Makasar.
-Daerah kekuasaan Makasar semakin sempit karena banyak daerah-daerah yang
melepaskan diri.
3. Akibat kekalahan Makasar terhadap Belanda antara lain:
-Peranan Makasar sebagai penguasa pelayaran dan perdagangan di Indonesia
Timur berakhir.
-Belanda dapat menguasai Makasar yang berarti menguasai perdagangan di
Indonesia Timur.

6.Kerajaan Ternate - Tidore
Kerajaan Ternate dan Tidore terletak di kepulauan Maluku. Maluku adalah kepualuan
yang terletak di antara Pulau Sulawesi dan Pulau Irian. Jumlah pulaunya ratusan dan
merupakan pulau yang bergunung-gunung serta keadaan tanahnya subur.
Kehidupan Politik
Kepulauan Maluku terkenal sebagai penghasil rempah-rempah terbesar di dunia.
Rempah-rempah tersebut menjadi komoditi utama dalam dunia pelayaran dan
perdagangan pada abad 15 – 17. Demi kepentingan penguasaan perdagangan rempahrempah
tersebut, maka mendorong terbentuknya persekutuan daerah-daerah di Maluku
Utara yang disebut dengan Ulilima dan Ulisiwa.
Ulilima berarti persekutuan lima bersaudara yang dipimpin oleh Ternate yang terdiri dari
Ternate, Obi, Bacan, Seram dan Ambon. Sedangkan Ulisiwa adalah persekutuan sembilan
bersaudara yang terdiri dari Tidore, Makayan, Jailolo dan pulau-pulau yang terletak di
kepulauan Halmahera sampai Irian Barat.

Antara persekutuan Ulilima dan Ulisiwa tersebut terjadi persaingan. Persaingan tersebut
semakin nyata setelah datangnya bangsa Barat ke Kepulauan Maluku. Bangsa barat yang pertama kali datang adalah Portugis yang akhirnya bersekutu dengan Ternate tahun 1512. Karena persekutuan tersebut maka Portugis diperbolehkan
mendirikan benteng di Ternate. Bangsa Barat selanjutnya yang datang ke Maluku adalah bangsa Spanyol, sedangkan Spanyol sendiri bermusuhan dengan Portugis. Karena itu kehadiran Spanyol di Maluku,
maka ia bersekutu dengwn Tidore. Akibat persekutuan tersebut maka persaingan antara Ternate dengan Tidore semakin tajam, bahkan menyebabkan terjadinya peperangan antara keduanya yang melibatkan Spanyol dan Portugis. Dalam peperangan tersebut Tidore dapat dikalahkan oleh Ternate yang dibantu oleh Portugis. Keterlibatan Spanyol dan Portugis pada perang antara Ternate dan Tidore, pada dasarnya bermula dari persaingan untuk mencari pusat rempah-rempah dunia sejak awal penjelajahan samudra, sehingga sebagai akibatnya Paus turun tangan untuk membantu
menyelesaikan pertikaian tersebut.
Usaha yang dilakukan Paus untuk menyelesaikan pertikaian antara Spanyol dan Portugis
adalah dengan mengeluarkan dekrit yang berjudul Inter caetera Devinae, yang berarti
Keputusan Illahi. Dekrit tersebut ditandatangani pertama kali tahun 1494 di Thordessilas
atau lebih dikenal dengan Perjanjian Thordessilas. Dan selanjutnya setelah adanya
persoalan di Maluku maka kembali Paus mengeluarkan dekrit yang kedua yang
ditandatangani oleh Portugis dan Spanyol di Saragosa tahun 1528 atau disebut dengan
Perjanjian Saragosa.

1. proses masuknya Islam di Maluku!
Maluku sebagai daerah kepulauan merupakan daerah yang subur terkenal sebagai
penghasil rempah terbesar. Untuk itu sebagai dampaknya banyak pedagangpedagang
yang datang ke Maluku untuk membeli rempah-rempah tersebut. Di antara
pedagang-pedagang tersebut terdapat pedagang-pedagang yang sudah memeluk
Islam sehingga secara tidak langsung Islam masuk ke Maluku melalui perdagangan
dan selanjutnya Islam disebarkan oleh para mubaligh salah satunya dari Jawa.
2. usaha-usaha Portugis dalam rangka menguasai perdagangan
di Maluku.
-Portugis melaksanakan politik adu domba antara Ternate dan Tidore.
-Portugis mendirikan benteng di Maluku (menanamkan kekuasaannya di Maluku).
-Portugis melakukan monopoli perdagangan di Maluku.
3. akibat dari perjanjian Saragosa bagi rakyat Maluku!
-Maluku dikuasai oleh Portugis.
-Perdagangan Maluku dimonopoli oleh Portugis.
-Rakyau Maluku mengalami kesengsaraan.
-Rakyat Maluku mengangkat senjata melawan Portugis.
pendidikan Islam
Monday, November 01, 2010 1:57 PM
BAB I
Pendahuluan

A. Latar belakang
Sebelum kita menginjak pada pendidikan Islam terutama pada hakekat dan tujuan pendidikan Islam. Maka kita perlu ketahui bahwa Islam masuk dan berkembang di Indonesia sudah didahului oleh adanya pendidikan Hindu-Buddha. Masuknya Islam ke Indonesia tidak lain dari karya para pedagang Islam Gujarat, India. Dan pertumbuhan serta perkembangan Islam maju pesat terutama ketika kerajaan Majapahit runtuh.
Maju pesatnya Islam tidak lepas dari cara dalam perkembangannya yaitu perkawinan, dakwa, pengajian dan pendidikan Islam. Sejalan dengan tumbuh dan berkembangnya Islam dari waktu ke waktu turut berkembang pendidikan Islam yang sebelumnya hanya bersifat agamawi saja kemudian berubah menjadi pendidikan yang tidak hanya pada agama saja tapi melainkan diterapkan dengan perkembangan ilmu dan teknologi.
Agama Islam adalah agama yang universal mengenai nilai dalam kehidupan yang meliputi duniawi dan akhirat. Terlebih Islam adalah agama ilmu dan agama akal yang mendorong umat manusia untuk menuntut ilmu pengetahuan agar dapat membedakanmana yang benar dan mana yang salah, serta menyelami hakekat alam dan menganalisa segala pengalaman dalam perjalanan hidup. Islam disamping menekankan kepada umatnya untuk belajar juga dituntut untuk mengajarkan ilmunya kepada orang lain, jadi dengan kata lain Islam mewajibkan umatnya untuk belajar dan mengajar.
B. Rumusan masalah
Dari latar belakang diatas dapat ditarik rumusan masalah yang berkaitan dengan pendidikan Islam yaitu:
o Apa hakekat pendidikan Islam?
o Apa tujuan pendidikan Islam?

BAB II
Pembahasan

A. Hakekat pendidikan dalam agama Islam
Istilah “pendidikan “ dalam Islam dikenal dengan menggunakan term”Tarbiayah, at-ta dib dan ar-riyadhlah” hakekat pendidikan Islam tidak boleh dilepaskan begitu aja dari ajaran Islam yang tertuang dalam al-Qur an dan asunah karena keduanya sumber tersebut merupakan pedoman yang otentik dalam penggalian Khazanah keilmuan dalam Islam.
1) At tarbiyah
Dalam al-Qur an tidak diketemukan istilah at-tarbiyah tetapi dengan istilah ar-robb, robayani, nurobbi, ribbiyun, dan robbani. Sebaliknya dalam hadis nabi digunakan istilah robbani. Apabila istilah at-tarbiyah diindentikan dengan robbayani yang tertera dalam surat al-ashra dan surat asy syuramuka abdul fattah jalal mendefinisiakn at- tarbiyah sebagai proses persiapan dan pemeliharaan anak didik pada masa kanak-kanak di dalam keluarga, yaitu mengasuh, memberi makan, membesarkan, mempertumbuhkan, dan menjinakan (Muhaimin,ABD, Mujib,1993:hal 128).
2) At-ta’lim
At-ta’lim merupakan bagian kecil dari bagian kecil dari at-tarbiyah yang bertujuan memperoleh pengetahuan dan keahlian berpikir. Menurut Muhamad rosyid ridlho at-ta’lim didefinisikan sebagai proses transmisi berbagai ilmu pengetahuan pada jiwa individu tanpa adanya batasan dan ketentuan tertentu(Muhaimin,ABD,Mujib,1993: hal 132)
Sedangkan menurut abdul fattah jalal at-ta’lim merupakan sebagai proses pemberian pengetahuan, pemahaman serta pengertian dan penanaman amanah, sehingga terjadi pencucian dan pembersihan diri manusia dari kotoran serta menjadikan diri manusia berada dalam suatu kondisi yang memungkinkan mempelajari segala apa yang bermanfaat (Muhaimin,ABD, Mujib,1993: hal 132). Jadi pengertian tersebut menunjukkan bahwa at-ta’lim lebih bersifat universal di bandingkan at-tarbiyah.

3) At-ta’dib
Merupakan pengenalan dan pengakuan secara berangsur-angsur ditanamkan kepada manusia tentang tempat yang tepat dari segala sesuatu didalam tataan sedemikian rupa, sehingga membimbing kearah pengenalan dan pengakuan kekuasaan dan keagungan Tuhan didalam tatanan wujud dan keberadaannya. An-naquib al-attas term at-ta’dib cocok digunakan dalam istilah pendidikan Islam karena konsep inilah yang diajarkan oleh Nabi SAW.
4) Ar- Riyadloh
Ar- Riyadloh merupakan pelatihan terhadap pribadi individu pada fase kanak-kanak. Dimana ia mendidik anak dengan menekankan aspek afektif (perasaan) dan psikomotoriknya dibandingkan dengan aspek kognitif. Dr Muhammad Fadlil al jamal memberikan arti pendidikan Islam sebagai upaya mengembangkan mendorong serta mengajak manusia lebih maju dengan berlandaskan nilai-nilai yang tinggi dan kehidupan yang mulia sehingga embentuk pribadi yang sempurna baik yang berkaitan dengan akal perasaan maupun perbuatan (Muhaimin, ABD, Mujib,1993: hal 135)
Lima prinsip pendidikan agama Islam:
i. Proses transformasi dan internalisasi yaitu upaya pendidikan Islam harus dilakukan secara bertahap dan continue dengan upaya pengarahan, bimbingan secara terencana dan terstruktur dengan menggunakan pola dan sistematis.
ii. Ilmu pengetahuan dan nilai-nilai mereupakan upaya yang diarahkan pada pemberian dan penghayatan serta pangaamalan ilmu pengetahuan.
iii. Pada diri anak didik, pendidikan yang diberikan mempunyai potensi rohani.
iv. Melalui penumbuhan dan pengembangan potensi fitrahnya, tugas pokok pendidikan Islam adalah menumbuhkan, memelihara dan menjaga potensi laten manusia agar ia tumbuh dan berkembang sehingga terbentuk kreativitas dan produktifitas anak didik.
v. Guna mencapai keselarasan dan kesempurnaan hidup dalam segala aspek, tujuan akhir dari proses pendidikan Islam adalah terbentuk insani kamil yaitu manusia yang dapat menyelaraskan kebutuhan hidup jasmani dan rohani, dunia akhirat. Akibat proses pendidikan yang dilakuakan akan menjadikan anak didik bahagia sejahtera dan penuh kesempurnaan.
Dasar –dasar pendidikan Islam
Dasar yang menjadi acuan pendidikan Islam harus merupakan sumber nilai kebenaran dan kekuatan yang dapat menghantarkan pada aktivitas yang dicita-citakan.
Dasar ideal pendidikan Islam:
 Al-Quran
 Sunah Nabi SAW
 Kata-kata sahabat
 Kemasyarakatan umat(sosial)
 Nilai-nilai dan adat kebiasaan
 Hasil pemikiran para pemikir Islam

Dasar operasional pendidikan Islam:
• Dasar historis
• Dasar ekonomi
• Dasar sosial
• Dasar psikologis
• Dasar filosofis

B.TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM
Tujuan pendidikan Islam mempunyai prinsip-prinsip tertentu guna mengahntarkan tercapainyatujuan pendidikan. Prinsip itu adalah:
1. Prinsip Syumu liyah (universal)
2. Prinsip keseimbangan dan kesederhanaan
3. Prinsip kejelasan
4. Prinsip tak bertentangan
5. prinsip Realisme dan dapat dilaksnakan
6. Prinsip perubahan yang diingini
7. Prinsip menjaga perbedaan-perbedaan individu
8. Prinsip dinamis dan menerima perubahan dan perkembangan
Dalam proses pendidikan, tujuan akhir merupakan kristalisasi nilai-nilai yang ingin diwujudkan dalam pribadi anak didik, yang mengandung nilai Islami dalam segala aspeknya, yaitu aspek normatif, aspek fungsional, dan aspek operasional. Hal tersebut menyebabkan pencapaian tujuan pendidikan tidak mudah, bahkan sangat kompleks dan mengandung resiko mental spiritual lebih-lebih menyangkut internalisasi nilai-nilai Islami, yang didalamnya terdapat iman, Islam, dan takwa, serta ilmu pengetahuan menjadi alat vitalnya.
Sedangkan tujuan khusus pendidikan Islam adalah:
1. Mengembangkan wawasan spiritual yang semakin mendalam serta mengembangkan pemahaman rasional mengenai Islam dalam konteks kehidupan modern.
2. Membekali anak muda dengan berbagai pengetahuan dan kebajikan, baik pengetahuan parktis, kekausaan, kesejahteraan,,lingkungan sosial, dan pembangunan sosial.
3. Mengembangkan kemampuan pada diri anak didik untuk menghargai dan membenarkan superioritas komparatif kebudayaan dan peradaban Islami.
4. Memperbaiki dorongan emosi melalui pengalaman imajinatif, sehingga kemampuan kreatif dapat berkembang dan berfungsi mengetahui norma-norma Islam yang benar dan yang salah.
5. Membantu anak yang sedang tumbuh untuk belajar berpikir logis.
6. Mengembangkan wawasan relational dan lingkungan sebagaimana yang dicita-citakan dalam Islam dengan melatih kebiasaan yang baik.
7. Mengembangkan, menghaluskan dan memperdalam kemampuan berkomunikasi dalam bahasa tulis dan bahasa lisan.
Jadi dapat disimpulkan bahwa tujuan pendidikan Islam pada hakekatnya terfokus pada tiga bagian yaitu:
1. Terbentuknya “insan Kamil” (manusia universal) yang mempunyai wajah-wajah Qur’ani yaitu manusia yang dapat menyelaraskan kebutuhan hidup jasmani dan rohani, struktur kehidupan dunia dan akherat.
2. Tercitanya insan Kaffah yang memiliki dimensi religius, budaya dan ilmiah dalam pelaksanaan trilogi hubungan manusia.
3. Penyadaran fungsi manusia sebagai hamba, khalifah Allah, serta sebagai warosatul “anbiya” dan memadai dalam rangka pelaksanaan fungsi tersebut.
Tujuan pendidikan Islam yaitu sebagai berikut:
1. Prinsip sumuliah adalah prinsip pendidkan yang membuka dan mengembangkan kepribadian manusia untuk menjawab masalah.
2. Prinsip Keseimbangan dan kesederhanaan adalah sebgai penyeimbang berbagai aspek kehidupan antara pemeliharaan kebudayaan Islam dimasa kini, sebagai dosa untuk menjahui masalah.
3. Prinsip Kejelasan adalah sebagai kejelasan terhadap agama dan ilmu pengetahuan
4. Prinsip tak bertentangan adalah ketiadaan pertentangan antara berbagai agama dan cara pelaksanaannya.
5. Prinsip realisme adalah pendidikan Islam yang mempunyai prinsip sederhana, kaidah yang praktis, realistis, yang sesuai dengan fitrah dan suasana serta kesanggupan.
6. Prinsip perubahan adalah perintah biologis, psikologis, dan moral.
7. Prinsip menjaga perbedaan individu adalah prinsip yang mempertahankan perbedaan ciri-ciri, tingkah laku, perbedaan jasmani, akal, dan segala aspek.
8. Prinsip dinamis adalah menentukan perubahan dan perkembangan agama Islam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar